Relief yaksini berdiri di bawah pohon asoka, dibuat pada zaman kerajaan Sunga, abad ke-2 SM.

Yaksini atau yaksi (Dewanagari: यक्षिणी; ,IASTyakṣiṇī,Pali: yakkhiṇī atau yakkhī) adalah kelompok makhluk gaib berjenis kelamin perempuan dalam kepercayaan agama Hindu, Buddha, dan Jain, yang berbeda dengan dewa, asura, gandarwa, atau apsari (bidadari). Yaksini dan makhluk serupa yang berjenis kelamin jantan yaitu yaksa, merupakan salah satu makhluk gaib yang dipercaya sebagai penghuni hutan-hutan keramat di India. Kepercayaan akan yaksi juga ditemukan dalam legenda masyarakat India Timur Laut, legenda dari Kerala, dan dalam cerita rakyat muslim Kashmir. Agama Sikh juga menyebutkan keberadaan yaksa dalam pustaka sucinya.[1]

Yaksini yang dipercaya bersikap ramah, lembut, dan mengayomi, dipuja sebagai "makhluk penunggu".[2] Mereka melayani Kuwera, bendahara para dewa sekaligus dewa kakayaan yang bertakhta di kerajaan Alaka, di tengah pegunungan Himalaya. Ada pula yaksini dengan sifat yang jahil dan mengganggu,[2] yang dipercaya dapat menakut-nakuti dan mencelakai manusia menurut cerita rakyat India.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Bhairav, J. Furcifer; Khanna, Rakesh (2021). Ghosts, Monsters, and Demons of India (dalam bahasa English). India: Blaft Publications Pvt. Ltd. hlm. 418–421. ISBN 9789380636474. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ^ a b "Yaksha | Hindu mythology".
  3. ^ Magee, Mike (2006). "Yakshinis and Chetakas". Shiva Shakti Mandalam. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2009. Diakses tanggal 2 Maret 2016.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Yaksa

Bentuk feminin dari yaksa adalah "yaksi" atau yaksini (Sanskerta: यक्षिणीcode: sa is deprecated , yakṣiṇī; Pali: [yakhini] Galat: {{Lang}}: text has italic

Rumah makhluk halus

simbolis dan patung batu berukir naga pelindung, serta "dewa, makhluk halus, yaksini, [atau] para leluhur" lainnya. Orang Malayali secara tradisional percaya

Paduka

keyakinan populer seputar menyentuh (sparsa) kaki arca yaksini salabanjika. Konon apabila sang yaksini berjalan mengitari sebatang pohon yang sedang meranggas