Pemandangan luar Kuil Kitab
Pintu masuk Kuil Kitab
Kuil Kitab dibangun untuk melambangkan gulungan Perang antara Anak-anak Terang melawan Anak-anak Kegelapan - berbentuk kubah putih melambangkan Anak-anak Terang, dan dinding basalt hitam - melambangkan Anak-anak Kegelapan.

Kuil Kitab (bahasa Ibrani: ื”ื™ื›ืœ ื”ืกืคืจ, translit.ย Heikhal Ha-Seferโ€Ž; bahasa Arab: ู…ุฒุงุฑ ุงู„ูƒุชุงุจ, translit.ย Mazar al-Kitab), adalah bangunan sayap Museum Israel di lingkungan Givat Ram, Yerusalem, Israel, tempat penyimpanan Naskah Laut Mati, yang ditemukan pada tahun 1947โ€“56 dalam 11 gua di sekitar Wadi Qumran.

Sejarah

sunting

Awalnya, itu dimaksudkan untuk membangun rumah bagi gulungan di kampus Givat Ram Universitas Ibrani Yerusalem, berdampingan dengan Perpustakaan Nasional Israel. Kuil ini dibangun pada tahun 1965, dibiayai oleh keluarga David Samuel Gottesman, seorang filantropi Yahudi berkebangsaan Hungaria.[1] Bangunan ini didesain oleh Armand Phillip Bartos, Frederick John Kiesler, dan Gezer Heller lebih dari tujuh tahun.[2]

Kuil dibangun dengan kubah berwarna putih, menutupi struktur yang ditempatkan dua pertiga di bawah tanah, yang tecermin dalam genangan air yang mengelilinginya. Di seberang kubah putih adalah dinding basal hitam. Menurut salah satu interpretasi, warna dan bentuk bangunan didasarkan pada citra Gulungan Perang antara Anak-anak Terang melawan Anak-anak Kegelapan; kubah putih melambangkan Putra Cahaya dan dinding hitam melambangkan Putra Kegelapan.

Karena kerapuhan gulungan tidak memungkinkan untuk menampilkan semua secara terus menerus, sistem rotasi digunakan. Setelah sebuah gulungan dipamerkan selama 3-6 bulan, gulungan itu dipindahkan dari etalase dan ditempatkan sementara di gudang khusus yang tidak dapat dikunjungi oleh kalangan umum.

Tempat ini menyimpan Gulungan besar kitab Yesaya, yang berasal dari abad ke-2 SM, gulungan Laut Mati yang paling lengkap, dan Aleppo Codex yang berasal dari abad ke-10 M, Alkitab Ibrani tertua yang terlestarikan.[3]

Pada tahun 2013, Bank Israel merilis koin bulion Israel yang didedikasikan untuk "Kuil Kitab".[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Pustaka tambahan

sunting
  • Meir Ronen, "Keepers of the Scrolls," The Jerusalem Post (July 24, 1997).
  • Lelke, Roland, "Der endlose Raum in Frederick Kieslers Schrein des Buches," ("The endless space in Frederick Kiesler's Shrine of the Book") (book, 187 p.) Shaker Verlag, Aachen, (1999) (German)

Pranala luar

sunting

31ยฐ46โ€ฒ24โ€ณN 35ยฐ12โ€ฒ10โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ31.77333ยฐN 35.20278ยฐE๏ปฟ / 31.77333; 35.20278

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Tsurugaoka Hachimangลซ

(้ถดๅฒกๅ…ซๅนกๅฎฎcode: ja is deprecated ) adalah kuil Shinto terpenting di kota Kamakura, Prefektur Kanagawa, Jepang. Kuil ini memiliki dua museum dan merupakan

Bait Salomo

dalam Yahudi kuno. Kuil ini diselesaikan pada abad ke-10 SM dan dihancurkan oleh bangsa Babilonia pada tahun 586 SM. Rekonstruksi kuil di Yerusalem, yang

Kitab Mormon

Kitab Mormon adalah salah satu kitab suci yang diusung oleh Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Anggota-anggota gereja ini memercayai

Kitab Kejadian

Kitab Kejadian (disingkat Kejadian; akronim Kej.) merupakan kitab pertama dan bagian dari kelompok kitab Taurat (atau Pentateukh) pada Perjanjian Lama

Konghucu

dari masing-masing yang termasuk dalam kelompok pertama, yaitu: Shi Jing (Kitab Nyanyian) Merupakan kumpulan tulisan yang terdiri dari 305 puji-pujian dalam

Kuil Baima

mengendarai kuda putih. Dari pengenalan kitab suci Buddha itu, kaisar mulai membangun kuil untuk mengenalkan Buddhisme. Kuil Baima generasi pertama telah musnah

Kuil gua Dambulla

Kuil Gua Dambulla merupakan kawasan gua batu yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Nama "Dambulla" berasal dari bahasa Sinhala, yaitu "Damba"

Kuil api

Kuil api dalam Zoroastrianisme adalah tempat ibadah bagi penganut Zoroaster. Dalam agama Zoroaster, api (lihat Atar), bersama-sama dengan air bersih (lihat