Kiri: Seorang Hindu Waisnawa dengan Tilaka (Urdhva Pundra).[1]
Kanan: Seorang Hindu Saiwa dengan Tilaka (Tripundra).[2][3]
Sebuah upacara Tilaka berlangsung untuk menyambut pengantin pria dalam sebuah pernikahan Hindu

Dalam Hinduisme, tilaka (Dewanagari: तिलक; ,IASTtilaka, तिलक) adalah sebuah tanda yang biasanya dikenakan di dahi, terkadang di bagian tubuh lain seperti leher, tangan atau dada. Tilaka dapat dikenakan setiap hari atau untuk upacara peralihan atau acara keagamaan khusus saja, tergantung pada adat istiadat daerah.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ James Lochtefeld (2002), "Urdhvapundra", The Illustrated Encyclopedia of Hinduism, Vol. 2: N–Z, Rosen Publishing, ISBN 978-0823931798, page 724
  2. ^ Deussen, Paul (1997). Sixty Upanishads of the Veda. Motilal Banarsidass. hlm. 789–790. ISBN 978-81-208-1467-7.
  3. ^ Gautam Chatterjee (2003), Sacred Hindu Symbols, Abhinav Publications, ISBN 978-8170173977, pages 11, 42, 57-58
  4. ^ Axel Michaels (2015), Homo Ritualis: Hindu Ritual and Its Significance for Ritual Theory, Oxford University Press, ISBN 978-0190262631, page 100-112, 327

Daftar pustaka

sunting

Bacaan lanjutan

sunting

Pranala luar

sunting

Templat:Worship in Hinduism Templat:Hindudharma


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ganesa

atau simbol sekte Siwa (Sanskerta: tilaka), yang berupa tiga garis mendatar. Ganeshapurana mengatakan bahwa tanda tilaka sama saja dengan bulan sabit pada

Wangsa Sailendra

kemudian memuja muja Sri Maharaja Rakai Panangkaran sebagai "Sailendra Vamsa Tilaka" yang bearti Permata Keluarga Sailendra. Kemudian ditemukan nya Prasasti

Agama Hindu

sejarahnya) sebagai lambang bagi agama Hindu, sedangkan petanda lainnya seperti tilaka memberi ciri mengenai aliran atau kepercayaan yang dianut. Umat Hindu juga

Ardanariswara

kiri dipasangi sebentuk walika-kundala (sejenis anting-anting). Sebuah tilaka atau bindi (noktah merah) menghiasi dahinya, seiras dengan mata ketiga Siwa

Koi... Mil Gaya

sinar matahari sebagai sumber energi mereka. Wright juga menemukan lambang tilaka pada karakter tersebut, dan Masood Ashraf Raja (menulis dalam The Postnational

Chalukya dari Vemulavada

laki-laki Pampa, Jina-vallabha, mendirikan sebuah kuil Jain bernama Tri-bhuvana-tilaka-Jinalaya di bukit Bommalagutta dekat desa Kurikyala di Distrik Karimnagar

Niyāma

membahas satu Niyāma dalam ayat 3.22 - ahiṁsa. Shivayoga Dipika, Sharada Tilaka, Vasishtha Samhita, Yoga Kalpalatika, Yajnavalkya Smriti, dan banyak lainnya

Konflik India–Pakistan 2025

attacked Neelum Jhelum dam:DG ISPR". Narayanan, Vasudha (29 May 2018). "Tilaka and Other Forehead Marks". Brill's Encyclopedia of Hinduism Online. Diarsipkan