Salman Rushdie

Rushdie di Warsawa, Polandia, 3 Oktober 2006
Rushdie di Warsawa, Polandia, 3 Oktober 2006
Nama asli
सलमान रुश्दी
سلمان رشدی
Lahir19 Juni 1947 (umur 78)
Mumbai, India
PekerjaanPenulis, Profesor
Kebangsaan
Genre
Salman Rushdie, 3 Oktober 2006
Salman Rushdie, 3 Oktober 2006

Salman Rushdie (lahir 19 Juni 1947) adalah pengarang sejumlah buku berkebangsaan Inggris yang lahir di India.[2] Ia merupakan seorang sastrawan penting di akhir abad ke-20 yang terkenal akan gaya tulisannya yang merupakan campuran unik antara sejarah dan realisme magis. Sebanyak 13 bukunya telah memenangkan sejumlah penghargaan, termasuk Booker Prize untuk Midnight's Children pada 1981 dan Booker of Bookers untuk novelnya pada tahun 1993.

Pasca merilis salah satu buku novelnya di tahun 1988, yakni The Satanic Verses yang merupakan adaptasi dari riwayat Islam mengenai bagaimana Muhammad pernah membatalkan ayat-ayat yang sebelumnya disampaikannya ke rakyat Quraisy dengan berdalih bahwa ayat-ayat tersebut rupanya berasal dari setan, bukan dari Tuhan,[3][4][5] atau ini dikenal juga sebagai peristiwa Gharaniq, Salman Rushdie pun mendapat kecaman keras dari dunia muslim. Berbagai otoritas muslim pun menyerukan supaya Salman Rushdie dibunuh, salah satunya ialah Ayatollah Khomeni (pemimpin Iran). Meskipun Rushdie dalam beberapa puluh tahun terakhir masih selamat dari serangan terror, hal yang sama beruntungnya tidak dialami oleh beberapa penerbit dan penerjemah bukunya ini ke bahasa lain, salah satunya adalah penerjemah bukunya ke bahasa Jepang, Hitoshi Igarashi, yang ditemukan tewas dengan luka tusuk, dengan tersangka pelakunya adalah seorang warga negara Bangladesh. Sepuluh hari sebelumnya penerjemah bukunya ke bahasa Italia, Ettoro Capriola mengalami cedera serius setelah ditusuk berkali-kali di rumahnya di Milan pada tanggal 3 Juli 1991.[6] Penerbit bukunya di Norwegia, William Nygaard mengalami luka serius setelah ditembak 3 kali. Pembakaran hotel di Turki yang menargetkan penerjemah bukunya ke bahasa Turki yakni Aziz Nesin yang menewaskan 37 orang, Nesin berhasil selamat dari serangan tersebut,[7] dan lain-lain.

Pada tahun 1983, Rushdie terpilih menjadi anggota Royal Society of Literature, yang merupakan organisasi sastra senior Inggris. Ia diangkat pula menjadi Commandeur de l'Ordre des Arts et des Lettres of France pada Januari 1999. Pada Juni 2007, Ratu Elizabeth II memberinya gelar kebangsawanan atas jasanya di bidang sastra. Pada tahun 2008, The Times menempatkannya di urutan ke-13 dalam daftar 50 penulis Inggris terbesar sejak 1945.

Sejak tahun 2000, Rushdie telah tinggal di Amerika Serikat. Ia dinobatkan sebagai Distinguished Writer in Residence di Arthur L. Carter Journalism Institute of New York University pada tahun 2015. Ia sempat pula mengajar di Universitas Emory. Dia terpilih ke dalam American Academy of Arts and Letters. Pada 2012, ia menerbitkan Joseph Anton: A Memoir, sebuah kisah hidupnya setelah kontroversi atas bukunya, The Satanic Verses.

Pada 12 Agustus 2022, Rushdie ditikam oleh seorang pria di saat dirinya akan memberikan pidato dalam suatu acara di Chautauqua, New York.[8]

Publikasi buku

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Tuttle, Kate (14 September 2017). "Salman Rushdie on the opulent realism of his new novel, 'The Golden House'". Los Angeles Times. Diakses tanggal 19 September 2017.
  2. ^ "'That the world that you knew, and that in a way made you – that world vanishes. I don't think I'm alone in that,' says Salman Rushdie". 2 August 2019.
  3. ^ "Karya-Karya ath-Thabari yang Fenomenal". Republika Online. 2017-11-05. Diakses tanggal 2021-08-18.
  4. ^ "Di Balik Nama Tafsir Al-Jalalain, Kitab Tafsir Terpopuler". Republika Online. 2021-01-11. Diakses tanggal 2021-08-18.
  5. ^ al-Tabari. The History of al-Tabari [Ta’rikh al-rusul wa’l-muluk], vol. VI. hlm. 108. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-18. Diakses tanggal 2022-04-25.
  6. ^ Helm, Leslie (13 July 1991). "Translator of 'Satanic Verses' Slain". Los Angeles Times. Diakses tanggal 11 February 2013.
  7. ^ Freedom of Expression after the “Cartoon Wars” By Arch Puddington, Freedom House, 2006
  8. ^ Gelles, David; Root, Jay; Harris, Elizabeth (12 August 2022). "Live Updates: Salman Rushdie Is Stabbed During Speech in Western New York". The New York Times. Diakses tanggal 12 August 2022.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Penikaman Salman Rushdie

2022, seorang pria menikam novelis Inggris-Amerika kelahiran India, Salman Rushdie, beberapa kali saat hendak memberikan kuliah umum di Chautauqua Institution

The Satanic Verses

The Satanic Verses adalah novel keempat karya penulis Inggris-India, Salman Rushdie. Pertama kali diterbitkan pada bulan September 1988, buku ini terinspirasi

Midnight's Children (film)

adaptasi film Kanada-Inggris 2012 dari novel dengan nama yang sama karya Salman Rushdie pada 1981. Film tersebut dibintangi oleh Satya Bhabha, Shriya Saran

Islamofobia

adalah usaha untuk membungkam kritik terhadap Islam. Novelis ternama, Salman Rushdie dan sejumlah koleganya menandatangani sebuah manifesto berjudul "Bersama

Britania Raya

penulis British kelahiran asing baru-baru ini; Kazuo Ishiguro dan Sir Salman Rushdie. Berbagai genre musik populer di Britania Raya, mulai dari musik tradisional

Joseph Anton: A Memoir

Memoir adalah sebuah buku autobiografi karya penulis India Britania, Salman Rushdie. Buku tersebut dipublikasikan pada September 2012 oleh Random House

Anak-anak Gebelawi

bahwa seandainya Mahfouz telah dihukum karena menulis novel ini, maka Salman Rushdie tentunya tidak akan berani menerbitkan novelnya. Para ekstrimis Islam

Yusuf Islam

melontarkan pernyataan mendukung fatwa yang dikeluarkan menentang penulis Salman Rushdie, dan pada tahun 2004 namanya kembali dibicarakan lagi setelah ia ditolak