Wolof
Seorang Wolof di Gambia
Daerah dengan populasi signifikan
Senegal:
  7,2 juta

Gambia:
  260.000

Mauritania:
  230.000
Bahasa
Bahasa Wolof,
Prancis (Senegal dan Mauritania),
Inggris (Gambia),
Hassaniya (Mauritania)
Agama
Islam Sunni (90%), Kekristenan, Animisme
Kelompok etnik terkait
Lebou

Wolof adalah kelompok etnis di Senegal, Gambia, dan Mauritania.

Di Senegal, Wolof membentuk pluralitas etnis dengan sekitar 43% populasi mengidentifikasikan diri sendiri sebagai Wolof. Mereka juga merupakan mayoritas di region Saint-Louis di utara, Kaolack di selatan, dan Dakar di barat.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Wolof

penduduk Wolof. Mayoritas penuturnya merupakan dialek Wolof. Jumlah penuturnya hampir mencapai 3,3 juta jiwa. Ethnologue Site on the Wolof Language An

Kekaisaran Wolof

Kekaisaran Wolof atau Kekaisaran Jolof (Prancis: Diolof atau Djolof) adalah negara di Afrika Barat pada abad pertengahan yang menguasai sebagian Senegal

Senegal

(/ˌsɛnɪˈɡɔːl, -ˈɡɑːl/ simak; bahasa Prancis: Sénégalcode: fr is deprecated ; Wolof: Senegaal), dengan nama resmi Republik Senegal (Bahasa Prancis: République

Orang Fula

Fulani or Hilani; bahasa Portugis: Fulacode: pt is deprecated ; bahasa Wolof: [Pël] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan); bahasa Bambara:

Gambia

sendiri. Etnis Mandinka adalah kelompok yang terbesar, diikuti oleh Fula, Wolof, Jola, Serahule, Serer, Karoninka, Manjago dan Bianunkas. Orang-orang Krio

Nasi jollof

Jollof rice) /ˈdʒɒləf/ atau cukup jollof, juga disebut Benachin (bahasa Wolof: "satu panci" atau "satu periuk"), adalah hidangan nasi dalam satu periuk

Patrick Vieira

mereka berinisiatif mendirikan Diambars Institute (‘Diambars’ dalam dialek Wolof, Senegal, berarti ‘pejuang’), yakni semacam akademi sepak bola modern yang

Batik

dengan batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit