Kabupaten Nunukan
Tugu Dwikora Nunukan
Tugu Garuda Perkasa
Pelabuhan Tunon Taka
Lambang resmi Kabupaten Nunukan
Motto:ย 
Penekindi debaya
(Tidung) Membangun daerah
Peta
Peta
Kabupaten Nunukan di Kalimantan
Kabupaten Nunukan
Kabupaten Nunukan
Peta
Kabupaten Nunukan di Indonesia
Kabupaten Nunukan
Kabupaten Nunukan
Kabupaten Nunukan (Indonesia)
Koordinat: 4ยฐ08โ€ฒ00โ€ณN 116ยฐ42โ€ฒ00โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ4.1333ยฐN 116.7ยฐE๏ปฟ / 4.1333; 116.7[1]
Negaraย Indonesia
ProvinsiKalimantan Utara
Dasar hukumUU No. 47 Tahun 1999
Hari jadiOktoberย 12, 1999; 26 tahun laluย (1999-10-12)
Ibu kotaNunukan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 21
  • Kelurahan: 8
  • Desa: 232
Pemerintahan
ย โ€ขย BupatiIrwan Sabri
ย โ€ขย Wakil BupatiHermanus
ย โ€ขย Sekretaris DaerahSerfianus
Luas
ย โ€ขย Total14.247,50ย km2 (5,500,99ย sqย mi)
Populasi
ย (31 Desember 2024)[2]
ย โ€ขย Total227.467
ย โ€ขย Kepadatan16/km2 (41/sqย mi)
Demografi
ย โ€ขย Agama
  • 73,75% Islam
  • 0,08% Buddha
  • 0,03% Konghucu
  • 0,02% Hindu[2][3]
ย โ€ขย IPMKenaikan 69,87 (2025)
ย sedangย [4]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode BPS
6504 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0556
Pelat kendaraanKU
Kode Kemendagri65.03 Suntingan nilai di Wikidata
APBD1,6 Triliun (2013)
DAURp 556.086.754.000,00- (2020)
Flora resmiKedayan[5]
Fauna resmiGajah Borneo, Bekantan[5]
Situs webnunukankab.go.id


Kabupaten Nunukan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Nunukan. Kabupaten ini merupakan wilayah paling utara dari Provinsi Kalimantan Utara.[1] Kabupaten yang memiliki luas wilayah 14.247,50ย kmยฒ dan jumlah penduduk sebanyak 227.467 jiwa pada akhir tahun 2024.[2] Kabupaten ini mempunyai motto "Penekindidebaya" yang artinya "Membangun Daerah" yang berasal dari bahasa Tidung.[3]

Pelabuhan Nunukan merupakan pelabuhan lintas dengan kota Tawau, Malaysia. Bagi penduduk kota Nunukan yang hendak pergi ke Tawau diperlukan dokumen PLB (Pas Lintas Batas). Setiap hari rata-rata sekitar 8 unit kapal cepat dengan kapasitas kurang lebih 100 orang mondar-mandir antar Nunukan dengan Tawau, Malaysia.

Geografi

sunting

Batas Wilayah

sunting
Utara Malaysia
Timur Laut Sulawesi
Selatan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung
Barat Malaysia

Sejarah

sunting

Kabupaten Nunukan dibentuk dari hasil pemekaran wilayah Kabupaten Bulungan saat masih berstatus sebagai wilayah Kalimantan Timur pada tahun 1999.[6] Pembentukan kabupaten ini berdasarkan pertimbangan luas wilyah, peningkatan pembangunan, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pemekaran Kabupaten Bulungan di pelopori oleh R.A. Besing yang pada saat itu menjabat sebagai bupati.

Pada tahun 1999, pemerintah pusat memberlakukan otonomi daerah dengan didasari Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Dengan dasar inilah dilakukan pemekaran pada Kabupaten Bulungan menjadi 2 kabupaten baru lainnya, yaitu Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.

Pemekaran Kabupaten ini secara hukum diatur dalam UU Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Barat dan Kota Bontang pada tanggal 4 Oktober 1999. Dengan dasar UU Nomor 47 tahun 1999 tersebut Nunukan resmi menjadi kabupaten dengan 5 wilayah administratif, yakni:

Pada tahun 2003 terjadi tragedi kemanusiaan besar-besaran di Nunukan ketika para pekerja gelap asal Indonesia yang bekerja di Malaysia dideportasi kembali ke Indonesia lewat Nunukan. Sejak tahun 2012, kabupaten ini merupakan bagian dari provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari provinsi Kalimantan Timur.

Pemerintahan

sunting

Kepala daerah

sunting
Kantor Bupati Nunukan

Bupati yang menjabat di kabupaten Nunukan saat ini ialah Irwan Sabri, didampingi wakil bupati Hermanus. Mereka menang pada Pemilihan umum Bupati Nunukan 2024. Presiden Prabowo Subianto melantik mereka pada 20 Februari 2025 di Istana Merdeka Jakarta.[7] Bupati dan wakil bupati sebelumnya dijabat oleh Asmin Laura Hafid dan Hanafiah.[8]

No Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Prd. Wakil Bupati
4 Irwan Sabri 20 Februari 2025 Petahana 7 Hermanus

Dewan Perwakilan

sunting
Gedung DPRD Nunukan

DPRD Nunukan beranggotakan 25 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD Nunukan terdiri dari 1 Ketua dan 2 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik dengan jumlah kursi terbanyak. Anggota DPRD Nunukan yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 11 Agustus 2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Nunukan, Candra Nurendra Adiyana, S.H., di Gedung DPRD Nunukan. Komposisi anggota DPRD Nunukan periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik di mana Partai Hanura merupakan pemilik kursi terbanyak yaitu 7 kursi.[9][10][11]

Kecamatan

sunting

Kabupaten Nunukan terdiri dari 21 kecamatan, 8 kelurahan, dan 232 desa. Pada tahun 2020, jumlah penduduknya mencapai 199.090 jiwa dengan luas wilayah 14.247,50 kmยฒ dan sebaran penduduk 14 jiwa/kmยฒ.[12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nunukan, adalah sebagai berikut:

Kode Kemendagri Kecamatan Jumlah Kelurahan Jumlah Desa Status Daftar Desa/Kelurahan
65.03.05 Krayan 23 Desa
65.03.19 Krayan Barat 25 Desa
65.03.17 Krayan Tengah 11 Desa
65.03.18 Krayan Timur 17 Desa
65.03.07 Krayan Selatan 13 Desa
65.03.04 Lumbis 28 Desa
65.03.20 Lumbis Hulu 10 Desa
65.03.15 Lumbis Ogong 26 Desa
65.03.21 Lumbis Pansiangan 13 Desa
65.03.02 Nunukan 4 1 Desa
Kelurahan
65.03.09 Nunukan Selatan 4 - Kelurahan
65.03.01 Sebatik 4 Desa
65.03.08 Sebatik Barat 4 Desa
65.03.12 Sebatik Tengah 4 Desa
65.03.10 Sebatik Timur 4 Desa
65.03.11 Sebatik Utara 3 Desa
65.03.06 Sebuku 10 Desa
65.03.13 Sei Menggaris 4 Desa
65.03.03 Sembakung 10 Desa
65.03.16 Sembakung Atulai 10 Desa
65.03.14 Tulin Onsoi 12 Desa
TOTAL 8 232

Transportasi

sunting

Pelabuhan Nunukan merupakan pelabuhan lintas dengan kota Tawau, Malaysia. Bagi penduduk kota Nunukan yang hendak pergi ke Tawau diperlukan dokumen PLB (Pas Lintas Batas). Setiap hari rata-rata sekitar 8 unit kapal cepat dengan kapasitas kurang lebih 100 orang mondar-mandir antar Nunukan dengan Tawau, Malaysia.

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Situs Kabupaten Nunukan - Kelurahan dan Desa". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-06. Diakses tanggal 2018-10-06.
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 27 Februari 2025.
  3. ^ a b "Kabupaten Nunukan Dalam Angka 2023". www.nunukankab.bps.go.id. hlm.ย 8, 45, 104โ€“105. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2023-08-20. Diakses tanggal 20 Agustus 2023.
  4. ^ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, 2025". www.kaltara.bps.go.id. Diakses tanggal 6 Maret 2026.
  5. ^ a b Mujayatno, Arief. "Ekspedisi Khatulistiwa Temukan Hewan-Tumbuhan Langka di Nunukan". ANTARA News. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-27. Diakses tanggal 26 Juni 2020.
  6. ^ Presiden Republik Indonesia (4 Oktober 1999). "Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinay, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang" (PDF). peraturan.go.id. Halaman 3 Pasal IIโ€“4. Diakses tanggal 15 Januari 2024.
  7. ^ "Daftar Kepala Daerah Baru di Kalimantan Utara Yang Akan Dilantik Pada 20 Februari 2025". manado.tribunnews.com. Diakses tanggal 27 Februari 2025.
  8. ^ "Besok, Gubernur Kaltara Lantik Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Terpilih". www.niaga.asia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-20. Diakses tanggal 20 Agustus 2023.
  9. ^ Asrin. Sobirin (ed.). "25 Anggota DPRD Nunukan Resmi Dilantik". KORAN KALTARA. Diakses tanggal 18-09-2019.
  10. ^ Yusuf P. (12-08-2019). "Anggota DPRD Nunukan periode 2019 โ€“ 2024 resmi dilantik". MITRA POL. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-26. Diakses tanggal 18-09-2019. ;
  11. ^ Nurrahma Wati (12-08-2019). "Ketua DPRD Nunukanย : Saatnya Sekarang, kembali ke Dua Warna Merah Putih". merposnews.com. Diakses tanggal 18-09-2019. [pranala nonaktif permanen]
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  13. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Nunukan, Nunukan

Nunukan (disingkat: NNK) adalah salah satu kecamatan sekaligus menjadi ibu kota kabupaten di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Sebagian

Irwan Sabri

Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan untuk masa jabatan 2019โ€“2024. Pada Pilbup Nunukan 2024, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Nunukan masa jabatan 2025โ€“2030

Kecelakaan Pesawat Pelita Air di Nunukan 2026

Pesawat Pelita Air di Nunukan 2026 adalah kecelakaan penerbangan yang terjadi pada 19 Februari 2026 di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nunukan

Lambang Kabupaten Nunukan Peta Lokasi Kabupaten Nunukan di Kalimantan Utara Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan

PSN Nunukan

Persatuan Sepakbola Nunukan disingkat PSN adalah klub sepak bola Indonesia yang berasal dari Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Mereka berkompetisi

Sebatik, Nunukan

kecamatan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Kecamatan Sebatik terletak di ujung timur Kabupaten Nunukan, terletak di Pulau Sebatik

Politeknik Negeri Nunukan

Politeknik Negeri Nunukan disingkat PNN adalah perguruan tinggi negeri berbentuk politeknik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Nunukan adalah daerah

Nunukan Selatan, Nunukan Selatan, Nunukan

Nunukan Selatan adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Provinsi Indonesia. (Indonesia) Keputusan