Tribhuwana Tunggadewi
Kenampakan armada Trans Jatim dengan livery khasnya, Tribhuwana Tunggadewi (2023).

Tribhuwana Tunggadewi 
Peta
Informasi umum
Jenis layanan
  • Angkutan massal berbasis jalan
  • Non-BRT
  • Lintas aglomerasi
StatusBeroperasi
Daerah operasiGerbangkertosusila
PendahuluBis ijo
Mulai beroperasi
Operator saat iniPT Bagong Dekaka Makmur
Jumlah penumpang tahunan
  • 281.630 (Tahun 2023)
  • 1.012.937 (Tahun 2024)
  • 1.264.063 (Tahun 2025)
[1]
Lintas pelayanan
Titik awalTerminal Kertajaya
Jumlah pemberhentian
Titik akhirDukuh Menanggal
Jarak tempuh42,5 kilometer (26,4 mi)[1]
Waktu tempuh rerata2 jam
Frekuensi perjalanan
  • ± 10 menit (jam sibuk)
  • ± 16 menit (jam reguler)
Teknis sarana dan prasarana
Tipe busMedium bus
Konfigurasi lantaiHigh-deck/Dek tinggi
Bahan bakarDiesel
Pemilik armadaDinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
Jumlah armada
  • 20 unit operasional
  • 2 unit cadangan[1]
Nomor lambungJTM-201 s.d. JTM-221
Peta rute
Up arrow 
dari/ke Tanjung Perak
Right arrow 
dari/ke PENS
Berputarbalik di Taman Pelangi
Siwalankerto 2
 
Dukuh Menanggal
   
Left arrow 
dari Menanggal
Bundaran Waru
Kota Surabaya
Kabupaten Sidoarjo
Medaeng
Right arrow 
ke Purabaya
±
6,9 km
4,3 mil
Jalan Layang Trosobo
Kemendung
Trosobo Pos
Bypass Timur
Stasiun Krian
Stasiun Krian
P D J
Terminal Krian
Terminal Krian
Klenteng Krian
Jabaran
Bypass Barat
Bakalan
Balongbendo
Bakung Temenggungan
Ciro
Singkalan
Kramat Temenggung
Mlirip
Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Mojokerto
Jembatan Lengkong (Sungai Brantas)
Mertex
Kabupaten Mojokerto
Kota Mojokerto
Sekarputih
Gunung Gedangan
Left arrow
Jalur KA Lintas Selatan Jawa
Terminal Kertajaya
Terminal Kertajaya
   MJK

Keterangan:
  menandakan arah perjalanan menuju Dukuh Menanggal.
  menandakan arah perjalanan menuju Terminal Kertajaya.

Koridor 2 Trans Jatim adalah koridor Trans Jatim yang beroperasi dengan relasi Mojokerto menuju Surabaya dan sebaliknya. Pada peta perjalanan, trayek koridor ini diberi warna biru langit.

Koridor yang mengkoneksikan wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto dengan Kota Surabaya ini diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada 20 Agustus 2023 di Terminal Kertajaya. Sebanyak 53 halte koridor ini tersebar pada ruas lintasan sejauh 40 km. Sebagian besar lintasan koridor ini berada pada jalan arteri sisi utara wilayah Kabupaten Sidoarjo, membentang dari Kecamatan Tarik, Balongbendo, Krian, Taman, hingga Waru.

Total unit bus medium yang dikerahkan untuk koridor 2 Trans Jatim sebanyak dua puluh unit termasuk dua unit cadangan lainnya. Unit-unit bus pada koridor ini beroperasi secara terjadwal setiap harinya antara pukul 04.00–21.00 WIB. Estimasi waktu tunggu antar keberangkatan (headway) koridor ini dari titik terminus berselang sepuluh menit pada jam-jam sibuk dan 15–20 menit pada jam normal.

Mulanya koridor 2 Trans Jatim beroperasi dengan relasi perjalanan Terminal KertajayaTerminal Purabaya PP sejak awal dirilis pada 20 Agustus 2023.[2] Dishub Jawa Timur kemudian menyesuaikan relasi perjalanan koridor ini menjadi Terminal Kertajaya–Halte Medaeng PP (tidak masuk Terminal Purabaya lagi) per 18 November 2023,[3] yang kemudian diperpanjang ke Dukuh Menanggal per 1 Januari 2024. Penyesuaian rute tersebut mengakibatkan sistem perjalanannya berubah menjadi Terminal Kertajaya–Terminal Kertajaya sekali bus berdinas karena pemberhentian Dukuh Menanggal (sebagai pemberhentian yang terletak di antara putaran tersebut) tidak dapat menyimpan bus untuk memulai perjalanan pulang ke Terminal Kertajaya layaknya Terminal Purabaya pada rute sebelumnya. Ke depannya Dishub Jawa Timur akan mengusahakan untuk memperluas rute lintasan koridor ini hingga Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), sesuai perencanaan awal.[4]

Latar belakang

sunting

Hadirnya layanan baru berupa koridor 2 Trans Jatim sejak 20 Agustus 2023 membentuk persaingan baru dengan pemain lama "bus hijau", sebutan untuk bus medium AKDP kelas ekonomi dengan relasi perjalanan serupa yang sudah melayani sejak puluhan tahun yang lalu.[5] Walau memiliki rute yang mirip, keduanya mempunyai titik terminus yang berbeda di sisi Kota Surabaya. Selepas TL Medaeng, Trans Jatim langsung mengarah ke Terminal Purabaya, sedangkan bus hijau melanjutkan perjalanan menuju perkotaan Surabaya hingga pangkalan Terminal Joyoboyo (depan eks Stasiun Trem Wonokromo).[6]

Dishub Jawa Timur menegaskan bahwa kehadiran koridor 2 Trans Jatim tidak membuka trayek baru, tetapi peningkatan taraf layanan dengan menggunakan trayek lama yang sudah digunakan oleh bus hijau. Secara bertahap, Dishub Jawa Timur akan mulai menggantikan eksistensi bus hijau yang tidak laik jalan dengan unit bus Trans Jatim yang lebih aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat. Kendati begitu, Dishub Jawa Timur juga masih mempersilahkan puluhan unit bus hijau yang masih laik untuk tetap beroperasi seperti biasanya. Dishub Jawa Timur akan merangkul para sopir dan operator bus hijau untuk bergabung di Trans Jatim agar tidak mematikan mata pencaharian mereka kelak.[7]

Bus hijau sendiri sudah mengaspal pada relasi perjalanan Mojokerto–Surabaya (Joyoboyo) sejak tahun 1994. Pada masa keemasannya di tahun 1998–2000, unit bus yang beroperasi mencapai 118 unit. Namun saat ini hanya tersisa sekitar tiga puluh unit bus yang masih aktif per tahun 2023. Sebagian besar kondisi unit bus memasuki usia uzur karena sudah beroperasi lebih dari 24 tahun.[8]

Puluhan unit bus hijau yang laik masih diizinkan mengaspal seperti biasa. Rinciannya adalah sepuluh unit dari PO Hikmah Trans Jaya, enam unit dari PO Djoko Kendil, empat unit dari PO Karya Bintang Mandiri dan lainnya dari PO Amoedi Putra maupun PO Guntur YS.[9] Pengecualian terjadi pada trayek bus yang izin trayeknya sudah nonaktif, secara otomatis dihapus dan tidak dapat diperpanjang lagi.[10][11] Dari total 48 pramudi, tujuh diantaranya adalah eks sopir bus hijau yang berminat untuk beralih menjadi pramudi melalui sistem rekrutmen.[12]

Rute lintasan dan konektivitas

sunting

Koridor 2 Trans Jatim hampir seluruhnya memiliki rute lintasan pada ruas jalan nasional rute Nasional 17 di {{Rute/Kode daerah, di mana lintasan tersebut juga berhimpitan dengan beberapa trayek moda angkutan umum lokal dan bus antarkota eksisting. Pada ruas antara Surabaya hingga Mojokerto, koridor ini mempunyai lintasan yang sama dengan empat trayek angkutan umum lokal seperti angkutan pedesaan Sidoarjo lyn HN relasi Krian–SepanjangWaru PP, angkutan perbatasan Surabaya lyn relasi WonokromoWaru–Sepanjang PP, MPU antarkota relasi Wonokromo–KrianLespadangan PP dan bus medium AKDP relasi Joyoboyo–Mojokerto PP.

Lintasan koridor 2 Trans Jatim sebagian besar juga sama dengan lintasan bus besar antarkota AKDP/AKAP non tol dari Surabaya menuju Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Solo, Yogyakarta, dsb. Perbedaannya, bus besar diwajibkan melewati ruas jalan bypass pada lingkar luar perkotaan Krian, sedangkan koridor ini bisa melintasi ruas jalan arteri pada titik central business district (CBD) di perkotaan tersebut.

Sepanjang pengoperasiannya, koridor 2 Trans Jatim mengalami beberapa kali penyesuaian rute lintasan, antara lain sebagai berikut.

Item perubahanRute lintasan sebelumnyaPembaruan rute lintasan
aksesibilitas Terminal Krian
Peta
20 Agustus–19 September 2023
Mulanya arus masuk menuju Terminal Krian dari Jl. Basuki Rahmat melintasi Jl. Setiabudi. Sedangkan arus keluarnya melalui ruas jalan searah pada Jl. Setiabudi dan melintasi Jl. Ki Hajar Dewantara.
Peta
20 September 2023–seterusnya
Arus keluar-masuk Terminal Krian dari Jl. Basuki Rahmat melintasi Jl. Setiabudi bolak-balik untuk memangkas waktu tempuh serta menghindari titik kemacetan di simpangan proyek Flyover Krian.
titik terminus di Waru (perbatasan Kota Surabaya)
Peta
20 Agustus–17 November 2023
Mulanya titik terminus K2 berlokasi di Terminal Purabaya. K2 terkoneksi dengan K1 dan berbagai moda angkutan umum di Halte Terminal Purabaya ataupun Halte Bungurasih.
Peta
18 November 2023–23 Januari 2024
Titik terminus K2 dipindahkan ke Halte Medaeng, tidak melintasi Terminal Purabaya dan Halte Bungurasih lagi. Skema koneksi antarkoridor dari K2 ke K1 terputus.
rute lintasan di Kota Mojokerto
Peta
20 Agustus–1 Desember 2023
Mulanya rute lintasan PP antara Terminal Kertajaya hingga Halte Gunung Gedangan melalui ruas Jl. Raya Bypass Mojokerto, begitupula sebaliknya.
Peta
2 Desember–31 Desember 2023
Rute lintasan PP diubah melalui Jl. Jayanegara, Jl. Pahlawan, Jl. Gajahmada, Jl. Empunala, Jl. Benteng Pancasila hingga Jl. Kedungsari.
Peta
1 Januari 2024–seterusnya
Rute lintasan dikembalikan seperti sebelumnya melalui Jl. Raya Bypass Mojokerto lagi.
perluasan lintasan di Kota Surabaya
Peta
18 November 2023–23 Januari 2024
Titik terminus berada di Halte Medaeng, yang berada pada ujung utara wilayah administrasi Kabupaten Sidoarjo (belum masuk wilayah Kota Surabaya).
Peta
24 Januari 2024–seterusnya
Rute lintasan diperpanjang pada ruas Jl. Ahmad Yani Surabaya dengan menambah dua halte baru di Dukuh Menanggal dan Siwalankerto.
Peta
2024 (TBA)
Rute lintasan akan terus diperluas hingga Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), sesuai dengan rencana awal scrapping trayek bus hijau eksisting.

Belum genap tiga bulan beroperasi, Dishub Jawa Timur melakukan beberapa perubahan layanan koridor 2 Trans Jatim pada 18 November 2023. Sejumlah delapan halte bus baru pada ruas jalan antara Krian dengan Medaeng mulai difungsikan. Bersamaan dengan itu, skema rute perjalanan dan titik pengangkutan-penurunan penumpang pada titik terminus sisi Kota Surabaya pun turut diubah.[13] Titik pengangkutan-penurunan penumpang dialihkan ke Halte Medaeng, serta tidak melintasi Terminal Purabaya maupun Halte Bungurasih lagi.[3]

Perubahan layanan koridor 2 Trans Jatim tersebut dinilai lebih banyak merugikan penumpang.[14] Terlebih adanya penghapusan skema transit antarkoridor gratis per 25 November 2023, imbas dari tidak diizinkannya unit bus koridor 1 Trans Jatim menaikturunkan penumpang di Halte Medaeng lagi.[15][16] Salah satu penyebabnya disinyalir karena adanya penolakan oleh organda lyn HN sejak awal koridor ini beroperasi.[1]

Kabid Angkutan Jalan Dishub Jawa Timur, Ainur Rofiq menjelaskan bahwa perubahan layanan koridor 2 Trans Jatim tersebut hanya bersifat sementara. Alasan utama perubahan karena rute layanan koridor ini hingga ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) masih belum bisa dipenuhi sampai November akhir.[13] Walau dinilai merugikan penumpang, tapi diharapkan dapat menguntungkan serta meningkatkan perekonomian pelaku jasa ojek online yang banyak terpusat di kawasan Medaeng.[17][a]

Analis Angkutan Dishub Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro juga membeberkan duduk permasalahan antara koridor 2 Trans Jatim dengan lyn HN. Secara garis besar, organda lyn HN menuntut Dishub Jawa Timur agar segera mengoperasikan koridor ini sesuai izin trayek aslinya. Karena skema pengadaannya menggunakan proses scraping (pembekuan izin trayek) bus hijau, artinya koridor ini seharusnya menggunakan relasi perjalanan yang sama dengan bus hijau, yakni Terminal Kertajaya–Terminal Joyoboyo PP (tidak masuk Terminal Purabaya). Keterbatasan anggaran membuat Dishub Jawa Timur belum bisa merealisasikan koridor ini hingga Terminal Joyoboyo sejak awal diluncurkan. Solusinya, BPTD Kelas II Jawa Timur pun turut membantu menyediakan halte transit di Terminal Purabaya sebagai titik terminus lintasan koridor ini untuk sementara waktu. Dishub Jawa Timur menargetkan koridor ini sudah bisa menjangkau Kota Surabaya sesuai izin trayek asli hingga tenggat waktu November 2023. Karena target belum terpenuhi hingga batas tenggat waktu, relasi perjalanan koridor ini akhirnya dipangkas hingga Halte Medaeng per 18 November 2023.[18]

Daftar pemberhentian

sunting

Berikut adalah daftar pemberhentian bus Trans Jatim Koridor 2 wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila beserta destinasi terdekatnya.

No.Nama pemberhentianTipeTransfer transportasi umumDestinasi terdekat
Bus perkotaanKereta lokal
KORIDOR 2 GERBANGKERTOSUSILA
RUTE 1

Mojokerto–Krian–Menanggal
ODTerminal KertajayaHalte titik transit
(terminus)

menuju Gresik (via Jetis)

menuju Sidoarjo (via Mojosari)
1.
Gunung Gedangan 1Halte portabelRest Area Gunung Gedangan
2.
Sekarputih 1Halte portabelKantor Kecamatan Magersari

Batas Wilayah Kota Mojokerto


Batas Wilayah Kabupaten Mojokerto
3.
Mertex 1Halte portabel
JEMBATAN SUNGAI BRANTAS

Batas Wilayah Kabupaten Mojokerto


Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo
4.
Mlirip 1Halte portabel
5.
Kramat Temenggung 1Halte portabelRumah Sakit Citra Medika
6.
Singkalan 1Halte portabel
7.
Ciro 1Halte portabel
8.
Bakung Temenggungan 1Halte portabel
9.
BalongbendoHalte portabelKantor Kecamatan Balongbendo
10.
Bakalan 1Halte portabel
11.
Bypass Barat 1Halte portabel
12.
Jabaran 1Halte portabel
13.
Terminal KrianHalte portabelStasiun Krian
D P J
Pasar Krian
14.
Bypass Timur 1Halte portabel
15.
Trosobo Pos 1Halte portabel
16.
Kemendung 1Halte portabelCitraHarmoni Waterpark

Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo


Batas Wilayah Kota Surabaya
17.
Dukuh MenanggalHalte permanen
menuju Tanjung Perak (via Tunjungan)
CITO Plaza

menuju PENS (via UNAIR C dan ITS)

menuju Manukan (via KBS)
Trans Icon Mall Surabaya

menuju Kenjeran Park (via MERR dan ITS)
KORIDOR 2 GERBANGKERTOSUSILA
RUTE 2

Menanggal–Krian–Mojokerto
18.
Siwalankerto 2Halte portabel  
menuju Terminal Purabaya

Batas Wilayah Kota Surabaya


Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo
19.
MedaengHalte portabel 
menuju Porong (via Purabaya dan Sidoarjo Kota)
20.
Kemendung 2Halte portabelCitraHarmoni Waterpark
21.
Trosobo Pos 2Halte portabel
22.
Bypass Timur 2Halte portabel
23.
Terminal KrianHalte portabelStasiun Krian
D P J
Pasar Krian
24.
Klenteng KrianHalte portabelKelenteng Teng Swie Bio
25.
Jabaran 2Halte portabel
26.
Bypass Barat 2Halte portabel
27.
Bakalan 2Halte portabel
28.
Bakung Temenggungan 2Halte portabel
29.
Ciro 2Halte portabel
30.
Singkalan 2Halte portabel
31.
Kramat Temenggung 2Halte portabelRumah Sakit Citra Medika
32.
Mlirip 2Halte portabel

Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo


Batas Wilayah Kabupaten Mojokerto
JEMBATAN SUNGAI BRANTAS
33.
Mertex 2Halte portabel

Batas Wilayah Kabupaten Mojokerto


Batas Wilayah Kota Mojokerto
34.
Sekarputih 2Halte portabelKantor Kecamatan Magersari
35.
Gunung Gedangan 2Halte portabelRest Area Gunung Gedangan
36.
Terminal KertajayaHalte titik transit
(terminus)

menuju Gresik (via Jetis)

menuju Sidoarjo (via Mojosari)

Informasi unit armada

sunting
Data Armada Trans Jatim Koridor 1 yang Berdinas
Nomor lambungPlat nomor unitOperatorChasisBodyTanggal perilisan
AB
II.01JTM-201S 7043 UPPT Krama Yudha Tiga Berlian Motors dan PT Bagong Dekaka MakmurMitsubishi Fuso Canter FE 84 GBCKaroseri Tentrem Velocity W119 Agustus 2022
II.02JTM-202S 7092 UP
II.03JTM-203S 7056 UP
II.04JTM-204S 7047 UP
II.05JTM-205S 7140 UP
II.06JTM-206S 7139 UP
II.07JTM-207S 7138 UP
II.08JTM-208S 7074 UP
II.09JTM-209S 7141 UP
II.10JTM-210S 7083 UP
II.11JTM-211S 7119 UP
II.12JTM-212S 7012 UP
II.13JTM-213S 7128 UP
II.14JTM-214S 7137 UP
II.15JTM-215S 7101 UP
II.16JTM-216S 7110 UP
II.17JTM-217S 7111 UP
II.18JTM-218S 7038 UP
II.19JTM-219S 7034 UP
II.20JTM-220S 7065 UP
II.22JTM-222S 7029 UP

Secara spesifikasi, unit bus transit pada koridor 2 Trans Jatim ditopang oleh sasis Mitsubishi Fuso Canter FE 84 GBC. Pengadaan unit bus merupakan hasil kerjasama PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors dengan PT Bagong Dekaka Makmur. Bus medium dengan desain dek tinggi ini menggunakan balutan bodi Tentrem Velocity W1.[19] Livery unit bus menggunakan gaya khas kelir hijau dengan paduan kuning dan disertai identitas unik berupa gambar Tribhuwana Tunggadewi.[20] Sebelum diluncurkan, salah satu sampel unit bus sudah diikutsertakan dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD City sejak 10 Agustus 2023.[21][22][23]

Galeri

sunting

Halte

sunting

Kendati sudah beroperasi sejak 20 Agustus 2023, sebagian besar fisik bangunan halte koridor 2 Trans Jatim di wilayah Sidoarjo masih belum siap digunakan. Sejumlah halte pada ruas jalan antara Medaeng hingga Krian masih dalam proses pembangunan, bahkan beberapa belum dibangun sama sekali. Akibatnya unit bus tidak dapat menaikturunkan penumpang pada ruas tersebut.[24]

Statistik

sunting

Meskipun layanan digratiskan selama pekan pertama pasca peluncuran, penumpang koridor 2 Trans Jatim masih tergolong sepi pada hari kedua. Berdasarkan pantauan pada 21 Agustus 2023, total penumpang yang naik dari Terminal Kertajaya antara pukul 05.00–17.00 WIB hanya tercatat 194 orang saja. Jumlah penumpang cenderung meningkat pada momen jam berangkat dan pulang kerja.[25]

Secara umum, load factor koridor 2 Trans Jatim masih sekitar 40–50%, lebih rendah dari koridor 1 yang mencapai 130%.[26] Rata-rata penumpang koridor 2 mencapai 2.500–3.000 orang per hari, terhitung kurang dari dua bulan sejak perilisannya.[27][28]

Pada sepuluh hari pasca peresmian (21–31 Agustus 2023), rerata penumpang koridor 2 Trans Jatim mencapai 2.184 orang per hari. Jumlah penumpang harian meningkat pada akhir pekan, dengan rincian sebanyak 4.305 orang pada 26 Agustus dan 4.518 orang pada 27 Agustus.[29] Terhitung sejak 20 Agustus hingga 20 September 2023, terakumulasi sebanyak 58.340 orang sudah menggunakan jasa koridor ini.[1]

Trivia

sunting
  1. ^ Jarak antara Halte Medaeng dengan Terminal Purabaya hanya terpaut 1,8 km. Rata-rata tarif ojek online penghubung dua kawasan tersebut biasanya dipatok sebesar Rp15.000,00–20.000,00. Sedangkan angkutan perkotaan trayek H1 atau HN menerapkan tarif kawasan sebesar Rp7.000,00.

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e Transjatim (2026-02-12). "Perjalanan Layanan Transjatim di Koridor II". Instagram. Diakses tanggal 2026-02-23. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama ":0" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  2. ^ Eko Hendri Saiful; Edi Susilo (17 Agustus 2023). Candra Kurnia Harinanto (ed.). "Trans Jatim koridor II beroperasi 20 Agustus, layani rute Surabaya–Mojokerto". jawapos.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  3. ^ a b Faiq Nuraini (21 November 2023). Eben Haezer (ed.). "Bus Trans Jatim Surabaya-Mojokerto kini tak lagi masuk Terminal Purabaya". mataraman.tribunnews.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  4. ^ Budi Prasetyo (16 September 2023). "Kadishub Jatim ungkap alasan ganti trayek bus hijau dengan Trans Jatim koridor II". rmoljatim.id. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  5. ^ Nuris Mardhatika (21 Agustus 2023). "Tantangan sopir bus ijo Mojokerto-Surabaya akibat kehadiran Trans Jatim : Curhat dan dampaknya". nawacita.co. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  6. ^ Enggran Eko Budianto (6 Agustus 2023). "Curhat sopir bus ijo Mojokerto-Surabaya yang terancam tergusur Trans Jatim". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  7. ^ Fatimatuz Zahroh (29 Juli 2023). Taufiqur Rohman (ed.). "Bulan Agustus, bus Trans Jatim rute Mojokerto-Surabaya siap diluncurkan: Bakal gantikan bus hijau". jatim.tribunnews.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  8. ^ Enggran Eko Budianto (6 Agustus 2023). "Eksis sejak 1994, bus ijo Mojokerto-Surabaya siap-siap tergusur Trans Jatim". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  9. ^ Martda Vadetya (9 September 2023). Fendy Hermansyah (ed.). "Armada bus hijau di Mojokerto tak layak jalan, dishub bakal evaluasi". radarmojokerto.jawapos.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  10. ^ Farisma Romawan (5 Agustus 2023). Fendy Hermansyah (ed.). "Bus hijau Mojokerto-Surabaya bakal dihapus, pemprov operasikan bus Trans Jatim". radarmojokerto.jawapos.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  11. ^ Hanif Nanda Zakaria (14 August 2023). Dwi Lindawati (ed.). "Bus Trans Jatim ancam nasib bus hijau di Mojokerto, bakal tak beroperasi lagi?". tugujatim.id. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  12. ^ Enggran Eko Budianto (23 Agustus 2023). "Cuma 7 sopir bus ijo yang beralih jadi pengemudi Trans Jatim koridor II". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  13. ^ a b "Layanan Trans Jatim II ditata ulang: Halte ditambah, rute diubah". Jawapos (dalam facebook.com). 21 November 2023. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  14. ^ Nuraini Faiq (21 November 2023). Samsul Arifin (ed.). "Penumpang bus Trans Jatim koridor II banyak yang kecele, sebab sudah tak masuk ke Terminal Purabaya". jatim.tribunnews.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  15. ^ Ikrom Zain (19 November 2023). "Tak lagi masuk Terminal Bungurasih, penumpang Trans Jatim rute Mojokerto "dipaksa" naik dan turun di terminal bayangan". kompasiana.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  16. ^ Mohammad Ihrom Zain (29 November 2023). "Mempertanyakan keputusan Trans Jatim yang merugikan penumpang dan tidak ada kejelasan". mojok.co. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  17. ^ Hilda Rinanda (19 November 2023). "Bus Trans Jatim koridor II kini sudah tak turun di Terminal Bungurasih". detik.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  18. ^ Cito Eko Yuli Saputro; Wismanti (11 Desember 2023). "#LIVE – TRANS JATIM Menyambut Tantangan di 2024". Suara Surabaya (dalam Youtube). Diakses tanggal 12 Desember 2023.
  19. ^ Janlika Putri Indah Sari (23 Agustus 2023). Aditya Maulana (ed.). "Intip spesifikasi bus Trans Jatim yang baru". amp.kompas.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  20. ^ Neshka Rizkita; Savira Oktavia (22 Agustus 2023). "Siapa Tribhuwana Tunggadewi yang diabadikan jadi nama bus Trans Jatim?". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  21. ^ "GIIAS 2023, Bagong pamerkan Trans Jatim". malangposcomedia.id. 15 Agustus 2023. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  22. ^ Arie Basuki (11 Agustus 2023). Nanda Farikh Ibrahim (ed.). "FOTO: Ramaikan GIIAS 2023, Mitsubishi Fuso tampilkan perjalanan Canter dulu, kini, dan nanti". merdeka.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  23. ^ Baghendra Lodra (12 Agustus 2023). "Sejarah Mitsubishi Fuso Canter: Truk, bus, hingga elektrifikasi!". moladin.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  24. ^ Suparno (22 Agustus 2023). "Duh! Halte Sidoarjo belum dibangun, penumpang Trans Jatim koridor II sambat". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  25. ^ Enggran Eko Budianto (23 Agustus 2023). "Bus Trans Jatim koridor II masih sepi penumpang meski digratiskan". detik.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2023.
  26. ^ Peni Widarti (11 September 2023). Ajijah (ed.). "Trayek bus Trans Jatim rute Batu-Cangar-Pacet bersiap dongkrak sektor wisata". bisnis.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  27. ^ Runik Sri Astuti (20 Oktober 2023). Neli Triana (ed.). "Suhita, pembuka akses ekonomi dan wisata Jatim". kompas.id. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  28. ^ Wildan Pratama (19 Oktober 2023). "Jadi transportasi andalan, load factor bus Trans Jatim 2023 capai 115 persen". suarasurabaya.net. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  29. ^ Enggran Eko Budianto (22 September 2023). "Bus Trans Jatim koridor II diminati penumpang tapi banyak halte belum siap". detik.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Until It Sleeps

pada 20 Mei 1996, sebagai singel utama dari album studio keenam mereka, Load. "Until It Sleeps" mencapai nomor 10 di Billboard Hot 100 AS, menjadikannya

Daftar sistem angkutan bus di Indonesia

"Catat Rutenya! 15 Unit Bus Trans Depok Segera Mengaspal Pada Pertengahan Juli". Radar Depok. Diakses tanggal 7 April 2025. "Load factor Biskita Trans

AirAsia Indonesia

bencana alam di berbagai wilayah yang menurunkan niat berpergian masyarakat. Load factor Indonesia AirAsia sendiri mencapai 82% pada 2018 (menurun 2% dari

Citilink

load factor sebesar 85 persen dan tingkat kedatangan tepat waktu sebanyak 87 persen. Pada Mei 2015 Citilink memiliki armada yang terdiri dari 4 Unit Boeing

KRI Martadinata (342) / USS Charles Berry (DE-1035)

ng-tabu-sepanjang-menghasilkan-kinerja-yang-maksimal-ditambah-tidak-menuai-komplein-dari-neg/ https://www.helis.com/database/unit/1032-KRI-Martadinata

Hyundai Ioniq 5

dapat mengisi daya perlengkapan elektronik melalui fitur V2L (Vehicle to Load) terintegrasi yang dapat menyuplai daya listrik hingga 3,6 kW dari colokan

Daftar istilah teknologi informasi

(Buffering) Metamesta (Metaverse) Milis (Mailing list) Monitor (Monitor) Muat (Load) Mulai kembali (Reboot) Mulai ulang (Restart) Nama hos (Hostname) Nama pengguna

Suzuki

hard". Response.jp. "Cars are a sideline for Suzuki; sport-utes carry the load". Automotive News. No. 5656. 29 April 1996. hlm. S72(2). "Twist the Throttle: