Legends of Runeterra
Dirilis29 April 2020
GenrePermainan kartu koleksi daring
Model bisnisGratis dimainkan Suntingan nilai di Wikidata
Bahasa
Karakteristik teknis
PelantarAndroid (mul) Terjemahkan, iOS (mul) Terjemahkan dan Windows (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
MesinUnity[1]
Modepermainan video multipemain dan permainan video pemain tunggal Suntingan nilai di Wikidata
Formatunduhan digital dan distribusi digital Suntingan nilai di Wikidata
Metode masukanlayar sentuh Suntingan nilai di Wikidata
Informasi pengembang
PengembangRiot Games
PengarahAndrew Yip[2]
ProdusenJeff Jew[3]
PenerbitRiot Games
Penilaian
ESRB
enllaรง=d:Q14864330
Informasi tambahan
Situs webplayruneterra.comย (banyak bahasa) Suntingan nilai di Wikidata
MobyGameslegends-of-runeterra Suntingan nilai di Wikidata
Id. SubredditLegendsOfRuneterra Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: tt11696502 X: playruneterra Modifica els identificadors a Wikidata
Portal permainan video
Sunting di Wikidataย โ€ข Lย โ€ข Bย โ€ข PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Legends of Runeterra (LoR) adalah permainan video gratis tahun 2020 bergenre permainan kartu koleksi digital (DCCG) yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Riot Games untuk sistem operasi iOS, Android, serta Microsoft Windows. Permainan video ini pertama dirilis pada 29 April 2020 yang terinspirasi dari permainan kartu koleksi fisik Magic: The Gathering.

Permainan

sunting

Legends of Runeterra adalah permainan kartu koleksi digital yang dimainkan satu lawan satu. Pemain memulai setiap pertandingan dengan memegang empat kartu dari tangannya, yang dapat ditukar dengan kartu acak lain dari dek mereka. Setiap putaran, kedua pemain menarik satu kartu. Kartu dimainkan dengan menghabiskan "mana" (sumber utama dalam menggunakan setiap kartu); pemain mulai dengan nol mana, dan setiap putaran akan mendapatkan satu kristal mana tambahan hingga mencapai niali maksimum sepuluh.[4] Maksimal tiga mana yang tidak terpakai akan tersimpan secara otomatis di akhir ronde sebagai mana mantra, yang dapat digunakan di ronde berikutnya untuk mengeluarkan mantra.[5]

Salah satu fitur yang membedakan permainan video ini adalah tempo pertempurannya. Setiap putaran, "attack token" (token yang menjadi tiket untuk dapat menyerang lawan), yang menunjukkan pemain penyerang dan bertahan, diberikan secara bergantian dari pemain ke pemain. Hal ini tecermin secara visual di bagian papan masing-masing pemain, dengan ikon pedang yang mewakili serangan atau perisai untuk pertahanan.[4][6]

Kartu

sunting

Setiap kartu dalam permainan mewakili suatu wilayah; dalam permainan standar, setiap dek hanya dapat menggunakan kartu hingga dua wilayah yang berbeda.[5] Setelah memulai permainan pertama, pemain akan ditawarkan tiga jenis kartu; kartu champion (kartu yang dapat dinaikkan tingkatannya dan menjadi lebh kuat), kartu follower, dan kartu spell (kartu non-unit yang memberikan efek tertentu).[7] Kartu unit, mencakup champion dan follower, memiliki nomor yang mewakili statistik serangan (berapa banyak kerusakan yang diberikan unit pada Nexus atau pemblokirnya) dan health point (mencerminkan kerusakan maksimum yang dapat diterima kartu sebelum dikeluarkan dari permainan) mereka.[4]

Pengembangan

sunting

Riot Games sebenarnya telah memiliki ide untuk pembuatan permainan video kartu tersebut dari sejak awal berdirinya perusahaan, hal ini sebagai tanggapan atas jumlah penggemar mereka yang menyukai genre permainan kartu koleksi.[8] Terdapat beberapa perbedaan pada konsep permainannya,[9] dan hal tersebut telah dikembangkan selama tiga tahun yang dimulai sejak 2017.[8] Riot Games juga merekrut pemain profesional permainan video Magic: The Gathering dari kompetitor mereka selama tahap uji coba permainan.[9]

Kesulitan yang dihadapi selama tahap pengembangan adalah bagaimana menentukan mekanisme perebutan atau pemerolehan kartu, sebuah tahap awal dalam permainan, yang mana pemain diharuskan membuka kombinasi wilayah, yang mendapat kesan buruk dari para pemain uji coba.[7] Kemudahan akses permainan menjadi fokus utama bagi tim pengembang. Mereka memberi batasan untuk seberapa banyak kartu yang dapat dibeli secara tunai tiap minggunya.[10] Sebagai gantinya, para pemain diberikan sejumlah kartu acak tiap minggu yang disesuaikan dengan seberapa sering mereka bermain, dan sebuah mekanis yang disebut dengan Wildcard (token yang bisa ditukar dengan kartu, dengan tingkat kelangkaan kartu yang sama).[11]

Perilisan

sunting

Legends of Runeterra telah diberitakan oleh Riot Games sendiri bersamaan dengan acara perayaan ulang tahun League of Legends ke-10 pada 15 Oktober 2019.[12][13] Periode untuk versi beta tertutup pertama berakhir pada Oktober 2019,[14] sementara versi beta terbuka dimulai pada 24 Januari 2020.[15] Permainan video ini secara resmi dirilis pada 29 April 2020 untuk sistem operasi seluler iOS dan Android, meskipun untuk versi beta hanya terbatas bagi pengguna Windows saja.[16] Selama versi beta, permainan video ini menyediakan enam "region" (wilayah), dengan 49 kartu dan 4 kartu champion setiap wilayahnya, dan total keseluruhan kartu sebanyak 294 buah.[17] Seiring dengan penambahan kartu baru, setiap wilayah yang ada diberi kartu champion tambahan. Tema Call of the Mountain memperkenalkan wilayah baru bernama Gunung Targon dan dirilis untuk pengguna komputer pribadi serta perangkat seluler pada 27 Agustus 2020.[18]

Tanggapan

sunting

Menurut ulasan dari situs web Metacritic, secara keseluruhan Legends of Runetera mendapatkan nilai rata-rata (bahasa Inggris: weighted average) dengan skor 87/100.[19] Beberapa situs web lainnya juga memberikan ulasan postif untuk permainan video ini, seperti IGN yang memberikan skor 9/10 dengan catatan bahwa permainan ini berhasil mempertahankan kompleksitasnya,[20] dan GameSpot dengan skor yang sama, 9/10.[21]

Penghargaan

sunting

Permainan video ini mendapatkan nominasi untuk Best Mobile Game pada acara The Game Awards 2020.[22] Sementara itu perusahaan Apple memberikan nama pada Legends of Runeterra sebagai iPad Game of the Year.[23]

Referensi

sunting
  1. ^ "Bringing Features to Life in Legends of Runeterra".
  2. ^ Messner, Steven (2020-01-31). "Legends of Runeterra's developers talk about balance, feedback, and what's after open beta". PC Gamer (dalam bahasa American English).
  3. ^ Ladd, Dylan (2020-05-04). "Legends of Runeterra executive producer: "We had several in-person events planned for the launch we had to cancel"". Dot Esports (dalam bahasa American English).
  4. ^ a b c Messner, Steven (2020-01-29). "How to play Legends of Runeterra". PC Gamer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 14-08-2021.
  5. ^ a b Shea, Cam (October 17, 2019). "Runeterra: 40 Things You Need to Know About Riot's New Game". IGN. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Juras, Marta (2019-10-17). "Everything we know about Legends of Runeterra". Dot Esports (dalam bahasa American English).
  7. ^ a b Irwin, Dave (2020-05-05). "Runeterra card guide: every region's cards explained". Rock Paper Shotgun (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Agustus 2021.
  8. ^ a b Matthieson, Tom (February 11, 2020). "Legends of Runeterra developer Dillon Buckner talks about the game's early development, designing its unique economy, and Riot's approach to card balance". InvenGlobal. Diakses tanggal 16 Agustus 2021. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ^ a b Tapsell, Chris (2019-10-18). "Riot says ditching loot boxes will help Legends of Runeterra stand out from the CCG crowd". Eurogamer (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 Agustus 2021.
  10. ^ Messner, Steven (2020-01-31). "Legends of Runeterra's developers talk about balance, feedback, and what's after open beta". PC Gamer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  11. ^ ร‡akฤฑr, Gรถkhan (2021-02-07). "How to use wildcards in Legends of Runeterra". Dot Esports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  12. ^ Marshall, Cass (2019-10-15). "Riot Games announces League of Legends card game Legends of Runeterra". Polygon (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-15.
  13. ^ Shea, Cam (2019-10-16). "Legends of Runeterra: 40 Things You Need to Know About Riot's New Game". IGN Southeast Asia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-15.
  14. ^ Michael, Cale (2019-10-19). "When does the current Legends of Runeterra preview patch end?". Dot Esports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  15. ^ Chalk, Andy (2020-01-12). "Legends of Runeterra, the League of Legends card game, begins open beta testing next week". PC Gamer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  16. ^ Harris, Olivia (28 April 2020). "Legends Of Runeterra Has Officially Launched On PC And Mobile". GameSpot (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  17. ^ Forster, Danny (2020-04-04). "Over 120 cards and a new region are coming to Legends of Runeterra". Dot Esports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  18. ^ Ladd, Dylan (2020-08-28). "The 10 best Call of the Mountain cards that can change the Legends of Runeterra meta". Dot Esports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-15.
  19. ^ "Legends of Runeterra". Metacritic (dalam bahasa Inggris). 29 April 2020. Diakses tanggal 2021-08-17.
  20. ^ Shea, Cam (5 Oktober 2020), Legends of Runeterra Review - IGN (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2021-11-28
  21. ^ Woo, Ginny (11 Mei 2020). "Legends Of Runeterra Review - Much Ado About Nautilus". GameSpot (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-17.
  22. ^ Tassi, Paul (11 Desember 2020). "Here's The Game Awards 2020 Winners List With A Near-Total 'Last Of Us' Sweep". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-17.
  23. ^ Rayome, Alison DeNisco (11 Desember 2020). "Apple's best apps of 2020 list spotlights comfort picks". CNET (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-17.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

League of Legends

League of Legends (disingkat LoL) adalah sebuah permainan video arena pertarungan daring multipemain (MOBA) yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Riot

Riot Games

Teamfight Tactics di League of Legends yang berdiri sendiri, dan permainan kartu koleksi digital berjudul Legends of Runeterra, dengan ketiganya dijadwalkan

Chris Lie

Savanah College of Art and Design Amerika Serikat jurusan Sequential Art dengan beasiswa FullBright dan mendapatkan gelar Master of Fine Arts tahun 2003

Arcane (seri TV)

dalam permainan mereka, termasuk League of Legends, Legends of Runeterra, Teamfight Tactics, League of Legends: Wild Rift, dan Valorant sebagai "RiotX

The Game Awards 2020

Last of Us Part II menerima paling banyak nominasi dan penghargaan dalam sejarah acara iniโ€”masing-masing sebelas dan tujuhโ€”dan dianugerahi Game of the