Reptil
Rentang waktu: 320โ€“0ย jtyl Karbon โ€“ sekarang
Berbagai jenis reptil
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Sauropsida
Kelas: Reptilia
Laurenti, 1768
Kelompok modern
Crocodilia
Sphenodontia
Squamata
Testudines
dan lihat teks

Reptil (binatang melata, atau dalam bahasa Latin "reptans" artinya 'melata' atau 'merayap') adalah kelompok hewan vertebrata berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Reptilia adalah tetrapoda (hewan dengan empat tungkai) dan menelurkan telur yang embrionya diselubungi oleh membran amniotik. Sekarang ini mereka menghidupi setiap benua kecuali Antarktika.

Pengelompokan

sunting

Saat ini mereka dikelompokkan sebagai:

Karena beberapa reptil lebih erat terkait dengan burung dari mereka dengan reptil lain (buaya lebih erat terkait dengan burung dari mereka untuk kadal), banyak ilmuwan modern lebih memilih untuk membuat Reptilia menjadi pengelompokan monofiletik dan juga termasuk burung, yang saat ini mengandung lebih dari 10.000 spesies.[1][2][3][4]

Pemerian

sunting

Mayoritas reptil adalah ovipar (bertelur) meski beberapa spesies Squamata bersifat vivipar (melahirkan). Reptil vivipar memberi makan janin mereka menggunakan sejenis plasenta yang mirip dengan mamalia.

Ukuran reptil bervariasi, dari yang berukuran hingga 1,6ย cm (tokek kecil, Sphaerodactylus ariasae) hingga berukuran 6 m dan mencapai berat 1 ton (buaya air asin, Crocodylus porosus). Cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang reptil adalah herpetologi.

Taksonomi

sunting

Klasifikasi berdasarkan Benton, 2004, yang memakai prinsip garis evolusi dan dikombinasikan dengan taksonomi Linneaeus

Referensi

sunting
  1. ^ Modesto, Sean P.; Anderson, Jason S. (2004-10). "The phylogenetic definition of reptilia". Systematic Biology. 53 (5): 815โ€“821. doi:10.1080/10635150490503026. ISSNย 1063-5157. PMIDย 15545258.
  2. ^ Gauthier, J.A.; Kluge, A.G.; Rowe, T. (1988). "The early evolution of the Amniota". The Phylogeny and Classification of the Tetrapods. Vol.ย 1. Oxford: Clarendon Press. hlm.ย 103โ€“155. ISBNย 0198577052.
  3. ^ Laurin, M.; Reisz, R.R. (1995). "A reevaluation of early amniote phylogeny" (PDF). Zoological Journal of the Linnean Society. 113 (2): 165โ€“223. doi:10.1111/j.1096-3642.1995.tb00932.x.
  4. ^ Modesto, S.P. (1999). "Observations of the structure of the Early Permian reptile Stereosternum tumidum Cope". Palaeontologia Africana. 35: 7โ€“19.
  • Benton, Michael J. (2004). Vertebrate Paleontology (3rd ed.). Oxford: Blackwell Science Ltd.

Bacaan lebih lanjut

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar reptil di Indonesia

Ini adalah daftar reptil di Indonesia . Daftar ini berasal dari Daftar Merah IUCN. Tengara berikut digunakan untuk menyoroti status pelestarian setiap

Amfibi

tetapi mengecualikan amniota (tetrapoda dengan membran amniotik, seperti reptil modern, burung, dan mamalia). Semua amfibi masa kini (yang masih hidup)

Naga

merupakan satu dari makhluk legenda yang memiliki karakteristik serupa reptil yang muncul dalam banyak cerita rakyat berbagai budaya di dunia. Kepercayaan

Batu Secret Zoo

antara lain singa putih, kijang afrika, burung macau, dan bermacam-macam reptil. Kebun Binatang Batu mulai dibangun pada akhir tahun 2008 bersamaan dengan

Squamata

adalah ordo reptil terbesar, terdiri dari kadal, ular, dan Amphisbaenia (kadal cacing), yang secara kolektif diketahui sebagai squamata atau reptil bersisik

Komunitas Aspera

pemerhati reptil. Komunitas ini didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian reptil dan stigma negatif masyarakat terhadap keberadaan reptil. Komunitas

Reptil laut

Reptil laut adalah reptil yang telah sebagian beradaptasi untuk kehidupan akuatik atau semiakuatik pada lingkungan laut. Reptil laut terawal adalah Mesosaurus

Buaya

Buaya adalah reptil bertubuh besar yang hidup di air. Secara ilmiah, buaya meliputi seluruh spesies anggota famili Crocodylidae, termasuk pula buaya sepit