Kim Young-sam
๊น€์˜์‚ผ
้‡‘ๆณณไธ‰
Potret resmi, 1993
Presiden Korea Selatan ke-7
Masa jabatan
25 Februari 1993ย โ€“ 24 Februari 1998
Perdana MenteriHwang In-sung
Lee Hoi-chang
Lee Yung-dug
Lee Hong-koo
Lee Soo-sung
Goh Kun
Sebelum
Pendahulu
Roh Tae-woo
Pengganti
Kim Dae-jung
Sebelum
Anggota Majelis Nasional
Masa jabatan
30 Mei 1992ย โ€“ 13 Oktober 1992
Daerah pemilihanPerwakilan berimbang
Masa jabatan
30 Mei 1988ย โ€“ 29 Mei 1992
Daerah pemilihanSeo (Busan)
Masa jabatan
29 Juli 1960ย โ€“ 4 Oktober 1979 (dikeluarkan)
Daerah pemilihanSeo (Busan)
Masa jabatan
31 Mei 1954ย โ€“ 30 Mei 1958
Daerah pemilihanGeoje (Gyeongsang Selatan)
Informasi pribadi
Lahir(1929-01-14)14 Januari 1929
Kyะพฬ„sai, Kyะพฬ„sai-tล, Keishะพฬ„nan-dะพฬ„, Chะพฬ„sen
Meninggal22 November 2015(2015-11-22) (umurย 86)
Seoul, Korea Selatan
MakamPemakaman Nasional Seoul, Seoul
Partai politikIndependen
Afiliasi politik
lainnya
ND (1967-1980)
NKDP (1985-1987)
Demokrat Reunifikasi (1987-1990)
Liberal Demokrat-Korea Baru (1990-1997)
Suami/istri
โ€‹
(m.ย 1951)โ€‹
AnakKim Hye-young (putri, 1952)
Kim Hye-jeong (putri, 1954)
Kim Eun-chul (putra, 1956)
Kim Hyun-chul (putra, 1959)
Kim Sang-man (putra, 1959)
Kim Hye-sook (putri, 1961)
AlmamaterUniversitas Nasional Seoul (B.A.)
AgamaPresbiterianisme (GAPCK)
Tanda tangan
Karier militer
Pihakย Korea Selatan
Dinas/cabang Angkatan Darat Republik Korea
PangkatTentara pelajar
Nama Korea
Hangul
๊น€์˜์‚ผ
Hanja
้‡‘ๆณณไธ‰
Alih AksaraGim Yeongsam
McCuneโ€“ReischauerKim Yลngsam
Nama pena
Hangul
๊ฑฐ์‚ฐ
Hanja
ๅทจๅฑฑ
Alih AksaraGeosan
McCuneโ€“ReischauerKลsan
Find a Grave: 155240427 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Kim Young-sam (Hangul:ย ๊น€์˜์‚ผ; Hanja:ย ้‡‘ๆณณไธ‰; Pengucapan Korea:ย [kim jสŒล‹sสฐam]; 14 Januari 1929ย โ€“ย 22 November 2015) adalah seorang politikus dan aktivis demokrasi Korea Selatan, yang menjabat sebagai Presiden ketujuh Korea Selatan dari tahun 1993 sampai 1998. Dari tahun 1961, ia menghabiskan hampir 30 tahun sebagai salah satu pemimpin oposisi Korea Selatan, dan menjadi salah satu saingan yang paling kuat dengan rezim otoriter Park Chung-hee dan Chun Doo-hwan.

Terpilih sebagai presiden pada tahun 1992, Kim menjadi orang sipil pertama yang menjabat sebagai presiden setelah lebih dari 30 tahun. Dia dilantik pada 25 Februari 1993, dan menjabat selama lima tahun, memimpin kampanye besar-besaran anti-korupsi, penangkapan dua pendahulunya, dan kebijakan internasionalisasi disebut Segyehwa.

Kehidupan awal dan pendidikan

sunting

Kim lahir di Geoje pada tanggal 20 Desember 1927, selama waktu ketika Korea berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Jepang. Dia adalah anak tertua dari 1 putra dan 5 putri di keluarganya.[1] Selama Perang Korea, Kim bertugas di militer Korea Selatan. Pada tahun 1952, ia lulus dengan gelar Bachelor of Arts dalam bidang Filsafat dari Universitas Nasional Seoul.[2]

Karier politik

sunting

Karier awal

sunting

Pada tahun 1954, Kim terpilih menjadi anggota Majelis Nasional Korea Selatan mewakili distrik-distrik di Geoje dan Busan. Kim adalah orang termuda yang pernah menjadi anggota Majelis Nasional Korea Selatan.[3] Kim mengundurkan diri dari kursi anggota Majelis Nasional ketika Syngman Rhee berusaha untuk mengubah konstitusi Korea Selatan dan menjadi kritikus terkemuka, bersama dengan Kim Dae-jung, terhadap pemerintahan militer Park Chung-hee dan Chun Doo-hwan.

Pemimpin Partai Demokratik Baru

sunting

Pada tahun 1974, ia terpilih sebagai presiden dari Partai Demokratik Baru. Ketika ia kehilangan kekuasaannya dalam partai pada tahun 1976, Kim kembali berpolitik selama tahun terakhir pemerintahan Park Chung-hee. Kim mengambil kebijakan garis keras dengan tidak pernah berkompromi atau bekerja sama dengan partai penguasa, Partai Republik Demokratik sampai Konstitusi Yushin dicabut dan Kim dikenal berani mengkritik kediktatoran Park, yang dapat dihukum dengan hukuman penjara di bawah konstitusi baru.[4]

Pada bulan Agustus 1979, Kim memperbolehkan sekitar 200 pekerja perempuan di Y.H. Trading Company menggunakan markas Partai Demokratik Baru sebagai tempat untuk mereka berdemonstrasi dan berjanji untuk melindungi mereka. Seribu polisi menggerebek markas besar partai dan menangkap para pekerja.[5] Salah satu pekerja perempuan meninggal dan banyak anggota parlemen yang berusaha untuk melindungi mereka dipukuli. Insiden YH mendapatkan kritik luas dan kecaman dari Kim, dengan penegasan bahwa kediktatoran Park akan segera runtuh.[6] Setelah kejadian ini, Park bertekad untuk menyingkirkan Kim dari panggung politik dan menginstruksikan Korean Central Intelligence Agency (KCIA) untuk melakukan langkah tersebut. Pada bulan September 1979, perintah pengadilan memutuskan jabatan Kim sebagai presiden Partai Demokrat Baru ditangguhkan.[7][8]

Ketika Kim meminta Amerika Serikat untuk berhenti mendukung kediktatoran Park dalam sebuah wawancara dengan New York Times,[7][9] Park ingin Kim dipenjarakan, sementara itu Presiden Jimmy Carter prihatin atas meningkatnya pelanggaran hak asasi manusia, dan mengeluarkan peringatan yang kuat agar Park tidak menganiaya anggota partai oposisi. Ketika Kim diusir dari Majelis Nasional pada bulan Oktober 1979, Amerika Serikat memanggil kembali duta besarnya ke Washington, D.C.,[6] dan semua 66 anggota parlemen dari Partai Demokratik Baru mengundurkan diri dari Majelis Nasional.[9]

Ketika hal itu menjadi diketahui bahwa pemerintah Korea Selatan berencana untuk menerima pengunduran diri secara selektif, pemberontakan pecah di kampung halaman Kim di Busan. Ini adalah demonstrasi terbesar sejak masa presiden Syngman Rhee, dan segera menyebar ke Masan dan kota-kota lain, mahasiswa dan warga menyerukan untuk mengakhiri kediktatoran Park.[6] Krisis tersebut adalah salah satu penyebab terjadinya pembunuhan Park Chung-hee pada 26 Oktober 1979 oleh Direktur KCIA Kim Jae-kyu.[7]

Tahanan rumah

sunting

Sikap menindas pemerintah terhadap oposisi terus dilakukan di bawah pemerintahan Chun Doo-hwan, yang merebut kekuasaan dengan kudeta militer pada 12 Desember 1979. Kim Young-sam diusir dari Majelis Nasional atas kegiatan demokratisnya dan dilarang berpolitik pada tahun 1980 sampai 1985. Pada tahun 1983, ia melakukan 21 hari mogok makan memprotes kediktatoran Chun Doo-hwan.[10]

Gagal dalam pemilihan presiden

sunting

Ketika pemilihan presiden demokratis pertama diadakan pada tahun 1987 setelah Chun pensiun, Kim Young-sam dan Kim Dae-jung bersaing satu sama lain, membelah suara oposisi dan memungkinkan mantan jenderal Roh Tae-woo, menjadi penerus Chun, untuk memenangkan pemilihan. Pada tahun 1990, secara tiba-tiba partainya yakni Partai Reunifikasi Demokrat melakukan merger dengan partai penguasa, Partai Keadilan Demokrat untuk membentuk Partai Demokrat Liberal, sekarang menjadi Partai Agung Nasional.[4]

Masa kepresidenan

sunting

Sebagai calon dari partai yang memerintah, ia mengalahkan Kim Dae-jung dalam pemilihan presiden 1992. Dia menjadi orang sipil ketiga yang menjabat sebagai presiden, dan yang pertama sejak 1962. Pada masa kepresidenannya, Kim Young-sam berusaha untuk mereformasi pemerintah dan ekonomi. Salah satu tindakan pertama pemerintah adalah untuk memulai kampanye anti-korupsi, meminta pejabat pemerintah dan militer untuk mempublikasikan catatan keuangan mereka, hal ini menyebabkan pengunduran diri beberapa perwira tinggi dan anggota kabinet.[11] Ia menangkap Chun dan Roh atas tuduhan korupsi dan pengkhianatan.[10] Kim juga memberikan amnesti kepada ribuan tahanan politik, dan menghapus hukuman pidana para demonstran pro-demokrasi yang telah ditangkap selama pembantaian Gwangju pasca kudeta 12 Desember.[11]

Kampanye anti-korupsi juga bagian dari upaya untuk mereformasi chaebol, konglomerat besar Korea Selatan yang mendominasi perekonomian. Namun, implikasi korupsi yang terjadi pada putra keduanya, menyebabkan ia kehilangan kepercayaan; partai barunya, DLP kehilangan posisi mayoritas tipis di Majelis Nasional pada tahun 1996. Kia Motors runtuh segera setelah itu, hal itu membuat Korea Selatan terlibat dalam krisis finansial Asia 1997 pada tahun terakhir masa kepresidenannya.[11]

Kehidupan setelah masa kepresidenan

sunting

Setelah masa kepresidenannya berakhir, Kim berkeliling dunia mempromosikan demokrasi, dan berbicara di acara-acara seperti "Menuju Forum Global tentang Demokrasi Baru" di Taiwan pada Januari 2007.[12]

Kehidupan pribadi

sunting

Kim adalah anggota dari Gereja Presbiterian Chunghyun dan fasih berbahasa Jepang dan Korea. Ia menikah dengan Son Myung-soon.[13] Kim meninggal pada 22 November 2015 di sebuah rumah sakit di Seoul karena kegagalan jantung akut yang disebabkan oleh infeksi darah pada usia 87.[2] Dia meninggalkan anak-anaknya, dua putra dan tiga putri, serta lima saudara perempuannya.[12]

Referensi

sunting
  1. ^ "Kim Young Sam Facts". Encyclopedia of World Biography. Diakses tanggal 12 November 2015.
  2. ^ a b "Hospital Official: Ex-SKorean President Kim Young-Sam Dies". New York Times. Diakses tanggal 21 November 2015.
  3. ^ "Former South Korean President Kim Young-Sam Dies at 87". ABC News. Diakses tanggal 21 November 2015.
  4. ^ a b Breen, Michael (19 Oktober 2011). "Kim Young-sam: the man who would be president". The Korea Times. Diakses tanggal 22 November 2015.
  5. ^ Lee, Kenneth B. (1997). Korea and East Asia: The Story of a Phoenix. Westport, Conn.: Praeger. hlm.ย 196. ISBNย 027595823X.
  6. ^ a b c Fowler, James (June 1999). "The United States and South Korean Democratization" (PDF). Political Science Quarterly. 114 (2): 265โ€“288. doi:10.2307/2657739. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-10-02. Diakses tanggal 2015-11-22.
  7. ^ a b c Breen, Michael (15 Februari 2012). "Inner circle collapses: Kim Jae-gyu and Cha Ji-cheol". The Korea Times. Diakses tanggal 22 November 2015.
  8. ^ Vogel, Ezra F.; Kim, Byung-Kook (2011). The Park Chung Hee Era: The Transformation of South Korea. Cambridge, Mass.: Harvard University Press. hlm.ย 166-167. ISBNย 0674058208.
  9. ^ a b Seth, Michael J. (2010). A Concise History of Modern Korea: From the Late Nineteenth Century to the Present. Lanham: Rowman & Littlefield. hlm.ย 187. ISBNย 0742567133.
  10. ^ a b "Former President Kim Young-sam dies at age 87". The Korea Herald. 21 November 2015. Diakses tanggal 21 November 2015.
  11. ^ a b c Kihl, Young Whan (2005). Transforming Korean Politics: Democracy, Reform, and Culture. Armonk: M.E. Sharpe. hlm.ย 102-142. ISBNย 0765614286.
  12. ^ a b "Hospital official: Former South Korean President Kim Young-sam". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-23. Diakses tanggal 22 November 2015.
  13. ^ Yonhap news agency. March 10, 1997.

Pranala luar

sunting
Jabatan politik
Didahului oleh:
Roh Tae-woo
Presiden Korea Selatan
1993โˆ’1998
Diteruskanย oleh:
Kim Dae-jung

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sam Kim

Samuel Kunge Kim (bahasa Korea: ์‚ฌ๋ฌด์—˜ ์ฟค์ง€ ๊น€code: ko is deprecated ; lahir 19 Februari 1998), lebih dikenal dengan nama panggungnya Sam Kim (bahasa Korea:

Sam Smith

tanggal 31 August 2021. Daw, Stephen (25 August 2022). "Sam Smith Teases Their 'Unholy' Collab With Kim Petras Is 'Coming Soon'". Billboard. Diarsipkan dari

Sam Kim (koki)

Kim Hee-Tae (Hangul:ย ๊น€ํฌํƒœcode: ko is deprecated ; lahir 8 Mei 1977), lebih dikenal dengan nama Inggrisnya Sam Kim (Hangul:ย ์ƒ˜ ํ‚ดcode: ko is deprecated ) adalah

I Am Sam (album mini)

I Am Sam adalah album mini debut dari penyanyi Korea-Amerika Sam Kim. Album ini dirilis pada tanggal 10 April 2016 oleh Antenna Music. Lee, Min-ji (11

Nevertheless (seri televisi)

sebagai Joo Hyuk Kim Moo-jun sebagai Yoo Se-hoon Yoo Ji-hyun sebagai Yoon-ji Son Bo-seung sebagai Min-sang Lee Jung-ha sebagai Kim Eun-han Choi Sung-jae

Elly Tran Ha

Elly Tran Ha (Elly Kim Hong atau Nguyแป…n Kim Hแป“ng, lahir 6 Agustus 1987) adalah seorang model, idola gravure dan aktris Vietnam. Pada tahun 2011, untuk

OpenAI

perusahaan induk nirlabanya, OpenAI Inc. Para pendirinya (khususnya Elon Musk dan Sam Altman) terdorong oleh ketakutan mereka akan kemungkinan bahwa kecerdasan

Raymon Kim

162). Ia juga menjadi pembawa acara Sam and Raymon Cooking Time dari tahun 2011 hingga tahun 2012 dengna Sam Kim. Lee Sun-min (May 14, 2013). "Celebrity