Suku Berau
Daerah dengan populasi signifikan
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur: ยฑ 65.000
Bahasa
bahasa Berau ( bve ), bahasa Banjar, bahasa Indonesia
Agama
Islam
Kelompok etnik terkait
Banjar, Kutai, Dayak, Bugis

Etnis Berau (Berau Benua) adalah salah satu etnis di pesisir kabupaten Berau, bagian utara Kalimantan Timur. Kebudayaan Berau berawal sejak berdirinya Kesultanan Berau, seperti kerajaan Islam lainnya di Kalimantan.[1][2]

Lagu bahasa Berau

sunting

Referensi

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kesultanan Berau

Kesultanan Berau adalah sebuah kerajaan yang pernah berdiri di wilayah Kabupaten Berau sekarang ini. Kerajaan ini berdiri pada abad ke-14 dengan raja

Sri Juniarsih Mas

Kabupaten Berau. Setelah menuntaskan periode pertamanya sebagai Bupati Berau, ia kembali mencalonkan diri pada Pilbup Berau 2024 sebagai Bupati Berau masa

Makmur (politikus, lahir 1958)

asal Kabupaten Berau Dalam karier pemerintahan daerah, ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Berau periode 2000โ€“2005 dan Bupati Berau periode 2005-2010

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Berau

Daerah Kabupaten Berau (disingkat DPRD Berau) adalah lembaga legislatif unikameral yang menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

Tanjung Perangat, Sambaliung, Berau

Tanjung Perangat adalah salah satu kampung di kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Dulunya kampung ini bernama Seragan

Bebanir, Sambaliung, Berau

Bebanir merupakan salah satu kampung suku asli orang banua yang ada di kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. (Indonesia)

Museum Batiwakkal

Kabupaten Berau, tapi dahulu bernama Kerajaan Berau. Kerajaan ini berhasil menguasai hampir setengah pulau hingga batas ke Brunei dan Kutai. Kerajaan Berau ini

Kalimantan Timur

6 โฐC di Berau pada Oktober sampai 35,6 โฐC di Berau pada September. Rata-rata suhu terendah adalah 22,1โฐC dan tertinggi 35,1โฐC terjadi di Berau. Selain