Super Performance Competition Engineering BV
Jenis perusahaan
Besloten Vennootschap
IndustriOtomotif
balap mobil (motorsport)
NasibAset dibeli oleh Renault Sport
DidirikanBelanda 1998 (28 tahun lalu) (1998)
Ditutup2001 (24 tahun lalu) (2001)
Kantor pusatBelanda
Tokoh kunci
Bruno Michel dan Flavio Briatore
ProdukMesin pembakaran dalam dan perakitan mesin mobil.
JasaKinerja rekayasa, Manufaktur presisi
Alex Zanardi dengan Williams-Supertec di musim 1999.
Jacques Villeneuve dengan BAR-Supertec di musim 1999.

Supertec, atau nama resminya Super Performance Competition Engineering BV,[1] adalah pemasok mesin Formula Satu pada tahun 1999 dan 2000. Mesin Supertec dirancang berdasarkan data yang dimiliki oleh Renault F1, pada 1998 mesin ini bernama Mecachrome.

Pada tahun 1998, perusahaan milik Flavio Briatore,[2] yaitu Super Performance Competition Engineering, menandatangani perjanjian distribusi dengan Mecachrome untuk memulai pembuatan mesin untuk musim 1999. Mesin yang dibeli dan dimereki sebagai Supertec. Supertec pada saat itu memasok tim Williams F1, Benetton Formula, dan British American Racing pada tahun 1999, serta Benetton dan Arrows pada tahun 2000. Tim Benetton sendiri mengganti nama mesinnya untuk tahun 2000 menjadi Playlife.

Setelah musim 2000, Supertec bangkrut karena masalah keuangan, dan Renault Sport F1 membeli kembali aset Supertec pada tahun 2001.[butuh rujukan]

Hasil lengkap Kejuaraan Dunia Formula Satu

sunting
Supertec sebagai perusahaan mesin Formula Satu
Sejarah dalam ajang Formula Satu
Lomba pertamaGrand Prix Australia 1999
Lomba terakhirGrand Prix Malaysia 2000
Jumlah lomba82
SasisBritish American Racing, Benetton, Williams, Arrows
Gelar Konstruktor0
Gelar Pembalap0
Menang0
Podium7
Poin78
Posisi pole0
Putaran tercepat1

(kunci) (hasil dalam huruf tebal mengindikasikan posisi pole) (Balapan dalam cetak miring mengindikasikan putaran tercepat)

Tahun Peserta Sasis Mesin Ban Pembalap 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Poin WCC
1999 British American Racing BAR 01 FB01 3.0 V10 B AUS BRA SMR MON ESP CAN FRA GBR AUT GER HUN BEL ITA EUR MAL JPN 0 NC
Kanada Jacques Villeneuve Ret Ret Ret Ret Ret Ret Ret Ret Ret Ret Ret 15 8 10 Ret 9
Brasil Ricardo Zonta Ret DNQ Ret 9 Ret 15 Ret 13 Ret Ret 8 Ret 12
Finlandia Mika Salo 7 Ret 8
Mild Seven Benetton Playlife Benetton B199 Playlife FB01 3.0 V10 B Italia Giancarlo Fisichella 4 Ret 5 5 9 2 Ret 7 12 Ret Ret 11 Ret Ret 11 14 16 6th
Austria Alexander Wurz Ret 7 Ret 6 10 Ret Ret 10 5 7 7 14 Ret Ret 8 10
Winfield Williams Williams FW21 FB01 3.0 V10 B Jerman Ralf Schumacher 3 4 Ret Ret 5 4 4 3 Ret 4 9 5 2 4 Ret 5 35 5th
Italia Alessandro Zanardi Ret Ret 11 8 Ret Ret Ret 11 Ret Ret Ret 8 7 Ret 10 Ret
2000 Arrows F1 Team Arrows A21 FB02 3.0 V10 B AUS BRA SMR GBR ESP EUR MON CAN FRA AUT GER HUN BEL ITA USA JPN MAL 7 7th
Spanyol Pedro de la Rosa Ret 8 Ret Ret Ret 6 DNS Ret Ret Ret 6 16 16 Ret Ret 12 Ret
Belanda Jos Verstappen Ret 7 14 Ret Ret Ret Ret 5 Ret Ret Ret 13 15 4 Ret Ret 10
Mild Seven Benetton Playlife Benetton B200 Playlife FB02 3.0 V10 B Italia Giancarlo Fisichella 5 2 11 7 9 5 3 3 9 Ret Ret Ret Ret 11 Ret 14 9 20 4th
Austria Alexander Wurz 7 Ret 9 9 10 12 Ret 9 Ret 10 Ret 11 13 5 10 Ret 7

Referensi

sunting
  1. ^ "Trademarks owned by Super Performance Competition Engineering BV". Inventively Inc. Diakses tanggal 9 February 2016.[pranala nonaktif permanen]
  2. ^ "Who owns Mecachrome?". Grandprix.com. Inside F1, Inc. 25 May 1998. Diakses tanggal 10 February 2016.

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

British American Racing

selanjutnya. Dalam musim debutnya pada tahun 1999, tim ini menggunakan mesin Supertec. Pada musim 2000, tim ini melakukan kerjasama teknis dengan Honda, yang

Mesin wankel

Wankel's biography and engine How and why an engine must rev smoothly Wankel Supertec Diarsipkan 2008-04-29 di Wayback Machine. Spark ignition Diesel Wankel

Flavio Briatore

Alain Prost di akhir 1996. Pada 1998 ia keluar dari Benetton dan membentuk Supertec Sport sebagai pemegang nama Renault yang saat itu juga keluar dari ajang

Williams Grand Prix Engineering

Kejuaraan Dunia Pembalap. Pada tahun 1999, tim Williams memakai mesin Supertec, yang juga masih berbasis dari mesin Renault pada tahun 1997. Sebelumnya

Grand Prix F1 Eropa 1999

pada akhirnya mundur dari balapan ini pada putaran ke-11, setelah mesin Supertec di mobil-nya mati. Beberapa saat kemudian, hujan mulai turun, dan Ralf

Renault dalam Formula Satu

yaitu Supertec, mendistribusikan mesin tersebut mulai dari tahun 1999, dengan tim Williams dan BAR yang menggunakannya dengan nama Supertec tahun itu

BAR 01

corak ini digunakan untuk Grand Prix Prancis, Inggris dan Belgia. "Engine Supertec". www.statsf1.com. Diakses tanggal 26 November 2020. "BAR PR01". StatsF1

Formula Satu musim 2007

tetapi masing-masing berada di bawah merek Mecachrome, Playlife, dan Supertec). Pada tanggal 15 Maret 2007, tim Spyker secara resmi mengumumkan sponsor