Romanisasi secara harfiah berarti "sebuah aktivitas untuk mengubah sesuatu menjadi bentuk Romawi". Akan tetapi, dalam hal ini yang dimaksud adalah sebuah proses alih aksara dari huruf non-Latin menjadi huruf Latin.

Sering kali, proses romanisasi agak sulit karena huruf Latin hanya memiliki 26 karakter, pada beberapa kasus lebih sedikit daripada aksara-aksara lain. Akan tetapi, hal ini bisa dipecahkan dengan menggunakan tanda diakritis atau kombinasi huruf. Dalam bahasa Indonesia, tidak ada tanda diakritis, tetapi ada kombinasi huruf yang melambangkan satu fonem, yaitu "ny", "ng", "kh", dan "sy".

Biasanya ada beberapa cara untuk meromanisasi suatu bahasa. Untuk bahasa Rusia, Uni Soviet menetapkan beberapa sistem, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta Organisasi Internasional untuk Standardisasi menetapkan dua sistem lainnya. Ada juga beberapa metode untuk bahasa Arab, Jepang, dan Mandarin. Beberapa sistem romanisasi didasarkan pada sistem penulisan bahasa asli, didasarkan pada ucapan dalam bahasa asli, dan beberapa didasarkan pada keduanya. Dengan kata lain, beberapa sistem romanisasi didasarkan pada transliterasi, dan yang lainnya didasarkan pada transkripsi.

Daftar bahasa yang sekarang menggunakan huruf Latin

sunting

Daftar ini mencakup bahasa-bahasa yang sekarang menggunakan huruf Latin, tetapi sebelumnya tidak. Jadi, ini bukan daftar bahasa-bahasa yang sejak awal ditulis menggunakan huruf Latin.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Uranus

planet yang namanya berasal dari tokoh dalam mitologi Yunani, dari versi Latinisasi nama dewa langit Yunani Ouranos. Komposisi Uranus serupa dengan Neptunus

Shaula

Scorpius. Lambda Scorpii adalah nama Bayer untuk bintang ini, yang merupakan Latinisasi nama dari λ Scorpii dan disingkat Lambda Sco atau λ Sco. Dengan magnitudo

Latinisasi bahasa Ibrani

Bahasa Ibrani menggunakan alfabet Ibrani dengan diakritik vokal opsional. Romanisasi bahasa Ibrani adalah penggunaan alfabet Latin untuk mentransliterasi

Gereja-Gereja Katolik Timur

Barat yang diamalkan mayoritas Gereja Latin telah menimbulkan rongrongan (latinisasi) terhadap beberapa tradisi Katolik Timur. Dokumen Konsili Vatikan II,

Latinisasi bahasa Tionghoa

Romanisasi aksara Han adalah penggunaan alfabet Latin untuk menulis atau menerjemahkan aksara Han dan bahasa lisan yang digunakan di Tiongkok. Bahasa Mandarin

Al-Khawarizmi

dalam bukunya. Kata algorisme dan algoritma diambil dari kata algorismi, latinisasi dari namanya. Namanya juga diserap dalam bahasa Spanyol, guarismo, dan

Latinisasi bahasa Sanskerta

Bahasa Sanskerta memiliki banyak cara transkripsi dalam huruf Latin (Romanisasi), yang sekarang paling banyak dipakai ialah cara International Alphabet

Latinisasi bahasa Belarus

Romanisasi bahasa Serbia Romanisasi bahasa Ukraina juga disebut sebagai Latinisasi bahasa Belarus "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal