📑 Table of Contents
Kepundan SP, suatu kerucut bara yang sudah mati di Arizona, Amerika Serikat

Kerucut bara (Bahasa Inggris : Cinder Cone) adalah jenis gunung berapi yang terbentuk dari bara basal dan abu vulkanik piroklastik hasil suatu letusan eksplosif.[1] Kerucut bara biasanya tampak seperti bukit kerucut curam dengan kepundan membulat atau silindris di tengahnya. Ketika suatu letusan eksplosif terjadi, lava yang didorong oleh gas dari dalam permukaan menyembur cepat ke atas, lalu terpisah menjadi kepingan-kepingan kecil yang mengeras dan jatuh menjadi bara, arang besi, atau skoria di sekitar kepundan yang membentuk kerucut yang biasanya simetris, dengan kemiringan lereng antara 30–40°, dengan permukaan tepi yang hampir melingkar. Kebanyakan kerucut bara memiliki kepundan berbentuk mangkuk di puncaknya.[2]

Kemunculan

sunting

Kerucut bara secara umum dapat ditemukan di lereng Gunung berapi perisai, kerucut, atau kaldera[3] Para geolog AS telah mengenali hampir seratus kerucut bara di lereng gunung Mauna Kea, Hawaii, Amerika Serikat.[3] Kerucut ini juga dinamakan sebagai kerucut skoria atau kerucut sembur (spatter cone).[3]

Kerucut bara yang paling terkenal adalah Paricutín di Michoacán, Meksiko, yang muncul di tengah ladang jagung pada tahun 1943.[3] Gunung berapi ini terus meletus selama sembilan tahun sampai kerucutnya naik setinggi 424 meter, dan menghasilkan aliran lava mencakup 25 km2.[3]

Kerucut bara yang teraktif di Bumi adalah Cerro Negro di Nikaragua, di mana sejak letusan awalnya pada tahun 1850, kerucut ini sudah meletus lebih dari 20 kali, dengan letusan terakhir pada tahun 1995 dan 1999.[3]

Kerucut monogenetis

sunting

Beberapa kerucut bara bersifat monogenetis, yaitu merupakan hasil dari letusan tunggal yang tidak terulang kembali, seperti Diamond Head di Hawaii, Amerika Serikat.

Rujukan

sunting
  1. ^ Ips, Guru. "8 Bentuk Gunung Api | Jenis, Tipe Letusan Gunung Api". Guru IPS. Diakses tanggal 2019-01-04.
  2. ^ Poldervaart, A (1971). "Volcanicity and forms of extrusive bodies". Dalam Green, J; Short, NM (ed.). Volcanic Landforms and Surface Features: A Photographic Atlas and Glossary. New York: Springer-Verlag. hlm. 1–18. ISBN 978-3-642-65152-6.
  3. ^ a b c d e f  Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari United States Geological Survey dokumen "Photo glossary of volcano terms: Cinder cone".

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kerucut piroklastik

kerucut vulkanik meliputi Kerucut strato, Kerucut berhamburan, kerucut tufa, dan kerucut bara. Kerucut strato adalah gunung berapi berbentuk kerucut besar

Paricutín

Paricutín adalah gunung berapi kerucut bara yang terdapat di negara bagian Michoacán, Meksiko, yakni di dekat Desa Paricutín. Paricutín sering kali muncul

Gunung Lemongan

Lemongan adalah salah satu kerucut vulkanik yang berada di Lapangan Vulkanik Lemongan. Gunung berapi ini dikelilingi oleh 60 kerucut bara dan 27 maar yang diameternya

Gunung Batok

Gunung Batok adalah sebuah gunung kerucut bara tidak aktif yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.440 meter di atas permukaan

Beerenberg

terutama terdiri dari aliran lava basaltik dengan sedikit tefra. Banyak kerucut bara telah terbentuk di sepanjang rekahan lerengnya. Ada upaya Austria untuk

Medan vulkanik Karapınar

lima kerucut bara, dua dataran lava, dan beberapa kawah ledakan dan maar. Meke Daği, dengan ketinggian 300 meter (980 kaki), adalah salah satu kerucut bara

Gunung berapi

14,04° (25%) dan gradien maksimum sebesar 32,21° (63%). Kerucut bara (Cinder cone) Kerucut bara merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan

Antofagasta de la Sierra

vulkanik di Argentina. Jenis utama pembentuk di daerah tersebut adalah kerucut bara, yang dibentuk oleh gunung berapi La Laguna, Jote dan Alumbrera. Yang