Nawadewata (Dewanagari: नवदेवता; ,IASTNavadevatā,; arti: "Sembilan Dewa"), disebut pula Nawasangha (Dewanagari: नवसंघ; ,IASTNavasaṅgha,; "Sembilan sangha") atau Dewata Nawa Sangha adalah sembilan penguasa di setiap penjuru mata angin dalam konsep agama Hindu Dharma di Bali. Sembilan penguasa tersebut merupakan Dewa Siwa yang dikelilingi oleh delapan aspeknya.

Diagram matahari bergambar Dewata Nawa Sangha ditemukan dalam Surya Majapahit, lambang kerajaan Majapahit.

Bagian-bagian Nawadewata

sunting


Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ Pancawarna berarti "lima warna". Lima warna yang dimaksud: hitam, putih, merah, kuning, dan yang kelima ialah hasil campuran dari keempat warna tadi.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Siwa

lainnya ke unsurnya, menjadi Panca Maha Bhuta. Dalam pengider Dewata Nawa Sanga (Nawa Dewata), Dewa Siwa menempati arah tengah dengan warna panca warna.

Wisnu

Widhi yang memberi kesuburan dan memelihara alam semesta. Menurut konsep Nawa Dewata dalam Agama Hindu Dharma di Bali, Dewa Wisnu menempati arah utara dalam

Napan Group

Napan Group (awalnya merupakan singkatan dari PT Nawa Panduta, kemudian menjadi PT Napan Persada) merupakan sebuah kelompok bisnis (konglomerasi) di Indonesia

Palintangan Jawa

(Nawa Dewata) yang terkait sembilan dewa penjaga arah dalam kosmologi Jawa–Hindu. Menilai karakter, rezeki, dan keharmonisan dengan energi “dewata”.

Kresna

berkulit biru. Warna hitam merupakan warna Dewa Wisnu menurut konsep Nawa Dewata, sedangkan biru melambangkan keberanian, kebulatan tekad, pikiran yang

Kabupaten Karangasem

membuat Pura (Dharma) untuk memberikan keselamatan lahir-batin bagi Pulau Dewata”. Hyang Agnijaya diceritakan datang bersama dengan saudara-saudaranya yaitu

Lukat gni

dijumlah sembilan. Jumlah ini berarti sembilan penjuru arah mata angin atau Dewata Nawa Sanga sebagai pelindung atau benteng keselamatan. Selain itu, obor sebanyak

Candi gelung kori gilimanuk

bedawangnala jangkep dengan pedagingan cupu manik beserta rerajahan dewata nawa sanga, dimohonkan kepada semua dewa di sembilan penjuru mata angin untuk