Society of the Snow
Poster rilis Netflix
Nama lain
SpanyolLa sociedad de la nieve
SutradaraJ. A. Bayona
Produser
Skenario
Berdasarkan
La sociedad de la nieve
oleh Pablo Vierci
Pemeran
Penata musikMichael Giacchino[1]
SinematograferPedro Luque
Penyunting
  • Jaume Martí
  • Andrés Gil
Perusahaan
produksi
  • Misión de Audaces Films
  • El Arriero Films
  • Netflix
DistributorNetflix
Tanggal rilis
  • 09 September 2023 (2023-09-09) (Venisia)
  • 15 Desember 2023 (2023-12-15) (Spanyol)
  • 22 Desember 2023 (2023-12-22) (Amerika Serikat)
  • 4 Januari 2024 (2024-01-04) (Netflix)
Durasi144 menit
Negara
BahasaSpanyol
Anggaran€60 juta[3]
(USD$65 juta)[4]

Society of the Snow (bahasa Spanyol: La sociedad de la nieve) adalah film drama bertahan hidup tahun 2023 yang disutradarai oleh J. A. Bayona dari skenario yang ditulisnya bersama Bernat Vilaplana, Jaime Marques dan Nicolás Casariego, berdasarkan buku berjudul sama karya Pablo Vierci.[5][6] Film ini bercerita tentang tim rugbi yang mengalami kecelakaan Penerbangan Angkatan Udara Uruguay 571 di pegunungan Andes pada 13 Oktober 1972. Merupakan produksi bersama antara Amerika Serikat dan Spanyol, film ini dibintangi para pemeran dari Uruguay dan Argentina, yang sebagian besar adalah pendatang baru.[7]

Film ini menutup Festival Film Internasional Venesia ke-80 dalam slot Penayangan Non-Kompetisi.[8] Film ini dirilis di bioskop Uruguay pada 13 Desember 2023,[9] di Spanyol pada 15 Desember 2023,[10] dan di Amerika Serikat pada 22 Desember 2023,[11] sebelum tayang secara luas di Netflix pada 4 Januari 2024.[12] Society of the Snow mendapat ulasan positif dari para kritikus dan meraih 12 penghargaan termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik pada Penghargaan Goya ke-38, 6 penghargaan pada Penghargaan Platino ke-11, serta dinominasikan sebagai Film Internasional Terbaik dan Tata Rias dan Tata Rambut Terbaik dalam Academy Awards ke-96.[13]

Plot

sunting

Pada 13 Oktober 1972, tim uni rugbi Uruguay, Old Christians Club, beserta para pendukungnya menyewa Penerbangan 571 Angkatan Udara Uruguay untuk menghadiri pertandingan di Santiago, Chili. Setelah melewati Curicó, cuaca memburuk dan membuat pesawat terguncang hebat sampai akhirnya jatuh menabrak gletser di jantung pegunungan Andes. Dari 45 penumpang yang berada di pesawat, 29 orang selamat dari benturan awal. Sejak awal, mereka harus berhadapan dengan suhu dingin ekstrim. Mereka menyusun koper-koper penumpang dan membentuk semacam tempat berlindung di dalam sisa badan pesawat untuk melewati malam. Keesokan harinya, mereka yang bertahan mulai menyusun ulang koper, mengumpulkan makanan dan meletakkan mayat penumpang di area terbuka.

Pada hari ketiga, empat penyintas Numa Turcatti, Roberto Canessa, Adolfo Strauch (Fito), Carlitos Páez mencoba berjalan mencari ekor pesawat, hanya untuk menyadari bahwa bangkai pesawat mereka tidak terlihat dari kejauhan yang membuat mereka juga menyadari bahwa mustahil bagi pesawat yang melintas untuk bisa melihat mereka. Enam hari berlalu, dan makanan telah habis sama sekali. Di tengah keputusasaan dan rasa lapar yang amat sangat, beberapa dari mereka mulai memakan mayat penumpang yang telah meninggal. Saudara Nando Parrado, Susy, akhirnya meninggal, dan hanya 27 penumpang yang masih bertahan. Di hari kesembilan, semakin banyak orang yang tidak tahan dan akhirnya ikut memakan mayat penumpang. Strauch bersaudara mengambil tugas berat untuk memotong daging para mayat agar menjadi irisan kecil yang bisa dimakan semua penyintas, sementara Numa menolak untuk makan daging tersebut karena bertentangan dengan prinsipnya. Mereka menemukan sebuah radio dari salah satu koper dan mendengar siaran berita yang menyatakan bahwa proses pencarian korban telah dihentikan setelah sempat dilakukan selama 10 hari. Numa, Gustavo Zerbino dan Daniel Maspons kembali mencoba menemukan ekor pesawat, namun hasilnya tetap nihil. Saat mereka kembali, Nando Parrado mengusulkan agar mereka semua berjuang bersama berjalan menuju Chili yang ada di balik gunung tersebut, dan menyarankan Numa mau makan agar mempunyai cukup tenaga untuk usaha tersebut. Numa pada akhirnya dengan berat hati mau makan daging yang diberikan padanya.

Pada hari ke-17, mereka tertimbun oleh longsoran salju yang diakibatkan oleh badai salju. Sebagian penyintas meninggal akibat longsoran tersebut, sementara Arturo terluka parah. Pada saat es mulai mencair, Arturo akhirnya meninggal dunia. Pada hari ke-36, Numa, Roberto, Nando, dan Fito memutuskan untuk mencoba berjalan ke timur menuju Argentina. Setelah berjalan beberapa lama, kaki Numa yang terinfeksi membuatnya mau tidak mau harus kembali. Beberapa jam kemudian, mereka menemukan ekor pesawat yang selama ini mereka cari. Mereka kemudian membawa penyintas lain dan berhasil membuat radio menyala, namun kemudian terjadi malfungsi listrik yang menyebabkan semua peralatan elektronik tidak bisa digunakan.

Pada hari ke 58, dalam siaran radio, sebuah pesawat C-47 dikerahkan untuk melanjutkan pencarian korban kecelakaan di pegunungan Andes. Numa akhirnya meninggal dunia dalam tidurnya dan menuliskan sebuah pesan "Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya". Nando, Roberto dan Fito mencoba untuk berjalan ke arah barat menuju Chili. Setelah melihat sebuah daerah tanpa salju di kejauhan, Fito memutuskan untuk kembali ke pesawat agar cadangan makanan bisa bertahan lebih lama. Setelah berjalan berhari-hari, Nando dan Roberto akhirnya berhasil sampai di sebuah sungai dan bertemu dengan seorang laki-laki yang menunggang kuda. Tim penyelamatan segera dikirim ke area tersebut dan pada hari ke-71 akhirnya 16 penyintas berhasil ditemukan dan diselamatkan.

Pemeran

sunting
  • Enzo Vogrincic sebagai Numa Turcatti
  • Matías Recalt sebagai Roberto Canessa
  • Agustín Pardella sebagai Nando Parrado
  • Tomas Wolf sebagai Gustavo Zerbino
  • Diego Vegezzi sebagai Marcelo Pérez del Castillo
  • Esteban Kukuriczka sebagai Adolfo "Fito" Strauch
  • Francisco Romero sebagai Daniel Fernández Strauch
  • Rafael Federman sebagai Eduardo Strauch
  • Felipe González Otaño sebagai Carlitos Páez
  • Agustín Della Corte sebagai Antonio "Tintín" Vizintín
  • Valentino Alonso sebagai Alfredo "Pancho" Delgado
  • Simon Hempe sebagai José Luis "Coche" Inciarte
  • Fernando Contigiani García sebagai Arturo Nogueira
  • Benjamín Segura sebagai Rafael "el Vasco" Echavarren
  • Rocco Posca sebagai Ramón "Moncho" Sabella
  • Luciano Chatton sebagai Pedro Algorta
  • Agustín Berruti sebagai Bobby François
  • Juan Caruso sebagai Álvaro Mangino
  • Andy Pruss sebagai Roy Harley
  • Santiago Vaca Narvaja sebagai Daniel Maspons
  • Esteban Bigliardi sebagai Javier Methol
  • Paula Baldini sebagai Liliana Methol
  • Federico Aznarez sebagai Enrique Platero
  • Alfonsina Carrocio sebagai Susana Parrado
  • Silvia Giselle Pereyra sebagai Eugenia Parrado
  • Pablo Tate sebagai Francisco Nicola
  • Virginia Kaufmann sebagai Esther Nicola
  • Felipe Ramusio sebagai Diego Badai
  • Blas Polidori sebagai Gustavo Nicolich
  • Emanuel Parga sebagai Carlos Roque
  • Iair Said sebagai Julio César Ferradas
  • Mariano Rochman sebagai Ramón Martínez
  • Juan Diego Eirea sebagai Juan Carlos Menéndez
  • Jaime James Louta (LOUTA) sebagai Gastón Costemalle
  • Lautaro Bakir sebagai Julio Martínez Lamas
  • Jerónimo Bosia sebagai Francisco "Pancho" Abal
  • Lucas Mascareña sebagai Fernando Vázquez
  • Julián Bedino sebagai Guido Magri
  • Toto Rovito sebagai Alexis Hounie
  • Federico Formento sebagai Daniel Shaw
  • Teh Alberti sebagai Graciela Augusto de Mariani
  • Agustín Lain sebagai Carlos Valeta
  • Francisco Bereny sebagai Felipe Maquirriaín
  • Juan José Marco sebagai Ovidio Ramírez
  • Carlos "Carlitos" Páez sebagai ayahnya, Carlos Páez Vilaró[14]
  • Maximiliano de la Cruz sebagai Dante Lagurara[15][16][17][18]

Produksi

sunting

Pengembangan

sunting

Jurnalis Uruguay Pablo Vierci tumbuh besar, bersekolah, dan bermain rugbi bersama banyak penumpang pesawat tersebut,[19] yang kemudian menulis pada 2008[20] buku tentang kecelakaan tersebut, La Sociedad de la Nieve.[21] Bayona menemukan buku Vierci saat melakukan riset untuk filmnya tahun 2012, The Impossible, dan membeli hak cipta buku tersebut setelah menyelesaikan pengambilan gambar film itu. Para pembuat film merekam lebih dari 100 jam wawancara dengan seluruh penyintas yang masih hidup. Para aktor juga berinteraksi dengan para penyintas serta keluarga korban.[22][23] Bayona mengalami kesulitan mencari pendanaan selama 10 tahun, dengan menyatakan bahwa “masalah utama adalah karena film ini berbahasa Spanyol dengan anggaran besar, yang berbeda dengan anggaran besar film Amerika. Jadi cukup sulit karena pasar seakan tidak menerima jenis produksi seperti ini.”[24] Pada akhirnya, Netflix mengambil alih dan memberikan lampu hijau bagi Bayona untuk memproduksi film ini.[21]

Bayona mengalami kesulitan mendapatkan pendanaan selama 10 tahun, dengan menyatakan bahwa “masalah utama adalah karena film ini berbahasa Spanyol dengan anggaran besar, yang berbeda dengan anggaran besar film Amerika. Jadi cukup sulit karena pasar seakan tidak menerima jenis produksi seperti ini.”[24] Pada akhirnya, Netflix mengambil alih dan memberikan lampu hijau bagi Bayona untuk memproduksi film ini.[21]

Pengambilan gambar

sunting

Pengambilan gambar utama dilakukan di Sierra Nevada, Spanyol; Montevideo, Uruguay; Chili; dan Argentina, termasuk lokasi sebenarnya tempat kecelakaan di Andes.[25] Pengambilan gambar di Sierra Nevada berlangsung dari 10 Januari hingga 29 April 2022.[26][14] Pengambilan gambar di Uruguay selesai pada akhir Juli 2022,[17][27][14] dan produksi berlanjut di Madrid.[17] Secara keseluruhan, produksi berlangsung selama 138 hari pengambilan gambar, dengan anggaran dilaporkan lebih dari €65 juta.[28]

Pada Agustus 2021, unit kedua, yang dipimpin oleh Alejandro Fadel, sutradara Argentina dari Murder Me, Monster, merekam lanskap di Chili sebagai referensi untuk produksi virtual di lokasi dan pascaproduksi.[7][23][29] Di Sierra Nevada, produksi menghadapi tantangan berupa minimnya salju serta Lapisan Udara Sahara yang menutupi pegunungan dengan debu berwarna oranye.[7][30] Tiga replika bangkai badan pesawat digunakan: satu ditempatkan di hangar yang dibangun di area parkir,[31] satu lagi dikubur dalam salju buatan dan ditopang oleh derek hidrolik agar dapat dipindahkan, dan yang ketiga ditempatkan di atas danau kecil pada ketinggian 3.000 m (9.800 ft).[23][7][29] Di dalam hangar, layar setinggi 30 meter menampilkan rekaman unit kedua tentang Pegunungan Andes.[7][30][29] Unit ketiga bertugas mengambil gambar pegunungan yang lebih berbahaya.[7] Ketiga unit tersebut melibatkan sekitar 300 pekerja.[23][7]

David Martí dan Montse Ribé, seniman tata rias efek khusus pemenang Academy Award untuk Pan's Labyrinth, membuat prostetik berupa jasad dan luka.[7][29] Pascaproduksi direncanakan berlangsung sekitar lima bulan dengan melibatkan 300 orang.[7][23] Vierci, yang bertindak sebagai produser asosiasi, mengunjungi lokasi syuting di Sierra Nevada.[23]

Bayona menayangkan versi awal film kepada salah satu penyintas, José Luis "Coche" Inciarte, sebelum ia meninggal pada Juli 2023.[28] Ke-14 penyintas yang masih hidup menonton film tersebut satu hingga dua bulan sebelum penayangan perdana.[28][22]

Perilisan

sunting
J.A. Bayona, Carlos Páez Rodríguez, Fernando Parrado, Roberto Canessa bersama para pemeran film pada penayangan perdana di Venesia tahun 2023.
Roberto Canessa, Fernando Parrado, Carlos Páez Rodríguez, dan anggota keluarga menghadiri penayangan perdana di Venesia.

Film ini ditayangkan sebagai film penutup Festival Film Internasional Venesia ke-80, dengan pemutaran perdana dunia di luar kompetisi yang dijadwalkan berlangsung di Palazzo del Cinema pada 9 September 2023, setelah upacara penghargaan festival.[8] Film ini juga terpilih untuk ditayangkan dalam bagian Perlak pada Festival Film Internasional San Sebastián ke-71 pada September 2023.[32] Film ini juga diputar dalam bagian Out of Competition pada Festival Film Sitges ke-56,[33] serta pada AFI Fest tahun 2023.[34] Film ini juga diputar dalam bagian Out of Competition pada Festival Film Sitges ke-56,[35] serta pada AFI Fest tahun 2023.[36]

Film ini dijadwalkan untuk pemutaran teknis pada 20 hingga 26 Oktober 2023 di Cine Aragonia, Zaragoza.[37] Didistribusikan oleh Tripictures,[38] film ini mendapat perilisan bioskop di Spanyol pada 15 Desember 2023[39] dan dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 22 Desember 2023.[11]

Society of the Snow dirilis sebagai film orisinal Netflix pada 4 Januari 2024, dan masuk ke dalam daftar 10 Besar film non-Inggris di Netflix.[24][40] Dalam 11 hari pertama, film ini meraih 51 juta penayangan di Netflix.[40] Antara debutnya hingga akhir Juni, film ini mengumpulkan 103 juta penayangan, menjadikannya film Netflix ketiga yang paling banyak ditonton pada paruh pertama tahun 2024, setelah Damsel dan Lift.[41]

Penerimaan

sunting

Tanggapan kritikus

sunting

Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 90% pada 160 ulasan para kritikus adalah positif, dengan nilai rata-rata 7.8/10. Konsensus situs web berbunyi: "Society of the Snow menampilkan keterampilan teknis yang luar biasa dalam mengisahkan tragedi nyata, namun semua aspek spektakuler itu tidak mengurangi pesan sederhana dan kuat yang dibawanya."[42] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 72 dari 100, berdasarkan 33 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum baik.".[43]

Roxana Hadadi dari Vulture menyatakan bahwa "naskah filosofis dan penampilan yang tak tergoyahkan" dalam film ini "mengangkat" sekaligus "mendorongnya menuju transendensi... tidak sejak Silence karya Martin Scorsese ada sebuah film yang begitu efektif mengajak kita mempertimbangkan apakah iman adalah sebuah kebaikan atau justru sebuah beban."[44] Pete Hammond dari Deadline menilai bahwa interpretasi Bayona atas kecelakaan tersebut "pada akhirnya merupakan sebuah perjalanan spiritual di banyak tingkatan, berfokus pada kehendak manusia untuk mengatasi keadaan terburuk," serta bahwa film ini adalah "kisah tentang bagaimana kemanusiaan saling bersatu demi satu sama lain."[45]

Wendy Ide dari ScreenDaily berpendapat bahwa "adaptasi Bayona atas kisah yang sudah banyak difilmkan ini ditingkatkan oleh rangkaian adegan aksi yang kuat," dan hal yang membedakannya adalah "keputusan untuk tidak sepenuhnya berfokus pada para penyintas. Bayona berusaha keras memastikan bahwa suara-suara yang ditonjolkan bukan semata-mata milik korban kecelakaan yang akhirnya berhasil pulang."[46] Guy Lodge dari Variety menyatakan bahwa film ini terdiri dari "pemeran tanpa bintang, seluruhnya berbahasa Spanyol" dan merupakan sebuah "drama emosional yang efektif." Ia juga menambahkan bahwa film ini memiliki "spiritualitas yang bernuansa dan tidak terikat denominasi, yang semakin membedakannya dari film sebelumnya yang lebih sederhana dalam menyajikan kisah petualangan inspiratif."[47] Carlos Boyero dari El País menilai bahwa film ini merupakan "penggambaran yang kredibel dan emosional atas pengalaman mengerikan dari kecelakaan tersebut".[48]

Teté Ribeiro dari Folha de S.Paulo menegaskan bahwa film ini "bukan untuk... perut yang lemah."[49] Peter Bradshaw dari The Guardian menyatakan bahwa meskipun film ini adalah "sebuah karya penuh semangat, tulus, dan dibuat dengan gairah serta gaya," pada saat yang sama "misteri gelap nan aneh dari kasus Andes diabaikan oleh Bayona; kecurigaan ganjil bahwa pengalaman tersebut telah membuat para penyintas menjadi 'pasca-manusia'."[50] David Rooney dari The Hollywood Reporter menilai film ini "tidak sepenuhnya konsisten namun pada akhirnya efektif," disampaikan "dengan keaslian dan realisme yang menggetarkan, penuh emosi namun tanpa sensasionalisme."[51] Baik Hadadi maupun Rooney menekankan sifat eksistensial dari film ini.[44][51]

Jorge Majfud, penulis Cine político latinoamericano, berpendapat bahwa film tersebut harus dianalisis dengan "pandangan kritis," seraya menekankan bahwa selain kisah ini, terdapat "tak terhitung tragedi yang menentukan jalannya sejarah dunia" yang diabaikan dalam sinema.[52] Di antara sedikit ulasan yang sepenuhnya negatif, Luís Miguel Oliveira dari Público menyatakan bahwa "mereka selamat. Sinema tidak," dan menilai Society of the Snow sebagai "sebuah film Amerika buruk yang dibuat oleh orang Eropa."[53]

Tanggapan dari para penyintas

sunting

Dalam sebuah opini tahun 2024, dua orang penyintas, Roberto Canessa dan Gustavo Zerbino, menyatakan bahwa mereka "dan orang lain telah menceritakan kisah kami selama setengah abad, tetapi sang pembuat film J.A. Bayona berhasil menangkapnya dengan cara yang kami anggap menginspirasi dan terasa segar. Dalam banyak hal, Society of the Snow melanggar sebuah kaidah lama dalam drama: ini adalah film tanpa antagonis. Benar, ini adalah narasi klasik manusia versus alam, tetapi tidak ada kejahatan yang hadir dalam film. Ini adalah film tanpa sinisme, penuh dengan kemanusiaan murni, dapat diakses oleh beragam penonton. Ini adalah film yang telah menembus batas bahasa dengan pesan universal bahwa setiap orang memiliki potensi tak terukur untuk bangkit menghadapi keadaan, berkat, sebagian besar, aliansi yang bisa dan seharusnya kita bentuk ketika berbagi planet ini bersama-sama."[54]

Referensi

sunting
  1. ^ "Michael Giacchino Scoring J.A. Bayona's 'Society of the Snow'". Film Music Reporter. 19 June 2023. Diakses tanggal 20 June 2023.
  2. ^ a b Institute of Cinematography and Audiovisual Arts (6 Oktober 2023). "Spanish nationality certificate for cinematographic films" (PDF). www.sede.mcu.gob.es (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 8 Januari 2024.
  3. ^ "¿Cuánto ha costado 'La sociedad de la nieve'? Así es la superproducción de Bayona con Netflix". Film Reporter. 14 Desember 2023. Diakses tanggal 21 Desember 2023.
  4. ^ Brueggemann, Tom (29 Januari, 2024). "Netflix Gets 18 Oscar Nominations, but Viewers Prefer 'The Postcard Killings' to 'Maestro'". IndieWire. Diakses tanggal 29 Januari, 2024.
  5. ^ Society of the Snow. Hachette UK. 7 April 2022. ISBN 978-1-4087-1637-3. Diakses tanggal 21 Oktober 2023.
  6. ^ Vivarelli, Nick (22 Juli 2023). "Netflix Survival Thriller 'Society of the Snow,' About Andes Plane Crash Survivors, Set as Venice Film Festival Closer". Variety.
  7. ^ a b c d e f g h i Meseguer, Astrid (29 April 2022). "'La sociedad de la nieve': así es el ambicioso rodaje de J.A. Bayona sobre el Milagro de los Andes". La Vanguardia (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 22 Mei 2022.
  8. ^ a b "Biennale Cinema 2023 | La sociedad de la nieve by J.A. Bayona is the closing film of the 80th Venice Film Festival". La Biennale di Venezia. 2023-07-22. Diakses tanggal 2023-07-22.
  9. ^ Redacción. "La sociedad de la nieve tuvo su estreno en cines uruguayos: la emoción de su director". El Observador. Diakses tanggal 2023-12-06.
  10. ^ "The film that will represent Spain at the Oscars will arrive on Netflix on January 4". La Razón (in Spanish). 2023-10-23.
  11. ^ a b "IFC Center - Society of the Snow".
  12. ^ "'La sociedad de la nieve', la película 'granadina' de J.A. Bayona, ya tiene fecha de estreno en Netflix". Ideal (dalam bahasa Spanyol). 6 October 2023. Diakses tanggal 7 Oktober 2023.
  13. ^ Bergeson, Samantha (2023-12-21). "2024 Oscar Shortlists Unveiled: 'Barbie,' 'Poor Things,' 'Maestro,' and 'The Zone of Interest' Make the Cut". IndieWire. Diakses tanggal 2023-12-22.
  14. ^ a b c "Netflix: terminó el rodaje local de una nueva película sobre la "Tragedia de los Andes"". Página 12 (dalam bahasa Spanyol). 27 Juli 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2023. Diakses tanggal 28 Juli 2022.
  15. ^ Netflix (29 November 2021). "J.A. Bayona to direct Society of the Snow (La sociedad de la nieve) for Netflix" (Press release). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 April 2023. Diakses tanggal 22 May 2022.
  16. ^ "LA SOCIEDAD DE LA NIEVE – PELÍCULA DE J.A. BAYONA (2023)". 13 March 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 September 2023. Diakses tanggal 4 August 2023.
  17. ^ a b c Fourment, Belen (27 Juli 2022). "Netflix en Uruguay: terminó el rodaje local de la película sobre los Andes; todo lo que se sabe". El País (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juli 2022. Diakses tanggal 28 Juli 2022.
  18. ^ Ostby, Ingrid (6 September 2023). "'Society of the Snow': Everything You Need to Know". Tudum. Netflix. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  19. ^ Vierci, Pablo (2024). Society of the Snow: The Definitive Account of the World's Greatest Survival Story (Acknowledgements). Constable. hlm. 353. ISBN 978-1408716373.
  20. ^ Canessa, Roberto; Vierci, Pablo (2016). I Had to Survive: How a Plane Crash in the Andes Inspired My Calling to Save Lives (A Note from Pablo Vierci). Atria. hlm. 289. ISBN 978-1476765457.
  21. ^ a b c Blyth, Antonia (8 Desember 2023). "The Partnership: J.A. Bayona & Author Pablo Vierci Tell The Real Story Behind 'Society Of The Snow'". Deadline Hollywood.
  22. ^ a b Ritman, Alex (8 September 2023). "J.A. Bayona on Gaining the Trust of the Crash Survivors for Venice-Closing Real-Life Disaster Thriller 'Society of the Snow'". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  23. ^ a b c d e f Mayorga, Emilio; Hopewell, John (29 April 2022). "Netflix, 'The Impossible' Director J.A. Bayona Wrap Spain Shoot on 'Society of the Snow,' an Uplifting Disaster Movie". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 March 2023. Diakses tanggal 22 May 2022.
  24. ^ a b c Blyth, Antonia (23 Januari 2024). "International Oscar-Nominated 'Society Of The Snow' Director J.A. Bayona Credits Social Media With Breaking Down Subtitles Barrier". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2024. Diakses tanggal 7 Maret 2024. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "sub" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  25. ^ Ritman, Alex (29 November 2021). "J. A. Bayona Sets Netflix Real-Life Disaster Drama 'Society of the Snow'". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 June 2023. Diakses tanggal 22 May 2022.
  26. ^ Cabrero, José E. (29 April 2022). "Dentro de 'La sociedad de la nieve', la superproducción de Bayona en Granada". Ideal (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 16 June 2022.
  27. ^ "Terminó en Montevideo el rodaje de la película "La sociedad de la nieve" sobre la tragedia de Los Andes". Telemundo. 27 Juli 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 April 2023. Diakses tanggal 28 Juli 2022.
  28. ^ a b c Belinchón, Gregorio (27 Agustus 2023). "Juan Antonio Bayona: "Lo que me interesa del canibalismo es el concepto de entregar tu cuerpo a otro"". El País (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  29. ^ a b c d Salvans, Roger (1 Mei 2022). "'La sociedad de la nieve': Visitamos el rodaje de la nueva película de J.A. Bayona para Netflix". Fotogramas (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 August 2023. Diakses tanggal 22 May 2022.
  30. ^ a b "De rodaje con J.A. Bayona: El milagro de Los Andes llega a Sierra Nevada". EFE (dalam bahasa Spanyol). 29 April 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 May 2022. Diakses tanggal 22 May 2022.
  31. ^ Cabrero, José E. (15 Desember 2021). "El hangar de J. A. Bayona en Sierra Nevada". El Diario Montañés (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 December 2021. Diakses tanggal 22 May 2022.
  32. ^ de Partearroyo, Daniel (18 Agustus 2023). "San Sebastián 2023 anuncia sus Perlas: Bayona, Glazer, Kaurismäki, Hamaguchi y muchos más". 20 Minutos (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 August 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  33. ^ "Edisi ke-56 Festival Dimulai dengan Pengumuman Daftar Lengkap Film". Festival Film Sitges. 12 September 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 September 2023. Diakses tanggal 17 September 2023.
  34. ^ Tangcay, Jazz; Franklin, McKinley; Thompson, Jaden; Brew, Caroline (29 September 2023). "AFI Fest Mengumumkan Daftar Lengkap Festival Termasuk Pemutaran Perdana Dunia 'Freud's Last Session' dan 'Albert Brooks: Defending My Life' – Film News in Brief". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 September 2023. Diakses tanggal 30 September 2023.
  35. ^ "Edisi ke-56 Festival Dimulai dengan Pengumuman Daftar Lengkap Film". Festival Film Sitges. 12 September 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 September 2023. Diakses tanggal 17 September 2023.
  36. ^ Tangcay, Jazz; Franklin, McKinley; Thompson, Jaden; Brew, Caroline (29 September 2023). "AFI Fest Mengumumkan Daftar Lengkap Festival Termasuk Pemutaran Perdana Dunia 'Freud's Last Session' dan 'Albert Brooks: Defending My Life' – Film News in Brief". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 September 2023. Diakses tanggal 30 September 2023.
  37. ^ Valverde, M. (20 Oktober 2023). "'La sociedad de la nieve' tayang mengejutkan akhir pekan ini di Zaragoza". Granada Hoy. Grupo Joly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2023. Diakses tanggal 21 Oktober 2023.
  38. ^ Gonzálvez, Paula M. (30 Desember 2023). "Mengapa 'La Sociedad de la Nieve' tidak tayang di bioskop Nueva Condomina? Sebuah kisah tentang ketidakcocokan". La Opinión de Murcia. Prensa Ibérica.
  39. ^ "'La sociedad de la nieve' karya J. A. Bayona akan hadir di bioskop pada 15 Desember". La Vanguardia. 20 Oktober 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2023. Diakses tanggal 21 Oktober 2023.
  40. ^ a b Hopewell, John (16 Januari 2024). "Film Kandidat Oscar 'Society of the Snow' Menjadi Salah Satu Film Non-Inggris Terbesar Netflix Sepanjang Masa". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Maret 2024. Diakses tanggal 7 Maret 2024.
  41. ^ Ntim, Zac (19 September 2024). "Data Netflix: Damsel karya Millie Bobby Brown & Film Aksi Lift yang Dibintangi Kevin Hart Memimpin Daftar Film — Lihat Wawasan Terbaru". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 September 2024.
  42. ^ "Society of the Snow". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal 5 Januari 2024. Sunting di Wikidata
  43. ^ "Society of the Snow". Metacritic. Fandom, Inc. Diakses tanggal 5 Januari 2024.
  44. ^ a b Hadadi, Roxana (5 Januari 2024). "The Transcendent Society of the Snow Has Existential Bite". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Februari 2024. Diakses tanggal 26 Februari 2024.
  45. ^ Hammond, Pete (9 September 2023). "'Society Of The Snow' Review: J.A. Bayona's Thrilling Account Of 1972 Uruguayan Rugby Team Airplane Crash Closes Venice Film Festival". Deadline. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 September 2023. Diakses tanggal 11 September 2023.
  46. ^ Ide, Wendy (9 September 2023). "'Society Of The Snow': Venice Review". ScreenDaily. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  47. ^ Lodge, Guy (9 September 2023). "'Society of the Snow' Review: J.A. Bayona Wrests the Andes Flight Disaster Away From Hollywood". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
  48. ^ Boyero, Carlos (15 Desember 2023). "'La sociedad de la nieve': potret kredibel dan emosional dari horor yang dialami dalam kecelakaan pesawat di Andes". El País (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 16 Maret 2024.
  49. ^ "Crítica: 'A Sociedade da Neve', com canibalismo, não é para estômagos fracos". Folha de S.Paulo (dalam bahasa Brazilian Portuguese). 14 Desember 2023. Diakses tanggal 16 Maret 2024.
  50. ^ Bradshaw, Peter (19 Desember 2023). "Society of the Snow review – cannibalism in the ice in incredible real-life survival tale". Guardian. Guardian. Diakses tanggal 4 Agustus 2024.
  51. ^ a b Rooney, David (14 September 2023). "'Society of the Snow' Review: J.A. Bayona Blends Visceral Action With Existential Despair in Overlong but Affecting Survival Thriller". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2023. Diakses tanggal 16 September 2023.
  52. ^ Majfud, Jorge (11 Januari 2024). "La tragedia Netflix de Los Andes". Página 12. Pagina12. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2024. Diakses tanggal 11 Januari 2024.
  53. ^ Oliveira, Luís Miguel (17 Januari 2024). "A Sociedade da Neve: um mau filme americano feito por europeus". PÚBLICO (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 16 Maret 2024.
  54. ^ Canessa, Roberto; Zerbino, Gustavo (22 Februari 2024). "Together We Can Move Mountains: Two 'Society of the Snow' Survivors Pen a Plea for Solidarity". IndieWire. Diakses tanggal 22 Februari 2024.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Penerbangan Angkatan Udara Uruguay 571

kemudian dikenal dengan julukan bencana penerbangan Andes, Tragedi Andes (Tragedia de los Andes), atau Keajaiban Andes (El Milagro de los Andes). Saat melintasi

TAM Linhas Aéreas Penerbangan 3054

"Ministério Público Federal pede a condenação de dois investigados na tragédia da TAM" [Kejaksaan Agung meminta agar dua orang yang menjadi tersangka

Nicola Zalewski

corrieredellosport.it (dalam bahasa Italia). 4 May 2022. Diakses tanggal 2023-02-02. "Tragedia reprezentanta Polski, zmarł jego ojciec. "Kilka dni temu był najszczęśliwszym

Kecelakaan Lockheed C-130 Angkatan Udara Kolombia 2026

de la Fuerza Aérea que se accidentó en Putumayo: Mindefensa lamentó la tragedia" [Setidaknya 120 personel berseragam bepergian dengan pesawat Angkatan

Tragedi Yunani

contemporaneo, Milan, Penerbit Garzanti ISBN 88-11-67420-4. Beye, C.R., La tragedia greca: Guida storica e critica, Roma, Penerbit Laterza ISBN 88-420-3206-9

Garis waktu penghapusan perbudakan

Antonio; Vicent, Bernard (1993) [1979]. Historia de los moriscos. Vida y tragedia de una minoría. Madrid: Alianza Editorial. p. 265. Gary João de Pina-Cabral

Tragedi Armero

Tragedi Armero (bahasa Spanyol: Tragedia de Armerocode: es is deprecated ) adalah tragedi yang terjadi setelah letusan Gunung Berapi Komposit Nevado del

Numa Turcatti

2024). "La historia real de Numa Turcatti, uno de los que falleció en la tragedia de los Andes: por qué es tan importante su muerte". www.eldestapeweb.com