Kabupaten Kuantan Singingi
Transkripsiย bahasa daerah
ย โ€ขย Abjad Jawiูƒูˆุงู†ุชู† ุณูŠฺ ูŠฺ ูŠ
Kantor Bupati Kuantan Singingi
Kantor Bupati Kuantan Singingi
Lambang resmi Kabupaten Kuantan Singingi
Julukan:ย 
Kota Jalur
Motto:ย 
Basatu nogori maju
(Kuantan) Bersatu untuk memajukan negeri
Peta
Peta
Kabupaten Kuantan Singingi di Sumatra
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi
Peta
Kabupaten Kuantan Singingi di Indonesia
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi (Indonesia)
Koordinat: 0ยฐ28โ€ฒ31โ€ณS 101ยฐ27โ€ฒ31โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ0.47532ยฐS 101.45857ยฐE๏ปฟ / -0.47532; 101.45857
Negaraย Indonesia
ProvinsiRiau
Tanggal berdiri4 Oktober 1999
Dasar hukumUU Nomor 53 Tahun 1999[1]
Ibu kotaTeluk Kuantan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 15
  • Kelurahan: 19
  • Desa: 210
Pemerintahan
ย โ€ขย BupatiSuhardiman Amby
ย โ€ขย Wakil BupatiMukhlisin
ย โ€ขย Sekretaris DaerahFahdiansyah
Luas
ย โ€ขย Total7.656,03ย km2 (2,956,01ย sqย mi)
Populasi
ย (31 Desember 2024)[2][3]
ย โ€ขย Total365.989
ย โ€ขย Kepadatan48/km2 (120/sqย mi)
Demografi
ย โ€ขย Agama
  • 94,38% Islam
  • 0,12% Buddha
  • 0,01% Lainnya[3]
ย โ€ขย BahasaIndonesia (resmi), Melayu (dominan), Minangkabau Dialek Asli Kuantan
ย โ€ขย IPMKenaikan 73,35 (2023)
tinggi[4]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1401 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanBM
Kode Kemendagri14.09 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 683.713.751.000,- (2020)
Situs webwww.kuansing.go.id


Kabupaten Kuantan Singingi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya berada di Teluk Kuantan. Kabupaten ini berada di bagian Barat Daya Provinsi Riau dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hulu. Jumlah penduduk Kuantan Singigi pada akhir tahun 2024 sebanyak 365.989 jiwa.[3]

Geografi

sunting

Kabupaten Kuantan Singingi beriklim tropis. Musim hujan berlangsung dari bulan September sampai bulan Februari dan curah hujan tertinggi pada bulan Desember. Musim kemarau pada bulan Maret sampai bulan Agustus.

Kabupaten Kuantan Singingi terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi kira kira 400 m di atas permukaan laut. Dataran tinggi di daerah ini cenderung berangin dan berbukit dengan kecenderungan 5โ€“300. Dataran tinggi berbukit mencapai ketinggian 400โ€“800 m di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari jajaran Bukit Barisan.

Terdapat dua sungai besar yang melintasi wilayah Kabupaten Kuantan Singingi yaitu Sungai Kuantan dan Sungai Singingi. Peranan sungai tersebut sangat penting terutama sebagai sarana transportasi, sumber air bersih, budi daya perikanan dan dapat dijadikan sumberdaya buatan untuk mengahasilkan suplai listrik tenaga air. Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kuantan mengaliri 9 (sembilan) kecamatan yaitu Kecamatan Hulu Kuantan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Gunung Toar, Kecamatan Kuantan Tengah, Kecamatan Benai, Kecamatan Pangean, Kecamatan Kuantan Hilir, Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti.

Batas Wilayah

sunting

Batas wilayah Kabupaten Kuantan Singingi adalah sebagai berikut;

Utara Kampar dan Pelalawan
Timur Indragiri Hulu
Selatan Jambi
Barat Sijunjung dan Dharmasraya

Pemerintahan

sunting

Kabupaten Kuantan Singingi merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hulu, setelah dikeluarkannya Undang-undang Nomor 53 tahun 1999, Kabupaten Indragiri Hulu dimekarkan menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan ibu kotanya berkedudukan di Teluk Kuantan. Pada tanggal 8 Oktober 1999 ditunjuk Drs. H. Rusdji S. Abrus sebagai pejabat Bupati Kabupaten Kuantan Singingi. Kemudian berdasarkan pemilihan Bupati Kuantan Singingi yang dipilih oleh DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, terpilih Drs. H. Rusdji S Abrus sebagai bupati definitif periode 2001- 2006.

Ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24.133 Tahun 2001 dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.24-134, diangkat dan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi.

Namun selang waktu 2 bulan Bupati Kuantan Singingi terpilih meninggal dunia, jabatan Bupati digantikan langsung oleh Wakil Bupati, Drs. H. Asrul Jaโ€™afar yang kemudian ditetapkan menjadi Bupati Kuantan Singingi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24-316, tanggal 20 Agustus 2001. Kabupaten Kuantan Singingi pada awalnya membawahi 6 kecamatan kemudian dimekarkan menjadi 12 kecamatan.

Bupati

sunting

Bupati menjadi pemimpin tertinggi dalam pemerintahan kabupaten Kuantan Singigi. Saat ini, yang menjadi bupati di Kuantan Singigi ialah Suhardiman Amby. Sebelumnya, ia adalah wakil bupati, bersama Andi Putra sebagai bupati. Namun, Andi diberhentikan dari jabatan bupati pada 19 Oktober 2021, karena terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Selanjutnya, Suhardiman menjadi pelaksana tugas bupati, hingga 13 Juli 2023.[5] Dan pada 14 Juli 2023, ia ditetapkan sebagai bupati Kuantan Singigi.[6][7]

Dan pada Pemilihan umum Bupati 2024, Suhardiman bersama Mukhlisin, menang sebagai bupati dan wakil bupati untuk periode 2025-2030. Mereka dilantik oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.[8]

No. Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Wakil Bupati
6 Suhardiman Amby 20 Februari 2025 Petahana Mukhlisin

Dewan Perwakilan

sunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014โ€“2019[9] 2019โ€“2024[10] 2024โ€“2029
PKB 3 Steady 3 Steady 3
Gerindra 3 Kenaikan 4 Kenaikan 9
PDI-P 1 Kenaikan 3 Kenaikan 5
Golkar 9 Penurunan 6 Penurunan 5
NasDem 3 Kenaikan 4 Penurunan 3
PKS 0 Kenaikan 2 Steady 2
Hanura 2 Penurunan 1 Penurunan 0
PAN 3 Kenaikan 4 Penurunan 3
PBB 3 Penurunan 0 Steady 0
Demokrat 3 Kenaikan 4 Kenaikan 5
PPP 4 Steady 4 Penurunan 0
PKPI 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 35 Steady 35 Steady 35
Jumlah Partai 11 Penurunan 10 Penurunan 8

Kecamatan

sunting

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki 15 kecamatan, 11 kelurahan dan 218 desa. Luas wilayahnya mencapai 5.259,36 kmยฒ[11] dan jumlah penduduk 326.266 jiwa (2017) dengan sebaran 62 jiwa/kmยฒ.[12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
14.09.06 Benai 1 15 Desa
Kelurahan
14.09.05 Cerenti 2 11 Desa
Kelurahan
14.09.07 Gunung Toar 14 Desa
14.09.11 Inuman 14 Desa
14.09.12 Hulu Kuantan 12 Desa
14.09.04 Kuantan Hilir 2 14 Desa
Kelurahan
14.09.13 Kuantan Hilir Seberang 14 Desa
14.09.01 Kuantan Mudik 1 23 Desa
Kelurahan
14.09.02 Kuantan Tengah 3 20 Desa
Kelurahan
14.09.10 Logas Tanah Darat 15 Desa
14.09.09 Pangean 17 Desa
14.09.15 Pucuk Rantau 10 Desa
14.09.14 Sentajo Raya 1 14 Desa
Kelurahan
14.09.03 Singingi 1 13 Desa
Kelurahan
14.09.08 Singingi Hilir 12 Desa
TOTAL 11 218

Demografi

sunting
Istana Koto Rajo Yang bercorak Minangkabau

Berdasarkan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kuansing sebanyak 291.044 jiwa.[14] Mayoritas dari mereka adalah Orang Kuantan, yang berkaitan dengan etnis Minangkabau, Masyarakat Kuansing mengamalkan sistem adat matrilineal dan memiliki persukuan seperti halnya di Sumatera Barat. Adapun persukuan di Kuansing antara lain Suku Malayu, Suku Caniago, Suku Pitopang, Suku Piliang, Suku Payobada dan Suku Domo. Selain Bahasa Indonesia, sehari-hari masyarakat Kuansing menggunakan Bahasa Minangkabau dialek Kuantan atau Bahasa Kuantan. Dialek ini serupa dengan dialek pada masyarakat Sijunjung, Sumatera Barat, yang merupakan daerah hulu Sungai Kuantan.

Selain etnis Minang, di Kuantan Singingi banyak pula terdapat para transmigran asal Jawa, serta suku-suku lainnya yang banyak tersebar di daerah transmigrasi dan areal perkebunan. Mata pencarian utama penduduk di daerah ini sebagian besar bertani, sementara yang lainnya bekerja pada bidang jasa, perdagangan, dan pegawai negeri.[butuh rujukan]

Ekonomi

sunting
Pendulang emas di Sungai Singingi, Kel. Muaralembu, Singingi, Kuansing

Sektor pertanian masih memegang peranan penting sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat Kuantan Singingi. Lahan untuk padi seluas 10.237 ha pada tahun 2001, dengan hasil produksi 41.312,16 ton. Pada sektor perkebunan, Kabupaten Kuantan Singingi juga memproduksi berbagai komoditas seperti jeruk, rambutan, mangga, duku, durian, nangka, papaya, pisang, cabai, terung, timun, kol dan tomat. Begitu juga komoditas lain seperti karet, kelapa, minyak sawit, coklat, dan berbagai tanaman lainnya.[15]

Dalam sektor peternakan, beberapa hewan ternak yang dipelihara antara lain sapi 17.368 ekor, kerbau 17.132 ekor, ayam 200.061 ekor dan itik 27.442 ekor. Sedangkan sumber potensial di sektor kehutanan, antara lain produksi hutan terbatas 316.700 ha, hutan konversi 450.00 ha, hutan lindung 28.000 ha dan hutan margasatwa: 136.000 ha.[15]

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki potensial yang besar di sektor pertambangan dan energi, yaitu emas, batu gamping, suntan, batu bara, gas alam, pasir sungai, sirtu, mangan dan kaolin. Pada bidang industri yang memiliki potensi ekonomi yaitu industri minyak sawit, industri lempengan karet, industri perabotan, industri pengolahan makanan tradisional, dan industri rumah tangga.

Beberapa bidang potensial untuk investasi di antaranya pembangkit listrik dengan kapasitas kecil, agrikultur, pengolahan air bersih, dan pengembangan transportasi darat dan sungai.

Perhubungan

sunting

Untuk membuka keterisolasian dan mengembangkan bagian selatan, kabupaten ini pada awal tahun fiskal 2000 telah membuat jalan raya untuk lintas selatan, sementara jalan yang lama sepanjang 166,5ย km diperbaiki. Saat ini beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten ini sudah dilalui oleh berbagai kendaraan. Jalan yang dilalui adalah 1.998,26ย km. Taluk Kuantan sebagai ibu kota kabupaten dilalui oleh jalur barat Trans-Sumatra yang menghubungkan Jawa dengan kota lainnya di Sumatra, seperti Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Medan dan Banda Aceh. Transportasi sungai yang menggunakan Sungai Kuantan sangat membantu untuk perjalanan domestik, khususnya untuk desa-desa terpencil yang ada di tepian sungai.[butuh rujukan]

Pelayanan umum

sunting
Panorama dari Kantor Bupati Kuansing

Pembangkit listrik yang sudah ada saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas total 4,180 MW. Selain itu di Lubuk Ambacang terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mampu untuk mencukupi kebutuhan listrik di kabupaten ini, tetapi sampai saat ini belum terealisasi dan masih menjadi wacana.

Layanan PT. Pos Indonesia sudah mencakup ke seluruh bagian daerah yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Penduduk juga dapat berkomunikasi dengan menggunakan telepon, juga dengan pengembangan teknologi seluler, sekarang hampir semua layanan telekomunikasi seluler dapat diakses di seluruh daerah di Kuantan Singingi.

PDAM telah beroperasi di Teluk Kuantan, Lubuk Jambi, Benai, Pangean, Basrah dan Cerenti. Namun begitu, kebanyakan penduduknya tetap menggunakan air dari sumur dan Sungai Kuantan untuk kegiatan rumah tangga.

Sedikitnya terdapat 3 Bank komersial yang melayani aktivitas bisnis dan perdagangan di kabupaten ini, yaitu: Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Riaukepri. Namun sekarang sudah mulai bermunculan banyak cabang Bank dari Pekanbaru, seperti Bank Mandiri dan sebagainya.

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi secara kontinu membangun infrastruktur dan fasilitas yang berhubungan dengan kesehatan. Saat ini terdapat Rumah Sakit Umum, Pusat Kesehatan Masyarakat (11) dan Pusat Pelayanan Terpadu (60).[butuh rujukan]

Pariwisata

sunting
Air Terjun 7 tingkat

Wisata Alam

sunting

Kabupaten ini memiliki beberapa kawasan wisata alam di antaranya Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban di Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan sekitar 37ย km dari Taluk Kuantan, merupakan sebuah air terjun yang bertingkat tujuh, dan aliran sungai terus mengalir ke Batang Kuantan. Begitu juga di antar jalan lintas pulau padangโ€“pangkalan indarung, terdapat kawasan Air Terjun Delapan Tingkat, terletak kurang lebih 5ย km dati desa Pulau Padang.

Kemudian sekitar kawasan bukit barisan terdapat juga Air Terjun Guruh Gemurai di Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik sekitar 25ย km dari Taluk Kuantan dan Danau Kebun Nopi sekitar 3ย km dari Lubuk Jambi, ibu kota Kecamatan Kuantan Mudik. Masih di Kecamatan Kuantan Mudik terdapat juga Pemandian air panas di seberang Sungai Pinang, 33ย km dari Taluk Kuantan.

Sekitar 3ย km dari Taluk Kuantan, di desa Koto Sentajo yang ditetapkan sebagai Desa Wisata. Masih dapat disaksikan peninggalan sejarah atau adat nenek moyang berupa rumah adat dengan bagunan asli dengan motif khusus. Masyarakat di desa tersebut masih kental dengan adat kebiasaan yang diterima dari nenek moyang leluhurnya. Walaupun kehidupan masyarakat sudah jauh meninggalkan kebiasaan lama itu, tetapi ada hal-hal tertentu yang tidak mau ditinggalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di belakang desa wisata ini terdapat hutan lindung seluas 5.000 ha. Selanjutnya dari arah Taluk Kuantan menuju Kiliran Jao, terdapat Danau Mesjid terletak 3ย km dari Taluk Kuantan.[butuh rujukan]

Pacu Jalur

sunting
"Jalur" atau perahu untuk pacu jalur.

Pacu Jalur merupakan festival tahunan terbesar untuk masyarakat daerah kabupaten Kuantan Singingi khususnya pada ibu kota kabupatennya yaitu Taluk Kuantan yang berada di sepanjang sungai Kuantan. Pada awalnya di maksudkan sebagai acara memperingati hari-hari besar umat Islam seperti Maulid Nabi, ataupun peringatan tahun baru Hijriah. Namun setelah kemerdekaan Indonesia, festival pacu jalur ini ditujukan untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Indonesia. Pacu Jalur adalah perlombaan mendayung perahu panjang, semacam perlombaan Perahu Naga di negeri tetangga Malaysia dan Singapura, yaitu sebuah perahu atau sampan yang terbuat dari kayu pohon yang panjangnya bisa mencapai 25 hingga 40 meter. Di daerah Taluk Kuantan sebutan untuk perahu panjang tersebut adalah Jalur. Adapun tim pendayung perahu (jalur) ini berkisar antara 50โ€“60 orang.

Sebelum acara puncak "Pacu Jalur' ini dimulai, biasanya di adakan acara-acara hiburan rakyat berupa tarian dan nyanyian untuk menghibur seluruh peserta dan masyarakat sekitar, terutama yang berada di Teluk Kuantan. Pada acara Festival Pacu Jalur tahun 2009 yang lalu, mulai di perkenalkan oleh Pemerintah Daerah setempat istilah "Jalur" Expo 2009, yaitu sebuah acara Pekan Raya berkaitan dengan Festival Pacu Jalur tersebut.

Perlombaan Pacu Jalur

Tradisi pacu jalur yang diadakan sekali setahun pada peringatan perayaan hari kemerdekaan Indonesia menjadikan kota Taluk Kuantan sebagai tujuan wisata nasional. Perlombaan perahu panjang yang berisi lebih kurang 60 orang di Sungai Kuantan ini biasanya diikuti masyarakat setempat, kabupaten tetangga, bahkan juga ikut pula peserta-peserta dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Beberapa kawasan wisata lainnya seperti Tambang Emas di Logas, Arung Jeram di Sungai Singingi dan Pangkalan Indarung, Hutan Lindung Bukit Bungkuk dan Bukit Baling di Singingi, Gua Bunian di Bukit Kanua, kawasan Hiking dan Tracking di Bukit Batabuah. Rumah Tradisional Tua Koto Rajo, Kompleks Candi Sangan.

Seni dan budaya

sunting
Perahu Baganduang, Kuansing

Ada beberapa kerajinan yang dapat di jadikan buah tangan, seperti pahatan, tekad, suji dan lainnya. Selain itu juga terdapat beberapa upacara tradisional, seperti: Upacara pernikahan, Upacara Belian atau Bulian.

Pacu Jaluar (pacu jalur) merupakan permainan khas daerah ini dengan cara mendayung sampan/perahu secara bersamaan terus menurus dengan cepat. Hal ini biasa dilakukan setiap tahun atau saat ada perayaan/acara (festival) besar. Selain pacu jalur, sipak Rago (Sepak Takraw/Sepak Raga) juga menjadi permainan asli khas Kuantan.

Perahu Baganduang adalah atraksi budaya dan perayaan masyarakat Kuantan ditandai dengan parade sampan tradisional yang dihiasi dengan berbagai ornamen dan warna-warna yang menarik. Randai Kuantan (Kuantan Singingi) adalah kesenian khas dari daerah ini, yakni perpaduan antara seni bela diri dengan tarian yang diiringi musik tradisional. Biasanya pertunjukkan ini berlangsung semalaman dan menceritakan tentang legenda di daerah tersebut. Selain di Kuansing, Randai juga terdapat di Sumatera Barat (Minangkabau) karena kesenian ini dibawa dari Minangkabau, akan tetapi Randai asli khas Kuantan memiliki beberapa perbedaan yang menjadikannya berbeda dan mempunyai ragam atau ciri khas masing-masing.

Selain itu, terdapat adat istiadat panen ikan tahunan di Kuantan Singingi (Kuansing) yang merupakan salah satu tradisi paling tua dan paling hidup dalam budaya masyarakat Melayu di sepanjang aliran Batang Kuantan. Tradisi ini berpusat pada sistem konservasi adat yang dikenal sebagai โ€œLubuk Laranganโ€, yaitu kawasan sungai yang secara adat ditetapkan sebagai wilayah terlarang untuk menangkap ikan sepanjang tahun. Larangan ini bersifat kolektif, dilembagakan melalui kesepakatan ninik mamak, penghulu, dan tokoh masyarakat, serta dijaga dengan sanksi adat yang mengikat seluruh warga kampung. Panen ikan tahunan dilakukan hanya satu kali dalam setahun, ketika lubuk dibuka melalui upacara adat. Dengan demikian, panen ini tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi atau hiburan rakyat, tetapi juga wujud kearifan lokal yang menggabungkan pelestarian lingkungan, nilai spiritual, dan struktur sosial tradisional.

Proses panen ikan tahunan selalu dimulai dengan musyawarah adat. Para tokoh adat berkumpul untuk menentukan tanggal pembukaan lubuk, aturan penangkapan, batas wilayah panen, serta tata cara pembagian hasil. Musyawarah ini memastikan bahwa seluruh warga memahami aturan yang berlaku sehingga tidak terjadi perselisihan. Setelah kesepakatan dicapai, dilakukan upacara pembukaan lubuk. Upacara ini biasanya berlangsung pagi hari di tepi sungai dan dimulai dengan doa selamat yang dipimpin tokoh agama, diikuti petuah adat oleh ninik mamak mengenai pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan bersama. Salah satu unsur penting dalam upacara ini adalah tepung tawar kepada para penjaga lubuk dan tokoh masyarakat, sebagai simbol keberkahan, pembersihan niat, serta permohonan keselamatan. Setelah itu dubalang mengumumkan aturan panen yang harus dipatuhi semua warga, seperti larangan menggunakan racun, setrum, atau alat tangkap modern yang merusak ekosistem sungai.

Ketika tanda panen diberikan, suasana sungai berubah menjadi sangat meriah. Warga dari berbagai usia turun ke air secara bersama-sama. Aliran sungai biasanya telah diperlambat sebelumnya dengan membuat bendungan darurat sehingga airnya lebih dangkal dan ikan mudah terlihat. Di antara ikan yang sering tertangkap adalah baung, tapah, toman, silais, lele sungai, dan patinโ€”banyak di antaranya berukuran besar karena dilindungi selama setahun penuh. Panen ikan tidak hanya menjadi ajang kerja kolektif, tetapi juga perayaan rakyat yang menghadirkan tawa, sorak, dan kegembiraan. Bagi masyarakat, momen ini memiliki nilai emosional karena menjadi kesempatan bagi perantau untuk pulang kampung, bertemu keluarga, serta ikut merayakan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Referensi

sunting
  1. ^ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  2. ^ a b "Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Angka 2021". www.kuansingkab.bps.go.id. hlm.ย 8, 72. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2022-07-01. Diakses tanggal 1 April 2021.
  3. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  4. ^ "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) 2021-2023". www.bps.go.id. Diakses tanggal 8 Januari 2024.
  5. ^ "17 Orang Bupati Sudah Pernah Memimpin Wilayah Kuansing, Siapa Orangnya". Kuansing Terkini. 8 Agustus 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-15. Diakses tanggal 26 Februari 2019.
  6. ^ Pos, Riau (2023-07-14). "Suhardiman Amby Resmi Jabat Bupati Kuansing". RiauPos.co. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-15. Diakses tanggal 2023-07-15.
  7. ^ "Kepala Daerah". www.kuansing.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-19. Diakses tanggal 19 Oktober 2021.
  8. ^ Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Periode 2025-2030 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi%5d "Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Periode 2025-2030". kuansingkab.bps.go.id. BPS. 20 Februari 2025. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  9. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Periode 2014-2019
  10. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kuantan Singingi 2019-2024
  11. ^ Data luas wilayah berdasarkan GIS Pusat, 2007
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  13. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  14. ^ Penduduk Kuansing 291.044 Jiwa, Riaupos.co.id, 9 Desember 2010
  15. ^ a b Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi (2025). Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Angka 2025. Kabupaten Kuantan Singingi: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jaafar Jackson

dalam The Jacksons: Next Generation . Ia merilis singel debutnya "Got Me Singing" pada tahun 2019. Dia akan membuat debut filmnya dengan memerankan pamannya

Riau

kabupaten Rokan Hulu. Kerajaan Kampar Kiri dan Singingi menguasai kawasan sehilir sungai Kampar Kiri dan Singingi yang sekarang menjadi sebagian wilayah kabupaten

Bilis

sungai-sungai kecil di sekitarnya, termasuk Batang Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi yang berhulu ke Danau Singkarak. Kini ikan bilis juga diintroduksi ke Danau

The Prediksi

lagu ini untuk pertama kalinya dibawakan di televisi dalam program The Singing Bee Indonesia yang tayang di RCTI pada 18 Januari 2023 dengan hanya dibawakan

The Singing Bee Indonesia

The Singing Bee Indonesia adalah sebuah program kuis berbasis musik yang tayang di RCTI mulai 14 Desember 2022 hingga 30 Agustus 2023 dengan lisensi dari

Sandy Canester

Asia Bagus pada 1997. Selain itu, pada tahun 2003 menjadi finalis TV JVC Singing Contest. Sandy Canester lahir di Jakarta, ayahnya adalah tentara TNI AD

Singing Got Better

"Noraega neureosseo" (bahasa Korea: "๋…ธ๋ž˜๊ฐ€ ๋Š˜์—ˆ์–ด" Singing Got Better"code: ko is deprecated ) adalah sebuah lagu oleh penyanyi Korea Selatan, Ailee. Lagu

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi

Kuantan Singingi Peta Lokasi Kabupaten Kuantan Singingi di Riau Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi