Pelepasan moral adalah suatu konsep dalam psikologi sosial dan psikologi pendidikan yang merujuk pada proses meyakinkan diri sendiri bahwa standar etika tidak berlaku untuk diri sendiri dalam konteks tertentu.[1][2] Ini dilakukan dengan memisahkan reaksi moral dari perilaku tidak manusiawi dan menonaktifkan mekanisme menyalahkan diri sendiri.[3] Dengan demikian, pelepasan moral melibatkan proses restrukturisasi kognitif atau pembingkaian kembali perilaku destruktif sebagai sesuatu yang moral secara diterima tanpa mengubah perilaku atau standar moral.[1]


Referensi

sunting
  1. ^ a b Bandura, Albert (1999-08-01). "Moral Disengagement in the Perpetration of Inhumanities". Personality and Social Psychology Review. 3 (3): 193–209. doi:10.1207/s15327957pspr0303_3. ISSN 1088-8683. PMID 15661671.
  2. ^ Moore, Celia (December 2015). "Moral disengagement". Current Opinion in Psychology. 6: 199–204. doi:10.1016/j.copsyc.2015.07.018.
  3. ^ Fiske, Susan T. (2004). Social beings : core motives in social psychology. Hoboken, NJ: J. Wiley. ISBN 978-0471654223.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Etika

Etika adalah kajian filsafati mengenai fenomena moral. Disebut pula filsafat moral, bidang ini menelaah pertanyaan-pertanyaan normatif tentang apa yang

Rae Lil Black

komunitas Muslim global yang memandang perjalanannya sebagai bentuk keberanian moral. Banyak pihak memberikan apresiasi atas upayanya dalam menghapus jejak digital

Kebutaan moral

tentang agensi moral, kegunaannya dan faktor pendorong kebutaan moral. Dalam penelitiannya, Bandura berargumen bahwa pelepasan moral dapat muncul dari

Samatha-vipassanā

nilai-nilai luhur, seperti cinta kasih (mettā), belas kasih (karuṇa), kemoralan (sīla), kedermawanan (cagga), dan lain sebagainya. Samatha umum ditemukan

Legenda Danau Toba

Sarat Pesan Moral". Tirto. Diakses tanggal 12 Februari 2026. Anggi, Mardiana (14 Januari 2025). "Cerita Rakyat Danau Toba dan Pesan Moral yang Dapat Diambil"

Terapi moral

Terapi moral adalah pendekatan terhadap gangguan jiwa yang berdasarkan pada perawatan yang manusiawi yang muncul sejak abad ke-18 yang mulai menyebar

Partai Solidaritas Indonesia

menentukan hidup orang banyak karena pada prinsipnya mereka sudah cacat moral dan cacat integritas. PSI berpandangan korupsi adalah kejahatan luar biasa

Pergaulan bebas

serta interaksi sosial yang cenderung tidak terkendali atau tanpa batasan moral yang jelas. Pergaulan bebas ini dapat terjadi mulai dari berbagai jenjang