Mocca | |
|---|---|
| Informasi latar belakang | |
| Asal | Bandung, Indonesia |
| Genre | |
| Tahun aktif | 1999–2011, 2015–sekarang |
| Label | FFWD, My Diary Records,Lucky Me Music |
| Situs web | moccaoffial |
| Anggota |
|
Mocca adalah grup musik indie asal Kota Bandung. Grup ini beranggotakan Riko Prayitno (gitar), Arina Ephipania (vokal dan flute), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum).
Awal berdiri
suntingPada mulanya Arina Ephipania dan Riko Prayitno merupakan teman satu kampus di Institut Teknologi Nasional (Bandung). Mereka tergabung dalam sebuah band kampus tahun 1997-an. Karena tidak cocok dengan anggota yang lain, Arina dan Riko pun sepakat mendirikan "Mocca". Dua tahun kemudian mereka bertemu dengan Indra Massad dan Toma―teman satu kampus―yang sedang belajar desain produk di perguruan tinggi yang sama. Mereka berdua bergabung ke Mocca pada waktu yang sama.[1] Mocca pertama kali muncul dalam kompilasi Delicatessen (2002) dengan lagu Secret Admirer, dan langsung merebut hati penggemar.
Perjalanan karier
suntingSatu tahun kemudian mereka mengeluarkan debut album mereka "My Diary" (2002) dengan label Fast Forward Record / "FFWD". Album ini meledak di pasaran. Lagu-lagu seperti "Secret Admirer" dan "Me and My Boyfriend" menjadi hits di mana-mana. Video klip "Me and My Boyfriend" mendapat penghargaan sebagai "Best Video Of The Year 2003" versi MTV Penghargan Musik Indonesia 2003.[2]
Bahkan mereka menandatangani kontrak dengan salah satu indie records di Jepang, Excellent Records, untuk mengisi satu lagu dalam album yang format rilisannya adalah kompilasi book set (3 Set) yang berjudul "Pop Renaisance". Ada 3 disc yang diedarkan di Jepang dan Mocca berada di disc no. 2 dengan lagu "Twist Me Around".[3]
Lagu-lagu Mocca sendiri menggunakan bahasa Inggris dengan alasan memudahkan penulisan syair serta kesesuaian dengan warna lagu pop dengan sentuhan Swing jazz, Twee Pop, dan suasana ala 60-an.[4]
Mocca kembali merilis album kedua mereka tahun 2005 bertajuk "Friends" masih di bawah label indie, Fast Forward Record. Dalam album ini Mocca tidak tampil sendirian. Mereka menggaet dua musisi andal untuk memperkaya musik mereka. Dari dalam negeri, mereka menghadirkan Bob Tutupoly untuk mengisi suara dalam lagu "This Conversation" dan lagu yang khusus dibuat untuknya, "Swing It Bob". Mereka juga berduet dengan musisi asal Swedia, Club 8. Bersama duo asal Swedia ini, Johan dan Karolina Komstedt, Mocca membawakan lagu "I Would Never".
Karier Mocca semakin menanjak. Tak hanya di dalam negeri, mereka mengembangkan sayap ke Asia. Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang dan Korea Selatan telah menikmati album mereka. Pada tahun 2005 terlibat dalam pembuatan lagu soundtrack. Kuartet ini pernah mengerjakan soundtrack film "Catatan Akhir Sekolah" karya Hanung Bramantyo dan soundtrack sinetron TV "Fairish the Series".[5]
Mocca juga membuat sebuah mini album berisi 6 lagu, 2 di antaranya berbahasa Indonesia. Mini album ini sebelumnya berjudul "Sunday Afternoon", tetapi dirilis dengan judul "Untuk Rena". Mocca terinspirasi naskah cerita film anak-anak berjudul "Untuk Rena". Mocca tak hanya mendapat inspirasi. Mereka juga mendapat kesempatan untuk memasukkan "Happy!" dan "Sebelum Kau Tidur" sebagai soundtrack film garapan Riri Riza itu.
Tahun 2007, Mocca mengeluarkan album ketiga mereka, "Colours". Album ini memuat materi baru, termasuk 2 cover song yaitu “Hyperballad” (Bjork) dan “Sing” (The Carpenters) serta sebuah kolaborasi dengan Pelle Carlberg (Edson) yang sempat menjadi tamu di LA Light IndieFest, dalam lagu “Let Me Go”.[6]
Pada tahun 2011, Mocca memutuskan vakum karena kepergian Arina Ephipania ke Amerika Serikat hingga aktif kembali bersamaan dengan rilisnya album Home (2014).[7] Album tersebut selain menandakan kembalinya Mocca dalam industri musik juga menjadi titik balik Mocca melahirkan karya-karya baru.
Album
suntingAlbum Studio
sunting- My Diary (2002)
- Friends (2004)
- Colours (2007)
- Home (2014)
- Lima (2018)
- Day By Day (2020)
Single
sunting- "Walking Back Home" ft Vira Talisa (2021)[8]
- "Menua Bersama" (2024)[9]
- "Be My Bee" (2025)[10]
Eps
sunting- OST. Untuk Rena (2006)
- Dear Friends - Happy Birthday (2010)
Lagu
sunting- I Will (The Beatles cover)
- I Remember
- Me and My Boyfriend
- The Best Thing
- Hanya Satu
- Happy
- Secret Admirer
- Lucky Me
- I Think Im In Love
- Swing It Bob
- On the Night Like This
- My Only One
- How Wonderful Life Would Be (2004)
- Sunday Afternoon
- Promises (2010)
- Changing Fate (2015)[11]
- Day By Day
- You're The Man (2015)
- Menunggu Untuk Bertemu (feat. Payung Teduh) (2017)[12]
- Teman Sejati (2018)[13]
Mocca Friends
suntingSwinging Friends adalah sebutan untuk penggemar Mocca.[14]
Referensi
sunting- ^ "Arina Epiphania". mymocca.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-28. Diakses tanggal 29 Oktober 2014.
- ^ Rolling Stone Special Edition: 150 Greatest Indonesian Songs of All Time (dalam bahasa Indonesian) (Edisi 56th). Rolling Stone Indonesia. 2009. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Erlin (2004-05-26). "Lagu-nya Mocca Diedarkan di Jepang". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Erlin (2006-02-22). "Mocca Incar Pasar Eropa". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Erlin (2005-08-03). "Mocca Garap Soundtrack 'FAIRISH THE SERIES'". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ lazone. "Album Baru Mocca: Colours". LAzone.id. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Utomo, Ilham Nur (2022). "THE TRACK RECORD OF THE MOCCA BAND SEEN FROM HISTORICAL PERSPECTIVES". International Seminar on Language, Education, and Culture (ISoLEC) (dalam bahasa American English). 6 (1): 110–114.
- ^ Peters, Daniel (2021-09-29). "Hear Mocca cover Vira Talisa's 'Walking Back Home'". NME (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Setianingsih, Dwi (2024-12-29). "Menua Bersama Mocca". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Amelia (2025-02-11). "Sambut Hari Valentine, Mocca Hadirkan Single Manis "Be My Bee"". Gigsplay. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Syafik, Yulio Abdul (2015-01-07). "Mocca Hadirkan Single 'Changing Fate'". Gigsplay. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Saraswati, Dyah Paramita. "Cerita di Balik Lagu 'Menunggu untuk Bertemu' Mocca x Payung Teduh". detikhot. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Khoiri, Agniya. "Lagu 'Teman Sejati' Mocca Terinspirasi Mainan yang Hilang". hiburan. Diakses tanggal 2026-01-30.
- ^ Harahap, M. Iqbal Fazarullah (27-5-2016). "Gerakan Para Fans Mocca di 'Sunday Afternoon With Kelas Mocca'". detikcom. Diakses tanggal 22-5-2021.
Pranala luar
sunting- Situs resmi [1] Diarsipkan 2007-09-29 di Wayback Machine.
- Profil [2] dan berita [3] [4] di KapanLagi.com
- Profil Mocca di Show My Band