Muskimol
Data klinis
Nama lainAgarin, agarina, panterina, panterin, asam piroibotenat, ฮฒ-toksin, 5-aminometilisoksazol-3-ol, 3-hidroksi-5-aminometilisoksazola
Rute
pemberian
Oral, (termasuk dalam bentuk rokok)[1][2][3]
Kelas obatAgonis reseptor GABAA, sedatif, hipnotik, halusinogen
Kode ATC
  • None
Status hukum
Status hukum
  • AU: S9 (Prohibited)
  • SE: Sedang dalam penyelidikan
    Secara umum tidak terkendali[1][4][5]
Data farmakokinetika
BioavailabilitasTidak diketahui[1][6]
Pengikatan proteinTidak diketahui[1][6]
MetabolismeTransaminasi (melalui GABA-T)[1][12]
Onset aksi0,5โ€“2 jam (puncaknya 1โ€“3 jam)[2][3][7][8][9]
Waktu paruh eliminasiTidak diketahui[1][6]
Durasi aksi4โ€“8 jam (tetapi dapat juga sampai 24 jam)[2][9][10][11]
EkskresiUrine (sebagian tidak berubah)[12]
Pengenal
  • 5-(aminometil)-1,2-oksazol-3-ona
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.018.574 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC4H6N2O2
Massa molar114,10ย gยทmolโˆ’1
Model 3D (JSmol)
Titik leleh184 hingga 185ย ยฐC (363 hingga 365ย ยฐF)
  • NCc1cc(no1)O
  • InChI=1S/C4H6N2O2/c5-2-3-1-4(7)6-8-3/h1H,2,5H2,(H,6,7)ย checkY
  • Key:ZJQHPWUVQPJPQT-UHFFFAOYSA-Nย checkY
ย ย (verify)

Muskimol; juga dikenal sebagai agarin, panterina, atau asam piroibotenat; adalah agonis reseptor GABAA dengan efek sedatif dan halusinogenik serta konstituen psikoaktif utama dari jamur Amanita seperti Amanita muscaria dan Amanita pantherina.[1][13][14][15][16] Ini merupakan alkaloid 3-hidroksiisoksazola dan secara struktural terkait erat dengan neurotransmiter asam aminobutirat gamma (GABA).[1][2][14] Senyawa ini banyak digunakan sebagai ligan dan agonis reseptor GABAA dalam penelitian ilmiah.[1][14] Muscimol biasanya digunakan secara oral (termasuk juga diisap dalam bentuk rokok).[1][2][3][12] Efek puncak terjadi setelah 1 hingga 3 jam secara oral[3][7][9] dan durasinya adalah 4 hingga 8 jam tetapi hingga 24 jam.[2][3][11]

Efek muskimol pada manusia antara lain meliputi depresi sentral, sedasi, tidur, gangguan kognitif dan motorik, halusinasi, distorsi persepsi, dan kedutan otot.[12][8][17][18] Muscimol bertindak sebagai agonis penuh reseptor GABAA yang poten.[1][14][19] Ia juga merupakan agonis parsial reseptor GABAA-ฯ yang poten dan penghambat penyerapan kembali GABA yang lemah.[1][2][14] Obat ini tidak aktif pada reseptor GABAB tetapi merupakan substrat dari GABA transaminase (GABA-T).[2][12][14] Muskimol sebagian besar memberikan efeknya melalui aktivasi reseptor GABAA.[12] Muskimol sangat berbeda dari obat-obatan seperti benzodiazepin dan barbiturat karena merupakan agonis ortosterik reseptor GABAA dan bukan modulator alosterik.[1][20] Tidak seperti GABA, muskimol menembus sawar darah otak dan karenanya aktif secara sentral.[12][15][20] Muskimol, yang juga dikenal secara kimia sebagai 5-aminometilisoksazol-3-ol, adalah analog GABA yang terkendali secara konformasi.[2][14] Senyawa terkait dan konstituen Amanita spp. asam ibotenat adalah bakal obat dari muskimol.[1][2][15]

Muskimol pertama kali diisolasi dari Amanita muscaria dan karenanya ditemukan pada tahun 1964.[1][14][16] Telah dilakukan studi klinis terbatas sebagai obat farmasi potensial untuk sejumlah penggunaan seperti pengobatan epilepsi.[1][21][22][23] Selain itu analog dan turunan muskimol, seperti agonis reseptor GABAA selektif gaboksadol (THIP, LU-2-030) dan penghambat penyerapan kembali GABA selektif tiagabin, telah dikembangkan sebagai obat farmasi.[2][14][24][25] Muskimol dan jamur Amanita muscaria jarang digunakan sebagai obat rekreasional secara historis.[3] Namun, pada pertengahan tahun 2020-an, penggunaan zat-zat ini termasuk penggunaan rekreasional untuk efek halusinogenik dan mikrodosis untuk manfaat terapeutik yang diklaim, menjadi semakin menonjol.[1][5][26][27] Alasan terapeutik yang paling sering dikutip untuk penggunaannya adalah untuk meningkatkan kualitas tidur.[26] Muskimol bukanlah zat yang dikendalikan dan tidak diatur di sebagian besar dunia, termasuk di sebagian besar Amerika Serikat dan Eropa.[1][4][5]

Sumber alami

sunting
Jamur Amanita muscaria yang mengandung muscimol.

Sumber alami utama muscimol adalah jamur dari genus Amanita seperti Amanita muscaria dan Amanita pantherina. Senyawa ini diproduksi dalam jamur bersama dengan muskarin (yang terdapat dalam jumlah sedikit dan tidak aktif), muskazona, dan asam ibotenat.[15][28] Pada Amanita muscaria, lapisan tepat di bawah kulit tudung mengandung jumlah muscimol tertinggi, dan oleh karena itu merupakan bagian yang paling psikoaktif.[29]

Penggunaan dan efek

sunting

Sifat dan efek muskimol pada manusia telah dinilai secara terbatas dalam studi klinis.[12][7][8][18] Dalam studi ini, muskimol dinilai pada dosis 5 hingga 15ย mg secara oral. Dosis ambang oral muskimol kira-kira 6ย mg,[12][30] sedangkan kisaran dosis psikoaktif dikatakan berkisar antara 8 hingga 15ย mg.[1][2][11] Hanya 1 g "kancing" Amanita muscaria kering dapat mengandung jumlah muskimol ini, meskipun potensinya sangat bervariasi di antara jamur.[31] Menurut Jonathan Ott, dosis 15ย mg bersifat "psikoptik" sedangkan dosis 20ย mg bersifat "visioner".[3] Awitan kerja muskimol, melalui konsumsi muskimol atau Amanita muscaria secara oral, terjadi antara 30 menit dan 2 jam,[2][8] dengan efek puncak terjadi setelah 1 hingga 3 jam. Durasi efeknya adalah 4 hingga 8 jam, tetapi beberapa efek dapat bertahan hingga 24 jam.[2][3][7][9][10][11] Dalam satu publikasi, efek muskimol dijelaskan sebagai berikut:[8][18]

"Waser (1967) menjelaskan efek pemberian muskimol sendiri sebanyak 10โ€“15 mg sebagai '. . . halusinasi intens seperti pada LSD tidak ada . . . terjadi gangguan fungsi psikis yang cukup besar seperti orientasi ruang dan waktu, persepsi visual, proses berpikir, bicara, dan beberapa fenomena psikis baru berupa ilusi dan gambar gema'. Dosis yang lebih tinggi cenderung menghasilkan intoksikasi parah pada manusia, dengan kedutan otot yang menyakitkan, agitasi yang cukup besar, dan halusinasi yang jelas".[8][18]

Efek muskimol pada manusia dalam berbagai penelitian telah ditemukan meliputi sedasi, pusing, inkoordinasi, relaksasi, pengurangan kecemasan, perbaikan suasana hati, tidur, mimpi yang beragam, kesulitan berbicara, gangguan perhatian, fokus, dan konsentrasi. Efek samping muskimol meliputi gangguan belajar, kebingungan, kehilangan nafsu makan, stimulasi, agitasi psikomotor, efek halusinogenik, pseudohalusinasi seperti gema (penglihatan dan suara), halusinasi yang jelas, psikosis, dan delirium.[1][2][12][18] Pada dosis yang lebih tinggi, koma, sawan, dan kematian dapat terjadi. Efek fisik muskimol di antaranya dapat meliputi kedutan otot, kemerahan, sedikit peningkatan tekanan darah, mual, muntah, sakit perut, dan diare.[1][2][12][17] Efek samping yang dilaporkan meliputi kelelahan, kurang aktif, sakit kepala, dan migrain.[12] Muskimol dapat meningkatkan kadar prolaktin dan hormon pertumbuhan.[32][33]

Muskimol dikatakan memiliki efek serupa pada tidur pada hewan pengerat seperti obat farmasi eksperimental terkait gaboksadol (THIP).[14][24][34][35] Pada manusia, gaboksadol menurunkan latensi awal tidur, meningkatkan durasi tidur, meningkatkan tidur gelombang lambat (SWS) dan aktivitas gelombang lambat (SWA), serta tidak menekan tidur REM.[34] Efek muskimol dan gaboksadol pada tidur berbeda dari modulator alosterik positif reseptor GABAA yang banyak digunakan seperti benzodiazepin dan obat Z, yang justru dapat mengganggu SWS dan SWA meskipun meningkatkan awal dan durasi tidur.[14][24][34][36] Meskipun muskimol dan gaboksadol memiliki efek serupa pada tidur, muskimol juga ditemukan dapat meningkatkan tidur REM, tidak seperti gaboksadol.[35]

Asam ibotenat selaku bakal obat muskimol, aktif pada dosis sekitar 20 hingga 100ย mg secara oral pada manusia.[1][2][3][12] Sekitar 10 hingga 20% asam ibotenat dikatakan diubah menjadi muskimol setelah dekarboksilasi.[3][26]

Toksisitas dan overdosis

sunting

Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko memperingatkan bahwa muscimol dan produk yang mengandungnya menimbulkan risiko kesehatan yang serius, terutama bagi anak-anak.[37]

Profil toksisitas dan keamanan muscimol telah dipelajari dalam berbagai konteks, baik eksperimental maupun klinis. Median dosis letal (LD50) pada mencit adalah 3,8ย mg/kg s.c. LD50 pada tikus adalah 2,5ย mg/kg i.p., dan 45ย mg/kg secara oral.[38] Sebuah studi pada primata menunjukkan bahwa ketika diberikan dalam dosis yang meningkat, muscimol menyebabkan hiperkinesia dan diskinesia reversibel pada dosis yang lebih tinggi (hingga 88,8 mM), tetapi tidak ada toksisitas jangka panjang yang diamati pada pemeriksaan histologis.[39] Muscimol telah menunjukkan potensi sebagai antikonvulsan, memblokir sawan yang diinduksi oleh berbagai agen pada model hewan tanpa menyebabkan toksisitas yang signifikan pada dosis terapeutik.[40] Muscimol menunjukkan efek yang bergantung pada dosis dengan dosis yang lebih tinggi menyebabkan gejala sistem saraf pusat yang signifikan, tetapi reversibel.[41] Dosis muscimol yang dianggap berpotensi fatal pada manusia adalah 90ย mg, yang merupakan 15 kali lipat dari dosis aktif ambang batasnya yaitu 6ย mg.[31] Menurut Asosiasi Mikologi Amerika Utara, "dalam manusia, tidak ada kasus kematian yang terdokumentasi secara andal akibat racun dalam jamur ini (jamur yang mengandung turunan isoksazola) dalam 100 tahun terakhir, meskipun ada satu kasus di mana seorang pekemah membeku hingga meninggal saat dalam keadaan koma".[42]

Interaksi

sunting

Aksi dan efek muscimol dapat diperkuat oleh benzodiazepin seperti diazepam.[14][15]

Farmakologi

sunting

Farmakodinamika

sunting
Molekul asam aminobutirat gamma (GABA) dan muscimol dapat memiliki konformasi 3D yang serupa yang ditunjukkan secara tumpang tindih pada gambar ini. Karena kesamaan ini, muscimol berikatan dengan reseptor GABA tertentu.[15]

Muscimol adalah agonis penuh reseptor GABAA yang poten, mengaktifkan reseptor untuk neurotransmiter penghambat utama otak yakni asam aminobutirat gamma (GABA). Muscimol berikatan dengan situs yang sama pada kompleks reseptor GABAA seperti GABA itu sendiri, tidak seperti obat GABAergik lainnya seperti barbiturat, benzodiazepin, dan nonbenzodiazepin, yang berinteraksi dengan situs alosterik yang terpisah.[14][20] Reseptor GABAA tersebar luas di otak, sehingga ketika muscimol diberikan, ia mengubah aktivitas neuron di beberapa wilayah termasuk korteks otak besar, hipokampus, dan otak kecil. Dengan meniru GABA, muscimol mengaktifkan reseptor ini, yang menyebabkan pembukaan saluran klorida dan hiperpolarisasi neuron selanjutnya. Hal ini mengakibatkan penurunan eksitabilitas neuron, yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara eksitasi dan penghambatan di sistem saraf pusat.[43]

Muscimol menunjukkan efek yang relatif seragam pada reseptor GABAA dengan komposisi subunit yang berbeda. Namun, ditemukan bahwa muscimol bertindak sebagai superagonis reseptor GABAA ekstrasinaptik yang mengandung subunit ฮฑ4ฮฒ3ฮด (Emax = 120 hingga 140% relatif terhadap GABA).[1][14] Hal ini ditemukan disebabkan oleh penurunan desensitisasi reseptor dengan muscimol dibandingkan dengan GABA.[14] Penelitian selanjutnya menemukan bahwa muscimol merupakan agonis preferensial dari populasi reseptor GABAA yang mengandung subunit ฮด yang relatif kecil dan bahwa reseptor ini memberikan kontribusi substansial terhadap efeknya.[1][44] Berbeda dengan muscimol, benzodiazepin dan obat-obatan golongan Z tidak mengaktifkan reseptor GABAA yang mengandung subunit ฮด.[45] Di sisi lain, alkohol diketahui secara selektif mempotensiasi reseptor GABAA ekstrasinaptik yang mengandung subunit ฮด, analog dengan muscimol.[46][47][48]

Meskipun muscimol sering dianggap sebagai agonis GABAA selektif dengan afinitas yang sangat tinggi terhadap reseptor GABAA yang mengandung subunit ฮด,[44][49][50] ia juga merupakan agonis parsial poten dari reseptor GABAA-ฯ, sehingga rentang efeknya dihasilkan dari aksi gabungan pada lebih dari satu subtipe reseptor GABAA.[51] Faktanya, muscimol lebih poten sebagai agonis parsial reseptor GABAA-ฯ daripada sebagai agonis reseptor GABAA. Muscimol dikatakan tidak aktif pada reseptor GABAB.[2][14] Namun, sebuah studi selanjutnya melaporkan bahwa muscimol mungkin memiliki aktivitas penghambat yang dimediasi reseptor GABAB, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkarakterisasi aktivitas ini lebih lanjut.[1][52] Muscimol tidak aktif dalam hal mempengaruhi GABA transaminase (GABA-T).[2] Terdapat sedikit bukti bahwa muscimol berinteraksi dengan target biologis lain selain reseptor GABA dan transporter GABA.[14]

Pada hewan, muscimol menghasilkan depresi sentral, sedasi, analgesia, anksiolitik, efek antikonvulsan, efek neuroprotektif, dan anestesi.[12][53] Dalam studi diskriminasi obat pada hewan pengerat, muscimol dan gaboksadol sepenuhnya tergeneralisasi satu sama lain, tetapi generalisasi antara benzodiazepin seperti diazepam tidak terjadi.[34][35][54] Temuan ini menunjukkan bahwa muscimol dan gaboksadol memiliki efek interoseptif yang berbeda dari benzodiazepin.[34][54] Selama pengujian yang melibatkan kelinci yang terhubung ke EEG, muscimol menunjukkan jejak EEG yang tersinkronisasi secara jelas. Hal ini sangat berbeda dengan psikedelik serotonergik seperti psilosibin, yang pola gelombang otaknya umumnya menunjukkan desinkronisasi. Pada dosis yang lebih tinggi (2ย mg/kg melalui IV), EEG akan menunjukkan lonjakan karakteristik.[55]

Farmakokinetika

sunting

Farmakokinetika muscimol pada manusia telah dipelajari secara sangat terbatas. Parameter farmakokinetika seperti bioavailabilitas, volume distribusi, pengikatan protein plasma, dan waktu paruh eliminasi tidak tersedia.[1][6]

Absorpsi

sunting

Muscimol mudah diserap di saluran pencernaan ketika digunakan secara oral.[2]

Distribusi

sunting

Distribusi jaringan otak muscimol pada tikus telah dipelajari. Muscimol dengan cepat masuk dan terdistribusi tidak merata di otak tikus, terutama di substantia nigra, kolikuli, dan hipotalamus.[1][56] Muscimol menembus sawar darah otak dan karenanya aktif secara sentral.[12][15][20] Hal ini dikatakan kemungkinan dimediasi oleh transpor aktif melalui sistem penyerapan GABA afinitas tinggi dan transporter asam amino lainnya.[1][12][15] Meskipun muscimol menembus sawar darah otak, ia melakukannya dengan relatif buruk dan jauh lebih sulit daripada gaboksadol.[34][57]

Metabolisme

sunting

Muscimol diketahui dimetabolisme melalui transaminasi oleh GABA transaminase (GABA-T).[1][12][56] Asam ibotenat merupakan bakal obat muscimol melalui dekarboksilasi.[1][2][15] Namun, telah dikatakan bahwa muscimol juga dapat diubah kembali menjadi asam ibotenat melalui glutamat dekarboksilase.[2] Metabolit muscimol belum diidentifikasi, tetapi mungkin berkontribusi pada toksisitas muscimol.[16]

Eliminasi

sunting

Muscimol diekskresikan oleh ginjal ke dalam urin. Diekskresikan sebagian dalam keadaan tidak termetabolisme.[12] Hal ini telah dimanfaatkan oleh praktisi Siberia dalam penggunaan enteogenik tradisional Amanita muscaria melalui daur ulang muscimol dalam urin.[58]

Waktu paruh eliminasi muscimol pada manusia tidak diketahui.[1][6] Obat yang terkait erat dengannya yakni gaboksadol (THIP), yang merupakan turunan siklik dari muscimol, memiliki waktu paruh eliminasi pada manusia selama 1,5 hingga 2 jam.[59] Pada hewan pengerat, waktu paruh gaboksadol sekitar dua kali lebih lama daripada muscimol.[57] Obat ini dikatakan lebih tahan terhadap metabolisme daripada muscimol, misalnya tidak menjadi substrat untuk GABA-T.[16][20]

Kimia

sunting

Struktur

sunting

Muscimol pertama kali diisolasi dari Amanita pantherina oleh Onda pada tahun 1964,[60] dan dianggap sebagai asam amino atau peptida. Strukturnya kemudian diuraikan oleh Takemoto,[61] Eugster,[62] dan Bowden.[63] Muscimol adalah isoksazola semi-kaku yang mengandung substituen alkohol dan aminometil.[64] Muscimol umumnya digambarkan sebagai tautomer, di mana ia mengadopsi konfigurasi seperti amida.[65] Ia juga umumnya ditampilkan sebagai ion zwitter.[66]

Sifat

sunting

Muscimol adalah ion zwitter pada pH fisiologis.[1] Nilai log P yang diprediksi adalah โ€“1,4 hingga โ€“2,2.[6][65] Nilai log P obat ini mirip dengan asam aminobutirat gamma (GABA).[67]

Isolasi

sunting

Muscimol dapat diekstraksi dari daging Amanita muscaria dengan perlakuan air mendidih, diikuti pendinginan cepat, dan perlakuan lebih lanjut dengan resin basa. Amanita muscaria dicuci dengan air, dan dielusi dengan asam asetat menggunakan kromatografi kolom. Eluat dikeringkan beku, dilarutkan dalam air, dan dilewatkan melalui kolom selulosa fosfat.[68] Elusi selanjutnya dengan amonium hidroksida dan rekristalisasi dari alkohol menghasilkan muscimol murni.[69]

Dalam kasus di mana muscimol murni tidak diperlukan seperti penggunaan rekreasi atau spiritual, ekstrak kasar sering disiapkan dengan merebus Amanita muscaria kering dalam air selama 30 menit.[70]

Sintesis

sunting

Beberapa sintesis kimia muscimol telah dipublikasikan.[1][2][15][66][71][72][73][74]

Analog

sunting

Analog muscimol meliputi asam aminobutirat gamma (GABA), asam ibotenat, dihidromuscimol, tiomuscimol, asam piperidina-4-sulfonat (P4S), gaboksadol (THIP), 4-AHP, 4-PIOL, asam nipekotat, asam isonipekotat, guvacine, isoguvacine, THPO, dan tiagabin.[2][16][24][75] Persyaratan struktural untuk pengikatan dan aktivasi reseptor GABAA sangat ketat, sehingga relatif sedikit agonis reseptor GABAA dengan efikasi tinggi yang diketahui.[76][77]

Sejarah

sunting

Amanita muscaria telah digunakan oleh manusia sebagai obat psikoaktif sejak zaman kuno.[1][16][17] Muscimol diisolasi dari Amanita muscaria secara independen oleh tiga kelompok penelitian berbeda pada tahun 1964 dan 1965.[1][14][16] Senyawa ini disintesis oleh Gagneux dan rekan-rekannya pada tahun 1965.[1][2][14][71] Struktur kimia muscimol, bersama dengan asam ibotenat, dipublikasikan oleh Conrad Eugster di Universitas Zรผrich pada tahun 1967.[14][78][79]

Kesamaan strukturnya dengan neurotransmiter asam aminobutirat gamma (GABA) dengan cepat dikenali, dan muscimol terbukti memiliki aksi seperti GABA oleh Graham Johnston dan rekan-rekannya pada tahun 1968.[14][80] Selanjutnya, aksinya terbukti dapat dibalik oleh antagonis reseptor GABA bikukulina pada tahun 1971.[14][81]

Efek muscimol pada manusia dipelajari dan dijelaskan oleh Waser pada tahun 1967.[8][18][30] Kemudian, seorang ahli etnobotani yakni Jonathan Ott lebih lanjut menjelaskan efek muscimol, melalui konsumsi Amanita pantherina, pada tahun 1976.[1][30]

Ahli kimia medisinal asal Denmark yakni Povl Krogsgaard-Larsen dan rekannya mempelajari muscimol dan analog sintetisnya selama beberapa dekade mulai tahun 1970-an. Ligan reseptor GABAA lainnya seperti gaboksadol (THIP) dan 4-PIOL, dan modulator transporter GABA seperti asam nipekotat dan tiagabin, telah diturunkan dari muscimol. Banyak analog muscimol dikembangkan oleh Krogsgaard-Larsen dan rekannya.[1][14][24]

Muscimol ditemukan secara daring sebagai obat perancang baru pada tahun 2023.[82]

Masyarakat dan budaya

sunting

Status hukum

sunting

Muscimol bukanlah zat yang dikendalikan dan tidak diatur di sebagian besar dunia.[1][4][5]

Australia

sunting

Muscimol dianggap sebagai zat terlarang "Jadwal 9" di Australia berdasarkan Standar Racun (Oktober 2015). Zat Jadwal 9 adalah zat "yang dapat disalahgunakan atau digunakan secara tidak tepat, pembuatan, kepemilikan, penjualan atau penggunaannya harus dilarang oleh hukum kecuali jika diperlukan untuk penelitian medis atau ilmiah, atau untuk tujuan analitis, pengajaran atau pelatihan dengan persetujuan Otoritas Kesehatan Persemakmuran dan/atau Negara Bagian atau Wilayah."[83]

Polandia

sunting

Muscimol dan asam ibotenat keduanya dianggap sebagai zat psikoaktif baru di Polandia pada tahun 2024. Memiliki atau menjualnya adalah ilegal.[84]

Amerika Serikat

sunting

Baik Amanita muscaria maupun muscimol tidak dianggap sebagai zat yang dikendalikan oleh Pemerintah Federal Amerika Serikat. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menyatakan Amanita muscaria dan komponennya (termasuk muscimol) tidak disetujui untuk makanan konvensional dan juga sedang mengevaluasi penggunaannya dalam suplemen makanan.[85] Regulator pertanian di Florida mengambil tindakan terhadap seorang penjual produk Amanita setelah badan tersebut menentukan bahwa produk tersebut dianggap tercemar menurut hukum negara bagian.[86]

Muscimol dapat diatur di tingkat negara bagian. Undang-Undang Negara Bagian Louisiana 159 melarang kepemilikan dan budidaya Amanita muscaria kecuali untuk tujuan hias atau estetika. Undang-undang tersebut melarang sediaan Amanita muscaria yang ditujukan untuk konsumsi manusia (termasuk muscimol), Kecuali sebagai bagian dari makanan atau suplemen makanan yang diproduksi secara sah.[87]

Penelitian

sunting

Muscimol telah dipelajari secara klinis untuk sejumlah potensi penggunaan medis.[1][21][22][23] Obat ini dinilai dalam studi klinis kecil dalam pengobatan penyakit Huntington, diskinesia tardif, dan skizofrenia pada tahun 1970-an tetapi tidak ditemukan bermanfaat untuk indikasi ini.[12][9][21][88][89][90][91][92] Studi lain mengevaluasi muscimol pada penderita skizofrenia dengan diskinesia tardif pada tahun 1992.[93] Studi juga menilai efek biokimia muscimol pada manusia pada akhir tahun 1970-an dan awal 1980-an.[32][33][94]

Menurut Povl Krogsgaard-Larsen, muscimol terlalu toksik dan tidak selektif sehingga tidak dikembangkan untuk digunakan sebagai obat farmasi.[20][25][95] Sebagai gantinya, dikembangkanlah analog sintetis gaboksadol (THIP) yang lebih selektif dan kurang toksik.[14][24][25]

Pada tahun 2019, uji klinis fase 1 muscimol untuk epilepsi resisten obat dipublikasikan.[23][96] Muscimol juga telah secara resmi diteliti untuk potensi pengobatan penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.[97][98] Sebuah tinjauan sistematis dan metaanalisis tahun 2023 dari 22 studi praklinis menemukan bahwa muscimol mengurangi nyeri neuropatik pada hewan, dengan efek yang dimulai dalam 15 menit dan berlangsung hingga 3 jam.[1][22]

Muscimol belum pernah disetujui sebagai obat farmasi untuk penggunaan apa pun di mana pun di dunia.[1][6]

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae af ag ah ai aj ak al am an ao ap Rivera-Illanes D, Recabarren-Gajardo G (September 2024). "Classics in Chemical Neuroscience: Muscimol". ACS Chem Neurosci. 15 (18): 3257โ€“3269. doi:10.1021/acschemneuro.4c00304. PMIDย 39254100.
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y Okhovat A, Cruces W, Docampo-Palacios ML, Ray KP, Ramirez GA (2023). "Psychoactive Isoxazoles, Muscimol, and Isoxazole Derivatives from the Amanita (Agaricomycetes) Species: Review of New Trends in Synthesis, Dosage, and Biological Properties". Int J Med Mushrooms. 25 (9): 1โ€“10. doi:10.1615/IntJMedMushrooms.2023049458. PMIDย 37824402.
  3. ^ a b c d e f g h i j Ott J (1996). "Ibotenic Acidโ€“Muscimol: The Primordial Pangk and Amrta" (PDF). Pharmacotheon: Entheogenic Drugs, Their Plant Sources and History (Edisi 2). Natural Products Company. hlm.ย 323โ€“358, 446. ISBNย 978-0-9614234-8-3.
  4. ^ a b c Leas EC, Satybaldiyeva N, Kepner W, Yang KH, Harati RM, Corroon J, Rouffet M (September 2024). "Need for a Public Health Response to the Unregulated Sales of Amanita muscaria Mushrooms". Am J Prev Med. 67 (3): 458โ€“463. doi:10.1016/j.amepre.2024.05.006. PMCย 11832274. PMIDย 38864780.
  5. ^ a b c d Savickaitฤ— E, Laubner-Sakalauskienฤ— G (2025). "Emerging Risks of Amanita Muscaria: Case Reports on Increasing Consumption and Health Risks". Acta Med Litu. 32 (1): 182โ€“189. doi:10.15388/Amed.2025.32.1.23. PMCย 12239171. PMIDย 40641545.
  6. ^ a b c d e f g "Muscimol: Uses, Interactions, Mechanism of Action". DrugBank Online. 20 October 2016. Diakses tanggal 21 September 2025.
  7. ^ a b c d Hollister LE (1990). "New class of hallucinogens: GABA-enhancing agents". Drug Development Research. 21 (3): 253โ€“256. doi:10.1002/ddr.430210311. ISSNย 0272-4391. Diakses tanggal 22 September 2025.
  8. ^ a b c d e f g Waser PG (1967). "The Pharmacology of Amanita Muscaria" (PDF). Ethnopharmacologic Search for Psychoactive Drugs. Raven Press. hlm.ย 419โ€“439. ISBNย 978-0-89004-047-8.
  9. ^ a b c d e Tamminga CA, Crayton JW, Chase TN (June 1978). "Muscimol: GABA agonist therapy in schizophrenia". Am J Psychiatry. 135 (6): 746โ€“747. doi:10.1176/ajp.135.6.746. PMIDย 350058.
  10. ^ a b Satora L, Pach D, Butryn B, Hydzik P, Balicka-Slusarczyk B (June 2005). "Fly agaric (Amanita muscaria) poisoning, case report and review". Toxicon. 45 (7): 941โ€“943. Bibcode:2005Txcn...45..941S. doi:10.1016/j.toxicon.2005.01.005. PMIDย 15904689.
  11. ^ a b c d Trachsel D, Richard N (2000). "Muscimol". Psychedelische Chemie Aspekte Psychoaktiver Molekรผle [Psychedelic Chemistry: Aspects of Psychoactive Molecules] (dalam bahasa Jerman) (Edisi 1). Nachtschatten-Verlag. hlm.ย 321โ€“329. ISBNย 978-3-907080-53-5. OCLCย 247657972. Diarsipkan dari asli tanggal 18 October 2025.
  12. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s Stebelska K (August 2013). "Fungal hallucinogens psilocin, ibotenic acid, and muscimol: analytical methods and biologic activities". Ther Drug Monit. 35 (4): 420โ€“442. doi:10.1097/FTD.0b013e31828741a5. PMIDย 23851905.
  13. ^ Elks J (14 November 2014). The Dictionary of Drugs: Chemical Data: Chemical Data, Structures and Bibliographies. Springer. ISBNย 978-1-4757-2085-3. Diakses tanggal 20 September 2025.
  14. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x Johnston GA (October 2014). "Muscimol as an ionotropic GABA receptor agonist" (PDF). Neurochem Res. 39 (10): 1942โ€“1947. doi:10.1007/s11064-014-1245-y. PMIDย 24473816. We now know that muscimol is a potent agonist at GABAA receptors, a potent partial agonist at GABAC receptors and inactive at GABAB receptors. Unlike bicuculline and TPMPA, it does not distinguish between GABAA and GABAC receptors. It is a weak inhibitor/substrate of GABA uptake and not a substrate for GABA transaminase [18โ€“21].
  15. ^ a b c d e f g h i j Michelot D, Melendez-Howell LM (February 2003). "Amanita muscaria: chemistry, biology, toxicology, and ethnomycology" (PDF). Mycol Res. 107 (Pt 2): 131โ€“146. doi:10.1017/s0953756203007305. PMIDย 12747324.
  16. ^ a b c d e f g Krogsgaard-Larsen P, Brehm L, Schaumburg K (1981). "Muscimol, a psychoactive constituent of Amanita muscaria, as a medicinal chemical model structure" (PDF). Acta Chem Scand B. 35 (5): 311โ€“324. doi:10.3891/acta.chem.scand.35b-0311. PMIDย 6274117.
  17. ^ a b c Hall, A. H., & Hall, P. K. (1994). Ibotenic acid/muscimol-containing mushrooms. In Handbook of Mushroom Poisoningโ€”Diagnosis and Treatment (pp. 265-278). CRC Press, Boca Raton. https://books.google.com/books?id=WPWsZNvOqVAC&pg=PA265
  18. ^ a b c d e f Brimblecombe RW, Pinder RM (1975). "Miscellaneous Hallucinogens". Hallucinogenic Agents. Bristol: Wright-Scientechnica. hlm.ย 196โ€“216. ISBNย 978-0-85608-011-1. OCLCย 2176880. OLย 4850660M. Waser (1967) describes the effects of self-administration of 10-15 mg. of muscimol as '. . . intense hallucinations as with LSD were missing . . . there resulted considerable disturbances of psychic functions, such as orientation in space and time, visual perception, process of thinking, speech, and some new psychic phenomena of illusions and echo pictures'. Higher doses tended to produce severe intoxication in man, with painful muscular twitching, considerable agitation, and vivid hallucinations. Similar doses of ibotenic acid or muscazone were virtually without hallucinogenic activity but showed only some unpleasant effects on the peripheral circulation. [...] WASER, P. G. (1967), in Ethnopharmacologic Search for Psychoactive Drugs (see BREKHMAN and SAM), pp. 419--439.
  19. ^ Krogsgaard-Larsen P, Frรธlund B, Kristiansen U, Frydenvang K, Ebert B (1997). "GABAA and GABAB receptor agonists, partial agonists, antagonists and modulators: design and therapeutic prospects". European Journal of Pharmaceutical Sciences. 5 (6): 355โ€“384. doi:10.1016/S0928-0987(97)10009-4. Diakses tanggal 21 September 2025. Curiously, the full GABA A agonist muscimol, the very efficacious partial GABA A agonist THIP, as well as the GABA A antagonist bicuculline show potent antinociceptive effects.
  20. ^ a b c d e f Frรธlund B, Ebert B, Kristiansen U, Liljefors T, Krogsgaard-Larsen P (August 2002). "GABA(A) receptor ligands and their therapeutic potentials". Curr Top Med Chem. 2 (8): 817โ€“832. doi:10.2174/1568026023393525. PMIDย 12171573. The fact that muscimol is a non-specific GABAA receptor agonist [38, 39], a substrate for the GABA-metabolizing enzyme, GABA transaminase [40], and moreover a neurotoxin, makes the compound therapeutically less valuable. [...] Further conformational restriction of the GABA structural element in muscimol has been achieved by incorporating the amino group into a piperidine ring leading to the bicyclic analogue, THIP, a specific GABAA agonist [11]. THIP has been shown to be devoid of the neurotoxic properties of muscimol and, in contrast to muscimol, is metabolically stable.
  21. ^ a b c DeFeudis FV (October 1980). "Physiological and behavioral studies with muscimol". Neurochem Res. 5 (10): 1047โ€“1068. doi:10.1007/BF00966163. PMIDย 6258091. Muscimol will likely not be very useful in human therapy (e.g., as an anticonvulsant or antiparkinson agent). Clinical trials have already revealed that muscimol is of no practical value for treatment of Huntington's chorea, tardive dyskinesia, or schizophrenia (14, 103).
  22. ^ a b c Ramawad HA, Paridari P, Jabermoradi S, Gharin P, Toloui A, Safari S, Yousefifard M (2023). "Muscimol as a treatment for nerve injury-related neuropathic pain: A systematic review and meta-analysis of preclinical studies". The Korean Journal of Pain. 36 (4): 425โ€“440. doi:10.3344/kjp.23161. PMCย 10551397. PMIDย 37732408.
  23. ^ a b c Heiss JD, Argersinger DP, Theodore WH, Butman JA, Sato S, Khan OI (July 2019). "Convection-Enhanced Delivery of Muscimol in Patients with Drug-Resistant Epilepsy". Neurosurgery. 85 (1): E4 โ€“ E15. doi:10.1093/neuros/nyy480. PMCย 6704347. PMIDย 30407567.
  24. ^ a b c d e f Krogsgaard-Larsen P, Frรธlund B, Liljefors T, Ebert B (October 2004). "GABA(A) agonists and partial agonists: THIP (Gaboxadol) as a non-opioid analgesic and a novel type of hypnotic". Biochem Pharmacol. 68 (8): 1573โ€“1580. doi:10.1016/j.bcp.2004.06.040. PMIDย 15451401.
  25. ^ a b c Morris H (August 2013). "Gaboxadol, by Hamilton Morris". Harper's Magazine. Diakses tanggal 21 September 2025.
  26. ^ a b c Hartwig J, Kendrick J, Ahmad G, Cook J, Matthews DB, Sharma P (2025). "Exploring User Experiences with Amanita muscaria: A Thematic Analysis of Reddit Online Forum Discussions". Subst Use Misuse. 60 (7): 952โ€“961. doi:10.1080/10826084.2025.2476141. PMIDย 40057818. The commonly reported reason for Amanita muscaria use was to improve sleep.
  27. ^ Ordak M, Galazka A, Nasierowski T, Muszynska E, Bujalska-Zadrozny M (April 2023). "Reasons, Form of Ingestion and Side Effects Associated with Consumption of Amanita muscaria". Toxics. 11 (4): 383. Bibcode:2023Toxic..11..383O. doi:10.3390/toxics11040383. PMCย 10142736. PMIDย 37112610.
  28. ^ Chilton WS, Ott J (1976). "Toxic metabolites of Amanita pantherina, A. cothurnata, A. muscaria and other Amanita species". Lloydia. 39 (2โ€“3): 150โ€“157. PMIDย 985999.
  29. ^ Chilton WS (1978). "Chemistry and Mode of Action of Mushroom Toxins". Dalam Rumack BH, Salzman E (ed.). Mushroom Poisoning: Diagnosis and Treatment. CRC Press. hlm.ย 87โ€“124. ISBNย 978-0-8493-5185-3.
  30. ^ a b c Ott J (1976). "Psycho-Mycological Studies Of Amanita โ€“ From Ancient Sacrament To Modern Phobia". Journal of Psychedelic Drugs. 8 (1): 27โ€“35. doi:10.1080/02791072.1976.10472005. ISSNย 0022-393X. Diakses tanggal 21 September 2025.
  31. ^ a b Peredy T, Bruce R (2014). "Mushrooms, Ibotenic Acid". Encyclopedia of Toxicology. hlm.ย 412โ€“413. doi:10.1016/B978-0-12-386454-3.00756-9. ISBNย 978-0-12-386455-0.
  32. ^ a b Tamminga CA, Neophytides A, Chase TN, Frohman LA (December 1978). "Stimulation of prolactin and growth hormone secretion by muscimol, a gamma-aminobutyric acid agonist". J Clin Endocrinol Metab. 47 (6): 1348โ€“1351. doi:10.1210/jcem-47-6-1348. PMIDย 162520.
  33. ^ a b Durso R, Tamminga CA, Denaro A, Ruggeri S, Chase TN (September 1983). "Plasma growth hormone and prolactin response to dopaminergic GABAmimetic and cholinergic stimulation in Huntington's disease". Neurology. 33 (9): 1229โ€“1232. doi:10.1212/wnl.33.9.1299. PMIDย 6225034.
  34. ^ a b c d e f Wafford KA, Ebert B (February 2006). "Gaboxadol--a new awakening in sleep". Curr Opin Pharmacol. 6 (1): 30โ€“36. doi:10.1016/j.coph.2005.10.004. PMIDย 16368265.
  35. ^ a b c McDonald LM, Sheppard WF, Staveley SM, Sohal B, Tattersall FD, Hutson PH (March 2007). "Gaboxadol, a selective extrasynaptic GABA(A) agonist, does not generalise to other sleep-enhancing drugs: a rat drug discrimination study". Neuropharmacology. 52 (3): 844โ€“853. doi:10.1016/j.neuropharm.2006.10.009. PMIDย 17196996. For example, zolpidem, indiplon, RS-zopiclone and S-zopiclone were all reported to enhance sleep onset and increase the total duration of sleep (Nakajima et al., 2000; Zammit et al., 2004; Swainston Harrison and Keating, 2005; Thomson Scientific, 2006). Gaboxadol did not affect sleep onset and had no effect on rapid eye movement (REM) sleep, but increased the total duration of slow-wave sleep in rats (Lancel and Faulhaber, 1996), which resembled the changes it induces in human sleep (Faulhaber et al., 1997). Muscimol had similar effects to gaboxadol on sleep in rats, although it also increased REM sleep (Lancel et al., 1996).
  36. ^ Dijk DJ (June 2010). "Slow-wave sleep deficiency and enhancement: implications for insomnia and its management". World J Biol Psychiatry. 11 (Suppl 1): 22โ€“28. doi:10.3109/15622971003637645. PMIDย 20509829.
  37. ^ "Fly agaric poison: Health risks of "fruit gummies" containing muscimol โ€“ children are particularly at risk". Bundesinstitut fรผr Risikobewertung (dalam bahasa Inggris). 2025-06-27. Diakses tanggal 2026-02-22.
  38. ^ "Psychoactive Amanitas Chemistry". Erowid.Templat:Rs
  39. ^ Heiss JD, Walbridge S, Asthagiri AR, Lonser RR (April 2010). "Image-guided convection-enhanced delivery of muscimol to the primate brain: Laboratory investigation". Journal of Neurosurgery. 112 (4): 790โ€“795. doi:10.3171/2009.7.JNS09652. PMCย 2853729. PMIDย 19715424.
  40. ^ Collins RC (June 1980). "Anticonvulsant effects of muscimol". Neurology. 30 (6): 575โ€“581. doi:10.1212/wnl.30.6.575. PMIDย 7189834.
  41. ^ Farber NB, Jiang X, Dikranian K, Nemmers B (December 2003). "Muscimol prevents NMDA antagonist neurotoxicity by activating GABAA receptors in several brain regions". Brain Research. 993 (1โ€“2): 90โ€“100. doi:10.1016/j.brainres.2003.09.002. PMIDย 14642834.
  42. ^ "Mushroom poisoning syndromes". North American Mycological Association (NAMA) website. NAMA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 April 2009. Diakses tanggal 2009-03-22.
  43. ^ Chebib M, Johnston GA (1999). "Muscimol". Dalam Heldman, Dennis R. (ed.). Encyclopedia of Agricultural, Food, and Biological Engineering. CRC Press. hlm.ย 1234โ€“1238.
  44. ^ a b Benkherouf AY, Taina KR, Meera P, Aalto AJ, Li XG, Soini SL, Wallner M, Uusi-Oukari M (April 2019). "Extrasynaptic ฮด-GABAA receptors are high-affinity muscimol receptors". J Neurochem. 149 (1): 41โ€“53. doi:10.1111/jnc.14646. PMCย 6438731. PMIDย 30565258.
  45. ^ Deacon S, Staner L, Staner C, Legters A, Loft H, Lundahl J (March 2007). "Effect of short-term treatment with gaboxadol on sleep maintenance and initiation in patients with primary insomnia". Sleep. 30 (3): 281โ€“287. doi:10.1093/sleep/30.3.281. PMIDย 17425224. When given orally in healthy subjects, gaboxadol is rapidly absorbed (tmax of 30-60 min) and eliminated (tยฝ of 1.5 h). More than 95% of the dose is excreted in the urine, mostly unchanged. A glucoronide conjugate is the only metabolite formed in significant amounts. Hence the CYP450 system does not have significant involvement in the metabolism of gaboxadol.
  46. ^ Lobo IA, Harris RA (July 2008). "GABA(A) receptors and alcohol". Pharmacology, Biochemistry, and Behavior. 90 (1): 90โ€“94. doi:10.1016/j.pbb.2008.03.006. PMCย 2574824. PMIDย 18423561.
  47. ^ Santhakumar V, Wallner M, Otis TS (May 2007). "Ethanol acts directly on extrasynaptic subtypes of GABAA receptors to increase tonic inhibition". Alcohol. 41 (3): 211โ€“221. doi:10.1016/j.alcohol.2007.04.011. PMCย 2040048. PMIDย 17591544.
  48. ^ Wallner M, Olsen RW (May 2008). "Physiology and pharmacology of alcohol: the imidazobenzodiazepine alcohol antagonist site on subtypes of GABAA receptors as an opportunity for drug development?". British Journal of Pharmacology. 154 (2): 288โ€“298. doi:10.1038/bjp.2008.32. PMCย 2442438. PMIDย 18278063.
  49. ^ Quirk K, Whiting PJ, Ragan CI, McKernan RM (August 1995). "Characterisation of delta-subunit containing GABAA receptors from rat brain". European Journal of Pharmacology. 290 (3): 175โ€“181. doi:10.1016/0922-4106(95)00061-5. PMIDย 7589211.
  50. ^ Chandra D, Jia F, Liang J, Peng Z, Suryanarayanan A, Werner DF, Spigelman I, Houser CR, Olsen RW, Harrison NL, Homanics GE (October 2006). "GABAA receptor alpha 4 subunits mediate extrasynaptic inhibition in thalamus and dentate gyrus and the action of gaboxadol". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 103 (41): 15230โ€“15235. Bibcode:2006PNAS..10315230C. doi:10.1073/pnas.0604304103. PMCย 1578762. PMIDย 17005728.
  51. ^ Woodward RM, Polenzani L, Miledi R (April 1993). "Characterization of bicuculline/baclofen-insensitive (rho-like) gamma-aminobutyric acid receptors expressed in Xenopus oocytes. II. Pharmacology of gamma-aminobutyric acidA and gamma-aminobutyric acidB receptor agonists and antagonists". Molecular Pharmacology. 43 (4): 609โ€“625. doi:10.1016/S0026-895X(25)13444-5. PMIDย 8386310.
  52. ^ Yamauchi T, Hori T, Takahashi T (September 2000). "Presynaptic inhibition by muscimol through GABAB receptors". Eur J Neurosci. 12 (9): 3433โ€“3436. doi:10.1046/j.1460-9568.2000.00248.x. PMIDย 10998126.
  53. ^ Kaur S, Singh S, Arora A, Ram P, Kumar S, Kumar P, Abed SN (2020). "Pharmacology of GABA and Its Receptors". Frontiers in Pharmacology of Neurotransmitters. hlm.ย 241โ€“292. doi:10.1007/978-981-15-3556-7_8. ISBNย 978-981-15-3555-0.
  54. ^ a b Sanger DJ (April 1985). "GABA and the behavioral effects of anxiolytic drugs". Life Sci. 36 (16): 1503โ€“1513. doi:10.1016/0024-3205(85)90374-1. PMIDย 2858804.
  55. ^ De Carolis AS, Lipparini F, Longo VG (January 1969). "Neuropharmacological investigations on muscimol, a psychotropic drug extracted from Amanita muscaria". Psychopharmacologia. 15 (3): 186โ€“195. doi:10.1007/BF00411168. PMIDย 5389124. S2CIDย 26824149.
  56. ^ a b Baraldi M, Grandison L, Guidotti A (1979). "Distribution and metabolism of muscimol in the brain and other tissues of the rat". Neuropharmacology (dalam bahasa Inggris). 18 (1): 57โ€“62. doi:10.1016/0028-3908(79)90009-1. PMIDย 418955. Diakses tanggal 2025-05-24.
  57. ^ a b Moroni F, Forchetti MC, Krogsgaard-Larsen P, Guidotti A (October 1982). "Relative disposition of the GABA agonists THIP and muscimol in the brain of the rat". J Pharm Pharmacol. 34 (10): 676โ€“678. doi:10.1111/j.2042-7158.1982.tb04702.x. PMIDย 6128395.
  58. ^ "Another Magic Mushroom" p. 228 in: Goldstein A (2001). "Hallucinogens". Addiction. hlm.ย 219โ€“232. doi:10.1093/oso/9780195146639.003.0014. ISBNย 978-0-19-514663-9.
  59. ^ Hoehn-Saric R (1983). "Effects of THIP on chronic anxiety". Psychopharmacology (Berl). 80 (4): 338โ€“341. doi:10.1007/BF00432116. PMIDย 6414002. THIP, a 4,5,6,7-tetrahydroisoxazolo(5,4-C)pyridin-3-ol, is a muscimol analog which exhibits specific GABA-agonists properties without affecting enzymes involved in the synthesis or the catabolism of the neurotransmitter. It is 5โ€“15-times weaker than muscimol and substantially less toxic. THIP penetrates the bloodโ€“brain barrier and has a half-life of 1.5โ€“2 h (H Lundbeck and Company 1981).
  60. ^ Onda M, Fukushima H, Akagawa M (June 1964). "A Flycidal Constituent of Amanita pantherina (DC.) FR". Chemical & Pharmaceutical Bulletin. 12 (6): 751. doi:10.1248/cpb.12.751. PMIDย 14199180.
  61. ^ ใ‚คใƒœใƒ†ใƒณ้…ธใฎๆง‹้€  [Structure of Ibotenic Acid] (dalam bahasa Jepang). hlm.ย 1232โ€“1233. in: Takemoto T, Nakajima T, Yokobe T, Sakuma R, Fujitani K, Aoyagi Y, Masaki Y (1964). "ๅฏ„ๆ›ธ" [Communication to the Editor]. Yakugaku Zasshi (dalam bahasa Jepang). 84 (12): 1230โ€“1236. doi:10.1248/yakushi1947.84.12_1230.
  62. ^ Eugster C, Mรผller G, Good R (January 1965). "Wirkstoffe aus amanita muscaria: ibotensaeure und muscazon" [The active ingredients from Amanita muscaria: ibotenic acid and muscazone]. Tetrahedron Letters (dalam bahasa Jerman). 6 (23): 1813โ€“1815. doi:10.1016/s0040-4039(00)90133-3. PMIDย 5891631.
  63. ^ Bowden K, Drysdale AC, Mogey GA (June 1965). "Constituents of Amanita muscaria". Nature. 206 (991): 1359โ€“1360. Bibcode:1965Natur.206.1359B. doi:10.1038/2061359a0. PMIDย 5891274. S2CIDย 4178793.
  64. ^ Brehm L, Frydenvang K, Hansen LM, Norrby PO, Krogsgaard-Larsen P, Liljefors T (December 1997). "Structural features of muscimol, a potent GABAA receptor agonist, crystal structure and quantum chemicalab initio calculations". Structural Chemistry. 8 (6): 443โ€“451. Bibcode:1997StrCh...8..443B. doi:10.1007/BF02311703. S2CIDย 93397543.
  65. ^ a b "Muscimol". PubChem. Diakses tanggal 21 September 2025.
  66. ^ a b "An Improved Synthesis of Muscimol". Synthetic Communications. 22 (13): 1939โ€“1948. July 1992. doi:10.1080/00397919208021324.
  67. ^ Paleologos NA, Groothuis DR (April 1990). "The role of the blood-brain barrier in movement disorders". Clin Neuropharmacol. 13 (2): 129โ€“146. doi:10.1097/00002826-199004000-00003. PMIDย 2183934.
  68. ^ "Cellulose Phosphate: Product Information" (PDF). Sigma Aldrich. Diakses tanggal 23 April 2020.
  69. ^ Bowden K, Drysdale A (1965). "A novel constituent of Amanita muscaria". Tetrahedron Letters. 6 (12): 727โ€“728. doi:10.1016/s0040-4039(01)83973-3. PMIDย 14291871.
  70. ^ Heinrich C (23 November 2008). "Amanita muscaria Preparation for Beginners". Erowid.[rujukan terbitan sendiri?]
  71. ^ a b Gagneux AR, Hรคfliger F, Eugster CH, Good R (January 1965). "Synthesis of pantherine (agarin)". Tetrahedron Letters. 6 (25): 2077โ€“2079. doi:10.1016/S0040-4039(00)90157-6.
  72. ^ Chiarino D, Napoletano M, Sala A (1986). "A convenient synthesis of muscimol by a 1,3-dipolar cycloaddition reaction". Tetrahedron Letters. 27 (27): 3181โ€“3182. doi:10.1016/S0040-4039(00)84748-6.
  73. ^ Bowden K, Crank G, Ross WJ (1968). "The synthesis of pantherine and related compounds". Journal of the Chemical Society C: Organic: 172. doi:10.1039/j39680000172.
  74. ^ McCarry BE, Savard M (January 1981). "A facile synthesis of muscimol". Tetrahedron Letters. 22 (51): 5153โ€“5156. doi:10.1016/S0040-4039(01)92445-1.
  75. ^ Grinberga S, Damgaard M, Andersen V, Jensen AA, Krogsgaard-Larsen P, Nielsen B, Waagepetersen HS, Schousboe A, Frรธlund B (2016). Synthesis and Pharmacological Evaluation of Amidine Containing GABAA Receptor Agonists (PDF). EFMC International Symposium on Medicinal Chemistry Manchester, UK Aug. 28 - Sept. 1, 2016. hlm.ย P278.
  76. ^ Krogsgaard-Larsen P, Frรธlund B, Liljefors T (2006). "GABAA Agonists and Partial Agonists: THIP (Gaboxadol) as a Non-Opioid Analgesic and a Novel Type of Hypnotic1". GABA(A) agonists and partial agonists: THIP (Gaboxadol) as a non-opioid analgesic and a novel type of hypnotic. Adv Pharmacol. Vol.ย 54. hlm.ย 53โ€“71. doi:10.1016/s1054-3589(06)54003-7. ISBNย 978-0-12-032957-1. PMIDย 17175810.
  77. ^ Krogsgaard-Larsen, Povl (2018). "THIP/Gaboxadol, a Unique GABA Agonist". Reference Module in Biomedical Sciences. Elsevier. doi:10.1016/b978-0-12-801238-3.97290-8. ISBNย 978-0-12-801238-3. Diakses tanggal 7 October 2025.
  78. ^ Eugster CH, Takemoto T (1967). "Zur Nomenklatur der neuen Verbindungen aus Amanita -Arten". Helvetica Chimica Acta. 50 (1): 126โ€“127. Bibcode:1967HChAc..50..126E. doi:10.1002/hlca.19670500119. ISSNย 0018-019X. PMIDย 5593205. Diakses tanggal 20 September 2025.
  79. ^ "Conrad Eugster". UZH. Diakses tanggal 20 September 2025.
  80. ^ Johnston GA, Curtis DR, De Groat WC, Duggan AW (December 1968). "Central actions of ibotenic acid and muscimol". Biochem Pharmacol. 17 (12): 2488โ€“2489. doi:10.1016/0006-2952(68)90141-x. PMIDย 5752907.
  81. ^ Curtis DR, Duggan AW, Felix D, Johnston GA (September 1971). "Bicuculline, an antagonist of GABA and synaptic inhibition in the spinal cord of the cat". Brain Res. 32 (1): 69โ€“96. doi:10.1016/0006-8993(71)90156-9. PMIDย 4398801.
  82. ^ "ะœัƒัั†ะธะผะพะป (Muscimol)". ะะ˜ะŸะกะ˜ะ (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 1 January 2026.
  83. ^ "Poisons Standard". The Government of Australia. October 2015.
  84. ^ "Rozporzฤ…dzenie Ministra Zdrowia z dnia 30 kwietnia 2025 r. zmieniajฤ…ce rozporzฤ…dzenie w sprawie wykazu substancji psychotropowych, ล›rodkรณw odurzajฤ…cych oraz nowych substancji psychoaktywnych". isap.sejm.gov.pl.
  85. ^ "FDA Alerts Industry and Consumers About Use of Amanita muscaria or Its Constituents in Food". U.S. Food and Drug Administration. FDA. December 18, 2024. Diakses tanggal April 2, 2025.
  86. ^ Sam O (May 31, 2023). "Mood-altering mushroom sales bloom despite safety concerns". Health News Florida. Diakses tanggal June 6, 2023.
  87. ^ "Louisiana Act No 159". Louisiana State Legislature. Diarsipkan dari asli tanggal 25 January 2024. Diakses tanggal 6 May 2020.
  88. ^ Shoulson I, Goldblatt D, Charlton M, Joynt RJ (1977). "Huntington's disease: treatment with muscimol, a GABA-mimetic drug". Trans Am Neurol Assoc. 102 (3): 124โ€“125. doi:10.1002/ana.410040316. PMIDย 150672.
  89. ^ Shoulson I, Goldblatt D, Charlton M, Joynt RJ (September 1978). "Huntington's disease: treatment with muscimol, a GABA-mimetic drug". Ann Neurol. 4 (3): 279โ€“284. doi:10.1002/ana.410040316. PMIDย 152602.
  90. ^ Tamminga CA, Crayton JW, Chase TN (May 1979). "Improvement in tardive dyskinesia after muscimol therapy". Arch Gen Psychiatry. 36 (5): 595โ€“598. doi:10.1001/archpsyc.1979.01780050105013. PMIDย 35117.
  91. ^ Chase, N., & Tamminga, C. A. (1979). Muscimol therapy of hyperkinetic extpapyramidal disorders Thomas. Brain Research Bulletin, 4(5), 700. https://scholar.google.com/scholar?cluster=11103420926788228270
  92. ^ Tamminga, C. A., & Chase, T. N. (1979). GABA agonist effect on cognitive dysfunction in schizophrenic subjects. Brain Research Bulletin, 4(5), 708. https://scholar.google.com/scholar?cluster=12333477908462637709
  93. ^ Cassady SL, Thaker GK, Moran M, Birt A, Tamminga CA (August 1992). "GABA agonist-induced changes in motor, oculomotor, and attention measures correlate in schizophrenics with tardive dyskinesia". Biol Psychiatry. 32 (4): 302โ€“311. doi:10.1016/0006-3223(92)90035-x. PMIDย 1358231.
  94. ^ Cavagnini F, Pinto M, Dubini A, Invitti C, Cappelletti G, Polli EE (January 1982). "Effects of gamma aminobutyric acid (GABA) and muscimol on endocrine pancreatic function in man". Metabolism. 31 (1): 73โ€“77. doi:10.1016/0026-0495(82)90029-4. PMIDย 7043162.
  95. ^ Morris H (9 January 2018). "A Fungal Fairy Tale". Hamilton's Pharmacopeia. Musim 2. Episode 7. Vice Media. Viceland.
  96. ^ Kaur H, Kumar B, Medhi B (September 2016). "Antiepileptic drugs in development pipeline: A recent update". eNeurologicalSci. 4: 42โ€“51. doi:10.1016/j.ensci.2016.06.003. PMCย 5803110. PMIDย 29430548.
  97. ^ "Delving into the Latest Updates on Muscimol with Synapse". Synapse. 27 September 2025. Diakses tanggal 29 September 2025.
  98. ^ Kaur S, Singh S, Arora A, Ram P, Kumar S, Kumar P, Abed SN (2020). "Pharmacology of GABA and Its Receptors". Frontiers in Pharmacology of Neurotransmitters. Singapore: Springer Singapore. hlm.ย 241โ€“292. doi:10.1007/978-981-15-3556-7_8. ISBNย 978-981-15-3555-0. Diakses tanggal 29 September 2025.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Agonis reseptor GABAA

doses tended to produce severe intoxication in man, with painful muscular twitching, considerable agitation, and vivid hallucinations. [...] WASER, P. G.