PT MNC Asia Holding Tbk
MNC Group
Nama sebelumnya
  • PT Bhakti Investama Tbk (1989โ€”2013)
  • PT MNC Investama Tbk (2013โ€”2022)
Jenis perusahaan
Publik
Kode emitenBEI: BHIT
Industri
DidirikanNovemberย 2, 1989; 36 tahun laluย (1989-11-02) di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
PendiriHary Tanoesoedibjo
Kantor pusatMNC Bank Tower, Lantai 21, Jl. Kebon Sirih No. 21โ€”27, ,
Indonesia
Tokoh kunci
Pemiliklihat daftar
Karyawan
9.732ย (2024)
Anak usahalihat daftar
Situs webwww.mncgroup.com

PT MNC Asia Holding Tbk, lebih dikenal sebagai MNC Group adalah perusahaan konglomerat Indonesia yang didirikan sejak 1989. Perusahaan ini bergerak di bidang sumber daya mineral, media massa, dan investasi.

Sejarah

sunting
Logo MNC Corporation digunakan perusahaan sebagai logo ketiga (2013โ€”2014)
Logo MNC Corporation digunakan perusahaan sebagai logo keempat (2014โ€”19 Mei 2015)
Logo MNC Corporation digunakan perusahaan sebagai logo kelima (20 Mei 2015โ€”23 Agustus 2022)
Logo MNC Asia Holding digunakan perusahaan sebagai logo keenam (24 Agustus 2022โ€”sekarang)

Perusahaan ini didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 2 November 1989 sebagai sebuah perusahaan sekuritas dengan nama PT Bhakti Investama, bermodal Rp 64 juta. Setahun kemudian, perusahaan ini memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta.[3] Pada tahun 1994, perusahaan memperluas cakupan usahanya untuk memasukkan perdagangan efek dan perantara pedagang efek, penasihat investasi, manajer investasi, penjamin emisi, originasi dan sindikasi, penasihat keuangan dan jasa riset, serta merger dan akuisisi, diikuti oleh peluncuran reksa dana produk. Tiga tahun kemudian, pada 1997, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia yang berhasil meraup dana Rp 80 miliar.[4] Titiek Soeharto dan George Soros pun pernah memegang minoritas saham perusahaan ini, walaupun tidak lama.[5] Pada tahun 1999, perusahaan ini beralih ke bisnis investasi, sehingga bisnis sekuritas dan manajemen asetnya masing-masing dipisah ke PT Bhakti Capital Indonesia dan Bhakti Asset Management.

Pada awal dekade 2000-an, perusahaan ini membeli saham dari sejumlah perusahaan, seperti Astra Internasional (3%), PT Bentoel Prima (75%), Indomaret (51%), dan PT Salim Oleochemical (100%).[6] Bahkan Hary Tanoesoedibjo pun ditawari langsung oleh Bambang Trihatmodjo agar mau membeli 25% saham PT Bimantara Citra.[7] Sebagian besar saham-saham tersebut kemudian dilepas. Keberhasilan perusahaan ini dalam membeli saham dari banyak perusahaan pun sempat menimbulkan pertanyaan, dan muncul rumor bahwa perusahaan ini didukung oleh Salim Group.[8] Namun, Hary Tanoesoedibjo mengaku bahwa ia hanya memanfaatkan situasi ekonomi saat itu untuk menarik banyak investor sebesar-besarnya, dan keberhasilannya lebih disebabkan oleh usahanya dalam menyehatkan perusahaan-perusahaan yang sahamnya ia beli. Kemudian, ia menjual saham dari perusahaan yang kondisinya sudah lebih baik kepada pemilik baru dengan harga mahal.[4][7]

Kepemilikan

sunting

Berikut ini merupakan daftar kepemilikan perusahaan berdasarkan laporan Keuangan per 30 September 2024.[9]

Nama Pemegang Saham Persentase Kepemilikan (%)
HT Investment Development Ltd 15,85
DBS Bank Ltd S/A Caravaggio Holdings Limited 9,96
PT Bhakti Panjiwira 6,30
Darma Putra Wati (Wakil Komisaris Utama) 0,05
Liliana Tanaja (Komisaris) 0,11
Valencia H. Tanoesoedibjo (Komisaris) 0,00
Hary Tanoesoedibjo (Direktur Utama) 3,22
Susanty Tjandra Sanusi (Wakil Direktur Utama) 0,00
Tien (Direktur) 0,00
Henry Suparman (Direktur) 0,02
Natalia Purnama (Direktur) 0,02
Mashudi Hamka (Direktur) 0,00
Santi Paramita (Direktur) 0,00
Masyarakat (kepemilikan di bawah 5%) 64,42
Total 100%

Anak usaha

sunting

Berikut ini merupakan anak usaha perusahaan berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2024.[9]

Nama Anak Usaha Persentase Kepemilikan (%)
PT Global Mediacom Tbk 45,75
PT MNC Kapital Indonesia Tbk 50,48
PT MNC Energi 99,99
PT MNC Energy Investments Tbk 44,09

Referensi

sunting
  1. ^ "Dewan Direksi". PT MNC Investama Tbk. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 24 Januari 2022.
  2. ^ "Dewan Komisaris". PT MNC Investama Tbk. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 24 Januari 2022.
  3. ^ "Bermodal Rp64 Juta, Hary Tanoe Beberkan Rahasia Kesuksesan Bisnisnya". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-05. Diakses tanggal 2021-02-26.
  4. ^ a b "Hary Tanoe: Anomali Ekonomi Justru Memberi Keuntungan Besar". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-11. Diakses tanggal 2021-02-26.
  5. ^ "Jejak Politik Para Saudagar Media". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-09-23. Diakses tanggal 2021-02-26.
  6. ^ Ekonomi Politik Media Penyiaran
  7. ^ a b "Mengapa Orang Masih Mengira yang Lain?". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-31. Diakses tanggal 2021-02-26.
  8. ^ "Salim Tidak Membonceng Bhakti Masuk Bimantara". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-30. Diakses tanggal 2021-02-26.
  9. ^ a b "Laporan Keuangan MNC Asia Holding (IDX:BHIT) Q3 2024" (PDF). Bursa Efek Indonesia. Diakses tanggal 17 November 2024 2024. ;

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

MNC Channels

MNC Channels (sebelumnya dikenal dengan nama MNC Channel) adalah sebuah kelompok saluran televisi berlangganan dari MNC. Divisi ini pertama kali berdiri

Bambang Nuryatno Rachmadi

(Mei 1997) Komisaris PT Bank IFI (Juni 1995) Komisaris PT MNC Investama Tbk (MNC Corporation) (2013) Komisaris Utama PT Sarana Yogya Ventura (1994 โ€“ Sekarang)

Global Mediacom

PT Global Mediacom Tbk, lebih dikenal sebagai MNC Media & Entertainment adalah perusahaan media massa dan telekomunikasi asal Indonesia yang didirikan

Media Nusantara Citra

Investment Corporation. Kemudian, pada 12 September 2002 nama perusahaan diubah menjadi PT Media Nusantara Citra, dan mulai pada tahun 2003-2004, MNC melakukan

MNC Tourism Indonesia

PT MNC Tourism Indonesia Tbk (BEI: KPIG ) bergerak dalam pengembangan, pembangunan dan akuisisi properti dan kawasan wisata terpadu serta dalam jasa properti

Keluarga Hary Tanoesoedibjo

pengusaha Tionghoa-Indonesia , Komisaris Independen Medcom.id dan direktur MNC Studios International sejak 8 Mei 2018. Ia adalah anak kedua dari lima bersaudara

MNC Energy Investments

PT MNC Energy Investments Tbk adalah sebuah perusahaan asal Jakarta yang terutama bergerak di bidang pertambangan. Perusahaan ini awalnya merupakan bagian

MNC Financial Services

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (berbisnis dengan nama MNC Financial Services) adalah anak usaha MNC Asia Holding yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan