Ketiadaan adalah ketidak-adaan,[1] yang berarti tidak adanya suatu hal. Dalam pemakaian secara nonteknis, ketiadaan berarti hal-hal yang tidak memiliki kepentingan, ketertarikan, nilai, relevansi, atau kelebihan.[1]

Simbol himpunan kosong

Angka nol sering dipakai untuk menyatakan ketiadaan. Himpunan kosong tidak berisi elemen apa-apa.

Lihat pula

sunting

Catatan kaki

sunting

Referensi

sunting
  • Bertrand Russell. History of Western Philosophy, Routledge, 1995 ISBN 0-415-07854-7.
  • Josef Pieper, Berthold Wald, For the Love of Wisdom: Essays on the Nature of Philosophy, Translator: Roger Wasserman, Ignatius Press, 2006 ISBN 1-58617-087-2.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar penampilan JKT48 melalui media di Indonesia

berwarna merah (ย ) menandakan bahwa ada jadwal penampilan JKT48 yang ditiadakan. Adapun acara lain yang melibatkan anggota JKT48 sebagai pengisi acara

Bila Esok Ibu Tiada

Bila Esok Ibu Tiada adalah sebuah film drama keluarga Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo. Film tersebut diangkat dari novel berjudul

Daftar anggota JKT48

1 Januari 2026, maka sejak 1 April 2026, format anggota tetap kembali ditiadakan dan para anggota telah dipisahkan ke dalam tiga tim baru, yaitu Tim Love

Ngalaksa

Nyi Pohaci Sanghyang Sri dan Karuhun (roh-roh nenek moyang) yang telah tiada. Nyi Pohaci adalah nama lain dari Dewi Sri yang dipercaya sebagai dewi kesuburan

Ghea Indrawari

Ghea merilis singel "Setengah Mati" untuk lagu tema film Bila Esok Ibu Tiada yang juga ditayangkan pada 2024. "Temu Bahagia" โ€” Nashwa Zahira (2024) "You

Mata angin

mengenal arah timur (matahari terbit) dan barat (matahari terbenam) karena ketiadaan perairan besar atau topografi khusus. Dempsey, Caitlin (22 Juli 2013)

Penciptaan dari ketiadaan

Penciptaan dari tiada (bahasa Latin: creation ex nihilo) adalah doktrin gereja Kristen yang menganggap bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dari tiada. Tuhan sendiri

Anomi

dan standar sosial yang lebih luas; atau ketiadaan etika sosial, yang menghasilkan deregulasi moral dan ketiadaan aspirasi yang logis. Ini adalah kondisi