Gambar satelit dari sebuah patahan di Gurun Taklamakan. Patahan tersebut awalnya membentuk satu garis memanjang, tetapi terpisah oleh gerakan lempeng disepanjang patahan tersebut.

Dalam geologi, Patahan atau bisa juga disebut Sesar adalah fraktur planar atau diskontinuitas dalam volume batuan, di mana telah ada perpindahan signifikan sebagai akibat dari gerakan massa batuan. Sesar-Sesar berukuran besar di kerak bumi merupakan hasil dari aksi gaya lempeng tektonik, dengan yang terbesar membentuk batas-batas antara lempeng, seperti zona subduksi atau sesar alih ragam. Energi yang dilepaskan menyebabkan gerakan yang cepat pada sesar aktif yang merupakan penyebab utama gempa bumi. Menurut ilmu geofisika, sesar terjadi ketika batuan mengalami tekanan dan suhu yang rendah sehingga sifatnya menjadi rapuh.

Bidang sesar adalah bidang yang mewakili permukaan fraktur pada patahan. Sebuah jejak sesar atau garis sesar adalah perpotongan dari bidang sesar dengan permukaan tanah. Sebuah jejak sesar biasa diplot pada peta geologi untuk mewakili suatu patahan.

Karena sesar biasanya tidak berdiri tunggal atau sendiri, ahli geologi menggunakan istilah zona sesar ketika mengacu pada zona deformasi yang kompleks terkait dengan bidang sesar.

Dua buah sesar bersandingan nonvertikal biasa disebut dinding menggantung dan dinding dasar. Berdasarkan definisi, dinding menggantung terjadi di atas bidang sesar dan dinding dasar terjadi di bawah bidang sesar. Terminologi ini datang dari dunia pertambangan: ketika mereka sedang bekerja di tubuh mineral berbentuk tabular, penambang berdiri di atas dinding dasar di bawah kakinya dan dengan dinding menggantung berada di atas mereka.[1]

Mekanisme patahan

sunting
Patahan Normal berumur Trias hingga Jura Bawah, Formasi Blue Anchor, Somerset, Inggris, dengan beberapa patahan normal kecil di hanging wall nya

Karena gesekan dan kekakuan batuan, batuan tidak bisa meluncur atau mengalir melewati satu sama lain dengan mudah dan kadang-kadang semua gerakan berhenti. Ketika ini terjadi, stres menumpuk di bebatuan dan saat mencapai tingkat yang melebihi ambang ketegangan, energi potensial akumulasi didisipasikan oleh pelepasan ketegangan, yang difokuskan ke sebuah bidang sepanjang di mana gerakan relatif tersebut ditampung - Sesar. Tegangan terjadi secara akumulatif atau instan, tergantung pada reologi dari batuan; kerak bawah dan mantel yang ductile mengakumulasi deformasi secara bertahap melalui gaya geser, sedangkan kerak atas yang brittle bereaksi dengan fraktur - lepasan tegangan seketika - menyebabkan gerakan sepanjang sesar. Sebuah sesar dalam batuan ductile juga dapat lepas seketika ketika laju regangan terlalu besar. Energi yang dilepaskan oleh lepasan tegangan-seketika menyebabkan gempa bumi, fenomena umum di sepanjang batas transform

Slip, heave, dan throw

sunting
Sebuah Sesar di the Grands Causses di Bรฉdarieux, Prancis. Sisi kiri bergerak ke bawah relatif terhadap sisi kanan

Slip didefinisikan sebagai gerakan relatif dari fitur geologi yang hadir di kedua sisi bidang sesar, dan adalah vektor perpindahan. sense of slip didefinisikan sebagai gerakan relatif dari batuan di setiap sisi sesar sehubungan dengan sisi lain.[2] Dalam mengukur pemisahan horizontal atau vertikal, throw dari sesar adalah komponen vertikal pemisahan dip dan heave dari sesar adalah komponen horisontal, seperti .[3]

Sesar mikro (Diameter koin 18 mm)

Vektor slip dapat dinilai secara kualitatif dengan mempelajari lipatan seret dari strata di kedua sisi sesar. Arah dan besarnya heave dan throw dapat diukur hanya dengan mencari titik perpotongan yang sama pada kedua sisi sesar (disebut Piercing point). Dalam praktiknya, biasanya hanya mungkin untuk menemukan arah slip sesar, dan perkiraan vektor dari throw dan heave.

Jenis patahan

sunting
Tiga jenis patahan
A. Patahan strike-slip (mendatar) terjadi ketika satuan batuan meluncur melewati satu sama lain.
B. Patahan normal (terbalik) ketika batuan mengalami pemanjangan horizontal.
C. Patahan thrust (naik) terjadi ketika batuan mengalami pemendekan horizontal.

Patahan Normal

sunting
Patahan normal (Terbalik) ketika batuan meluncur melewati satu sama lain
Diagram yang mengilustrasikan hubungan struktural antara graben dan horst.

Patahan normal atau (dikenal Patahan terbalik), merujuk kepada gravitasi sebagai daya utama yang menggerakannya. Ia juga dikenal sebagai patahan ekstensi sebab ia memanjangkan perlapisan, atau menipis kerak bumi.

Patahan normal yang mempunyai satah yang menjadi datar di bagian dalam bumi dikenali sebagai sesar listrik. Patahan listrik ini juga dikaitkan dengan sesar tumbuh, di mana pengendapan dan pergerakan sesar berlaku serentak.

Patahan normal menjadi datar ke dalam bumi, sama seperti yang berlaku ke atas sesar sungkup. Pada permukaan bumi, patahan normal juga jarang sekali berlaku secara bersendirian, tetapi bercabang.

Patahan Geser

sunting
Patahan geser (Strike-slip) ketika batuan meluncur melewati satu sama lain

Patahan geser atau mendatar (juga dikenal sebagai patahan strike-slip), adalah sebuah permukaan Patahan (bidang) biasanya mendekati vertikal, dan footwall bergerak ke samping ke kiri atau ke kanan dengan sedikit gerakan vertikal. Patahan mendatar yang bergerak ke samping kiri disebut juga sesar sinistral dan sesar yang bergerak ke samping kanan disebut sesar dekstral. Masing-masing ditentukan oleh arah pergerakan tanah seperti yang terlihat oleh pengamat di sisi berlawanan dari patahan.[4]

Kelas khusus patahan mendatar adalah patahan transformasi yang membentuk batas lempeng. Kelas ini terkait dengan pergeseran di pusat penyebaran, seperti punggungan tengah laut, atau, yang kurang umum, di dalam litosfer benua, seperti Patahan San Andreas di California atau Patahan Alpen di Selandia Baru. Patahan transformasi juga disebut sebagai batas lempeng "konservatif" karena litosfer tidak tercipta atau hancur.

Beberapa contoh Patahan mendatar atau strike-slip fault adalah; Patahan Lembang di Jawa Barat, Patahan Semangko di Sumatra, dan Patahan San Andreas di California.

Patahan Naik

sunting
Patahan Naik (Thrust) ketika batuan mengalami pemendekan secara horizontal

Patahan naik atau Patahan thrust terjadi di daerah yang keraknya memendek seperti pada batas konvergen. Patahan naik, terutama yang berada di sepanjang batas konvergen, berhubungan dengan gempa bumi paling kuat (disebut Gempa bumi megathrust) termasuk hampir semua gempa berkekuatan magnitudo 8 atau lebih. Gempa bumi megathrust bertanggung jawab atas sekitar 90% total momen seismik yang terjadi di seluruh dunia.

Lihat juga

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ Tingley & Pizarro 2000, p.ย 132.
  2. ^ SCEC Education Module, p.ย 14.
  3. ^ "Faults: Introduction".
  4. ^ Allaby, Michael, ed. (2015). "Strike-Slip Fault". A Dictionary of Geology and Earth Sciences (Edisi 4th). Oxford University Press. ISBNย 978-0-19-965306-5.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sesar Lembang

แฎœแฎฆแฎ™แฎชแฎ˜แฎ€) atau Sesar Lembang adalah sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sesar Lembang mengalami

Sesar Baribis

Sesar Baribis, Patahan Baribis atau lebih dikenal dalam kalangan penelitian (bahasa Inggris: West Java Back Arc Thrust Fault (WJBTcode: en is deprecated

Sesar Semangko

Sesar atau Patahan Semangko (bahasa Inggris: Great Sumatran Faultcode: en is deprecated , "Sesar Besar Sumatra") adalah sebuah Patahan transform aktif

Sesar Cimandiri

Sesar Cimandiri atau Patahan Cimandiri (bahasa Inggris: Cimandiri Faultcode: en is deprecated ) merupakan sesar atau patahan geser aktif yang terletak

Sesar Garsela

Sesar Garsela atau Patahan Garsela adalah Sesar geser aktif di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung. Sesar ini adalah Patahan paling aktif di Jawa Barat

Sesar Opak

Sesar Opak atau Patahan Opak adalah Sesar geser aktif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah, melintasi Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman

Sesar aktif

Sesar aktif atau patahan aktif adalah sebuah sesar yang kemungkinan menjadi sumber gempa bumi pada suatu waktu di masa depan. Geolog biasanya menganggap

Sesar Meratus

Sesar Meratus atau Patahan Meratus adalah sebuah sesar aktif di bagian selatan pulau Kalimantan. Sesar Meratus memiliki panjang 105 km yang mengarah relatif