Zainuddin MZ
Kehidupan pribadi
Lahir
Zainuddin Hamidi

(1952-03-02)2 Maret 1952
Meninggal5 Juli 2011(2011-07-05) (umurย 59)
Jakarta, Indonesia
PasanganSiti Kholilah, Rostiati
AnakFikri Haikal MZ, M. Zaki MZ, Kiki MZ, Lutfi Manfaluti MZ, Dian Layalia MZ, Nur Hadi Akmal MZ, M. Syauqi MZ
Partai politikPartai Persatuan Pembangunan (1977โ€”1982, 1998โ€”2003)[1][2]
Partai Bintang Reformasi (2003โ€“2009)
Partai Gerakan Indonesia Raya (2009โ€“2011)
AlmamaterIAIN Syarif Hidayatullah
Pekerjaan
Kehidupan religius
AgamaIslam

K.H. Zainuddin Hamidi atau dikenal sebagai K.H. Zainuddin MZ[3] (2 Maret 1952ย โ€“ย 5 Juli 2011) adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di radio dan televisi. Julukannya adalah "Dai Berjuta Umat" karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi.[4]

Seiring pergantian tersebut, terjadilah fraksi di dalam partai. Zainuddin yang pernah aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemudian dikabarkan kembali ke partai berlambang Ka'bah itu atas tawaran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP Suryadharma Ali. Zainuddin menempuh pendidikan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah. Ia berhasil mendapatkan gelar doktor honoris causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia.[5]

Riwayat Hidup

sunting

Masa kecil

sunting

Terlahir dengan nama Zainuddin Hamidi, kiai kelahiran Jakarta, 2 Maret 1952 ini lebih tersohor dengan sebutan Zainuddin M.Z. Huruf M dan Z pada nama belakangnya diambil dari nama ayahnya Turmudzi.[6][7]

Zainuddin merupakan anak tunggal buah cinta pasangan Turmudzi dan Zainabun dari keluarga Betawi asli. Ayahnya yang pensiunan pegawai PLN adalah seorang yang taat beragama, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga.[7] Sejak umur dua tahun, Zainudin sudah ditinggal sang ayah. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Udin -nama panggilan keluarganya- kecil sering membantu sang ibu untuk berjualan nasi uduk.[6]

Sejak kecil memang sudah tampak mahir berpidato. Udin suka naik ke atas meja untuk berpidato di depan tamu yang berkunjung ke rumah kakeknya. โ€˜Kenakalanโ€™ berpidatonya itu tersalurkan ketika mulai masuk Madrasah Tsanawiyah hingga tamat Madrasah Aliyah di Darul Maโ€™arif, Cipete, Jakarta Selatan.

Selama enam tahun Zainudin mengenyam pendidikan di bawah asuhan K.H. Idham Chalid, ulama kharismatik asal Kalimantan, sekaligus politikus ulung yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR pada periode 1971โ€“1977.[6]

Di sekolah ini ia belajar pidato dalam forum Taโ€™limul Muhadharah (belajar berpidato). Kebiasaannya membanyol dan mendongeng terus berkembang. Setiap kali tampil, ia memukau teman-temannya. Kemampuannya itu terus terasah, berbarengan permintaan ceramah yang terus mengalir.

Karier

sunting

Karena ceramahnya sering dihadiri puluhan ribu ummat, maka tak salah kalau pers menjulukinya โ€˜Dai Sejuta Umatโ€™. Suami Hj. Kholilah ini semakin dikenal masyarakat ketika ceramahnya mulai memasuki dunia rekaman. Kasetnya beredar bukan saja di seluruh pelosok Nusantara, tetapi juga ke beberapa negara Asia. Sejak itu, dai yang punya hobi mendengarkan lagu-lagu dangdut ini mulai dilirik oleh beberapa stasiun televisi. Bahkan dikontrak oleh sebuah biro perjalanan haji yang bekerjasama dengan televisi swasta bersafari bersama artis ke berbagai daerah yang disebut "Nada dan Dakwah".

Kepiawaian ceramahnya sempat mengantarkan Zainuddin ke dunia politik. Pada tahun 1977-1982 ia bergabung dengan partai berlambang Kaโ€™bah (PPP). Jabatannya pun bertambah, selain dai juga sebagai politikus. Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, KH Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PBNU itu salah seorang deklarator PPP. Dia mengaku lama nyantri di Ponpes Idham Khalid yang berada di bilangan Cipete, yang belakangan identik sebagai kubu dalam NU.

Sebelum masuk DPP, dia sudah menjadi pengurus aktif PPP, yakni menjadi anggota dewan penasihat DPW DKI Jakarta. Lebih jauh lagi, berkat kelihaiannya mengomunikasikan ajaran agama dengan gaya tutur yang luwes, sederhana, dan dibumbui humor segar, partai yang merupakan fusi beberapa partai Islam itu jauh-jauh hari (sejak Pemilu 1977) sudah memanfaatkannya sebagai vote-getter. Bersama Raja Dangdut Rhoma Irama, Zainuddin berkeliling berbagai wilayah mengampanyekan partai yang saat itu bergambar Kaโ€™bah -sebelum berganti gambar bintang. Hasil yang diperoleh sangat signifikan dan memengaruhi dominasi Golkar. Tak ayal, kondisi itu membuat penguasa Orde Baru waswas. Totalitas Zainuddin untuk PPP bisa dirunut dari latar belakangnya. Pertama, secara kultural dia warga nahdliyin, atau menjadi bagian dari keluarga besar NU. Dengan posisinya tersebut, dia ingin memperjuangkan NU yang saat itu menjadi bagian dari fusi PPP yang dipaksakan Orde Baru pada 5 Januari 1971. Untuk diketahui, ormas lain yang menjadi bagian fusi itu, antara lain, Muslimin Indonesia (MI), Perti, dan PSII.

Zaiuddin MZ pernah diangkat menjadi Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 1997โ€“1999.[8]

Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, K.H. Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PB NU itu salah seorang deklarator PPP. Pada 20 Januari 2002, K.H. Zainudiin M.Z. bersama rekan-rekannya mendeklarasikan PPP Reformasi yang kemudian berubah nama menjadi Partai Bintang Reformasi dalam Muktamar Luar Biasa pada 8-9 April 2003 di Jakarta. Ia juga secara resmi ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai ini. Zainuddin MZ menjabat sebagai Ketua umum PBR sampai tahun 2006.

Zainuddin kembali fokus untuk menebarkan dakwah dan kembali berada di tengah-tengah umat.

Zainuddin meninggal dunia pada 5 Juli 2011 dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina, karena serangan jantung dan gula darah.[9] Ia meninggal setelah sarapan bersama keluarga di rumahnya Gandaria I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pendidikan

sunting

Diskografi

sunting

Kaset Dakwah Islam

sunting

Zainuddin juga mendokumentasikan dakwah lewat album-album kaset yang tersebar hingga ke negeri seberang dengan nilai penjualan yang sangat besar.[11]

  • Isra' Mi'raj
  • Nikah menurut Islam
  • Cinta Kepada Rasulullah
  • Ciri Ciri Orang Mu'min
  • Keberhasilan Rasulullah
  • Vol. 1 Arak Dan Judi Racun Kehidupan
  • Vol. 2 Mari Tunaikan Haji
  • Vol. 3 Tujuh Golongan Penghuni Sorga
  • Vol. 4 Identitas Umat Rasulullah S.A.W
  • Vol. 5 Bila Ajal Tiba
  • Vol. 6 Qiamat
  • Vol. 7 Hikmah Berkhitan
  • Vol. 8 Ramadhan Dan Idul Fitri
  • Vol. 9 Idul Fitri Dan Halal Bi Halal
  • Vol. 10 Bila Alam Mulai Bicara
  • Vol. 11 Nabi Ibrahim Dan Raja Namruz
  • Vol. 12 Nabi Adam
  • Vol. 13 Kebersihan Sebagian Dari Iman
  • Vol. 14 Umar bin Khatab
  • Vol. 15 Mencari Bahagia
  • Vol. 16 Pembaharuan Yang Dibawa Oleh Rasulullah S.A.W
  • Vol. 17 Surga Dan Calon Calon Penghuninya
  • Vol. 18 Neraka Dan Calon Calon Penghuninya
  • Vol. 19 10 Golongan Teman Teman Setan
  • Vol. 20 10 Golongan Musuh Musuh Setan
  • Vol. 21 Nabi Sulaiman Dan Ratu Bilqis
  • Vol. 22 Penyakit Penyakit Rohani
  • Vol. 23 Taubat
  • Vol. 24 Al Qur'an Iman Kita
  • Vol. 25 Pahala Dan Dosa
  • Vol. 26 Pilar Pilar Dunia I
  • Vol. 27 Pilar Pilar Dunia II
  • Vol. 28 Merasakan Lezatnya Iman
  • Vol. 29 Membagi Waktu
  • Vol. 30 Mencari Jodoh
  • Vol. 31 Tuntunan Suami Istri
  • Vol. 32 Judi & Perdukunan
  • Vol. 33 Berbakti kepada Ibu Dan Bapak
  • Vol. 34 Nabi Yusuf & Siti Zulaika
  • Vol. 35 Membina Keluarga Bahagia
  • Vol. 36 Peranan Kaum Wanita
  • Vol. 37 Cara Mendidik Anak
  • Vol. 38 Dasar & Tujuan Hidup
  • Vol. 39 Bahaya Free Sex
  • Vol. 40 Nabi Musa & Fir'aun
  • Vol. 41 Puasa
  • Vol. 42 Akhlaq
  • Vol. 43 Dusta & Akibatnya
  • Vol. 44 Hak hak Muslimin
  • Vol. 45 Menjauhi 7 Perkara Yang Merusak
  • Vol. 46 Cobaan Hidup
  • Vol. 47 Bila Doa Tak Terjawab
  • Vol. 48 Hak Hak Bertetangga
  • Vol. 49 Sholat Membentuk Manusia Seutuhnya
  • Vol. 50 Bisnis Yang Menguntungkan
  • Vol. 51 Para Kekasih Allah
  • Vol. 52 Harta Wanita & Tahta
  • Vol. 53 Meraih Kemenangan
  • Vol. 54 Sirkuit Celaka
  • Vol. 55 Kerukunan Umat Beragama
  • Vol. 56 Takbiran
  • Vol. 57 Hakekat Lebaran
  • Vol. 58 Bekal Untuk Akhirat
  • Vol. 59 Cinta Umat Kepada Rasulullah
  • Vol. 60 Isra Mi'raj
  • Vol. 61 Hijrah

Filmografi

sunting

Film

sunting
Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1991 Nada & Dakwah Zainuddin MZ

Acara televisi

sunting
Tahun Judul Ref.
2000โ€”2001 Tabligh Akbar Ramadhan
1999โ€”2022 Pengantar Sahur dan Berbuka Puasa
1999โ€”2001 Dakwah Puasa
1994โ€”2001 Gema Ramadhan
2009โ€”2011 Damai Indonesiaku

Penghargaan dan nominasi

sunting
Tahun Penghargaan Kategori Karya Hasil Ref.
1992 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Nada & Dakwah Nominasi

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Wiyanti, Sri (2015-07-04). "Jejak politik KH Zainuddin MZ, dari PPP hingga PBR". Merdeka.com. Diakses tanggal 2022-04-28.
  2. ^ Tempo.Co. "Hamzah Haz Menyayangkan Pengunduran Diri Zainuddin MZ". Tempo.co. Diakses tanggal 28 April 2022.
  3. ^ Misteri MZ pada Nama Zainuddin MZ, detikNews, diakses pada 7 Juli 2011.
  4. ^ "Zainuddin MZ Pindah ke Partai Gerindra". Kompas.com. 2009-03-13. Diakses tanggal 2022-04-28.
  5. ^ Harian Republika (2011-07-08). "Mengenang KH Zainuddin MZ: Album Rekaman Hingga Negeri Jiran | Republika ID". republika.id. Diakses tanggal 2023-05-30.
  6. ^ a b c News, Tagar (2017-12-23). "Zainudin MZ, Mengenang Delapan Tahun Dai Sejuta Umat". TAGAR. Diakses tanggal 2022-04-28.
  7. ^ a b "Misteri MZ pada Nama Zainuddin MZ". detikcom. Diakses tanggal 2022-04-28.
  8. ^ https://books.google.co.id/books?id=0lRC73GkRzgC&pg=PA80
  9. ^ "Situs web MetroTV News". Metrotvnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-07. Diakses tanggal 2011-07-28.
  10. ^ https://books.google.co.id/books?id=IOReDwAAQBAJ&pg=PA131
  11. ^ Harian Republika (2011-07-05). "Zainuddin MZ Menembus Asia Lewat Kaset Dakwah | Republika ID". republika.id. Diakses tanggal 2025-12-02.

Pranala luar

sunting
Jabatan politik
Didahului oleh:
Jabatan baru
Ketua Umum Partai Bintang Reformasi
2003-2006
Diteruskanย oleh:
Bursah Zarnubi

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Fikri Haikal MZ

K.H. Fikri Haikal MZ, S.Ag. (lahir 10 Agustus 1973) adalah mubalig dan ulama Indonesia. Ia adalah putra sulung dari Zainuddin M.Z. yang memiliki kemiripan

Ihsanuddin MZ

H. Ihsanuddin MZ,S.E.,M.M., (lahir 30 November 1972) merupakan politisi Indonesia Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menjadi anggota Dewan Perwakilan

Mozambik

Recenseamento Geral da Populaรงรฃo e Habitaรงรฃo. 2007 Census of Mozambique. ine.gov.mz "Moรงambique: Inquรฉrito de Indicadores de Imunizaรงรฃo, Malรกria e HIV/SIDA em

.mz

.mz adalah top-level domain kode negara Internet untuk Mozambik. Top Level Domain l b s

Mazmur 23

Mazmur 23 (disingkat Maz 23, Mzm 23 atau Mz 23; penomoran Septuaginta: Mazmur 22) adalah sebuah mazmur dalam bagian ke-1 Kitab Mazmur di Alkitab Ibrani

2008 MZ

2008 MZ adalah sebuah asteroid. Asteroid ini merupakan bagian dari asteroid Amor, yang terletak dekat dengan bumi. Eksentrisitas orbit asteroid ini tercatat

(152685) 1998 MZ

(152685) 1998 MZ adalah sebuah asteroid. Asteroid ini merupakan bagian dari asteroid Apollo, yang terletak dekat dengan bumi. Eksentrisitas orbit asteroid

Mazmur 150

Mazmur 150 (disingkat Maz 150 atau Mz 150) adalah mazmur keseratus lima puluh dan terakhir dalam Kitab Mazmur di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam