| Jumbo | |
|---|---|
Poster rilis di bioskop | |
| Sutradara | Ryan Adriandhy |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Cerita | Ryan Adriandhy |
| Pemeran | |
| Penata musik | Ofel Obaja |
| Sinematografer | Arnand Pratikto |
| Penyunting | Teguh Raharjo |
Perusahaan produksi | |
| Distributor |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 102 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Pendapatan kotor | ±Rp380 miliar[1][2] |
Jumbo adalah film animasi fantasi petualangan Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi oleh Prince Poetiray, Yusuf Özkan, dan Graciella Abigail. Berkisah tentang Don, seorang anak laki-laki yang berusaha mementaskan sebuah pertunjukan teater dalam sebuah ajang bakat lokal setelah merasa diremehkan oleh teman-temannya.[3] Jumbo tayang perdana di bioskop Indonesia pada 31 Maret 2025.[4] Pada 1 Juni 2025, film ini sempat menjadi film Indonesia dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa sebelum akhirnya dikalahkan oleh Agak Laen: Menyala Pantiku! pada 2 Januari 2026.[5]
Jumbo berhasil mengalahkan Frozen 2 sebagai film animasi dengan pendapatan tertinggi di Indonesia.[6]
Sinopsis
suntingMengisahkan seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun bernama Don. Ia sering diremehkan karena memiliki tubuh yang besar. Don mempunyai sebuah buku dongeng warisan orang tuanya, yang penuh ilustrasi dan cerita ajaib. Buku tersebut bukan hanya kenang-kenangan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pelarian bagi Don dari dunia yang terasa tidak ramah karena kerap diremehkan oleh teman-temannya.[7]
Don berupaya membuktikan kemampuannya dengan mengikuti sebuah pertunjukan bakat, yang mana ia berencana menampilkan sandiwara panggung yang terinspirasi dari buku cerita peninggalan orang tuanya. Namun, seorang temannya mencuri buku tersebut, membuatnya putus asa. Beruntungnya, Don selalu mendapat dukungan dari Oma dan sahabat-sahabatnya, Nurman dan Mae. Di tengah keputusasaan, Don bertemu dengan Meri (bidadari cilik misterius) yang meminta bantuannya untuk menemukan orang tuanya. Ia pun berupaya untuk mendapatkan kembali buku warisannya itu. Pertemuan ini mengawali petualangan penuh keajaiban pun dimulai, mengubah pandangan Don terhadap dirinya sendiri mengajarkan arti persahabatan sejati, keberanian, dan kepercayaan diri dan mempererat tali persahabatan yang baru terbentuk.[8]
Karakter dan pengisi suara
suntingBerikut adalah sejumlah karakter dalam film Jumbo beserta pengisi suaranya.[9]
- Don (Pengisi suara: Prince Poetiray), anak laki-laki yang suka membaca buku dongeng peninggalan ayah dan ibunya. Don sering diejek dengan sebutan 'Jumbo' karena bentuk fisiknya. Ia ingin mementaskan buku dongengnya supaya agar tidak ejek lagi.[10] Ryan Adriandhy selaku sutradara dan penulis film, memilih Prince sebagai pengisi suara karena memiliki penampilan menggemaskan dan kemampuannya dalam bernyanyi.[11]
- Don berusia 4 tahun disuarakan oleh Den Bagus Satrio Sasono.
- Nurman (Pengisi suara: Yusuf Özkan), sahabat Don yang selalu jadi teman terbaik dan siap sedia. Dia menjadi penggembala 3 kambing milik kakeknya yang masing-masing bernama Mbek, Mbeek, dan Mbeeek.[12]
- Maesaroh alias Mae (Pengisi suara: Graciella Abigail), sahabat Don yang tegas serta sering jadi penengah jika Don dan Nurman berbeda pendapat.[13]
- Maria alias Meri (Pengisi suara: Quinn Salman), teman baru Don dari dunia arwah yang lemah lembut, suka membantu, dan selalu menepati janji. Dia merupakan arwah anak kecil yang terpisah dari keluarganya usai ayah dan ibunya diculik. Meri meminta bantuan Don, Nurman, serta Mae untuk menemukan orang tuanya kembali.[14]
- Atta (Pengisi suara: Muhammad Adhiyat), anak laki-laki yang kerap merendahkan Don dan memanggilnya Jumbo. Dia tinggal berdua bersama kakaknya, Acil.
- Ibu Don (Pengisi suara: Bunga Citra Lestari), orang tua Don yang telah meninggal dunia sejak Don kecil. Dia bersama suaminya membuat buku dongeng untuk anak mereka.[15]
- Ayah Don (Pengisi suara: Ariel "Noah"), orang tua Don yang telah meninggal dunia sejak Don kecil. Dia bersama istrinya membuat buku dongeng untuk anak mereka.[16]
- Oma Don (Pengisi suara: Ratna Riantiarno), nenek Don yang merawat Don selepas kepergian ayah dan ibunya.
- Acil (Pengisi suara: Angga Yunanda), kakak Atta yang bekerja memperbaiki alat elektronik. Dia hanya tinggal berdua bersama adiknya dan menggunakan tongkat karena kaki kirinya sakit.[17]
- Ibu Meri (Pengisi suara: Cinta Laura Kiehl), arwah orang tua Meri yang diculik oleh pemburu hantu. Ibu Meri bisa berbahasa Indonesia dan Jerman.[18]
- Ayah Meri (Pengisi suara: Ariyo Wahab), arwah orang tua Meri yang diculik oleh pemburu hantu.
- Pak Rusli (Pengisi suara: Kiki Narendra), kepala desa tempat Don dan kawan-kawan tinggal.[19]
- Panitia Datar (Pengisi suara: Aci Resti), seorang panitia Festival Kampung Seruni yang minim ekspresi dan bersuara datar.[20]
- Panitia Panik (Pengisi suara: Rachel Amanda), seorang panitia Festival Kampung Seruni yang sering panik dan heboh.[21]
- Mandor (Pengisi suara: Ismail Basbeth)
- Penelepon Misterius (Pengisi suara: Ryan Adriandhy)
- Mbek (Pengisi suara: Angga Dwimas Sasongko, tidak dikreditkan), seekor kambing milik Nurman yang berukuran kecil.[22]
- Mbeek (Pengisi suara: Chicco Jerikho, tidak dikreditkan), seekor kambing milik Nurman yang berwarna cokelat dan berambut putih.[23]
- Mbeeek (Pengisi suara: Ganindra Bimo, tidak dikreditkan), seekor kambing milik Nurman yang memiliki poni berwarna biru kehijauan.[24]
Produksi
suntingJumbo diproduksi oleh Visinema Studios bekerja sama dengan Springboard Entertainment dan Anami Films.
Produksi Jumbo dimulai pada April 2020.[25] Visinema Pictures mengumumkan bahwa produksi film telah dimulai pada September 2021.[26] Karya ini disutradarai oleh komedian sekaligus animator Ryan Adriandhy, dan diproduksi bersama 200 kreator selama 5 tahun.[27] Pada November 2021, Visinema Pictures merilis tampilan pertama film ini.[28] Pada September 2022, penyanyi Ariel diumumkan akan mengisi suara ayah Don.[29] Film ini diproyeksikan untuk rilis pada tahun 2023.[30] Sebuah cuplikan eksklusif Jumbo diputar di Festival Film Asia Jogja-NETPAC ke-19 pada 4 Desember 2024.[9] Keseluruhan proses produksi film Jumbo melibatkan berbagai pihak, meliputi:[31]
- Pengembangan visual:
- Caravan Studio, berbasis di Jakarta Barat, DKI Jakarta.[32]
- Pemodelan oleh:
- Animasi
- Dipadira Studio, berbasis di Sleman, DI Yogyakarta.[37]
- Leomotions, berbasis di Malang, Jawa Timur.[38]
- Ayena Studio (PT Ayena Mandiri Sinema), berbasis di Kota Cimahi, Jawa Barat.[39]
- Motion Circus Animation, berbasis di Kota Depok, Jawa Barat.[40]
- HawQ Studio, berbasis di Jakarta Selatan, DKI Jakarta.[41]
- Aras Design and Motion, berbasis di Kota Tangerang Selatan, Banten.[42]
- Efek visual
- Pencahayaaan dan pengomposisian
- Lumosworks
- Motion Egg
- Rekacitra
- Metadigi (PT Meta Semesta Digital), berbasis di Kota Cimahi, Jawa Barat.[45]
- Efek suara dan pascaproduksi
- Takarir
- Mocha Chai Laboratories, berbasis di Singapura.
Penayangan dan penerimaan
suntingJumbo tayang perdana di bioskop Indonesia pada 31 Maret 2025. Film ini berhasil memperoleh satu juta penonton pada hari ke-tujuh penayangan sehingga menjadikannya film Indonesia terlaris pada tahun 2025 sekaligus film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa.[48] Selanjutnya, film ini sukses meraih lebih dari dua juta penonton pada hari ke-11 dan tembus empat juta penonton pada hari ke-15.[49][50] Jumbo menjadi film animasi produksi Asia Tenggara dengan pendapatan tertinggi, lebih dari $8 juta, mengalahkan film tahun 2022, Mechamato Movie produksi Malaysia.[51] Pada hari ke-19 penayangan, Jumbo berhasil melampaui jumlah penonton Frozen 2 sekaligus menjadi film animasi terlaris di Indonesia sepanjang masa.[52]
Film ini berhasil melampaui KKN di Desa Penari sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa setelah meraih lebih dari 10,08 juta penonton.[53] Berkat kesuksesannya, film yang disutradarai Ryan Adriandhy ini ditayangkan juga di beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Rusia, Ukraina, negara-negara Baltik dan Asia Tengah pada Juni 2025.[54] Jumbo dapat ditonton melalui Netflix mulai 25 Desember 2025.[55] Pada 18 Februari 2026, film ini kembali tayang di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi distribusi di Asia Timur. Penayangan tersebut menandai langkah penting bagi animasi Indonesia dalam menembus pasar perfilman Korea Selatan.[56]
Lagu tema
sunting| No. | Judul | Penampil | Pencipta | Durasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | "Kumpul Bocah" | Maliq & D'Essentials | Dodo Zakaria | 4:15 |
| 2 | "Selalu Ada di Nadimu" | Prince Poetiray & Quinn Salman | Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa & Anindyo Baskoro | 2:54 |
| 3 | Bunga Citra Lestari | 4:41 | ||
| 4 | Dengar Hatimu | Prince Poetiray & Quinn Salman | Ifa Fachir & Simhala Avadana | 2:54 |
Kritik
suntingAdegan hantu berkomunikasi melalui radio
suntingFilm ini telah memicu perdebatan di kalangan orang tua dan kritikus film, terutama terkait dengan adegan yang dianggap kurang sesuai untuk anak. Salah satu aspek yang menuai kritik adalah adanya adegan komunikasi dengan hantu melalui radio, yang menurut sebagian orang tua dapat membingungkan anak dan mendorong mereka untuk memercayai hal-hal yang tidak realistis. Beberapa orang tua merasa bahwa film ini tidak sepenuhnya cocok untuk anak di bawah usia enam tahun karena elemen fantasi yang dianggap terlalu ekstrem. Mereka berpendapat bahwa anak pada usia tersebut masih dalam tahap perkembangan kognitif yang membuat mereka sulit membedakan antara realitas dan imajinasi. Mereka khawatir bahwa adegan seperti komunikasi dengan hantu dapat memengaruhi cara berpikir anak dan menimbulkan pertanyaan yang sulit dijawab oleh orang tua.[57]
Penghargaan dan nominasi
sunting| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | Festival Film Bandung | Film Indonesia Terpuji | Jumbo | Nominasi | [58][59] |
| Sutradara Terpuji Film Indonesia | Ryan Adriandhy | ||||
| Penulis Skenario Terpuji Film Indonesia | Ryan Adriandhy & Widya Arifianti | Menang | |||
| Penghargaan Khusus Film Animasi Inspiratif | Jumbo | Penerima | |||
| Cinemags Awards | Sutradara Terfavorit | Ryan Adriandhy | Nominasi | ||
| Pendatang Baru Terfavorit | Quinn Salman | ||||
| Prince Poetiray | |||||
| Anugerah Musik Indonesia | Album Film Scoring Terbaik | Jumbo: Music from the Motion Picture | Menang | ||
| Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik | "Kumpul Bocah" oleh Maliq & D'Essentials | Nominasi | |||
| "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray & Quinn Salman | Menang | ||||
| Karya Produksi Terbaik-Terbaik | "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray &Quinn Salman | Nominasi | |||
| Pendatang Baru Terbaik-Terbaik | "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray | Menang | |||
| Duo/Grup Pop Terbaik | "Kumpul Bocah" oleh Maliq & D'Essentials | Nominasi | |||
| Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik | "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray & Quinn Salman | Menang | |||
| Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik | Ifa Fachir & Simhala Avadana ("Dengar Hatimu") | Nominasi | |||
| Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya & Ilman Ibrahim Isa ("Selalu Ada Di Nadimu") | Menang | ||||
| Penata Lagu Anak-Anak Terbaik | Ifa Fachir ("Dengar Hatimu") | Nominasi | |||
| laleilmanino ("Selalu Ada di Nadimu") | |||||
| Karya Produksi Kolaborasi Terbaik | "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray & Quinn Salman | ||||
| Produser Rekaman Terbaik | laleilmanino ("Selalu Ada di Nadimu") | ||||
| Festival Film Indonesia | Film Cerita Panjang Terbaik | Jumbo | |||
| Sutradara Terbaik | Ryan Adriandhy | ||||
| Pencipta Lagu Tema Terbaik | Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa - Laleilmanino("Selalu Ada Di Nadimu") | ||||
| Ifa Fachir dan Simhala Avadana ("Dengar Hatimu") | |||||
| Penata Musik Terbaik | Ofel Obaja | ||||
| Film Animasi Panjang Terbaik | Jumbo | Menang | |||
| Penulis Skenario Asli Terbaik | Ryan Adriandhy & Widya Arifianti | Nominasi | |||
| Film Pilihan Penonton | Jumbo | ||||
| Film Terlaris (Piala Antemas) | Penerima | ||||
| Indonesian Movie Actors Awards | Film Terfavorit | Nominasi | |||
| Indonesian Music Awards | Song of the Year | "Selalu Ada di Nadimu" oleh Prince Poetiray & Quinn Salman | |||
| Collaboration of the Year | |||||
| Tiktok Awards Indonesia | Entertainment Show of the Year | Jumbo | Menang |
Referensi
sunting- ^ "Jumbo Ditonton Lebih dari 5 Juta Penonton, Ryan Adriandhy: Terima Kasih Buzzer". Tempo.co. 20 April 2025. Diakses tanggal 21 April 2025.
- ^ "Amid 'Jumbo' success, can Indonesia become an animation powerhouse?". South China Morning Post (dalam bahasa Inggris). 19 April 2025. Diakses tanggal 2 Juni 2025.
- ^ Hapsari, Hendrati (19 Desember 2024). "Film Animasi JUMBO Hadirkan Nilai Keluarga dan Keberanian". Bahtera Jateng. Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ Santoso, Elisa Willy. "Animasi Jumbo tayang lebaran 2025". RRI. Diakses tanggal 13 Februari 2025.
- ^ "Sah, Jumbo Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa". CNN Indonesia. 1 June 2025. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ^ "Film Jumbo 5 Juta Penonton, Resmi Kalahkan Frozen 2 Sebagai Animasi Terlaris di Indonesia!". Liputan6.com. 19 April 2025. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ^ "Sinopsis Film Jumbo, film animasi Indonesia". Diakses tanggal 13 April 2025.
- ^ "Sinopsis Film Jumbo". Diakses tanggal 11 April 2025.
- ^ a b Zaakiyah, Raina (8 Desember 2024). "Sinopsis Film Animasi Jumbo, Debut Ariel NOAH Jadi Pengisi Suara". IDN Times. Diakses tanggal 1 Februari 2025.
- ^ Riandi, Ady Prawira; Setiawan, Tri Susanto (28 Februari 2025). "Berkenalan dengan Prince Poetiray, Pemeran Don dalam Film Jumbo". kompas.com. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ "Profil Prince Poetiray: Sosok di Balik Suara Gemas Don Dalam Film Jumbo". narasi.tv. 4 April 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "YUSUF OZKAN JADI PENGISI SUARA NURMAN DI FILM JUMBO!". YouTube - Visinema Pictures. 4 April 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "GRACIELLA ABIGAIL JADI PENGISI SUARA FILM JUMBO!". YouTube - Visinema Pictures. 7 April 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "Potret dan Profil Quinn Salman, Pengisi Suara Meri dalam Film Animasi Jumbo". kapanlagi.com. 26 Maret 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ Jasmine, Adinda (13 Februari 2025). "BCL Isi Suara Film Jumbo, Kenang Kebiasaan Mendongeng untuk Noah". tempo.co. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ "Meski Kesulitan, Ariel NOAH Ketagihan Isi Suara Film Jumbo". cnnindonesia.com. 17 Maret 2025. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ Mustika Sari, DN (9 Maret 2025). "Terlahir Jadi Anak Bungsu, Angga Yunanda Kesulitan Jadi Kakak di Film JUMBO". kumparan.com. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ "Cinta Laura gunakan bahasa Jerman pada film "Jumbo"". antaranews.com. 13 Maret 2025. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ Matatula, Imanuel R (14 Maret 2025). "Kiki Narendra Baru Tahu Serunya Jadi Pengisi Suara Film Animasi". medcom.id. Diakses tanggal 1 April 2025.
- ^ "ACI RESTI SUARANYA SUPER DATAR?". YouTube - Visinema Pictures. 21 Maret 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "RACHEL AMANDA JADI PANITIA PANIK DI FILM JUMBO "UDAH SETARA PIXAR"". YouTube - Agak Laen Official. 31 Maret 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "3 Pengisi Suara Kambing di Film Jumbo, Gak Nyangka Banget!". idntimes.com. 4 April 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "Chicco Jerikho Ternyata Jadi Pengisi Suara Kambing di Film Animasi 'Jumbo'! Ini Faktanya". pikiran.rakyat.com. 6 April 2025. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ Sabandar, Switzy (4 April 2025). "Siapa Sangka, 3 Sosok Besar Ini Jadi Pengisi Suara Kambing di Film JUMBO". liputan6.com. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ Riandi, Ady Prawira (7 Oktober 2023). Maharani, Dian (ed.). "Proses Produksi Hampir Berjalan 4 Tahun, Film Animasi Jumbo Akan Rilis Trailer Baru". Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ Usmanda, Yuni (27 September 2021). "Visinema Resmi Garap Film Animasi Terbaru yang Berjudul Jumbo". Kincir. Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ "Fakta di Balik Pembuatan Animasi Jumbo". 12 Februari 2025. Diakses tanggal 16 Maret 2025.
- ^ Novirdayani, Liza (9 November 2021). "First Look Film Jumbo, Animasi Panjang Debut Ryan Adriandhy". Kincir. Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ "Terungkap, Ariel Noah Debut jadi Pengisi Suara Ayah Don di Film Animasi Jumbo Garapan Ryan Adriandhy". Tribun Network. 1 September 2022. Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ "Film Animasi Jumbo Ditargetkan Tayang 2023". CNN Indonesia. 21 April 2022. Diakses tanggal 22 Desember 2024.
- ^ Asosiasi Industri Animasi Indonesia (7 April 2025) "Selamat! Film Animasi Jumbo Tembus Satu Juta Penonton Selama Tujuh Hari Penayangan"
- ^ Caravan Studio "About Caravan"
- ^ Glints "Atomic Tune Studio - Company Details"
- ^ Lokerjogja "ELHA Studio - 3D Artist"
- ^ Uqi Studios "Info"
- ^ PT Afterlab Persisten Kreasi Indonesia "Afterlab - Motion Picture Artisan"
- ^ Dipadira Studios "Introduction : A Story About Us"
- ^ Leomotions "About Us"
- ^ Ayena Studio "About Us : Who Are We"
- ^ Motion Circus Animation "Home"
- ^ HawQ Studio (2022) "Our Story"
- ^ Aras "Our Story"
- ^ Mulyan Nuarsa "Tampar Production"
- ^ Bryan, Christian (2022) "Peranan VFX Artist pada Sebuah Film Panjang Netflix dalam Studio Mattebox Visualworks". MBKM thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
- ^ Metadigi "Who are we"
- ^ Jagakarya Studio "A space to enhance your story to the next level"
- ^ Movel Audio Post "Beautify Your Sound"
- ^ "Rekor Film Jumbo, Tembus 1 Juta Penonton dalam 7 Hari". CNN Indonesia. Diakses tanggal 8 April 2025.
- ^ "Film Jumbo Tembus 2 Juta Penonton". Republika.co. 12 April 2025. Diakses tanggal 12 April 2025.
- ^ "Jumbo Resmi Tembus 4 Juta Penonton". CNN Indonesia. 16 April 2025. Diakses tanggal 17 April 2025.
- ^ Merican, Sara (15 April 2025). "Indonesia's 'Jumbo' Becomes Southeast Asia's Top-Grossing Animation". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 19 April 2025.
- ^ "Film Animasi dengan Penonton Terbanyak yang Rilis di Indonesia: Jumbo Ambil Alih Frozen II". Radar Banten. 19 April 2025. Diakses tanggal 19 April 2025.
- ^ "Sah, Jumbo Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa". CNN Indonesia. 1 Juni 2025. Diakses tanggal 1 Juni 2025.
- ^ "Film Animasi Jumbo Tayang di 17 Negara". Antara News. Diakses tanggal 13 Februari 2025.
- ^ "Film Jumbo Tayang di Netflix 25 Desember 2025, Libur Akhir Tahun Makin Seru!". Kompas TV. 26 November 2025.
- ^ "Karya Anak Bangsa Mendunia! Film Animasi 'Jumbo' Siap Menyapa Penonton di Korea Selatan - Radar Bromo". Radar Bromo. Diakses tanggal 11 Februari 2026.
- ^ Kediri, Redaksi Radar. "Film Jumbo dapat Kritikan dan Tuai Kontra dari Beberapa Orang Tua, Kok Bisa? - Radar Kediri". Film Jumbo dapat Kritikan dan Tuai Kontra dari Beberapa Orang Tua, Kok Bisa? - Radar Kediri. Diakses tanggal 2025-04-25.
- ^ Sukmawati, Rheina (15 September 2025). "Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Bandung 2025, Ada Aqeela Calista hingga Devano Mahendra". Tribun Jabar. Diakses tanggal 15 September 2025.
- ^ "Sore: Istri dari Masa Depan, Film Terpuji di Festival Film Bandung". Tempo.co. 1 November 2025. Diakses tanggal 1 November 2025.
Pranala luar
sunting- Jumbo di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Jumbo di Letterboxd