Panji Tengkorak
Poster penayangan di bioskop
SutradaraDaryl Wilson
ProduserFrederica
Skenario
  • Agung Prasetiarso
  • Theo Arnoldy
Berdasarkan
Panji Tengkorak
oleh Hans Jaladara
Pemeran
PenyuntingA. Moch. Syarief Hidayat
Perusahaan
produksi
Kumata Studio
DistributorFalcon Pictures
Tanggal rilis
  • 28 Agustus 2025ย (2025-08-28) (Indonesia)
  • 31 Desember 2025ย (2025-12-31) (Netflix)
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Panji Tengkorak adalah film animasi Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Daryl Wilson dari skenario yang ditulis oleh Agung Prasetiarso dan Theo Arnoldy. Film ini diadaptasi dari komik berjudul sama yang berkisah mengenai Panji, seorang prajurit yang menjual jiwanya demi membalaskan dendam kematian istrinya. Para pengisi suara utama film meliputi Denny Sumargo, Donny Damara, Cok Simbara, Aghniny Haque, Tanta Ginting.

Film ini ditayangkan di bioskop Indonesia pada 28 Agustus 2025,[1] dan di Netflix pada 31 Desember 2025.

Plot

sunting

Di daerah selatan, seorang pendekar yang dijuluki โ€œSi Iblis dari Kidulโ€ yang lebih dikenal sebagai Panji Tengkorak menjadi terkenal karena kehebatannya sekaligus kekejamannya yang telah membantai seluruh warga desa nelayan. Dalam sebuah perjalanan, rombongan Lembugiri dihadang oleh kawanan bandit yang dipimpin seorang bandit gunung bernama Kalawereng. Tidak ada seorangpun yang selamat dalam perampokan tersebut, kecuali seseorang bernama Kuwuk.

Di kerajaan Madyantara, saat Panji mengais makanan dari gentong yang terguling, seorang pendekar bernama Bramantya (Teman sekaligus saudara seperguruan Nagamas, guru Panji). Teman seperguruan lain, Lembugiri, mengirimkan pandangan yang memperlihatkan bahwa dia diserang oleh Kalawereng. Dengan informasi mengenai pusaka Adidaya yang dicuri oleh Kalawereng konon sebagai satu-satunya benda yang dapat menghapus kutukan ilmu hitamnya, Panji pun setuju untuk menemani Bramantya mencari Kalawereng.

Saat perjalanan di hutan untuk mencari jejak bandit gunung, Panji dan Bramantya melihat sekelompok bandit yang tengah merampok warga. Panji yang acuh sengaja tidak menolong dengan tujuan mengikuti bandit tersebut ke markas mereka, tetapi kemudian seorang pendekar perempuan bernama Gantari yang merupakan murid Dewi Tari) muncul untuk menghabisi para bandit tersebut. Gantari kemudian berkenalan dengan mereka dan mengajak untuk pergi bersama ke lokasi tempat Lembugiri diserang. Mereka dipandu oleh Kuwuk, satu-satunya dari rombongan Lembugiri yang selamat. Mereka berhasil menemukan lokasi penyerangan tersebut dan kemudian disergap oleh para bandit gunung. Pada saat Kalawereng bertarung dengan Panji, Bramantya berhasil dibuat pingsan oleh dukun Kalawereng, sementara itu Gantari ditendang oleh kakak seperguruannya yang membelot ke dalam jurang. Jatuhnya Gantari mengingatkan Panji akan kematian istrinya, sehingga langsung ikut melompat mengejar Gantari dan menyelamatkannya. Dalam kilas balik, terungkap Panji adalah seorang pemuda desa yang hidup bahagia bersama istrinya, Murni. Namun, hidupnya hancur ketika Murni dibunuh secara keji oleh kawanan penjahat di pulau ular. Dibakar rasa dendam, Panji menjual jiwanya kepada ilmu hitam agar mendapatkan kekuatan tak terkalahkan untuk membalas dendam. Meskipun berhasil menghabisi musuh-musuhnya, ilmu hitam tersebut justru menjadi kutukan. Panji tidak bisa mati dan jiwanya terus terbelenggu oleh kekuatan gelap tersebut. Ia kemudian dikenal sebagai "Panji Tengkorak", pendekar menakutkan yang separuh wajahnya tertutup tengkorak.

Di Candi Wanagetih, markas dari para bandit gunung, terungkap bahwa sang dukun adalah Lembugiri yang sebelumnya telah memalsukan kematiannya. Panji, Gantari dan Kuwuk mendatangi Candi Wanagetih. Panji membuat kebakaran di tenda-tenda para prajurit dan menggiring Kalawereng, Lembugiri dan seluruh pasukan menjauh, sementara Gantari dan Kuwuk membebaskan Bramantya. Pada saat pertarungan, Lembugiri memberikan pandangan kepada Panji bahwa Bramantya adalah orang yang bertanggung jawab atas kehancuran desanya. Semua disebabkan karena perselisihan di masa lalu antara Lembugiri, Nagamas dan Bramantya mengenai pusaka Adidaya. Panji berhasil menusuk Kalawereng, di mana kemudian Lembugiri membunuhnya dan merebut kunci terakhir dari pusaka Adidaya. Lembugiri mengaktifkan pusaka Adidaya dan menjadikannya dewata. Terjadi pertempuran hebat antara Panji, Bramantya, Gantari melawan Lembugiri, di mana kemudian Gantari terbunuh.

Pasukan Lembugiri kemudian menyerang kerajaan Madyantara. Peperangan antara pasukan kerajaan Madyantara melawan pasukan Lembugiri pun tidak terelakkan. Panji dan Bramantya menyusul dan kembali menghadapi Lembugiri. Lembugiri menusuk Panji yang kemudian mengaktifkan kekuatan ilmu hitamnya pada tingkat puncak. Bramantya baru menyadari bahwa selama ini Nagamas mempelajari ilmu hitam bukanlah untuk menguasai pusaka Adidaya, melainkan sebagai ilmu untuk menandingi kesaktiannya sebagai penyeimbang. Panji akhirnya berhasil mengalahkan dan membunuh Lembugiri.

Panji mengenang kematian Gantari dan mengingat kata-katanya agar menggunakan kekuatannya untuk kebaikan. Bramnatya memenuhi janjinya untuk menyerahkan nyawanya kepada Panji, tetapi Panji memutuskan untuk mengampuninya. Di kota, Kuwuk menceritakan kisah Panji Tengkorak kepada masyarakat.

Pengisi suara

sunting

Produksi

sunting

Film ini diadaptasi dari komik tahun 1960-an karya komikus Hans Jadalara.[2] Proses pembuatan film ini dipimpin oleh Daryl Wilson dengan melibatkan sekitar 250 orang dan berlangsung selama tiga tahun.[3][2] Dalam pembuatannya, Daryl tidak membuatnya sama persis seperti versi komiknya dan hanya mengambil DNA karakter dari tokoh utamanya, Panji Tengkorak.[4] Daryl berpendapat salah satu tantangan yang dihadapi adalah memperkenalkan karakter legendaris yang tidak dikenal oleh generasi muda.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ Puspitalova, Angelina Tiara (2025-06-04). "Panji Tengkorak: Plot dan Pengisi Suara". Tempo.
  2. ^ a b Ranawati, Nur Khansa. "Sinopsis Film Panji Tengkorak dan 3 Fakta Menariknya". detikjabar. Diakses tanggal 2026-01-15.
  3. ^ Hayati, Istiqomatul (13 Agustus 2025 | 13.56 WIB). "Panji Tengkorak Digarap 3 Tahun, Libatkan 250 Orang". Tempo. Diakses tanggal 2026-01-15.
  4. ^ a b Venda, Chelsea. "Proses Kreatif Sutradara Daryl Wilson Garap Film Animasi Panji Tengkorak". Hypeabis. Diakses tanggal 2026-01-15.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Panji

Gusti Anglurah Panji Sakti Raden Panji Soejono Berbagai tokoh dalam Lingkup Cerita Panji (Raden Panji Asmarabangun, Panji Kudawanengpati, Panji Semirang, dan

Cerita Panji

Cerita Panji Aksara Jawa: ๊ฆ•๊ฆผ๊ฆซ๊ฆถ๊ฆ ๊ฆฅ๊ฆค๊ง€๊ฆ—๊ฆถ atau Lingkup Cerita Panji merupakan sekumpulan cerita yang berkisar pada, atau memiliki keterkaitan dengan, dua tokoh

Panji Gumilang

Rasyidi Panji Gumilang (lahir 30 Juli 1946) adalah seorang pendidik yang mendirikan Pondok Pesantren Al-Zaytun. Dalam sejumlah terbitan, Panji digambarkan

Panji Saputra

Panji Angga Saputra (lahir 16 September 1981) adalah pemeran Indonesia. Panji menikahi Nathalie Handayani di tahun 2010. Dari pernikahannya ini, ia telah

Panji Surachman Cokroadisuryo

Raden Mas Pandji Soerachman Tjokroadisoerjo (EYD: Panji Surahman Cokroadisuryo) (30 Agustus 1894ย โ€“ย 16 November 1952) adalah insinyur teknik kimia pribumi

Bendera Indonesia

merah dan putih telah digunakan sebagai panji kerajaan, mungkin sejak masa Kerajaan Kediri. Pembuatan panji merah putih pun sudah dimungkinkan dalam

Panji Hitam

adalah salah satu bendera (panji-panji) yang dikibarkan oleh nabi Islam Muhammad menurut tradisi Muslim. Secara historis, Panji Hitam digunakan oleh Abu

Kerajaan Buleleng

tangan Belanda pada tahun 1849. Kerajaan ini dibangun oleh I Gusti Anglurah Panji Sakti dari Wangsa Dalem Sagening dengan cara menyatukan seluruh wilayah-wilayah