Pliosen
5.333 ยฑ 0.08 โ€“ 2.58 ยฑ 0.04 Ma
Kronologi
Sistem/
Periode
Seri/
Kala
Masa/
Usia
Penanggalan mutlak (Ma)
Kuarter Pleistosen Gelasium younger
Neogen Pliosen Piacenzium 2.58 3.600
Zankleum 3.600 5.333
Miosen Messinium 5.333 7.246
Tortonium 7.246 11.63
Serravalium 11.63 13.82
Langhium 13.82 15.97
Burdigalium 15.97 20.44
Aquitanium 20.44 23.03
Paleogen Oligosen Chattium older
Subdivisi Periode Neogen
menurut ICS, pada Januari 2017.[1]
Etimologi
Nama resmiFormal
Informasi penggunaan
Benda angkasaBumi
Penggunaan regionalGlobal (ICS)
Skala waktuICS Time Scale
Rentang waktu
Satuan kronologisEpos
Satuan stratigrafikSeri
Jangka waktu resmiFormal
Ambang batas jangka waktu
Bawah
Dasar peristiwa magnetik Thvera (C3n.4n), yang hanya 96 ka (5 siklus presesi) lebih muda dari GSSP
Versi GSSP
Heraclea Minoa section, Heraclea Minoa, Cattolica Eraclea, Sisilia, Italia
Peta37ยฐ23โ€ฒ30โ€ณN 13ยฐ16โ€ฒ50โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ37.3917ยฐN 13.2806ยฐE๏ปฟ / 37.3917; 13.2806
Ratifikasi GSSP
2000[2]
Atas
Versi GSSP
Monte San Nicola Section, Gela, Sisilia, Italia
Peta37ยฐ08โ€ฒ49โ€ณN 14ยฐ12โ€ฒ13โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ37.1469ยฐN 14.2035ยฐE๏ปฟ / 37.1469; 14.2035
Ratifikasi GSSP
2009 (sebagai dasar dari periode Kuarter dan kala Pleistosen)[3]

Pliosen adalah suatu kala dalam skala waktu geologi yang berlangsung 5,332 hingga 1,806 juta tahun yang lalu. Kala ini merupakan kala kedua pada periode Neogen di era Senozoikum. Pliosen berlangsung setelah Miosen dan diikuti oleh kala Pleistosen.

Namanya diberikan oleh Sir Charles Lyell dan berasal dari kata bahasa Yunani ฯ€ฮปฮตแฟ–ฮฟฮฝ (pleion, "lebih") dan ฮบฮฑฮนฮฝฯŒฯ‚ (kainos, "baru") dan kurang lebih berarti "kelanjutan dari sekarang", merujuk pada fauna laut moluska yang relatif modern yang hidup pada zaman ini.

Seperti periode geologi lain yang lebih tua, stratum geologi yang menentukan awal dan akhir teridentifikasi, tetapi waktu pasti awal dan akhir kala ini agak tak pasti. Batas yang menentukan kemunculan Pliosen tidak ditentukan oleh suatu peristiwa tertentu melainkan hanya berupa batas semu antara Miosen yang lebih hangat dan Pliosen yang relatif lebih sejuk. Batas akhir awalnya ditentukan pada awal glasiasi Pleistosen, tetapi belakangan dianggap terlalu lama. Banyak geologis berpendapat bahwa pembagian yang lebih luas antara Paleogen dan Neogen lebih berguna.

Narciso Benรญtez, seorang astronom dari Universitas Johns Hopkins, dan timnya mengajukan teori bahwa suatu supernova mungkin merupakan penyebab kepunahan hewan laut yang menandai batas Pliosen-Pleistosen, dengan menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada lapisan ozon.

Galeri

sunting

Bacaan lanjutan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "ICS Timescale Chart" (PDF). www.stratigraphy.org.
  2. ^ Van Couvering, John; Castradori, Davide; Cita, Maria; Hilgen, Frederik; Rio, Domenico (September 2000). "The base of the Zanclean Stage and of the Pliocene Series" (PDF). Episodes. 23 (3): 179โ€“187. doi:10.18814/epiiugs/2000/v23i3/005.
  3. ^ Gibbard, Philip; Head, Martin (September 2010). "The newly-ratified definition of the Quaternary System/Period and redefinition of the Pleistocene Series/Epoch, and comparison of proposals advanced prior to formal ratification" (PDF). Episodes. 33 (3): 152โ€“158. doi:10.18814/epiiugs/2010/v33i3/002. Diakses tanggal 8 December 2020.

Pranala luar

sunting

Skala waktu geologi: eon dan era
(dalam juta tahun)

PaleoproterozoikumMesoproterozoikum

HadeanArkeanProterozoikumFanerozoikumPrakambriumera (geologi)eon

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Megalodon

"Giant-toothed white sharks and cetacean trophic interaction from the Pliocene Caribbean Paraguanรก Formation". Palรคontologische Zeitschrift. 82 (2): 204โ€“208

Berang-berang

"Enhydriodon dikikae, sp. nov. (Carnivora: Mammalia), a gigantic otter from the Pliocene of Dikika, Lower Awash, Ethiopia". Journal of Vertebrate Paleontology.

Zaman es

Neoproterozoic Snowball Earth". Science. Lisiecki, L. E., & Raymo, M. E. (2005). "A Pliocene-Pleistocene Stack of 57 Globally Distributed Benthic ฮด18O Records". Paleoceanography

Min (tumbuhan)

Zastawniak, Ewa (2003). "The Pliocene flora of Kholmech, south-eastern Belarus and its correlation with other Pliocene floras of Europe". Acta Palaeobotanica

The Croods

Leachman. Film ini mengambil latar waktu pada sebuah zaman prasejarah fiksi Pliocene yang dikenal sebagai The Croodaceous. Yaitu sebuah periode kehidupan makhluk-makhluk

Paus tanduk

jumlahnya kian menyusut. Newton, E. T. (1891). "The vertebrata of the Pliocene deposits of Britain". Memoirs of the Geological Survey, Great Britain.

Unta

C.; Wogelius, Roy A.; Hidy, Alan J.; Buckley, Mike (June 2013). "Mid-Pliocene warm-period deposits in the High Arctic yield insight into camel evolution"

Pteropodidae

PMIDย 33693838. Gunnell, Gregg F.; Manthi, Fredrick K. (April 2018). "Pliocene bats (Chiroptera) from Kanapoi, Turkana Basin, Kenya". Journal of Human