📑 Table of Contents
Sebuah imprimi potest, sebuah nihil obstat dan sebuah imprimatur (oleh Richard Cushing) dalam sebuah buku yang diterbitkan oleh Random House pada tahun 1953. Buku ini adalah terjemahan Bahasa Inggris oleh Louis J. Gallagher, S.J. dari buku De Christiana expeditione apud Sinas karya Matteo Ricci, S.J. dan Nicolas Trigault, S.J.

Nihil obstat (Bahasa Latin untuk "tidak ada yang menghalangi")[1][2] adalah sebuah deklarasi tidak adanya keberatan terhadap suatu inisiatif atau suatu perjanjian.

Terpisah dari pandangan umum ini, kata-kata itu digunakan secara khusus untuk merujuk pada sebuah "pengesahan oleh pihak sensor gereja bahwa sebuah buku itu tidak mengandung apapun yang dapat merusak iman atau moral".[1] Censor Librorum yang ditugaskan oleh Uskup Gereja Katolik untuk meninjau tulisan yang diajukan, tetapi nihil obstat bukanlah sebuah sertifikat yang menyatakan bahwa pihak yang mengeluarkannya setuju dengan isi tulisan, opini atau pernyataan yang terungkap di dalam karya tulis tersebut; melainkan, nihil obstat ini hanya menegaskan "bahwa tulisan itu tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan iman dan moralitas".[1]

Memperoleh nihil obstat merupakan langkah pertama dalam menerbitkan buku di bawah kebijaksanaan gereja. Apabila sang penulis adalah seorang anggota dari sebuah ordo atau tarekat Gereja Katolik dan apabila bukunya itu memuat pertanyaan-pertanyaan terhadap agama dan moralitas, buku ini harus juga memperoleh imprimi potest ("dapat dicetak") dari pemimpin mereka.[3] Persetujuan akhir diberikan lewat diterbitkannya imprimatur ("biarkan dicetak") oleh uskup sang penulis atau uskup di tempat penerbitan buku tersebut.[4]

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c The America Heritage Dictionary, diakses tanggal 2009-07-30
  2. ^ The Importance of the Imprimatur and Nihil Obstat for Roman Catholic Literature, diakses tanggal 2009-07-30
  3. ^ Code of Canon Law, canon 832
  4. ^ Code of Canon Law, canon 824

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Madah Bakti

telah memiliki pengesahan resmi tidak hanya Imprimatur, melainkan juga Nihil Obstat, sebagai tata persyaratan bahwasanya buku tersebut telah melalui kajian

Kitab Suci Katolik

Christian Community Bible (CCB) ke dalam bahasa Indonesia. KSKK mencantumkan nihil obstat (oleh Mgr.Henrikus Pidyarto, O.Carm.) dan imprimatur (oleh Mgr. Benyamin

Carlo Acutis

Mei 2013, ketika Kongregasi untuk Penggelaran Orang Kudus mengeluarkan nihil obstat yang menyatakan tidak ada yang menghalangi gerakan ini untuk terus maju

Theotokos

Catholic Herald (retrieved from EWTN) (Inggris) Mary: Mother of God, Nihil obstat by Bernadeane Carr, STL; Imprimatur by Robert H. Brom, Bishop of San

Imprimatur

menurut Hukum Kanon, izin ini harus didahului dengan adanya pernyataan nihil obstat oleh seseorang yang bertanggung-jawab untuk melakukan sensor bahwa karya-karya

Empat Ciri Gereja

dicetak seizin Uskup (imprimatur) dan sudah dinyatakan isinya tanpa sesat (nihil obstat). Demikianlah Gereja Katolik dalam meneruskan amanat yang diterima oleh

Imprimi potest

setelah para petugas sensor yang menyelidiki buku tersebut menganugerahkan nihil obstat, sebuah pernyataan bahwa tidak ada yang keberatan atas penerbitan buku

Daftar Santo, Orang yang Diberkati, dan Pelayan Tuhan Filipina

1654 - Ginatilan, Cebu, Filipina Meninggal: 2 April 1672 - Tumon, Guam Nihil Obstat: 7 Oktober 1994 Dibeatifikasikan: 5 Maret 2000 Oleh Paus Yohanes Paulus