AbCd
"A subskrip b"
dan "C subskrip d"

Subskrip atau tika bawah[1] (arti harfiah: "tulisan yang di bawah"; bahasa Inggris: subscript; bahasa Jerman: tiefstellung; bahasa Prancis: indice) adalah suatu tata penulisan huruf yang ditempatkan di bawah ketinggian huruf biasa, dan umumnya dalam ukuran lebih kecil dari huruf biasa. Banyak digunakan pada tulisan dalam ilmu alam.

Penggunaan

sunting

Jenis

sunting
Empat lokasi umum penulisan subskrip dan superskrip. Jenis huruf: Myriad Pro. Angka "7" ditulis dengan subskrip tidak melampaui batas bawah, angka "6" subskrip lebih rendah melampaui batas bawah.

Dibedakan penulisan "subskrip" yang melampaui atau tidak melampaui batas bawah huruf biasa.

Subskrip yang melampaui batas bawah

sunting

Penggunaan paling umum subskrip jenis ini adalah dalam rumus kimia. Misalnya, rumus kimia glukosa adalah C6H12O6, artinya dalam satu molekul glukosa terdapat 6 atom karbon, 12 atom hidrogen dan 6 atom oksigen.

Suatu subskrip juga digunakan untuk membedakan versi-versi berbeda partikel subatomik.

Dalam matematika, subskrip sering digunakan untuk mendefinisikan versi-versi berbeda untuk variabel yang sama: misalnya, dalam suatu persamaan x0 dan xf menunjukkan nilai awal dan "final" untuk variabel x, sedangkan vrocket dan vobserver masing-masing melambangkan kecepatan atau velocity suatu rocket dan seorang observer.

Subskrip juga sering digunakan untuk mengidentifikasi elemen-elemen dalam suatu urutan atau himpunan, serta pada suatu vektor. Misalnya, dalam urutan O = (45, -2, 800), O3 merujuk kepada elemen ketiga dalam O, yaitu 800.

Juga dalam matematika dan computing, suatu subskrip dapat digunakan untuk menandai radix, atau basis, dari bilangan tertulis, terutama jika berbagai basis dituliskan bersama. Misalnya, membandingkan nilai-nilai bilangan heksadesimal, desimal, dan oktal orang dapat menulis Chex = 12dec = 14oct.

Bilangan yang ditulis secara subskrip melampaui garis bawah juga digunakan sebagai denominator pada penulisan pecahan yang disusun tegak, seperti: .

Subskrip yang tidak melampaui batas bawah

sunting

Penggunaan umum dari subskrip jenis ini adalah sebagai denominator pada pecahan yang ditulis menggunakan tanda diagonal, misalnya ยฝ atau tanda persenย %, permil โ€ฐ, dan basis point โ€ฑ. Sejumlah singkatan baku juga ditulis menggunakan gaya pecahan diagonal, misalnya dalam bahasa Inggris โ„… (care of; "dengan alamat"), โ„€ (account of; "dengan akun"), โ„ (addressed to the subject; "dialamatkan kepada subjek"), atau dalam bahasa Spanyol โ„† (cada uno/a; "setiap satu").

Empat lokasi umum penulisan superskrip dan subskrip. Jenis huruf: Minion Pro, pada Adobe Illustrator.

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ "Arti kata tika bawah". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Daftar pustaka

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Rumus kimia

subskrip setelah simbol kimia (walaupun buku-buku abad ke-19 kadang menggunakan superskrip). Untuk senyawa ionik dan zat non-molekular lain, subskrip

Lambang unsur

sendiri, detail tambahan dapat ditambahkan pada lambang unsur sebagai subskrip (tulisan yang berada di bawah) atau superskrip (tulisan yang berada di

Bilangan asli

dinyatakan berdasarkan konteks, tetapi juga dapat dinyatakan melalui penggunaan subskrip atau superskrip di notasinya, seperti: Bilangan asli tanpa adanya nol:

Perkalian

3\cdot 4,} adalah โˆ i = 1 4 i = 24. {\displaystyle \prod _{i=1}^{4}i=24.} Subskrip memberikan simbol untuk variabel terikat ( i {\displaystyle i} dalam kasus

Matriks (matematika)

contoh di atas). Sedangkan huruf kecil yang sesuai, dengan dua indeks subskrip, misal a 1 , 1 {\displaystyle a_{1,1}} , untuk menyebutkan elemen matriks

Fungsi indikator

terkadang dalam huruf tebal atau huruf tebal papan tulis, dengan sebuah subskrip menentukan himpunan bagian. Dalam konteks lainnya, seperti ilmu komputer

Aritmetika

b log โก x {\displaystyle ^{b}\!\log x} , menuliskan basis dalam bentuk subskrip di antara logaritma dan x {\displaystyle x} , log b โก ( x ) {\displaystyle

Turunan

turunan parsial, variabel yang terdiferensialkan dituliskan dalam bentuk subskrip. Sebagai contoh, misalkan fungsi โ  u = f ( x , y ) {\displaystyle u=f(x