Kasembon | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Malang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| ย โขย Camat | Deny Capariyanto. S.E., M.Si. | ||||
| Populasi ย (2024) | |||||
| ย โขย Total | 31.978 jiwa | ||||
| Kode pos | 65393 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.07.28 | ||||
| Kode BPS | 3507330 | ||||
| Luas | 55,67 kmยฒ | ||||
| Desa/kelurahan | 6 | ||||
| |||||
Kasembon adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di barat laut. Kasembon merupakan kecamatan paling barat dari Malang dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri.[1] Kecamatan Kasembon terpisah dari wilayah lainnya di Malang dengan adanya kawasan pegunungan. Pegunungan tersebut dilintasi jalan provinsi penghubung Kediri-Malang yang berkelok-kelok dan dikelilingi pemandangan hutan yang hijau dan masih asri.[2] Kasembon adalah kecamatan dengan desa paling sedikit yaitu 6 desa. Tidak hanya itu, Kasembon juga memiliki jumlah penduduk terkecil yaitu 31 ribu jiwa pada tahun 2024.[3]
Kasembon memiliki banyak tempat wisata populer seperti air terjun Coban Kethak, Kasembon Park, dan Kasembon Rafting.[4] Selain itu, Kasembon juga merupakan salah satu sentra durian di Malang.[5] Ikon terkenal lain di Kasembon adalah Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Mendalan dan Siman di Desa Pondokagung yang dibangun pada zaman Belanda. PLTA tersebut berada di Kali Konto dan masih satu aliran dengan Waduk Selorejo di Ngantang dan Waduk Siman di Kediri.[6]
Geografi
sunting
Geografi Kasembon didominasi oleh kawasan pegunungan dengan hutan yang lebat dan masih asri. Beberapa desa seperti Wonoagung dan Pait berada di lereng pegunungan tersebut dan mencakup beberapa dusun yang terpencil di tengah hutan. Sedangkan pusat kecamatan Kasembon di Desa Kasembon berada di dataran rendah yang berada di barat pegunungan. Dataran rendah ini cenderung sempit tetapi banyak dijadikan lahan persawahan karena subur dan dilewati sungai seperti Kali Konto. Kali Konto di Desa Pondokagung terdapat PLTA Siman dan Mendalan. Selain itu, di atas sungai tersebut juga terdapat jembatan penghubung alternatif menuju Kediri seperti Jembatan Gudang Garam dan jembatan PLTA Siman.[7]

Kasembon adalah kecamatan paling barat di Malang dengan Desa Sukosari sebagai desa terujung. Pusat kecamatan Kasembon lebih mudah diakses dari arah Kediri dibandingkan dari kecamatan lain di Malang. Bahkan jaraknya cukup dekat dengan pusat ekonomi Kediri bagian timur di Kecamatan Kandangan dan Pare. Sama seperti kawasan Malang barat lainnya yaitu Ngantang dan Pujon, untuk mencapai ibu kota kabupaten di Kepanjen harus melewati Kota Batu dan Kota Malang terlebih dahulu.[1]
Batas wilayah Kecamatan Kasembon adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Ngantang |
| Selatan | Kecamatan Ngantang |
| Barat |
Daftar desa dan dusun
suntingKecamatan Kasembon terdiri dari 6 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[1]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bayem | Bayem, Banturejo, Bulung, Giling, Rukem | [1] |
| 2 | Kasembon | Kasembon, Bejirejo, Gajahrejo, Kepuharjo, Sanggrahan Kidul, Sanggrahan Lor, Sepudak | [8] |
| 3 | Pait | Bara'an, Bonjagung, Bulak Pandan, Pait Lor, Slatri, Tangkil, Tenggongan | [1] |
| 4 | Pondokagung | Bocok, Druju, Gobed, Kampung Baru, Lemurung, Mendalan, Pondok, Rekesan, Sambirejo, Sukorejo | [1] |
| 5 | Sukosari | Besuk, Kajang, Mangir, Pulosari, Sumberjo, Sumbersuko | [1] |
| 6 | Wonoagung | Dodol, Jabon Garut, Sempu Kidul, Sempu Lor, Sepukul, Tempuran, Temurejo, Toyomerto, Wonorejo, Wungurejo | [9] |
Tempat terkenal
sunting
Tempat wisata
sunting- Coban Kethak
- Kasembon Park
- Kasembon Rafting
- Alun-alun Desa Kasembon dan Wisata Kali Uceng
- Kampung Ratu (Rafting & Tubing)
Lain-lain
sunting
- Masjid Besar Baiturrohmat - masjid besar di pusat kecamatan
- PLTA Mendalan dan Bendungan Ceplesi
- PLTA Siman
- Jembatan Gudang Garam di Kali Konto - jembatan alternatif penghubung Malang-Kediri
- RSU Islam Madinah
- Puskesmas Kasembon
Galeri
suntingPLTA Mendalan pada zaman kolonial Belanda
suntingReferensi
sunting- ^ a b c d e f g h Kecamatan Kasembon Dalam Angka 2016. BPS Kabupaten Malang. 2016-12-23.
- ^ William Nathan (2025-01-28). "Sehari, Dua Bencana Tanah Longsor di Kasembon Malang". RRI.
- ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
- ^ Ratna Dwi Mayasari (2024-01-30). "5 Rekomendasi Wisata di Kasembon Malang, Ada Kali Uceng dan Coban Kethak". MalangTerkini.com.
- ^ Rahmad Nasution (2015-01-25). "Durian Kasembon, si legit dari Jawa Timur". ANTARA.
- ^ "Melongok PLTA Selorejo Di Malang, Jawa Timur". web.pln.co.id. PLN. 2015-02-22.
- ^ Asmaul Chusna (2016-03-31). "Jembatan Penghubung Kediri-Malang Resmi Dioperasionalkan". ANTARA.
- ^ Rizky Firmansyah, Tomy Rizky Izzalqurny, Adam Gumilang Rahmawan, Ach. Littausil Arzaq (2022). "DEVELOPING HOUSEHOLD FINANCIAL LITERACY TO ADVANCE SOCIETY WELFARE IN KASEMBON, KASEMBON DISTRICT, MALANG REGENCY". PASUNDAN INTERNATIONAL OF COMMUNITY SERVICES JOURNAL (PICS-J). 4 (2). Universitas Pasundan. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ I Ketut Ardhana, dkk. (2019). Dinamika Hindu di Indonesia (PDF). Denpasar: Pustaka Larasan. ISBNย 978-602-5401-54-1.
