Relatif atau nisbi berasal dari kata berbahasa Latin yaitu relativus yang artinya berhubungan dengan.[1] Sesuatu disebut relatif, sejauh ia dihubungkan dengan sesuatu yang lainnya atau sepanjang ia menjadi pembawa hubungan. Jika dilihat secara konseptual, relatif merupakan apa yang tidak dapat didefinisikan tanpa acuan pada sesuatu hal lainnya. Jika dipahamai dari sudut keberadaan, relatif adalah 1) apa yang memiliki eksistensi hanya dengan acuan pada sesuatu lainnya semisal aksiden dan 2) sesuatu yang ada, yang eksistensinya merupakan dasar hubungan nyata dengan yang lain atau segala eksitensi yang terbatas. Jika dilihat dari kesahihannya, relatif adalah apa yang berguna secara bersyarat. Namun sering kali relatif mempunyai arti yang sama dengan subyektif dan berkaitan dengan sebuah subjek. Dalam pandangan ini, syarat diabaikan dan yang korelatif ialah apa yang berada dalam suatu hubungan timbal balik dengan sesuatu lainnya.

Rujukan

sunting
  1. ^ Lorens Bagus (1996). Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia. hlm. 948-949.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bumi

luar berupa fluida yang menciptakan medan magnet, dan lapisan tebal yang relatif padat di bagian mantel. Bumi berinteraksi secara gravitasi dengan objek

Kelembapan relatif

Kelembapan relatif adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah uap air yang terkandung di dalam campuran air-udara dalam fase gas. Kelembapan

Kayu lapis

Indonesia. Lapisan atau venir yang mengkomposisi sebuah kayu lapis harus relatif tipis, bila tidak maka kayu lapis cenderung mudah menyusut atau terdistorsi

Sumatera Utara

persyaratan infrastruktur yang relatif lebih lengkap daripada wilayah lainnya. Wilayah pesisir timur juga merupakan wilayah yang relatif padat konsentrasi penduduknya

Perabotan

movable, yang artinya bisa bergerak. Pada zaman dahulu meja kursi dan lemari relatif mudah digerakkan dari batu besar, tembok, dan atap. Sedangkan kata "furnitur"

Massa jenis relatif

Massa jenis relatif atau rapat jenis adalah rasio massa jenis (massa satu satuan volume) suatu zat terhadap massa jenis bahan referensi tertentu. Rapat

Aksara Jawa

dari muatan lokal, meskipun penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari relatif terbatas. Aksara Jawa adalah sistem tulisan abugida yang terdiri dari sekitar

Cut Nyak Dhien

Meulaboh bersama pasukan kecilnya. Usia Cut Nyak Dien yang saat itu sudah relatif tua serta kondisi tubuh yang digrogoti berbagai penyakit seperti encok