Leontius
ฮ›ฮตฯŒฮฝฯ„ฮนฮฟฯ‚
Solidus emas dengan Leontios, menunjukkan simbol kekuasaan: mahkota, globus cruciger, dan akakia. Pada sisi belakangnya, salib ampuh di atas tiga undakan.
Kaisar Kekaisaran Bizantium
Berkuasa695โ€“698
PendahuluYustinianus II
PenerusTiberius III
Kelahiran660
Isauria
Kematian15 Februari 706
Konstantinopel
DinastiDinasti Heraklius

Leontius (bahasa Yunani: ฮ›ฮตฯŒฮฝฯ„ฮนฮฟฯ‚, meninggal tahun 705) adalah seorang Kaisar Bizantium yang memerintah dari tahun 695 hingga 698. Sebagai seorang jenderal yang cakap dan berpengalaman, Leontius naik ke tampuk kekuasaan setelah menggulingkan Kaisar Yustinianus II. Meskipun pemerintahannya singkat, masa kepemimpinannya diwarnai dengan berbagai tantangan, termasuk ancaman eksternal dari Kekhalifahan Umayyah dan pemberontakan internal yang akhirnya menyebabkan kejatuhannya.

Latar Belakang

sunting

Leontius lahir di Isauria, wilayah yang saat itu terkenal sebagai daerah pegunungan di Asia Kecil (sekarang bagian dari Turki). Sebagai putra seorang petani atau bangsawan kecil, Leontius awalnya bergabung dengan militer Bizantium, di mana ia memperoleh reputasi sebagai jenderal yang berbakat. Namanya mulai dikenal pada masa pemerintahan Kaisar Konstantinus IV (berkuasa 668โ€“685) dan Kaisar Yustinianus II (berkuasa 685โ€“695).

Leontius juga dikenal memiliki pendidikan yang baik untuk seorang prajurit dan memiliki pengalaman diplomasi serta strategi militer yang cukup matang. Kemampuan ini membuatnya diangkat sebagai strategos (gubernur militer) dari Thema Anatolikon, salah satu provinsi militer utama Kekaisaran Bizantium.

Masa Pemerintahan

sunting

Kudeta Terhadap Yustinianus II

sunting

Pada tahun 695, Leontius memimpin kudeta terhadap Kaisar Yustinianus II. Kudeta ini didukung oleh faksi-faksi yang tidak puas dengan pemerintahan Yustinianus, termasuk kalangan militer dan aristokrasi Konstantinopel. Setelah berhasil menggulingkan Yustinianus II, Leontius memerintahkan agar sang kaisar yang digulingkan diasingkan ke Chersonesos di Krimea.

Reformasi Internal

sunting

Sebagai kaisar, Leontius mencoba memperkuat kekaisaran yang menghadapi tekanan besar dari Kekhalifahan Umayyah. Ia memfokuskan pemerintahannya pada stabilisasi ekonomi dan militer. Namun, banyak kebijakan ekonominya yang dianggap terlalu berat oleh rakyat dan elit istana. Reformasi pajak dan pengelolaan thema yang diperkenalkan olehnya juga menimbulkan ketidakpuasan di kalangan bangsawan lokal.

Kekalahan di Afrika Utara

sunting
Kekaisaran Bizantium setelah jatuhnya Bizantium di Afrika Utara. Wilayah yang diarsir ditandai dengan serangan gencar Bani Umayyah.

Pada tahun 697, Leontius memimpin ekspedisi militer untuk mempertahankan Kartago, yang menjadi target utama invasi Kekhalifahan Umayyah. Namun, pasukan Bizantium mengalami kekalahan besar dalam pertempuran tersebut, sehingga Kartago jatuh ke tangan pasukan Muslim. Kekalahan ini melemahkan otoritas Leontius di mata rakyat dan militer.

Kudeta dan Kejatuhan

sunting

Kekalahan di Kartago memicu pemberontakan di Konstantinopel. Pada tahun 698, seorang jenderal bernama Apsimarus memimpin pemberontakan melawan Leontius. Apsimarus mengambil alih kekuasaan dan mengganti namanya menjadi Tiberius III. Leontius ditangkap, diturunkan dari takhta, dan diasingkan ke sebuah biara.

Kematian

sunting

Setelah hidup dalam pengasingan selama beberapa tahun, Leontius menghadapi nasib tragis pada tahun 705. Yustinianus II, yang berhasil merebut kembali takhta dengan bantuan tentara Bulgar, memerintahkan eksekusi Leontius bersama dengan Tiberius III. Keduanya dihukum mati dengan cara dipenggal di Hippodrome Konstantinopel.

Referensi

sunting
  1. Treadgold, Warren. A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press, 1997.
  2. Ostrogorsky, George. History of the Byzantine State. Rutgers University Press, 1969.
  3. Kaegi, Walter E. Byzantium and the Early Islamic Conquests. Cambridge University Press, 1995.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Al-Hajjaj bin Yusuf

bawah kekuasaan Yustinianus II. Pasukan Romawi Timur yang dipimpin oleh Leontios secara meyakinkan dapat dikalahkan pada pertempuran Sebastopolis tahun

Siprus

akustik", berkembang selama Abad Pertengahan. Dua kronik, satu ditulis oleh Leontios Machairasdan yang lainnya oleh Georgios Voustronios, mencakup seluruh Abad

Abdul Malik bin Marwan

Setelah berhasil menyingkirkan bala bantuan Romawi yang dikirim Kaisar Leontios dan mengalahkan pasukan Berber yang dipimpin Ratu Kahina (Dihya), Kartago

Gereja Ortodoks Indonesia

Antonius Suhanto Pakpahan Anagnostis Efraim Hans Situmeang Anagnostis Leontios Stewart Copeland Mahulette Anagnostis Longinus Hendra Anagnostis Musa Andrefico

15 Februari

Persia. 706 - Kaisar Bizantium Justinian II menghukum mati pendahulunya Leontios dan Tiberios III di depan umum di Hippodrome Konstantinopel. 1214 - John

Verina

Augustus lainnya. Dia membebaskannya dari kurungan dan memiliki mahkotanya Leontios, seorang jenderal, sebagai Augustus di Tarsus. Pemberontakan itu juga memiliki

Yustinianus II

Yustinianus II digulingkan oleh sebuah kudeta yang dipimpin oleh Jenderal Leontios. Yustinianus II dipenjara dan hidungnya dipotong sebagai hukuman. Setelah

Kosmas dan Damianos

oleh panah dan akhirnya mengalami eksekusi dengan pemenggalan. Anthimos, Leontios dan Euprepius, adik-adik mereka, yang tidak terpisahkan dari mereka sepanjang