Shunga (春画) adalah sebuah istilah Jepang untuk seni erotis. Shunga merupakan karya seni lukis bergaya ukiyo-e yang menggunakan metode printing kuno, dengan papan kayu sebagai plat cetakan. Biasanya menampilkan adegan percintaan lelaki dan perempuan, perempuan dan perempuan, lelaki dewasa dengan lelaki dewasa, atau lelaki dewasa dengan pemuda. Shunga merupakan istilah Jepang yang merujuk pada “gambar erotis”. Secara harfiah shunga berarti “gambar musim semi” sementara “musim semi” sendiri dalam bahasa Jepang merupakan eufemisme dari seks.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kekaisaran Sunga

Kekaisaran Shunga (Sanskerta: शुंग राजवंशcode: sa is deprecated ) atau Sunga adalah dinasti Magadha yang menguasai India utara bagian tengah dan timur

Seni rupa Dinasti Shunga

Dinasti Shunga (185 SM – 73 SM) didirikan setelah kudeta berdarah oleh salah seorang Jendral Mauria bernama Pusyamitra Sunga yang beragama Brahmanisme

Katsushika Hokusai

kehidupan sehari-hari. Hokusai juga terkenal untuk gambar erotisnya dalam gaya shunga. "Fukujusō" karyanya, sebuah rangkaian sejumlah 12 gambar yang merayakan

Gurita

karya Victor Hugo, Toilers of the Sea. Gurita muncul dalam seni erotis shunga Jepang. Mereka dikonsumsi dan dianggap sebagai makanan lezat oleh manusia

Rambut kemaluan

akhir abad ke-18, rambut kemaluan wanita digambarkan secara terbuka dalam shunga (erotika) Jepang, terutama dalam tradisi ukiyo-e. Gambar karya Hokusai,

Daftar Kekuatan Besar kuno

India. Meskipun ada banyak perdebatan tentang politik agama di dinasti Shunga, hal itu diakui atas sejumlah kontribusinya. Seni, pendidikan, filsafat

Kushinagar

yang integral dari kekaisaran-kekaisaran zaman dulu yakni dinasti Maurya, Shunga, Kushana, Gupta, dan Harsha. "Kushinagar City Census". census2011. Diakses

Momoka Nishina

Lotion play Net idol NEVA Nyotaimori Omorashi Panchira Film pink Pornografi di Jepang Shunga Ganari Takahashi Tamakeri Tarento Ushiro Takatekote Wakamezake