Isaäc Dignus Fransen van de Putte
Perdana Menteri Belanda
Masa jabatan
1866 – 1866
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Isaäc Dignus Fransen van de Putte (22 Maret 1822 – 3 Maret 1902) ialah seorang politikus liberal penting di Belanda pada paruh terakhir abad ke-19.

Fransen van de Putte memulai karier di bidang angkatan laut dan menjabat sebagai administratur perkebunan gula di Panji, Situbondo, Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Ia kemudian menjadi anggota parlemen, dan pada tahun 1863 ia diangkat sebagai Menteri Jajahan. Selama masa jabatan pertamanya, ia mulai menghapuskan Tanam Paksa yang dibenci kaum liberal.

Namun, ia terlibat konflik dengan Johan Rudolf Thorbecke atas masalah hukum kriminal pada tahun 1866. Pada saat itu, ia membentuk Kabinet Fransen van de Putte yang dengan cepat dapat dijatuhkan oleh Thorbecke.

Pada tahun 1872, Fransen van de Putte ikut membentuk kabinet bersama Gerrit Abrahamszoon de Vries, yang pada masa inilah Perang Aceh Pertama meletus.

Ia tidak berhasil menjadi perdana menteri di tengah konflik antara Raja Willem III dengan putra sulungnya Willem.

Kemudian, Fransen van de Putte kembali memainkan sejumlah peran penting sebagai anggota Eerste Kamer.

Didahului oleh:
Gerardus Henri Betz
Menteri Jajahan
1863-1866
Diteruskan oleh:
Pieter Mijer
Didahului oleh:
Johan Rudolf Thorbecke
Ketua Dewan Menteri
1866
Diteruskan oleh:
Julius Philip Jacob Adriaan van Zuylen van Nijevelt
Didahului oleh:
Pieter Philip van Bosse
Menteri Jajahan
1872-1874
Diteruskan oleh:
Willem van Goltstein van Oldenaller
Didahului oleh:
Lodewijk Gerard Brocx
Menteri Angkatan Laut
1873-1874
Diteruskan oleh:
Willem Frederik van Erp Taalman Kip


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Staatsspoorwegen

141, atas permohonan dari penerus P.P. van Bosse yaitu Fransen van der Putte dan Baron van Goldstein, maka pemerintah resmi turun tangan membangun jalur

Instagram

Faelens, Lien; Hoorelbeke, Kristof; Cambier, Ruben; van Put, Jill; Van de Putte, Eowyn; De Raedt, Rudi; Koster, Ernst H. W. (Agustus 2021). "The relationship

Konflik Aceh–Belanda

Isaäc Dignus Fransen van de Putte, politisi Belanda yang sempat menjadi Perdana Menteri dan Menteri Urusan Jajahan; Van de Putte tampaknya turut terlibat

Conrad Theodor van Deventer

decentralisatie-plannen 1902. Een bemiddelingsvoorstel, I.D. Fransen van de Putte, ter nagedachtenis, Indië en de democratie, Parlementaire kroniek, Aanteekeningen

John Ricus Couperus (1816-1902)

wet van den Minister De Waal, en hare toepassing volgens Fransen van de Putte, ter vierschare gebragt voor de Eerste Kamer der Staten-Generaal. 's-Gravenhage

Departemen Pendidikan, Ibadah, dan Industri Kerajinan

berawal dari keinginan Menteri Urusan Tanah Jajahan, I.D. Fransen van de Putte, yang ingin memajukan pendidikan di Hindia Belanda secara sistematis. Menurutnya

Etika

Motives, and Reasons, § 7. Freedom and Responsibility McNamara & Van De Putte 2022, Lead section, § 1.2 The Traditional Scheme and the Modal Analogies

Sejarah Nusantara (1800–1942)

Belanda. Tanaman tembakau diperkenalkan di Sumatera Utara. Fransen van de Putte, seorang bekas pemilik perkebunan di Jawa dan penentang sistem tanam paksa