PERSINAS ASAD
PERSINAS ASAD
Tanggal pendirian30 April 1993
JenisOrganisasi olahraga Indonesia
TujuanMelestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni bela diri pencak silat asal Indonesia
Kantor pusatJalan SPG VII No 17, Lubang Buaya, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
Wilayah layanan
Indonesia
Ketua Umum
Marsma TNI (Purnawirawan) H. Sukur, M.Si. (Han) (2026-2031)

Brigjen TNI (Purn) Ir. H. Agus Susarso, M.Eng. Sc., MM (2005-2026)

H. Zubaidi Umar (1993-2005)
Situs webSitus resmi

Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD adalah Yayasan Perguruan Pencak Silat Nasional yang didirikan pada tanggal 30 April 1993 dengan Akta Nomor 430 Notaris J.L. Waworuntu, untuk waktu yang tidak terbatas.

Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD berasaskan Pancasila dan UUD 1945 dan bermaksud menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-cita, wawasan dan tujuan dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni bela diri pencak silat nasional

Bahwa dengan melestarikan ilmu dan seni bela diri pencak silat, berarti melestarikan budaya bangsa, yang merupakan upaya meningkatkan kualitas mental dan fisik bangsa Indonesia, guna mempercepat terwujudnya Tujuan Nasional, dengan motto “Dengan AMAN, untuk SELAMAT, dengan AMPUH menjadi DAMAI”.

Pendekar Utama

sunting

Pendekar Utama PERSINAS ASAAD yang memiliki 9 aliran diantaranya :

1. H. Abu Amer

H. Abu Amer salah satu pendekar yang memiliki Aliran Silat Garunda Mas Nagan dan adalah dua jenis  aliran Silat yang perkenalkan dan diajarkan oleh H. Abu Amer sejak masa mudanya. Semenjak remaja Abu Amer muda sudah mempelajari berbagai macam aliran pencak Silat, mulai PO (Pencak Organisasi), Tapak Suci versi lama, Nagan, Garuda Mas, dan Silat Paten yang merupakan penggabungan dari Silat Cikaret Cirebonan, Cikampek dan Ponorogo (reog).

2. H. Sulaiman

H. Sulaiman salah satu pendekar yang memiliki Aliran Silat Karawang, yang berjuluk Singa Mogok Silat asal Karawang Jawa Barat ini diperoleh dari proses berguru langsung kepada H. Sulaiman. Tidak banyak diketahui mengenai silsilah ilmu beladiri ini secara lengkap dan jelas. Silat Karawang Singa Mogok terdiri dari 7 jurus utama. Silat Singa mogok ini gabungan dari cimande, cikaret dan cikalong.

3. H. Ahmad Saifulloh

H. Ahmad Saifulloh satu pendekar yang memiliki Aliran Silat Indramayu Kuntau, Silat Indramayu ini pun diperoleh dari proses berguru langsung kepada guru besarnya, yakni H. Ahmad. Silat Indramayu Kuntau memiliki 9 jurus utama. Konon Silat kuntau ini dimiliki oleh Dewi Juntinyuan (saat ini menjadi nama salah satu wilayah didaerah Indramayu) salah satu ksatria Mataram yang mahir dalam berkuda.

4. Dudun Abdullah Toha

Dudun Abdullah Toha (Wakdun) adalah satu-satunya pendekar yang mewarisi Sabandar Kari Madi baik secara kaidah, filosofi dan jurusnya secara lengkap, beliau mendapatkan ilmu ini langsung dari Orang tuanya, aki Oha, seorang tokoh Maenpo Cianjur yang sangat terkenal. Penamaan Maenpo Cikaret adalah mengaju kepada lokasi di mana maenpo ini berkembang, yaitu di Desa Cikaret, Cianjur. Maenpo Kari Cikaret atau yang lebih dikenal dengan sebutan Maenpo Cikaret adalah salah satu aliran Silat yang sudah langka. Langka di sini dalam arti praktisi yang menguasai aliran ini secara lengkap bisa dihitung dengan jari.

Dengan semboyan "Berjiwa Besar Jadi Pendekar, Berbudi Luhur Nasihat Leluhur" menekankan pentingnya memiliki sifat kepemimpinan yang luas dan berbudi luhur dalam menjadi seorang pendekar, serta mendengarkan nasihat dari leluhur sebagai pedoman hidup.

Guru Utama

sunting

Guru Utama PERSINAS ASAD. Mereka adalah: H. Muh. Sayyid Fatchurrohman Al Asaddy (Ketua Dewan Pakar) Agung Sujatmiko (Anggota Dewan Pakar), Ahmad Bachtiar Mukti (Ketua Lembaga Pelatih),Supriyatna (Anggota Lembaga Pelatih), Sulthon Aulia (Anggota Lembaga Pelatih), Poyo Mianto Khomarudin (Anggota Lembaga Pelatih), Antong Samijo (Ketua Departeman Pembibitan dan Pemasalan) dan Yusuf Wibisono.[1][1]

Ditahun 2015 PERSINAS ASAD meluluskan dua orang Guru Madya menjadi Guru Utama yaitu Muhammad Usman, SE (Saat ini menjabat sebagai Anggota Lembaga Pelatih), dan Abdul Hamid, S.Pd. [2]

Sedangkan sembilan Guru Utama resmi dinyatakan lulus sebagai Guru Utama dengan sabuk merah setelah menyelesaikan pendidikan kurikulum PERSINAS ASAD. Kenaikan tingkat ini menjadi momen bersejarah setelah 24 tahun perjalanan mereka sejak mengikuti pelatihan perdana di Pondok Pesantren Gading Mangu, Jombang, Jawa Timur, pada awal tahun 2000. Mereka adalah : Raden Tumenggung Suryadi (Anggota Komisi Disiplin), Abdul Wahid Usman (Anggota Lembaga Wasit Juri), Agus Turino (Anggota Lembaga Wasit Juri), Walijo (Anggota Departeman Pembinaan Pencak Silat Tradisi), H. Indra Indihira Trimasti, S.ST., MT (Anggota Departemen Penelitian dan Pengembangan), Sugito (Anggota Pokja Departemen Promosi dan Pemasaran), Heri Usianto, Bimo Suparno, Edy Suprapto.[3]

Prestasi PERSINAS ASAD

sunting

KEJUARAAN INTERNASIONAL PENCAK SILAT

  1. Belgia Open Championship di Schoten, Belgia pada tanggal 6-7 Mei 2017. Dua medali berhasil dipersembahakan oleh PERSINAS ASAD. Eka Yulianto meraih medali emas dan Amri Rusdana meraih medali perunggu.
  2. Asian Games 2018, Abdul Malik menggenapi kegemilangan Indonesia dengan menyabet emas dari kelas B 50-55 kg putra. sedangkan dan Amri Rusdana meraih medali perunggu pada Rabu (29/8/2018), di Padepokan Pencaksilat TMII, Jakarta.
  3. 8th SEA Pencak Silat Championship 2022 di OCBC Arena Hall 1 5 Stadium Drive Singapore, pada 27 Februari 2022 Pesilat PERSINAS ASAD Hendra Wahyu Hidayat meraih medali perak.
  4. SEA GAMES, HANOI-VIETNAM 2022, dihelat pada 10 hingga 16 Mei 2022 bertempat di Bac Tu Liem Sporting Hall, Hanoi, Vietnam. pesilat PERSINAS ASAD atasnama KHOIRUDIN MUSTAKIM meraih medali perak.
  5. 19TH WORLD PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2022, Melaka-malaysia, 26-31 Juli 2022, Pesilat atasnama Khoirudin Mustakim Kelas A, Klaten – Jawa Tengah meraih prestasi medali emas dan sebagai pesilat terbaik putra. Abdul Malik Kelas B, Bitung – Sulawesi Utara dan Hendra Wahyu Hidayat Kelas J, Samarinda – Kalimantan Timur meraih prestasi medali perunggu.
  6. 20th ASEAN UNIVERSITY GAME 2022, Ubon Ratchatani-Thailand, 24 Juli-07 Agustus 2022, pesilat PERSINAS ASAD atasnama Ausri Bayusro, kelas Open I, DKI Jakarta, meraih prestasi medali emas. Fauzan Isnain, kelas B, DKI Jakarta, meraih prestasi medali perak dan Putra Hidayana, Kelas Open, Palembang – Sumatera Selatan, meraih prestasi medali perunggu.
  7. SEA Games 2023 Kamboja, Khoirudin Mustakim berhasil menyabet Medali Emas di Chroy Changvar International Convention & Exhibition Center, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (7/5/2023).
  8. 8th Asian Pencak Silat Championship 2024, digelar di Bukhara Sports Complex, Uzbekistan, Selasa (15/10/2024). Fiqi Abdillah Lubis dan M. Syafril Asad Habibulloh sukses meraih medali emas.
  9. World Pencak Silat Championship 2024, Fiqi Abdillah Lubis dan M. Syafril Asad Habibulloh sukses meraih medali perak di ajang World Pencak Silat Championship ke-20 Abu Dhabi 2024.
  10. Asian Schools Games 2024, Danang, Vietnam, digelar mulai 31 Mei hingga 9 Juni 2024. pesilat meraih prestasi medali emas Ibnu Faqih Andi Abdillah, Kelas B Sulawesi Utara, sedangkan Ramadhan Arya, Kelas F, Dari Kepulauan Riau, prestasi medali perak.
  11. 1st Nusantara Championship 2025, Fiqi Abdillah Lubis. Ia sukses mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia yang digelar di Singapura, 27 Mei hingga 1 Juni 2025.
  12. 9th Asian Pencak Silat Championship 2025 yang digelar di Vietnam pada 24–31 Juli 2025, Khoirudin Mustaqim sukses mempersembahkan medali perak bagi Indonesia.
  13. South Asia Pencak Silat Championship (APSC) 2025, yang merupakan bagian dari uji coba menuju 33rd SEA Games 2025. Pesilat PERSINAS ASAD, Khoirudin Mustakim, berhasil meraih medali perak, pada 9–16 Oktober 2025 di Hatyai Municipality Council Hall, Songkhla, Thailand.
  14. 14th ASEAN Schools Games (ASG14) 2025, di Brunei Darussalam yang digelar pada 20–29 November 2025. Pesilat PERSINAS ASAD asal Sulawesi Utara, Ibrohim Putra Sultan, menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Ia berhasil meraih medali emas kelas B Putra.
  15. SEA Games 33rd Thailand 2025, di IMPACT Forum Hall 4, Bangkok, Thailand. Khoirudin Mustakim meraih medali perak dan menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Indonesia dan Muhamad Helmi asal Malaysia meraih medali perak. Rabu (17/12/2025).


Kejuaraan Nasional Pencak SIlat

  1. Pekan Olahraga Nasional XVI-2004 (PON XVI-2004) adalah Pekan Olahraga Nasional yang diselenggarakan di Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia dari 2 September hingga 14 September 2004. Pesilat PERSINAS ASAD atasnama Muhammad Usman kelas I meraih medali perak.
  2. Pekan Olahraga Nasional XVII-2008 (PON XVII-2008) adalah Pekan Olahraga Nasional yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia dari 5 hingga 17 Juli 2008. Tiga pesilat PERSINAS ASAD yakni Albim Adi Prasetyo, Achmad Ardiko Maulana, dan Ferdaus Attir Midhi berhasil meraih emas.
  3. Pekan Olahraga Nasional XVIII-2012 diselenggarakan di Pekanbaru, Riau di Sport Center Bangkinang, Kampar, Riau. pada tanggal 11 September - 20 September 2012. Pesilat PERSINAS ASAD atasnama Eka Yulianto asal Jawa Barat, Linggar Uji Nugroho asad Jateng dan Hendro Wahyu Kaltim meraih medali perunggu.
  4. Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, pada tanggal 19 – 24 September 2016, PERSINAS ASAD meraih medali 2 Emas dan 2 Perak. Medali emas diraih Amri Rusdana kelas F (Jatim) dan Eka Yulianto kelas G (Jabar) sedangkan peraih medali perak Hendra Wahyu kelas G (Kaltim) dan Eri Budiono Kelas H (Jabar).
  5. Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX/2021 Papua, Pesilat PERSINAS ASAD Sumbang 5 Emas 1 perak, dan 3 perunggu. Peraih medali emas diantaranya Khoiruddin Mustaqim dari Jawa Tengah, Eka Yulianto dari Jawa Barat, Hendra Wahyu Hidayat dari Kalimantan Timur, Putra Hidayana dari Papua, dan Deryalfi Fathudin, Lutfi Ebyanto kategori ganda putra dari Papua. Sedangkan medali perak didapatkan Ausri Bayusro dari DKI Jakarta dan peraih medali perunggu berhasil diraih Baratha Yudha dari Jawa Tengah, Eri Budiono dari Jawa Barat, dan Deryalfi Fathudin kategori tunggal putra dari Papua.
  6. Pospenas IX 2022, di Solo tanggal 23 – 27 November 2022 PERSINAS ASAD Jawa Barat mewakili Ponpes Sumber Barokah Karawang berhasil memperoleh prestasi emas untuk kategori regu dan kontingen DKI Jakarta mewakili Ponpes Minhajurrosidin meraih prestasi Perak untuk kategori Tunggal.
  7. Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (POSPENAS) IX 2022 yang digelar di Solo pada 23–27 November 2022. pesilat PERSINAS ASAD asal Jawa Barat yang mewakili Pondok Pesantren Sumber Barokah, Karawang, berhasil meraih medali emas pada kategori Regu. kontingen DKI Jakarta yang juga berasal dari PERSINAS ASAD dan mewakili Pondok Pesantren Minhajurrosidin, tampil kuat di kategori Tunggal dan berhasil membawa pulang medali perak.
  8. Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVII 2022 yang berlangsung di Sumatra Barat, Padang, pada Sabtu (26/11/2022). Mustakim asal Jawa Tengah sukses meraih medali emas, disusul Baratayuda juga dari Jawa Tengah yang membawa pulang medali perak. Sementara itu, Akil dari Sulawesi Selatan dan Jaya Abadi dari Jawa Timur masing-masing meraih medali perunggu.
  9. Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Medan, Medali emas diraih oleh Fiqi Abdillah Lubis yang berlaga di kelas C, serta M. Syafril Asad Habibulloh di kelas I. Selain itu, tiga pesilat Persinas ASAD lainnya berhasil menyumbangkan medali perunggu, yaitu Nugie Septiawan Pasaribu (kelas A, Sumatra Utara), Barata Yudha (kelas C, Jawa Tengah), dan M. Alexander (kelas G, Bengkulu).
  10. Kejurnas Remaja Pencak Silat 2025, digelar di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sejak Rabu hingga Sabtu (3–7/9/2025), Abdul Fauzan Nur Adhimma Jawa Tengah meraih prestasi medali emas.
  11. Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025 di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), 22-26 September 2025. Medali Emas disumbangkan oleh Yasir Nur Ikhwanuddin dari Sulawesi Tenggara di kelas under A. Sementara itu, dua medali perak diraih oleh Fahmi Fadli dari DKI Jakarta di kelas E dan Khulafaur Rosidin dari Jawa Timur di kelas H.
  12. Pekan Olahraga Nasional (PON) BELA DIRI 2025, Fahmi Fadli pesilat PERSINAS ASAD dari DKI Jakarta, pada kelas E putra dan Nur Ery Syahrizal Maulana DIY kelas A putra, berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan PON Bela Diri di Kudus 2025.
  13. Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII 2025, Ibrohim Putra Sultan asal Sulawesi Utara meraih medali emas di kategori tanding putra kelas B. Dua medali perak diraih oleh Saffa Dzaky Azaria dari Jawa Tengah di nomor seni tunggal putra dan Ahmad Sobirin dari Kalimantan Selatan di kategori tanding putra kelas F. Sementara itu, tiga pesilat lainnya berhasil menyumbang medali perunggu, yakni Henry Ramadhan (kelas D, Jawa Timur), Nevan Leandro Abdillah (kelas G, Kalimantan Tengah), dan Muhammad Aji Wicaksono (kelas I, Kalimantan Timur). di Gelanggang Remaja Senen, Jakarta Pusat, pada 2–8 November 2025.


Kejuaraan Nasional Pencak Silat (Internal)

  1. Kejurnas Perdana PERSINAS ASAD 8–10 Maret 2004 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta. Prestasi Juara Umum diraih Kontingen Jawa Timur
  2. Kejurnas II PERSINAS ASAD 2007 dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Adhyaksa Dault bersama Gubernur Jawa Timur Imam Utomo di GOR Indah Surabaya, 17 Mei 2007. Prestasi Juara Umum I diraih Kontingen Sulawesi Tengah, Juara Umum II Kontingen Jawa Tengah dan Juara Umum III Kontingen Jawa Timur
  3. Kejurnas III PERSINAS ASAD di Solo, 24 Februari 2010 di GOR Manahan Solo, dibuka oleh Menpora Andi Malarangeng. Juara umum: Pengda Banten.
  4. Kejurnas Remaja IV PERSINAS ASAD di GOR UPI Bandung, 8–12 Mei 2013. Juara umum: Pengprov Jawa Timur.
  5. Pasanggiri dan Kejurnas Remaja V PERSINAS ASAD di Padepokan Pencak Silat PB PERSINAS ASAD, Jakarta, 8–11 Agustus 2017. Juara umum: Pengprov Jawa Timur.
  6. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) TGR Virtual PERSINAS ASAD pada 8 Oktober 2021 di Padepokan PB PERSINAS ASAD. Juara umum: Pengprov Jawa Barat.
  7. Pasanggiri dan Kejurnas PERSINAS ASAD Remaja Tahun 2023 di Jakarta pada 16 Oktober 2023. Juara umum: Pengprov Jawa Barat.
  8. Kejurnas Festival Seni Pencak Silat Tradisi PERSINAS ASAD pada 18 Oktober 2024. Juara umum: Pengprov Jawa Barat.


KEJUARAAN DUNIA FESTIVAL PENCAK SILAT

Festival Beladiri Dunia Chungju World Martial Arts Festival di Chungju Korea Selatan. PERSINAS ASAD meraih prestasi tiga besar peserta terbaik dengan predikat luar biasa (outstanding performance) di Chungju Tangeumdae UN Peace Park dimulai dari 2 Oktober sampai 8 Oktober 2008. Festival diikuti 28 negara yang terdiri dari 51 tim dengan jumlah pendekar sebanyak 1210.[4]

Raih Predikat The Best Performance, Tafisa (The Association for International Sport for All ) World Games 2016 Intrenasional Festifal Pencak silat PERSINAS ASAD tampil dalam katagori festival berkelompok dan meraih predikat “The Best Performance”. Cabang Pencak silat digelar padepokan Pencak silat TMII Jakarta, pada 6-12 Oktober 2016.

PERSINAS ASAD menjadi salah satu perguruan yang dapat mengutus perwakilan pesilat dalam kejuaraan dunia festival pencak silat yang digelar di Denpasar Bali, dan dinobatkan sebagai “The Best Technique”. Sebanyak 42 negara memastikan ikut dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat XVII di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, pada 3-8 Desember 2016.


Kejuaraan Nasional Festival Seni Pencak Silat

Festival Pencak Silat Seni Pagelaran Atraksi Seni Budaya dan Debus Banten yang bertempat di Museum Negeri Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (14/11/2018). PERSINAS ASAD meraih juara sebagai berikut:

  1. Juara terbaik ke-1 kategori berkelompok remaja putra
  2. Berpasangan dewasa putra sebagai terbaik ke-2
  3. Pesilat atas nama Nasvi terbaik ke-4 kategori perorangan putra
  4. Pesilat atas nama Cinta terbaik ke-4 kategori perorangan remaja putri.

Arti Logo PERSINAS ASAD

sunting

Pedang bermata dua : Berarti ilmu dunia dan akhirat yang selalu diasah untuk menjaga ketajamannya;[5]

Pedang Berdiri Tegak : Menembus lngkaran merah putih menunjukan tekad yang kuat untuk memasyarakatkan ilmu seni beladiri PERSINAS ASAD ke mancanegara atau internasional ;[6]

Mata Anak Panah : Menunjukan kecepatan dan ketepatan dalam bertindak;

Rantai Lingkaran Bermata Lima : Rantai lingkaran bermata lima bermakna keanekaragaman suku bangsa yang berasaskan pancasila;

Lingkaran Ada 8 (Delapan) : Lima dalam rantai diatas warna dasar putih, satu lingkaran hitam mengelilingi warna dasar putih, dua lingkaran lagi yang menutup lambang, biji kapas ada 17 butir dan padi ada 45 butir, menunjukkan proklamasi kemerdekaan Negara Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945;

Padi dan Kapas : menunjukkan kesejahteraan;

Lingkaran Hitam : melambangkan satu ikatan persaudaraan yang teguh;

Lingkaran luar warna merah : bermakna fungsi Persinas ASAD sebagai pelindung Ibu Pertiwi Indonesia;

Tulisan PERSINAS ASAD : berarti Perguruan Silat Nasional yang Aman,Selamat, Ampuh dan Damai;

Warna Hitam : Melambangkan keteguhan hati, sabar, tabah, tangguh serta tak pandang bulu;

Warna Kuning : Melambangkan keluhuran budi pekerti dan keagungan jiwa;

Warna Hijau : Melambangkan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan;

Warna Merah dan Putih : Merupakan lambang Bangsa Indonesia;

Warna Merah : Melambangkan keberanian dalam membela kebenaran;

Warna Putih : Melambangkan kesucian hati, ridlo dan tulus ikhlas.

Makna Warna Sabuk Persinas ASAD

sunting
  • Tingkat I / Sabuk Putih / Siswa I
    Warna putih pada sabuk mempunyai makna lembaran putih dan bersih dengan tulus ikhlas, ridho dan suci. Bagi seorang calon pesilat untuk diberikan pengetahuan, ketrampilan dan sikap dasar tentang ilmu beladiri.
  • Tingkat II / Sabuk Hijau / Siswa II
    Warna hijau pada sabuk memberi makna kedamaian hati setalah diberikan pelajaran dasar tentang pengetahuan, ketrampilan dan sikap sehingga memberi keteduhan hati dan bangga dengan ilmu yang dimilikinya.
  • Tingkat III / Sabuk Hijau Strip Kuning / Asisten Muda
    Warna hijau yang memberikan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan serta dipersiapkan untuk menjadi pesilat yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur yang dilambangkan strip kuning pada sabuk.
  • Tingkat IV / Sabuk Kuning / Asisten Madya
    Warna kuning melambangkan keluhuran budi pekerti (akhlaqul karimah) dan keagungan jiwa serta berkualitas, sehingga pesilat makin banyak ilmunya makin berbudi pekerti yang luhur.
  • Tingkat V / Sabuk Kuning Strip Biru / Asisten Utama
    Dengan budi pekerti yang luhur dan keagungan jiwa disertai cita-cita yang luhur, semangat belajar dan tabah dalam menghadapi tantangan yang dilambangkan dengan strip biru pada sabuk.
  • Tingkat VI / Sabuk Biru / Pelatih Muda
    Warna biru melambangkan semangat belajar yang tinggi, dengan percaya diri serta dapat menjaga martabat dan mampu menguasai serta mengendalikan diri walaupun banyak tantangan, rintangan dan halangan.
  • Tingkat VII / Sabuk Biru Strip Coklat / Pelatih Madya
    Dengan semangat dan cita-cita yang tinggi menjadikan percaya diri, selalu menegakkan kebenaran, kejujuran dan menghormati sesama insan.
  • Tingkat VIII / Sabuk Coklat / Pelatih Utama
    Warna coklat tua melambangkan sikap damai, bersahabat, selalu rendah hati dan senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan.
  • Tingkat IX / Sabuk Coklat Bintang Merah 1 / Guru Muda
    Bersikap damai dan bersahabat, ramah dan sopan, senantiasa menegakkan kebenaran.
  • Tingkat X / Sabuk Coklat Bintang Merah 2 / Guru Madya
    Senantiasa mengupayakan perdamaian dan persahabatan dengan sesame. Keramahan dan kesopanan ditingkatkan, dengan keberanian yang tinggi membela kebenaran.
  • Tingkat XI / Sabuk Merah / Guru Utama
    Merah melambangkan keberanian dalam membela kebenaran, berjiwa besar, mawas diri, pemaaf dan mengutamakan kepentingan umum dan dapat menjadi panutan.
  • Tingkat XII / Sabuk Merah Garis Tepi Emas / Guru Besar
    Berjiwa besar sebagai pendekar, bisa meramut dan membina serta sebagai pengayom.

Referensi

sunting
  1. ^ ASAD, PB Persinas. "PB PERSINAS ASAD". asad.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-04-23.
  2. ^ "ASAD - Aman Selamat Ampuh Damai" (dalam bahasa American English). 2025-05-27. Diakses tanggal 2025-05-28.
  3. ^ Promar (2024-10-18). "Sembilan Guru Madya PERSINAS ASAD Naik Tingkat Menjadi Guru Utama - ASAD" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-04-23.
  4. ^ "ASAD - Aman Selamat Ampuh Damai" (dalam bahasa American English). 2025-09-25. Diakses tanggal 2025-09-25.
  5. ^ ASAD, PB Persinas. "PB PERSINAS ASAD". asad.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-04-23.
  6. ^ "ASAD - Aman Selamat Ampuh Damai" (dalam bahasa American English). 2025-05-27. Diakses tanggal 2025-05-28.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar perguruan silat

8 Silat Persinas Asad, perguruan silat yang religius yang telah banyak mencetak pesilat internasional. Sudah banyak atlet-atlet Persinas Asad yang mengikuti

Lembaga Dakwah Islam Indonesia

menyelenggarakan turnamen dan kompetisi, seperti pencak silat melalui Persinas ASAD (Ampuh Sehat Aman Damai) yang merupakan anggota IPSI dan telah berpartisipasi

Ikatan Pencak Silat Indonesia

Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Perguruan Silat Nasional ASAD (Persinas ASAD) Pencak Silat Tenaga Dasar Indonesia TETADA Kalimasada Indonesia

Daftar kunjungan kerja Joko Widodo

Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta

Daftar seni bela diri

Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Perguruan Silat Nasional ASAD (Persinas ASAD) Pencak Silat Tenaga Dasar Indonesia TETADA Kalimasada Indonesia

SMP Negeri 2 Pontianak

- H. Muhammad Saleh S.Pd.,M.Pd 6 Voli - Soedibyo dan Muhammad Jalaludin 7 PMR - Wahyu Kresno 8 PKS - Ibrahim, S.Pd 9 Silat Persinas Asad Rasul Hamidi