JEC Eye Hospitals and Clinics (JEC)
Geografi
LokasiDKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Indonesia
Organisasi
PendanaanSwasta
JenisRumah Sakit Mata dan Klinik Utama Mata
AfiliasiSwasta
PatronDr. Darwan M. Purba, SpM(K), DR. Dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K), Prof. Dr. Tjahjono Darminto Gondowiardjo, SpM(K)., Ph.D
Jaringan5 rumah sakit dan 11 klinik
Pelayanan
Unit Gawat Darurat
Ya
  • Rumah Sakit JEC @ Menteng
  • JEC @ Kedoya
  • JEC Primasana @ Tanjung Priok
  • JEC Candi @ Semarang
  • JEC Orbita @ Makassar
Sejarah
Dibuka1984
Pranala luar
Situs webhttps://jec.co.id/

JEC Eye Hospitals and Clinics (JEC) adalah salah satu grup pelayanan kesehatan mata paling berpengalaman di Indonesia yang kerap menjadi pionir dalam menerapkan inovasi dan teknologi oftalmologi termodern di Asia Tenggara. Selain memusatkan pada perawatan klinis, JEC menyediakan program pelatihan intensif bagi residen mata, dokter mata, perawat mahir mata, dan praktisi oftalmik. Program pelatihan antara lain mencakup beasiswa Fellowship bagi peserta pendidikan dokter spesialis mata dari universitas yang telah terafiliasi.[1]

Sejarah

sunting

JEC didirikan oleh dokter spesialis mata bernama Darwan M. Purba, Istiantoro, Djoko Sarwono, dan Bondan Hariono pada 1 Februari 1984. Awalnya JEC berbentuk klinik dengan nama Klinik Mata Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Tujuan pendirian klinik mata adalah untuk menurunkan angka kebutaan yang tinggi di Indonesia. Pada 1 Februari 1993, Klinik Mata Jakarta berubah menjadi Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center dan seluruh pelayanan pindah ke Gedung di Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 46, Menteng, Jakarta Pusat. Rumah sakit Mata JEC bertumbuh semakin besar dan melebarkan sayap pelayanan ke kota-kota lain dengan membangun cabang baru atau berkolaborasi dengan klinik mata setempat. Sejalan dengan berubahnya JEC dari rumah sakit tunggal menjadi grup layanan mata, manajemen memutuskan untuk mengubah nama rumah sakit ini JEC Eye Hospitals and Clinics (JEC) sejak 2018.

Pada tahun 2005, Darwan M. Purba menggagas pembentukan asosiasi rumah sakit mata di kawasan Asia Tenggara sebagai forum untuk saling belajar dan berbagi tentang praktik-praktik terbaik dan tantangan dalam industri perawatan mata. Gagasan ini terwujud di tahun yang sama dengan kelahiran ASEAN Association of Eye Hospitals (AAEH) yang dibidani JEC bersama empat rumah sakit mata dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. AAEH menggelar pertemuan setiap tahun untuk membahas berbagai perkembangan terbaru dalam bidang oftalmologi dan saling mendukung satu sama lain dalam meningkatkan pelayanan kepada pasien.

JEC menjadi rumah sakit mata pertama dari Indonesia yang diterima sebagai anggota World Association of Eye Hospitals (WAEH) pada tahun 2010. Beberapa tahun kemudian, JEC menjadi anggota penuh dan salah satu dokternya, yaitu Tjahjono D. Gondhowiardjo, masuk dalam jajaran Anggota Dewan organisasi tersebut.

Layanan

sunting

Rumah Sakit Mata JEC memberikan pelayanan dalam beberapa bidang, termasuk layanan katarak (fakoemulsifikasi, FLACS) dan bedah katarak (ReLEx SMILE PRO, ReLEx SMILE, LASIK), Lensa dan Bedah Refraktif, layanan glaukoma, Layanan Retina, Layanan Okuloplasti dan Rekonstruksi Orbita, Layanan Mata Anak(Pediatrik) dan Mata Juling, Layanan Lensa Kontak, Layanan Infeksi dan Imunologi, Layanan Neuro-Oftalmologi, Layanan Mata Kering, Layanan Trauma Oftalmik, Eye Check, Teleoftalmologi, Thyroid Eye Center.

Fasilitas kesehatan

sunting
Jakarta Eye Center @ Kedoya.

JEC memiliki dan mengoperasikan Rumah Sakit Khusus Mata dan Klinik Utama Khusus Mata. Saat ini JEC telah memiliki 5 rumah sakit dan 11 klinik yang seluruhnya terakreditasi paripurna.

Rumah Sakit Mata terdiri atas beberapa cabang, yakni:

  • JEC @ Menteng
  • JEC @ Kedoya[2]
  • JEC Primasana @ Tanjung Priok
  • JEC Candi @ Semarang
  • JEC Orbita @ Makassar,[3][4]

Sedangkan Klinik Mata JEC terdiri atas:

  • JEC @ Tambora
  • JEC @ Cibubur
  • JEC @ Cinere
  • JEC @ Bekasi[5]
  • JEC Anwari @ Purwokerto[6]
  • Candi Eye Center Semarang[7]
  • JEC Java @ Surabaya
  • JEC Java @ Pasuruan[8][9]
  • JEC Bali @ Denpasar[10]
  • JEC Orbita @ Makassar
  • JEC Orbita @ Kendari[11][12]

Fasilitas kesehatan JEC yang melayani BPJS Kesehatan adalah Rumah Sakit JEC @ Tanjung Priok dan klinik JEC di Jabodetabek serta luar Jabodetabek.

Penunjukan Kementerian Kesehatan

sunting

Pada 27 Desember 2023, Menteri Kesehatan mengirimkan surat kepada 10 rumah sakit termasuk JEC yang meminta komitmen untuk menjadi Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSP-PU). Selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/Menkes/302/2025 tanggal 24 Maret 2025, Rumah Sakit JEC @ Kedoya ditetapkan sebagai wahana Rumah Sakit Pendidikan bagi calon dokter spesiali mata.[13][14]

Sejak tahun 1998, JEC telah menyelenggarakan JEC Academy yang telah diikuti lebih dari 190 dokter dan 170 perawat dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan dari mancanegara.[15] Pengalaman tersebut tentu saja menjadi fondasi yang kuat bagi JEC menjalankan perannya sebagai RSP-PU sebagaimana yang diamanahkan pemerintah.

World-Class Eye Healthcare

sunting

Layanan berstandar internasional merupakan ciri khas yang melekat pada JEC. Layanan tersebut dengan mengintegrasikan teknologi mutakhir, tenaga medis berpengalaman, serta pendekatan perawatan yang berfokus pada keselamatan dan kenyamanan pasien guna memberikan hasil klinis yang optimal. Wujud nyata dan pengauan tersebut semakin kokoh ketika JEC menjadi salah satu group usaha di bidang kesehatan yang dipercaya ikut serta membangun fasilitas kesehatan di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan (KEKK) di Sanur Bali. Peletakan batu pertama pendirian fasilitas kesehatan mata JEC di KEKK Sanur dihadiri Gubernur Bali, I Wayan Koster, pada 14 Februari 2026.[16] Kehadiran JEC di KEK Sanur merupakan suatu langkah strategis dalam memperkokoh peran Indonesia sebagai international health and wellness destination. JEC Bali @ Sanur mulai 2027 mendatang akan menyediakan layanan komprehensif di bidang kesehatan mata seperti FLACS dengan semi-robotic cataract surgery, SMILE PRO, LASIK, Implantable Collamer Lens (ICL), layanan glaukoma, vitreo-retina, Myopia Control Center, hingga Dry Eye Center.[17]

Akreditasi

sunting

Seluruh rumah sakit JEC telah tersertifikasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan instrumen penilaian Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Di samping itu, RS Mata JEC@Kedoya [18] menjadi rumah sakit mata pertama di Indonesia yang terakreditasi oleh Joint Commission International (JCI) tiga periode beruntun, yaitu pada tahun 2014, 2017, dan 2020.[19]

Untuk aktivitas manajemen, JEC pada level korporat juga mengikuti standar ISO 90001: 2015. Tujuan sertifikasi ini adalah untuk mengatur sistem manajemen mutu di JEC, serta menjamin bahwa layanan yang dihasilkan JEC sudah memenuhi standar yang diberlakukan di dunia. Hal ini tentu saja menunjukkan keseriusan dan komitmen JEC dalam memberikan layanan terbaik kepada Pasien. [20]

Program pelatihan dan kegiatan ilmiah

sunting

JEC berafiliasi dengan sejumlah universitas terkemuka dalam melaksanakan program pelatihan dan kegiatan ilmiah. Universitas tersebut antara lain termasuk Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Hasanuddin Makassar, dan Universitas Andalas Padang.

Program pelatihan mencakup Fellowship, International Observership, Pelatihan Perawat Mahir Mata, dan pelatihan untuk praktisi oftalmik lainnya, termasuk terapis low vision, refraksionis optisien/optometris, dan okularis (pembuat mata palsu). Program Fellowship terselenggara pertama kali pada tahun 1987, dan hingga kini telah menelurkan ratusan alumni yang mengabdi di seluruh nusantara.

Peserta Fellowship dan International Observership JEC dapat memilih bidang subspesialisasi yang tersedia JEC, yaitu Cataract and Refractive Surgery Service yang meliputi pelatihan bedah katarak, koreksi refraksi dan prosedur transplantasi kornea Penetrating Keratoplasty dan Lamellar Keratoplasty, Vitreoretinal Service dengan pelatihan terpusat di RS Mata JEC-Primasana@Tanjung Priok yang merupakan rujukan bedah retina, Glaucoma Service, Oculoplastic & Reconstruction Service, Paediatric Ophthalmology and Strabismus Service, Contact Lens Service, Dry Eyes Service, Neuro-Ophthalmology Service, Ophthalmic Trauma Service, dan Diabetic Service. Pelatihan pada area subspesialisasi diperkuat oleh unit pendukung layanan yang mencakup Low Vision Therapy, Prosthetic Eye & Rehabilitation, Eye Check (kunjungan skrining mata bagi komunitas), dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang berperan penting dalam menangani pasien trauma.

Selain program pelatihan, JEC menggelar kegiatan ilmiah dengan melibatkan pembicara nasional dan internasional. Ragam kegiatan ilmiah meliputi JEC Series (JECS), JEC Webinar Series, dan JEC International Meeting (JECIM).

Lions Eye Bank Jakarta

sunting

JEC bekerja sama dengan lembaga nirlaba Lions Club Indonesia/Yayasan Lions Mengabdi Indonesia membentuk Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) untuk menyiapkan kornea donor bagi para pasien yang membutuhkannya. Berlokasi di JEC@Kedoya lantai 3 dan 4, lembaga nirlaba ini diresmikan oleh Presiden Lions Club Internasional periode 2017-2018 Naresh Aggarwal pada 30 November 2017. LEBJ bersama JEC melakukan edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat tentang donasi kornea.

Beberapa kontributor LEBJ antara lain:

  • Yayasan Lions Mengabdi Indonesia
  • Indonesian Society of Cataract and Refractive Surgery (INASCRS)
  • Santen Pharmaceutical Asia Pte., Co., Ltd.
  • Zeiss Indonesia
  • PT Kalbe Farma Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
  • PT Pondok Indah Padang Golf Tbk
  • PT Cendo Pharmaceutical Industries
  • PT Katamata
  • PT Afina Sinar Cemerlang
  • CC Litawa Widjaya
  • Lasma Donna Marlina dan Poltak Hotradero.
  • Sharita Siregar dan Johan Hutauruk
  • Sidomuncul

Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) merupakan Bank Mata pertama dan satu-satunya yang memperoleh Sertifikat Standar dari Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha bank mata. LEBJ menyelenggarakan pusat layanan donasi kornea di unit-unit JEC di Indenesia berupa Eye Donation Center (EDC).[21]

Teleoftalmologi

sunting

JEC meluncurkan JEC@Cloud pada 27 April 2020 sebagai layanan teleoftalmologi pertama di Indonesia untuk memudahkan pasien berkonsultasi secara daring di masa pandemi COVID-19. Terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik yang menjaga kerahasiaan seluruh data pasien sesuai etika kedokteran, JEC@Cloud menjadi telemedicine yang memenuhi aspek medikolegal.

Telemedicine sendiri telah menjadi kewajiban penyedia layanan kesehatan dalam upaya mengurangi risiko penyebaran pandemi COVID-19, terutama sejak terbitnya Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.02.01/Menkes/303/2020.[22]

Program lainnya

sunting

Setiap tahun, JEC menyelenggarakan bedah katarak gratis dengan nama "Bakti Katarak", dengan dukungan berbagai perusahaan, filantrofis, dan komunitas. Ribuan penerima bantuan telah menjalani bedah untuk memulihkan penglihatan mereka. Kegiatan bedah gratis dapat terlaksana rumah sakit dan klinik JEC atau lokasi lainnya yang dipilih oleh mitra kegiatan. Mitra Bakti Katarak antara lain mencakup:

Selain itu juga diselenggarakan JEC Charity Golf Tournament, yakni kegiatan pengumpulan dana untuk Lion Eye Bank Jakarta (LEBJ).

JEC bekerja sama dengan Gerakan MataHati untuk melaksanakan kegiatan bedah katarak gratis selama lebih dari satu dekade. Gerakan Matahati didirikan oleh sosok filantropis Pandji Wisaksana pada tahun 2008.

Referensi

sunting
  1. ^ Journey to Greater Good. Jakarta. 2016. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "Menkes Resmikan Jakarta Eye Centre @ Kedoya". Sehat Negeriku. 2013-02-02. Diakses tanggal 2025-05-05.
  3. ^ "JEC Resmikan Rumah Sakit Mata di Makassar". swa.co.id. Diakses tanggal 2025-05-04.
  4. ^ Home; Terkini; News, Top; Terpopuler; Nusantara; Nasional; Hukum; Politik; Daerah (2024-02-03). "Wali Kota Makassar meresmikan RS Mata JEC-Orbita pertama di KTI". Antara News Makassar. Diakses tanggal 2025-05-04.
  5. ^ "Diresmikan, Klinik Mata JEC@ Bekasi Fasilitas Ruang Bedah Bertaraf Internasional". inijabar.com. Diakses tanggal 2025-05-04.
  6. ^ "JEC Anwari di Purwokerto Luncurkan Layanan Vitreoretina". swa.co.id. Diakses tanggal 2025-05-04.
  7. ^ "JEC Umumkan Kerjasama dengan Klinik Candi Eye Center Semarang". pressrelease.id. Diakses tanggal 2025-05-04.
  8. ^ RM.ID. "4 Dekade Berkiprah, JEC Resmikan 3 Cabang RS Mata Baru Tahun Ini". https://rm.id/. Diakses tanggal 2025-05-04.
  9. ^ antaranews.com (2024-01-20). "JEC buka klinik mata di Pasuruan, tawarkan perawatan menyeluruh". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-04.
  10. ^ Pratono, Didik Dwi. "JEC-Bali @ Denpasar Mudahkan Akses Yankes Mata Tanpa Keluar Pulau - Radar Bali". JEC-Bali @ Denpasar Mudahkan Akses Yankes Mata Tanpa Keluar Pulau - Radar Bali. Diakses tanggal 2025-05-04.
  11. ^ heeryl (2024-11-30). "JEC-Orbita @ Kendari Mudahkan Masyarakat untuk Mengakses Layanan Kesehatan Mata Terlengkap dan Berstandar Internasional". KENDARIPOS. Diakses tanggal 2025-05-04.
  12. ^ Agency, ANTARA News (2024-11-30). "Layanan operasi mata standar internasional, JEC Orbita hadir di Kendari". Antara News Sultra. Diakses tanggal 2025-05-04.
  13. ^ Liputan6.com (2024-02-03). "40 Tahun JEC Eye Hospitals & Clinics, Komitmen Tingkatkan Penglihatan dan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-05-05. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  14. ^ "RSPPU Jadi Fungsi Tempat Pendidikan Kedokteran Baik Tingkat Dasar Maupun Spesialis, Kemenkes Akan Perluas Jejaring". Diakses tanggal 2025-05-04.
  15. ^ "Indonesia Masih Butuh Ribuan Dokter Spesialis Mata". berandasehat.id. 2024-02-02. Diakses tanggal 2025-05-05.
  16. ^ Irwan, Ahmad Firizqi. "Koster Lakukan Groundbreaking RS Mata Internasional JEC Bali di Sanur". detikbali. Diakses tanggal 2026-02-20.
  17. ^ gayahidup.rri.co.id https://gayahidup.rri.co.id/jakarta/kesehatan/2184682/perkuat-bali-sebagai-destinasi-wisata-kesehatan-dunia. Diakses tanggal 2026-03-24.
  18. ^ Eyesight Volume II โ€œMenkes RI Resmikan JEC@Kedoyaโ€. Jakarta. 2013. hlm.ย 8. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  19. ^ acandra (ed.). "RS Mata Indonesia Dapat Pengakuan Dunia". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-12-17.
  20. ^ "Tujuan ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu" (dalam bahasa American English). 2023-06-05. Diakses tanggal 2025-05-05.
  21. ^ "Berita | Lions Eye Bank Jakarta". jec.co.id. Diakses tanggal 2026-02-20.
  22. ^ "surat_edaran_menteri_kesehatan_nomor_hk_02_01_menkes_303_2020_tahun_2020" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-04-14.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Primetime Emmy Award

(Non-Prosthetic) Outstanding Makeup for a Multi-Camera Series or a Special (Non-Prosthetic) Outstanding Makeup for a Miniseries or Movie (Non-Prosthetic)

Kofaktor (biokimia)

bioanorganik Teknik kofaktor Hasim, Onn (2010). Coenzyme, Cofactor and Prosthetic Group - Ambiguous Biochemical Jargon. Kuala Lumpur: Biochemical Education

The Big Bang Theory

bahasa Inggris) Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "n", tapi tidak ditemukan tanda <references group="n"/> yang berkaitan

Soul Surfer (film)

Alana melakukannya. Program televisi Inside Edition menawarkan lengan prosthetic buatan yang tampak asli dan dapat ditekuk, dengan ganti wawancara. Namun

Dabigatran

(dabigatran etexilate mesylate) should not be used in patients with mechanical prosthetic heart valves". FDA.gov. US: Food and Drug Administration. Diarsipkan dari

Neodimium

April 2003). "Testing the cytotoxicity of metal alloys used as magnetic prosthetic devices". Journal of Materials Science: Materials in Medicine (dalam bahasa

Nimrod (album)

"Reject" 2:05 15. "Take Back" 1:09 16. "King for a Day" 3:13 17. "Good Riddance (Time of Your Life)" 2:34 18. "Prosthetic Head" 3:38 Durasi total: 49:09

Interview with the Vampire (seri televisi)

McAndrews, Mary Beth (10 February 2025). "UK & Ireland Horror Critics Group Announces 2025 Golden Claw Award Nominees". Dread Central. Diakses tanggal