Ploidi adalah istilah dalam biologi yang menunjuk pada satuan banyaknya genom (himpunan kromosom) dasar yang dimiliki oleh sel makhluk hidup.[1] Penyebutannya biasanya menyertai awalan yang menunjukkan jumlah, seperti "monoploid" (satu set), "diploid" (dua set), dan sebagainya. Penyebutan biasanya disingkat sebagai x, jadi 1x berarti monoploid. Bilangan dasar dimiliki oleh "tipe normal" sel tubuh dilambangkan sebagai 2n.

Pada umumnya makhluk hidup, inti sel dari sel tubuh (sel somatik) normal memiliki dua set kromosom (diploid, 2x= 2n).[2] Sebagai perkecualian, sejumlah organisme, banyak di antaranya tumbuhan, memiliki jumlah set yang lebih daripada dua, dan ini secara umum disebut sebagai organisme poliploid (poly- berarti "banyak"). Contohnya adalah kentang (tetraploid, 4x = 2n), gandum roti (heksaploid, 6x = 2n), dan tebu (biasanya oktaploid, 8x = 2n). Beberapa jenis sel memiliki perkecualian. Sel kelamin (sel seksual atau reproduktif) memiliki separuh dari set tersebut (jadi haploid, n, sebanyak bilangan dasar). Sel endosperma bersifat triploid, 3n, akibat adanya penggabungan dua genom pada sel kutub lembaga.

Beberapa istilah yang terkait dengan ploidi

sunting
  • Monoploid: satu set kromosom.
  • Haploid: jumlah genom dasar.
  • Haploid ganda: set kromosom hasil penggandaan karena kegagalan berpisahnya genom pada mitosis.
  • Diploid: dua set kromosom.
  • Triploid: tiga set kromosom.
  • Tetraploid: empat set kromosom.
  • Pentaploid: lima set kromosom.
  • Heksaploid: enam set kromosom.
  • Oktaploid: delapan set kromosom.
  • Poliploid: banyak set kromosom (nama umum untuk 3x ke atas).[2]
  • Disomik: set kromosom sel tubuh lengkap (2n)
  • Monosomik: set kromosom sel tubuh kekurangan satu kromosom (2n - 1)
  • Trisomik: 2n + 1
  • Tetrasomik: 2n + 2

Referensi

sunting
  1. ^ "Ploidy - Definition and Examples - Biology Online Dictionary". Biology Articles, Tutorials & Dictionary Online (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-11-28.
  2. ^ a b "Ploidy | genetics". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-28.

Lihat pula

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pisang

pisang seribu, pisang lilin, pisang mas (Musa acuminata) Kelompok AAA (triploid, partenokarp): pisang susu, bananito, jenis-jenis pisang ambon (Musa acuminata)

Bunga

haploid, hasil akhirnya adalah sebuah inti jaringan penyimpan nutrisi yang triploid. Setelah terbentuk, zigot mulai tumbuh melalui pembelahan inti dan sel

Poliploidi

poliploid. Tipe poliploid dinamakan tergantung banyaknya set kromosom. Jadi, triploid (3n), tetraploid (4n), pentaploid (5n), heksaploid (6n), oktoploid, dan

Jeringau

tanamannya. Dringo diploid dilaporkan tidak mengandung ฮฒ-asaron, sedangkan pada triploid kadar ฮฒ-asaron sebesar 3โ€“19%. Dringo tetraploid yang berasal dari India

Biji

tetumbuhan induk melalui proses pembuahan ganda. Endosperma yang biasanya triploid ini kaya akan minyak nabati atau zat pati dan protein. Pada Gymnospermae

Endosperma

berbeda dengan embrio yang diploid, endosperma memiliki tiga set genom atau triploid. Endosperma berperan dalam mendukung perkembangan embrio selama fase heterotrof

Pisang raja sereh

Pisang raja sereh adalah pisang kultivar hibrida triploid dari Filipina. Pisang tersebut adalah salah satu pisang kultivar paling umum di Asia Tenggara

Tumbuhan berbunga

dengan kedua inti sel sentral, menghasilkan sel triploid (3n). Zigot berkembang menjadi embrio; sel triploid berkembang menjadi endosperma, cadangan makanan