Infobox orangNandar

(2019) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1995 Suntingan nilai di Wikidata (30/31 tahun)
Namtu Township (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpodcaster, penerjemah, aktivis hak wanita, sutradara teater Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

X: NandarMMR Modifica els identificadors a Wikidata


Nandar (lahir di 1995) adalah aktivis perempuan, feminis, dan penyiar siniar Myanmar.[1] Nandar memiliki nama asli Nandu Gyawali.

Kehidupan awal

sunting

Nandar berasal dari negara bagian Shan utara di Myanmar. Ia lahir dan tumbuh besar di lingkungan desa pertanian yang konservatif.[2] Pada usia remaja, ayahnya meninggal karena serangan penyakit epilepsi. Saat itu, ibunya sedang mengalami menstruasi. Kondisi tersebut menyebabkan ibunya menolak untuk menyentuh ayah Nandar karena khawatir menstruasinya akan memperburuk gejala kejang yang dialami ayahnya.[2] Peristiwa ini membuatnya mulai mempertanyakan tentang aspek-aspek tabu pada gender.

Perjalanan karier

sunting

Pada 2017, untuk pertama kalinya Nandar menerjemahkan buku. Ia menerjemahkan We Should All Be Feminists karangan Chimamanda Ngozi Adichie ke dalam bahasa Burma.[3] Pengalaman menerjemahkan buku membantunya percaya diri untuk meraih tujuannya sebagai aktivis feminis profesional.

Pada 2018, Nandar menerjemahkan dan mementaskan karya Eve Ensler yang berjudul The Vagina Monologues. Versi dua bahasa dari karya tersebut ia buat bersama sekelompok temannya dari Inggris dan Amerika Serikat.[2] Melalui pagelaran The Vagina Monologues, ia berusaha meningkatkan kesadaran publik tentang misogini dan stereotip gender.[2]

Setahun setelah itu, Nandar mendirikan sebuah organisasi bernama Purple Feminist Group. Tujuan organisasi ini adalah untuk mempromosikan sastra feminis, menantang hal-hal tabu, menguatkan suara perempuan, dan untuk meningkatkan kesadaran kekerasan gender.[2] Kegiatan dari organisasi ini antara lain adalah melakukan kampanye The Menstruation Is Not Shameful mulai Februari sampai Maret 2020 [4] untuk menghilangkan pandangan buruk terhadap menstruasi. Karier Nandar lainnya adalah merilis sebuah siniar bernama G-Taw Zagar Wyne pada 2020.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Global South, Coalition. "Global South Coalition For Dignified Menstruation". Global South Coalition For Dignified Menstruationย : 8th December (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-03-12.
  2. ^ a b c d e Seul Ki, Lee. "How I'm using podcasts to drive a discussion about feminism in Myanmar". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2022-03-12.
  3. ^ a b Thet War, Moe. "Podcasting gender activist Nandar on tearing up taboos as a 'Nosy Auntie' | Coconuts". https://coconuts.co/ (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-03-12.
  4. ^ Feminist Group, Purple. "Menstruation Is Not Shameful โ€“ Purple Feminist Group" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2022-03-12.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Persib Bandung

Suhendar, Kosasih dan Djafar Sidik. Pemain-pemain itu ditangani pelatih Nandar Iskandar. Usai kompetisi Perserikatan, Persib juga memenangkan Piala Sultan

PS Bandung Raya

arsitek tim, dimulai dari Risnandar, Sunarto, Ishak Udin, Parhim hingga Nandar Iskandar. Sayang prestasinya kurang bersinar. Hasil Terbaik diraih pada

Nandar Iskandar

Nirwan Iskandar (lahir 12 April 1950) adalah seorang mantan pemain sepak bola berkebangsaan Indonesia. Iskandar lahir dalam keluarga sepak bola. Ayahnya

Daftar juara sepak bola Indonesia

Medan Persib Bandung Parlin Siagian 1986 Persib Bandung Perseman Manokwari Nandar Iskandar 1986โ€“87 PSIS Semarang Persebaya Surabaya Sartono Anwar 1987โ€“88

Kalteng Putra FC

2009 Persepar dilatih oleh coach Inyong lolombulan, kemudian diganti coach nandar iskandar di putaran dua. Pada musim 2010 Persepar sempat di arsiteki oleh

Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi

diresmikan pada tanggal 5 Oktober 1963 oleh Pangdam XIII/Merdeka, Kolonel Soe Nandar Prijosoedarmo. Pada tahun 1965, bangunan kamar bedah yang masih sederhana

Cek Toko Sebelah

Sebagai Reno Hifdzi Khoir Sebagai Pria Misterius Budi Dalton Sebagai Pak Nandar Arief Didu Sebagai Dokter Cahyo Yudha Keling Sebagai Diding Liant Lin Sebagai

Djadjang Nurdjaman

tahun 1985, Djanur memutuskan pulang kampung dan langsung diterima pelatih Nandar Iskandar sebagai anggota skuat Persib Bandung yang tengah berjuang di Kompetisi