Ketenteraman (Pali: passaddhi) adalah suatu faktor mental dalam Buddhisme.[1] Kata kerja terkait dari passaddhi adalah passambhati (untuk menentramkan, menjadi tentram).[2]

Dalam Buddhisme, ketenteraman merujuk pada ketenteraman tubuh, ucapan, pikiran, dan kesadaran dalam perjalanan menuju kecerahan. Sebagai bagian dari faktor mental yang dikembangkan, ketenteraman didahului oleh kegembiraan (pīti) dan mendahului kemanunggalan (ekaggatā).

Ketenteraman diidentifikasi sebagai faktor yang baik dalam konteks berikut ini:

  • Ketenteraman tubuh (kāyapassaddhi) merupakan salah satu dari dua puluh lima faktor mental yang indah dalam tradisi Abhidhamma Theravāda
  • Ketenteraman kesadaran (cittapassaddhi) merupakan salah satu dari dua puluh lima faktor mental yang indah dalam tradisi Abhidhamma Theravāda
  • Tujuh faktor kecerahan (sambojjhaṅga)
  • Penyerapan meditatif (jhānani)
  • Kemunculan Bersebab adiduniawi (lokuttara-paṭiccasamuppāda)

Referensi

sunting
  1. ^ Rhys Davids & Stede (1921-25), hlm. 447, entri untuk "Passaddhi" (diakses 9 Jul 2007).
  2. ^ For instance, Rhys Davids & Stede (1921-25), hlm. 447, entri-entri untuk "Passaddhi" (diakses 9 Juli 2007) dan "Passambhati" (diakses 14 Juli 2007) secara etimologis kedua kata tersebut berasal dari "pa+śrambh." Past participle dari passambhati adalah passaddha dan present participle-nya adalah passambhayaṃ.

Daftar pustaka

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tujuh faktor pencerahan

upaya. Kegembiraan atau kegiuran (pīti; Skt.: prīti). Ketenteraman (passaddhi; Skt.: prashrabdhi) baik tubuh maupun pikiran. Konsentrasi (samādhi) keadaan

Satipaṭṭhāna

ketenangan (samatha) untuk mengembangkan kegembiraan (pīti) dan ketenteraman (passaddhi). Setelah batin menjadi tenang, ia kemudian dapat kembali ke satipaṭṭhāna

Usaha (Buddhisme)

(pelepasan keduniawian) Jalan Mulia Berunsur Delapan Paññā (kebijaksanaan) Passaddhi (ketenangan) Sacca (kebenaran) Sisu (Konsep serupa dalam budaya Finlandia)

Kebenaran (Buddhisme)

Adhiṭṭhāna (tekad yang teguh) Paññā (kebijaksanaan) Dāna (kemurahan hati) Passaddhi (ketenangan) Nekkhamma (pelepasan keduniawian) Upekkhā (keseimbangan)

Kemunculan Bersebab

kegembiraan/kegiuran (pīti) Kegembiraan/kegiuran mengondisikan ketenteraman (passaddhi) Ketenangan mengondisikan kebahagiaan (sukha) Kebahagiaan mengondisikan

Dhammavicaya

empat faktor pencerahan lainnya, yaitu kegiuran (pīti), ketenteraman (passaddhi), penyatuan pikiran (samādhi), dan keseimbangan/ketidakberpihakan batin

Tekad (Buddhisme)

Pāramī (kesempurnaan) Paññā (kebijaksanaan) Sacca (kebenaran) Dāna (derma) Passaddhi (ketenteraman) Nekkhamma (pelepasan keduniawian) Upekkhā (ketenangseimbangan)

Bodhipakkhiyādhammā

Energi/usaha (viriya; vīrya) Kegembiraan/kegiuran (pīti; prīti) Ketenteraman (passaddhi; praśrabdhi) Konsentrasi (samādhi; samādhi) Keseimbangan batin (upekkhā;