Nol pangkat nol, dilambangkan dengan 00, adalah ekspresi matematika berbasis eksponensiasi tanpa nilai yang disepakati. Kemungkinan yang paling umum adalah 1 atau membiarkan ekspresi tidak terdefinisi, dengan pembenaran yang ada untuk masing-masing, tergantung pada konteksnya. Dalam aljabar dan kombinatorika, nilai yang disepakati secara umum adalah 00 = 1, sedangkan dalam analisis matematis, ekspresi tersebut dibiarkan tidak terdefinisi. Hal ini karena nilai xy memiliki hasil yang berbeda saat x dan y mendekati nol, tergantung pada proses limitnya. Ekspresi ini muncul pada masalah limit dan dapat menghasilkan berbagai nilai atau menuju tak terhingga, yang membuatnya susah untuk diberikan nilai yang konsisten pada kasus ini.

Pemberlakuan 00 juga berbeda di beberapa bahasa pemrograman dan perangkat lunak. Walaupun banyak yang mengikuti konvensi 00 = 1 untuk alasan praktis, bahasa lain membiarkannya tak terdefinisi atau memberikan galat, tergantung penggunaan. Hal ini merefleksikan ambigualitas dari ekspresi ini pada analisis matematika.

Pangkat diskrit

sunting

Banyak yang menggunakan formula yang melibatkan eksponen bilangan asli yang membutuhkan 00 agar didefinisikan sebagai 1. Misalnya, tiga interpretasi dari b0 berikut masuk akal untuk b=0 seperti saat b adalah bilangan bulat positif:

Semua spesialisasi tersebut memberikan nilai 00 = 1.

Continuous exponents

sunting
Grafik z = xy. Garis merah (dengan z bernilai konstan) menghasilkan limit yang berbeda saat (x, y) mendekati (0, 0). Garis hijau (dari kemiringan konstan, y = ax) semuanya menghasilkan limit bernilai 1.

Limit yang melibatkan operasi aljabar sering dievaluasi dengan mengganti subekspresi dengan limit mereka. Jika hasil ekspesi tersebut menentukan limit awalnya, maka ekspresi tersebut dikenal sebagai bentuk tak tentu.[2] Ekspresi 00 adalah bentuk tak tentu. Misalnya ada fungsi bernilai bilangan asli f(t) dan g(t) mendekati 0 (ketika nilai t mendekati bilangan asli atau ยฑโˆž) dengan f(t) > 0, limit dari f(t)g(t) dapat menjadi bilangan asli positif atau +โˆž, atau menjadi divergen, tergantung pada f dan g. Misalnya, setiap limit di bawah melibatkan fungsi f(t)g(t) dengan f(t), g(t) โ†’ 0 saat t โ†’ 0+ (sebuah limit sepihak), tapi nilai mereka berbeda:

Maka, fungsi dengan dua variable xy, meskipun kontinu pada set {(x, y)ย : x > )}, tidak dapat diperluas ke fungsi kontinu pada {(x, y)ย : x > 0} โˆช {(0, 0)}, tidak peduli bagaimana seseorang mendefinisikan 00.[3]

Sebaliknya, jika f dan g adalah fungsi analitik pada set angkat terbuka c, maka f(t)g(t) โ†’ 1 ketika t mendekati c dari arah mana pun saat f bernilai positif.[4] Hal ini dan hasil yang lebih umum bisa didapatkan dengan mempelajari sifat pembatas dari fungsi log(f(t)g(t)) = g(t) log(f(t)) . [5][6]

Referensi

sunting
  1. ^ Bourbaki, Nicolas (2004). "III.ยง3.5". Elements of Mathematics, Theory of Sets (dalam bahasa Inggris). Springer-Verlag.
  2. ^ Malik, S. C.; Arora, Savita (1992). Mathematical Analysis (dalam bahasa Inggris). New York, USA: Wiley. hlm.ย 223. ISBNย 978-81-224-0323-7. In general the limit of ฯ†(x)/ฯˆ(x) when x = a in case the limits of both the functions exist is equal to the limit of the numerator divided by the denominator. But what happens when both limits are zero? The division (0/0) then becomes meaningless. A case like this is known as an indeterminate form. Other such forms are โˆž/โˆž, 0 ร— โˆž, โˆž โˆ’ โˆž, 00, 1โˆž and โˆž0.
  3. ^ Paige, L. J. (March 1954). "A note on indeterminate forms". American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 61 (3): 189โ€“190. doi:10.2307/2307224. JSTORย 2307224.
  4. ^ Mรถbius, A. F. (1834). "Beweis der Gleichung 00 = 1, nach J. F. Pfaff" [Pembuktian dari persamaan 00 = 1, menurut J. F. Pfaff]. Journal fรผr die reine und angewandte Mathematik (dalam bahasa Jerman). 1834 (12): 134โ€“136. doi:10.1515/crll.1834.12.134. S2CIDย 199547186.
  5. ^ Baxley, John V.; Hayashi, Elmer K. (June 1978). "Indeterminate Forms of Exponential Type". The American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 85 (6): 484โ€“486. doi:10.2307/2320074. JSTORย 2320074. Diakses tanggal 23 November 2021.
  6. ^ Xiao, Jinsen; He, Jianxun (December 2017). "On Indeterminate Forms of Exponential Type". Mathematics Magazine (dalam bahasa Inggris). 90 (5): 371โ€“374. doi:10.4169/math.mag.90.5.371. JSTORย 10.4169/math.mag.90.5.371. S2CIDย 125602000. Diakses tanggal 23 November 2021.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Analisis riil

Department of Mathematics, UCLA. Rudin, Walter (1976). Principles of Mathematical Analysis. Walter Rudin Student Series in Advanced Mathematics (Edisi 3rd)

Analisis matematis

Pfaffenberger. 1981. Foundations of mathematical analysis. New York: M. Dekker. Nikol'skii, S. M. 2002. "Mathematical analysis". In Encyclopaedia of Mathematics

Teorema titik tetap Banach

"On Stefan Banach and some of his results". Banach Journal of Mathematical Analysis. 1 (1): 1โ€“10. doi:10.15352/bjma/1240321550. ISSNย 1735-8787. Muslikh

Proyeksi stereografik

planet, kristalografi, geologi, dan fotografi. Apostol, Tom (1974). Mathematical Analysis (Edisi 2). Addison-Wesley. ISBNย 0-201-00288-4. Brown, James; Churchill

โˆ’1 (angka)

= x(a + b) untuk bilangan-bilangan real a,b. Portal Matematika Mathematical analysis and applications By Jayant V. Deshpande, ISBN 978-1-84265-189-6

Karen Uhlenbeck

(December 6, 1999). "Michigan Great Karen K. Uhlenbeck: Pioneer in mathematical analysisโ€”and for women mathematicians". The University Record. University

Bilangan asli

Bruckner & Bruckner (2008), hlm. 2. Rudin, W. (1976). Principles of Mathematical Analysis. New York: McGraw-Hill. hlm.ย 25. ISBNย 978-0-07-054235-8. "Standard

Pi

Principles of Mathematical Analysis. McGraw-Hill. hlm.ย 183. ISBNย 978-0-07-054235-8. Rudin, Walter (1986). Real and complex analysis. McGraw-Hill. hlm