Soa-soa layar
Hydrosaurus weberi Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Rentan
IUCN104660091 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliAgamidae
GenusHydrosaurus
SpesiesHydrosaurus weberi Suntingan nilai di Wikidata
Barbour, 1911

Soa layar atau soa Halmahera ( Hydrosaurus weberi ), adalah spesies kadal dalam famili Agamidae. Spesies ini endemik di Indonesia.

Rentang geografis

sunting

H. weberi hanya terdapat di Kepulauan Halmahera dan Ternate, Maluku .[2]

Umur panjang

sunting

H. weberi memiliki masa hidup antara 10 dan 15 tahun.[3]

Keterangan

sunting

H. weberi adalah yang terkecil dari tiga spesies Hidrosaurus yang dikenal, dengan panjang total rata-rata (termasuk ekor) 2โ€“3ย ft (0,61โ€“0,91ย m).

Pola makan

sunting

H. weberi adalah omnivora; melahap hewan apa pun yang bisa dikalahkannya ditambah mengonsumsi berbagai tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan.

Di penangkaran

sunting

Di penangkaran, anakan H. weberi biasanya dipelihara dengan pola makan 60% serangga / 40% tumbuh-tumbuhan. Orang dewasa mengkonsumsi sekitar 75% tumbuhan dan 25% serangga dan kehidupan non-vegetasi lainnya.

Referensi

sunting
  1. ^ Stubbs, A. (2021). "Hydrosaurus weberi". 2021: e.T104660091A104661236. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T104660091A104661236.en. ;
  2. ^ Zipcodezoo.com
  3. ^ Exoticpetia.com

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kabupaten Kepulauan Sula

Masyarakat suku Sula sendiri terbgai menjadi empat soa, yaitu Fatcei, Fagudu, Falahu, dan Mangon. Setiap soa dipimpin oleh seseorang yang disebut sebagai imam

Fauna peralihan

Kepulauan Nusa Tenggara. Komodo (Varanus komodoensis) Anoa (Bubalus .sp) Soa-Soa layar (Hydrosaurus amboinensis) Kuskus beruang (Ailurops ursinus) Tarsius

Papua Barat

Raja Ampat, Papoua Gam Sio (Papua sembilan negeri), dan Mafor Soa Raha (Mafor Empat Soa). Teori lain nama Papua berasal dari bahasa Melayu papuwah, artinya

Porto, Saparua, Maluku Tengah

juga menjadi Raja Negeri. Soa Sahertian, Soa Tetelepta, Soa Polnaya, Soa Wattimury, Soa Latuihamallo, dan Soa Aponno. Kepala Soa-nya disebut Kepala AKTENG

Martha Christina Tiahahu

1800. Ia adalah putri dari Kapitan Paulus Tiahahu, seorang pemimpin dari Soa Uluputi. Karena ibunya wafat saat ia masih bayi, Martha dibesarkan sepenuhnya

Papua

Raja Ampat, Papo-ua Gam Sio (Papua sembilan negeri), dan Mafor Soa Raha (Mafor Empat Soa). Ada teori lain yang menyatakan bahwa nama Papua berasal dari

Suku Ambon

nama seorang wakil laksamana Portugis. Hingga kini, soa de Soysa masih menjadi bangsa raja (soa yang memiliki hak gelar raja turun-temurun) dari Negeri

Budaya Maluku

Pamali sebagai bentuk penyatuan soa-soa dalam negeri adat, dengan demikian batu Pamali adalah milik bersama setiap soa. Di beberapa negeri adat Maluku