📑 Table of Contents

op-ed (aslinya merupakan singkatan dari "opposite the editorial page", "sampingan laman editorial" meskipun terkadang dianggap merupakan singkatan dari "opinion editorial"/"editorial opini") adalah sebuah potongan prosa tertulis yang biasanya diterbitkan oleh surat kabar atau majalah yang menuangkan opini dari seorang pengarang yang biasanya tak berafiliasi dengan badan editorial dari penerbitan tersebut.[1] Op-ed berbeda dari editorial (potongan opini yang dimajukan oleh para anggota badan editorial) dan surat kepada penulis (potongan opini yang dimajukan oleh pembaca).

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Definition of op-ed". Merriam-Webster Online Dictionary. Diakses tanggal June 29, 2010.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sudrajad Djiwandono

kebijakan publik, terutama di Indonesia, dengan menulis artikel, termasuk op-ed mengenai isu ekonomi terkini, terutama mengenai isu yang melibatkan kebijakan

Raktopamina

"Banned in 160 Nations, Why is Ractopamine in U.S. Pork? (Op-Ed)". Live Science. Expert Voices: Op-Ed & Insights. Bottemiller, Helena (January 25, 2012). "Dispute

Perang Benggala

pada Google Books Steel, Tim (2014-12-19). "The paradise of nations". Op-ed. Dhaka Tribune. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-17. Diakses tanggal

Michael Behe

Times (Op-ed). hlm.ย A25. Diakses tanggal Januari 30, 2014. โ€”โ€” (Agustus 13, 1999). "Teach Evolutionโ€”And Ask Hard Questions". The New York Times (Op-ed). hlm

Komentar

tunggal yang sama memberikan saran, pengamatan, atau komentar lainnya Sebuah op-ed, sebuah artikel opini oleh seorang penulis yang tidak berafiliasi dengan

Fouad Ajami

Wayback Machine. WSJ op-ed by Ajami, April 11, 2007 "A Cold-Blooded Foreign Policy" Diarsipkan 2013-05-14 di Wayback Machine., op-ed by Ajami, Wall Street

Miyuki Sawashiro

Performance (ED) Galaxy Angel Z (2002), Mint Blancmanche, Pint, Theme Song Performance (OP/ED) Pita Ten (2002), Kotarou Higuchi, Theme Song Performance (ED) EX-Driver

Kakawin Nagarakretagama

Prapanjtja op koning Radjasanagara, Hajam Wuruk, van Madjapahit, naar het eenige daarvan bekende handschrift, aangetroffen in de puri te Tjakranagara op Lombok"