Vasal (bahasa Latin: vassallus) adalah seseorang yang menjalin hubungan dengan monarki yang berkuasaโ€”biasanya dalam bentuk dukungan militer, perlindungan bersama, atau pemberian upeti, dan menerima jaminan dan imbalan tertentu sebagai gantinya.[1][2] Sistem ini telah ada sebelum hingga berakhirnya feodalisme di Eropa pada abad pertengahan. Selain di Eropa, sistem yang hampir mirip juga ditemukan pada kekaisaran Mongolia, Jepang (Gokenin), dan lainnya.

Referensi

sunting
  1. ^ "vasal". kbbi.kemdikbud.go.id. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses tanggal 28 Juni 2021.
  2. ^ F. L. Ganshof, "Benefice and Vassalage in the Age of Charlemagne" Cambridge Historical Journal 6.2 (1939:147-75). (dalam bahasa Inggris)


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Negara-negara bawahan dan taklukan Kesultanan Utsmaniyah

Negara-negara Vassal adalah sejumlah negara bawahan dan taklukan, biasanya di pinggiran Kekaisaran Ottoman di bawah suzerainty (kekuasaan) dari Porte (pemerintah

Sri Aji Kresna Kepakisan

raja sekaligus pendiri dari Wangsa Kepakisan di Bali. Beliau menjadi raja vassal dari Majapahit dan memerintah Pulau Bali pada tahun 1352 - 1380 M. Ia adalah

Nusa Tenggara Barat

di Lombok bagian barat dan Arya Banjar Getas pada bagian timur sebagai vassal dari Karangasem. Pada tahun 1839, Kerajaan Mataram-Karangasem memenangkan

Kesultanan Aceh

Dikirimkannya utusan kembali ke Istanbul sebagai pemertegas status Aceh sebagai vassal Turki Utsmaniyah serta mengirimkan sejumlah dana bantuan untuk Perang Krimea

Sriwijaya

yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassal-vassal-nya di seluruh Asia Tenggara. Dengan berperan sebagai entreport atau

Kekhanan Krimea

ั…ะฐะฝัั‚ะฒะพcode: ru is deprecated Krymskoye khanstvo), adalah negara Turko-Mongol dan vassal Kesultanan Utsmaniyah yang berdiri dari tahun 1478 hingga 1774. Negara ini

Feodalisme

Pertengahan, yang menempatkan kalangan kesatria dan kelas bangsawan lainnya (vassal) sebagai penguasa kawasan atau hak tertentu (disebut fief atau, dalam bahasa

Abu Bakar ash-Shiddiq

Oleh sebab itu, jika Khalid masuk ke negeri Arab yang masih berada sebagai vassal Persia bersama Mutsanna, orang-orang itu lebih suka diperintah Khalid dan