📑 Table of Contents
Kelompok Noongar menurut peta Norman Tindale (1930).

Noongar (ejaan alternatif: Nyungar/Nyoongar/Nyoongah/Nyungah/Nyugah/Noonga)[1] adalah penduduk asli Australia yang tinggal di wilayah barat daya Australia Barat yang telah mendiami wilayah tersebut sejak 45.000 tahun yang lalu. Wilayah Noongar atau yang disebut boodja dalam bahasa mereka terbentang dari utara Teluk Jurien dan Moora, hingga ke bagian selatan antara Teluk Bremer dan Esperance. Wilayah ini terbagi ke dalam 14 area yang berbeda dan 14 klan.[2]

Sebelum datangnya bangsa Eropa, populasi Noongar diperkirakan sebesar 6.000 hingga 10.000. Setelah kolonisasi Britania, kekerasan dan wabah penyakit dari Eropa telah mengurangi jumlah populasi Noongar.[3] Kini, menurut sensus tahun 2001, sekitar 21.000 orang menyatakan diri mereka sebagai penduduk asli Australia Barat bagian barat daya.

Bahasa

sunting

Bahasa Noongar pada awalnya adalah bahasa lisan. Bahasa ini kemudian menjadi bahasa tulisan setelah kedatangan bangsa Eropa. Pada awalnya, terdapat perbedaan penulisan karena perbedaan penulis yang mendokumentasikan dan perbedaan dialek yang dituturkan oleh penutur asli bahasa. Setidaknya ada 3 dialek yang dituturkan oleh 14 klan asli Noongar, yakni dialek Djiraly atau dialek Utara, Kongal-boyal atau dialek Tenggara, dan Kongal-marawar atau dialek Barat Daya.[4]

Untuk mendokumentasikan dan melestarikan bahasa ini, maka dibentuklah Pusat Bahasa dan Budaya Noongar di Bunbury pada 1986. Pada pertemuan di Marribank pada 1997 yang dihadiri oleh sekitar 200 orang Noongar, muncul kesepakatan untuk membuat ortografi standar Noongar untuk diajarkan di sekolah. Sistem ejaan yang standar akan meningkatkan konsistensi dan memudahkan pengembangan bahan ajar di sekolah-sekolah.[4]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Norman Barnett Tindale Diarsipkan 2005-10-26 di Wayback Machine. South Australia Museum. Diakses 20 September 2006.
  2. ^ South West Aboriginal Land & Sea Council (2024). "Connection to Country". South West Aboriginal Land & Sea Council. Diakses tanggal 2024-12-08.
  3. ^ NOONGAR HISTORY AND CULTURE www.noongar.org.au. Diakses 20 September 2006.
  4. ^ a b Noongar Boodjar Language Centre (2015). A Learner's Guide to Noongar (PDF). Batchelor, NT: Batchelor Press. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sminthopsis

Sminthopsis, heinar (dalam bahasa Abinomn atau donat (dari bahasa Noongar ) adalah genus Sminthopsis, hewan berkantung berkaki sempit seukuran tikus Eropa

Acacia cyclops

spesies tanaman berbunga dalam famili Fabaceae yang dikenal oleh masyarakat Noongar di Australia Barat dengan nama wilyawa atau woolya wah. Tanaman ini berupa

Yagan

1795ย โ€“ 11 Juli 1833) adalah seorang pejuang Aborigin Australia dari suku Noongar yang memainkan peranan penting pada masa perlawanan penduduk pribumi Australia

Sungai Swan

Sungai Swan (Noongar:Derbarl Yerrigan) adalah sebuah sungai besar di barat daya Australia Barat. Sungai ini mengalir melalui wilayah metropolitan Perth

Pulau Rottnest

Pulau Rottnest (disebut Wadjemup oleh suku Noongar) adalah sebuah pulau yang terletak di pesisir Australia Barat, sekitar 18ย km di sebelah barat Fremantle

11 Juli

atas perintah Kaisar Yongle. 1833 - Yagan, pejuang Aborigin dari suku Noongar yang dicari karena memimpin penyerangan penduduk kulit putih di Australia

Acacia saligna

hingga Sungai Murchison dan ke timur sampai Teluk Israel. Bagi masyarakat Noongar, pohon ini dikenal dengan nama Kujong. Acacia saligna merupakan pohon kecil

Hutan Australia Barat Daya

nenek moyang penduduk Aborigin masa kini. Suku Noongar merupakan penduduk Aborigin di bioregion ini. Noongar terdiri dari 14 kelompok, yang berbicara dalam