Firaun Mesir
Bekas Kerajaan
Pschent yang merupakan gabungan Dashret (Mahkota Merah) dari Mesir Hilir dan Hedjet (Mahkota Putih) dari Mesir Hulu
Gambaran tipikal Fir'aun, umumnya mereka digambarkan mengenakan hiasan kepala "nemes", sebuah jenggot palsu, dan shendyt (semacam sarung)
(gambaran Djoser dari Dinasti ke-3)
Penguasa pertama Raja Narmer atau Raja Menes (berdasarkan tradisi)

(penggunaan pertama kali kata Firaun untuk menyebut Raja dimulai sekitar tahun 1210 SM saat masa kepemimpinan Merneptah pada Dinasti ke-19)

Penguasa terakhir
[2]
Gelar Titulari 5 nama
Kediaman resmi Berbeda-beda tergantung era
Pendirian sekitar 3150 SM
Pembubaran
  • 343 SM
    (Fir'aun pribumi terakhir)[1]
  • 30 SM
    (Fir'aun yunani terakhir)
  • 314 M
    (Kaisar Roma yang terakhir disebut sebagai Fir'aun)[2]

Firaun (bahasa Arab: ูุฑุนูˆู†, /fir'aun/ bahasa Inggris: Pharaoh, /หˆfษ›ษ™roสŠ/; bahasa Mesir: pr ๊œฅ๊œฃ /pษ™rษ™สพล/; bahasa Ibrani: ืคึทึผืจึฐืขึนื”โ€Ž, /pฤƒrสฟล/) adalah sebuah gelar umum yang sekarang digunakan untuk raja-raja Mesir kuno dari Dinasti Pertama (c. 3150 SM) sampai aneksasi terhadap Mesir oleh Kekaisaran Romawi pada 30 SM.[3] Berasal dari kata dalam Bahasa Mesir Kuno berpelafalan pษ™rษ™สพล yang secara literlit bermakna "rumah besar", kata ini di Mesir Kuno aslinya digunakan untuk menyebut Istana Kerajaan. Kata ini baru digunakan untuk menyebut raja-raja Mesir secara metonim semenjak era Kerajaan Baru (dimulai dari Dinasti ke-18, 1539โ€“1292 SM). Dan pada Dinasti ke-22 (sekitar 945โ€“730 SM) kata ini pun diadopsi sebagai julukan kehormatan. Kata "fir'aun" atau "pharaoh" tidak pernah menjadi gelar formal raja-raja Mesir pada masanya. Penggunaan kata "pharaoh" sebagai nama generik untuk semua raja Mesir berasal dari penggunaannya dalam Alkitab Ibrani, yang mana di Al-Qur'an penyebutannya adalah "fir'aun". Dalam dokumen resmi, gelar lengkap raja Mesir terdiri atas lima nama, masing-masing namanya didahului oleh salah satu gelar berikut: Horus, Dua Wanita, Horus Emas, Raja Mesir Hulu dan Hilir, dan Putranya Ra. Nama belakangnya diberikan saat lahir, sedangkan namanya yang lain saat penobatan.[4]

Dalam komunitas Mesir, agama adalah sesuatu yang sentral dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peran Fir'aun ialah sebagai penghubung antara para Tuhan dan manusia. Fir'aun kemudian mewakili Tuhan-Tuhan dalam peran sebagai administrator sipil dan agama. Fir'aun memiliki semua tanah di Mesir, memberlakukan hukum, mengumpulkan pajak, dan membela Mesir dari penjajah sebagai panglima tentara.[5] Secara agama, Fir'aun bertanggung jawab menjaga Maat (m๊œฃ๊œฅt), atau tatanan kosmik, keseimbangan, dan keadilan, dan salah satu bagiannya termasuk pergi berperang jika diperlukan demi membela negara atau menyerang bangsa lain ketika hal itu diyakini akan berkontribusi kepada Maat, seperti memperoleh sumber daya.[6]

Selama hari-hari awal sebelum penyatuan Mesir Hulu dan Mesir Hilir, Deshret atau "Mahkota Merah", merupakan representasi kerajaan Mesir Hilir, sedangkan Hedjet, "Mahkota Putih", dikenakan oleh raja-raja Mesir Hulu. Setelah unifikasi kedua kerajaan menjadi satu Mesir, maka Pschent, kombinasi mahkota merah dan putih menjadi mahkota resmi raja. Seiring waktu diperkenalkanlah hiasan-hiasan kepala baru selama dinasti-dinasti yang berbeda seperti Khat, Nemes, Atef, mahkota Hemhem, dan Khepresh. Terkadang, digambarkan kombinasi dari hiasan kepala atau mahkota ini dipakai bersama-sama.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b Clayton 1995, p. 217. "Although paying lip-service to the old ideas and religion, in varying degrees, pharaonic Egypt had in effect died with the last native pharaoh, Nectanebo II in 343 BC"
  2. ^ a b von Beckerath, Jรผrgen (1999). Handbuch der รคgyptischen Kรถnigsnamen. Verlag Philipp von Zabern. hlm.ย 266โ€“267. ISBNย 978-3422008328.
  3. ^ Clayton, Peter A. Chronicle of the Pharaohs the Reign-by-reign Record of the Rulers and Dynasties of Ancient Egypt. London: Thames & Hudson, 2012. Print.
  4. ^ "pharaoh | Definition, History, & Facts | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-19.
  5. ^ "Pharaoh". AncientEgypt.co.uk. The British Museum. 1999. Diakses tanggal 20 December 2017.
  6. ^ Mark, Joshua (2 September 2009). "Pharaoh - World History Encyclopedia". World History Encyclopedia. Diakses tanggal 20 December 2017.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pharaoh (film)

Pharaoh (bahasa Polandia: Faraoncode: pl is deprecated ) adalah sebuah film Polandia 1966 yang disutradarai oleh Jerzy Kawalerowicz dan diadaptasi dari

Nefertiti

utama) dari Fir'aun/Pharaoh Amenhotep IV (kemudian bergelar Akhenaten), dan merupakan ibu mertua dan mungkin ibu tiri dari Pharaoh Tutankhamun. Ia juga

A Pharaoh to Remember

"A Pharaoh to Remember" adalah episode ketujuh belas dalam musim ketiga dari seri televisi animasi Amerika Serikat Futurama. Episode tersebut awalnya

Anjing pemburu Firaun

pemburu Firaun (bahasa Inggris: Pharaoh Houndcode: en is deprecated ) adalah salah satu ras anjing yang paling tua. Asal Pharaoh Hound berasal dari Mesir Kuno

Khรฉphren Thuram

diketahui (link) "El 'Faraรณn' Khephren continรบa la dinastรญa Thuram" [The 'Pharaoh' Khephren continues the Thuram dynasty]. Sport (dalam bahasa Spanish).

Sailor Moon

Ptilol Daimon (monster mingguan ciptaan Kaolinite dan Witchess 5) Master Pharaoh 90 Mistress 9 (Hotaru di bawah pengaruh kekuatan jahat ayahnya) Dead Moon

Yu-Gi-Oh!

ada di dalam diri Yami Yugi (yang kemudian diketahui adalah Pharaoh tak bernama). Pharaoh berusaha untuk mencari ingatan nya sendiri melalui patung 2

Ankhesenamun

sebagai Ankhesenpaaten, ia merupakan putri ketiga dari enam orang putri Pharaoh Mesir, Akhenaten dan Permaisuri yang Agung Nefertiti, dan menjadi Permaisuri