Salib Lorraine, yang dipilih oleh Jenderal Charles de Gaulle sebagai simbol Perlawanan[1]

Perlawanan Prancis (Bahasa Prancis: La Résistance) adalah nama yang digunakan untuk menyebut gerakan pada Perang Dunia II yang melawan pendudukan Nazi dan rezim boneka Vichy di Prancis. Kelompok-kelompok perlawanan ini beranggotakan pria dan wanita bersenjata (biasa disebut maquis), penerbit koran dan pembuat film tersembunyi, dan jaringan untuk membantu tentara Sekutu. Perlawanan Prancis bekerja sama dengan agen rahasia dan pasukan khusus Sekutu, khususnya dalam bidang intelijen dan sabotase. Para anggota perlawanan ini berasal dari segala lapisan masyarakat Prancis, termasuk para émigré, akademisi, mahasiswa, aristokrat, penganut Katolik Roma konservatif (termasuk para imam), penganut Protestanisme, penganut agama Yahudi, penganut Islam, kaum liberal, kaum anarkis, komunis, bahkan sampai beberapa fasis.

Perlawanan Prancis memainkan peran penting dalam memfasilitasi laju cepat pasukan Sekutu ke Prancis pada Invasi Normandia tanggal 6 Junia 1944 dan Invasi Provence tanggal 15 Agustus 1944 dengan memberi intelijen militer tentang Tembok Atlantik, penyebaran pasukan, dan urutan tempur pasukan Jerman.

Setelah pendaratan Normandia dan Provence, komponen paramiliter dari Perlawanan Prancis diorganisasi lebih formal kedalam hierarki unit-unit operasional yang dinamakan Pasukan Interior Prancis (Forces françaises de l'Intérieur). FFI diperkirakan mempunyai kekuatan 100,000 prajurit pada tanggal 7 Juni 1944, dan terus meningkat sampai menyentuh angka 400,000 pada bulan Oktober. Walau terkadang bermasalah, tapi FFI sukses membangun kembali kekuatan Prancis dan menjadi kekuatan terbesar ke-4 di Eropa pada Hari Kemenangan 8 Mei 1945.

Bacaan lanjutan

sunting
  • Cobb, Matthew (2009). The Resistance: The French Fight against the Nazis. Simon and Schuster. ISBN 978-1-84737-123-2.
  • Gassend, Jean-Loup (2014). Autopsy of a Battle, the Allied Liberation of the French Riviera. Atglen PA: Schiffer. ISBN 9780764345807.
  • Kedward, Harry R.; Wood, Nancy (1995). The Liberation of France: Image and Event. Oxford: Berg Publishers. ISBN 978-1-85973-087-4.
  • Knight, Frida (1975). The French Resistance, 1940–44. London: Lawrence and Wishart. ISBN 978-0-85315-331-3.
  • Pinaki, Roy (April 2012). Mishra, L. (ed.). "Vagissements A Partir D' un Terrain Occupe". Labyrinth. 3: 26–39. ISSN 0976-0814.
  • Porch, Douglas (1995). The French Secret Services: From the Dreyfus Affair to the Gulf War. ISBN 9780374158538.
  • Rousso, Henry (1991). The Vichy Syndrome: History and Memory in France Since 1944. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press. ISBN 978-0-674-93539-6.
  • Sapiro, Gisèle (2014). The French Writers' War 1940–1953 (PDF). First published 1999, English edition 2014; highly influential study of intellectuals.
  • Schoenbrun, David (1980). Soldiers of the Night, The Story of the French Resistance. New American Library. ISBN 978-0-452-00612-6.
  • Sweets, John F. (1976). The Politics of Resistance in France, 1940–1944: A History of the Mouvements Unis de la Résistance. DeKalb: Northern Illinois University Press. ISBN 978-0-87580-061-5.
  1. ^ Pharand 2001, hlm. 169.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nancy Wake

seorang perawat dan jurnalis Selandia Baru. Ia ikut serta menjadi Pemberontak Prancis dan kemudian Special Operations Executive (SOE) pada Perang Dunia

Marie-Madeleine Fourcade

merupakan seorang pemimpin pemberontak Prancis jaringan Alliance dengan nama kode "Hérisson" ('"Landak") selama Perang Dunia II di Prancis. Alliance merupakan

Noor Inayat Khan

yang dikirim dari Britania Raya ke daerah pendudukan Prancis untuk membantu Pemberontak Prancis. Keberadaan Inayat Khan dilaporkan kepada pasukan Jerman

Sejarah Prancis

Prancis yang satu per satu kemudian mengambil alih kembali daerah kekuasaan Prancis, juga mengkoordinasi gerakan Pemberontak Prancis. Setelah Prancis

Prancis Vichy

suara nasional" yang menyatukan banyak faksi Pemberontak Prancis, GPRF mendirikan kembali Republik Prancis sementara, sehingga memulihkan kontinuitas dengan

Georges Loustaunau-Lacau

1955, merupakan seorang perwira Angkatan Darat Prancis, konspirator antikomunisme, pemberontak Prancis dan politikus. Dia terkenal dalam pertempuran dua

Pemberontak Maastricht

Pemberontak Maastricht (Inggris: Maastricht Rebel) merupakan salah satu faksi di Partai Konservatif Britania Raya di era Pemerintahan Perdana Menteri

Hasan al-Kharrat

seorang pemimpin utama pemberontak Suriah dalam peristiwa pemberontakan besar-besaran rakyat Suriah melawan pemerintah Mandat Prancis. Daerah operasi utama