Mayang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, SH., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 52.840 jiwa | ||||
| Kode pos | 68182 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.26 | ||||
| Kode BPS | 3509080 | ||||
| Luas | 57,28 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 | ||||
| |||||
Mayang adalah kecamatan di Kabupaten Jember yang merupakan salah satu pusat ekonomi Jember bagian timur. Mayang berada di jalan nasional yang menghubungkan pusat kota Jember dengan Banyuwangi.[1] Pusat pemerintahan dan ekonomi kecamatan ini berada di jalan tersebut, tepatnya di kawasan Pasar Mayang yang berada di selatan Sungai Mayang.[2] Pada zaman kolonial Belanda hingga awal kemerdekaan, Mayang adalah pusat dari Kawedanan Mayang yaitu daerah pembantu bupati Jember yang wilayahnya mencakup Kecamatan Mayang, Silo, Mumbulsari dan Tempurejo. Mayang adalah satu dari 7 kawedanan yang ada di Jember selain Kawedanan Jember, Rambipuji, Tanggul, Puger, Kalisat, dan Wuluhan.[3]
Geografi
sunting
Mayang adalah kecamatan yang terletak kawasan Jember timur. Mayang berada di jalur strategis penghubung Jember dengan Banyuwangi di timur. Selain itu, juga ada percabangan jalan ke arah Mumbulsari di barat, serta Kalisat di utara. Geografi Mayang berupa dataran rendah dan perbukitan. Bagian utara Mayang di perbatasan dengan Kecamatan Pakusari dibatasi oleh Sungai Mayang. Sungai tersebut mengalir dari Gunung Raung di timur menuju ke barat, dan pusat kecamatan ini berada tepat di selatan sungai tersebut.[4] Bagian utara Mayang didominasi oleh lahan persawahan dengan komoditas utamanya adalah padi dan tembakau.[5] Sedangkan bagian selatan dari Mayang (Desa Seputih) lebih dominan lahan perkebunan dengan komoditas utamanya adalah jati yang dikelola oleh Perhutani.[6]
Batas wilayah Kecamatan Mayang adalah sebagai berikut:[7]
| Utara | Kecamatan Pakusari dan Kecamatan Ledokombo |
| Timur | Kecamatan Silo |
| Selatan | Kecamatan Mumbulsari dan Kecamatan Silo |
| Barat | Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Mumbulsari |
Daftar desa dan dusun
suntingKecamatan Mayang terdiri dari 7 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Mayang | Krajan, Gumuk Ampel, Karang Dam, Klayu, Tegalgusi | [7][8] |
| 2 | Mrawan | Lengkong Barat, Lengkong Toko, Gumuk Suda, Pringtali, Rowo | [9][8] |
| 3 | Seputih | Krajan, Pandian, Sumber Jeding, Tetelan | [7][8] |
| 4 | Sidomukti | Krajan, Ledok | [7][8] |
| 5 | Sumberkejayan | Krajan, Mrapen, Tegalan | [7][8] |
| 6 | Tegalwaru | Klayu, Karang Encek, Plalangan, Sumber Pinang | [7][8] |
| 7 | Tegalrejo | Krajan, Dam Saola, Kebun Gunung, Sumber Pinang | [7][8] |
Tempat terkenal
sunting
- Pasar Mayang
- Pasar hewan Mayang
- Jembatan Sungai Mayang
- Taman Makam Pahlawan Mayang
- Masjid Al Baitul Ma'mun - masjid besar di pusat kecamatan
- Puskesmas Mayang
Referensi
sunting- ^ Jumai RJ (2025-09-12). "BAHAYA! Di jalan Mayang Jember Ini Rawan Kecelakaan Tunggal". RADAR JEMBER.
- ^ Imam Nawawi (2024-03-29). "Bupati Hendy Blusukan di Pasar Mayang Jember, Temukan Puluhan Lapak Sepi Pedagang". TRIBUN JATIM TIMUR.
- ^ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
- ^ "Banjir Bandang Terjang 500 Rumah, Melanda 4 Kecamatan di Jember". SURYA. 2009-01-11.
- ^ "Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT)". ppid.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2025-12-03.
- ^ Fareh Hariyanto (2017-08-30). "Cegah Kebakaran Hutan, Ratusan Personil Lakukan Simulasi Kebakaran". BINTANG TENGGARA.
- ^ a b c d e f g Kecamatan Mayang Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Jember. 2024-09-26.
- ^ a b c d e f g "Data Aparatur Pemerintah Desa Kabupaten Jember". dispemasdes.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. Diakses tanggal 2025-12-27.
- ^ "Profil dan Sejarah Desa Mrawan". ppid-desa.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. Diakses tanggal 2025-12-28.
