📑 Table of Contents

Anti-konsumerisme adalah sebuah ideologi sosiopolitik yang menentang konsumerisme, tindakan membeli dan mengkonsumsi barang-barang secara berlebihan. Anti-konsumerisme terkait dengan tindakan pribadi terhadap perusahaan bisnis dalam tujuan keuangan dan ekonomi atas dasar kesejahteraan publik, khususnya dalam hal perlindungan lingkungan hidup, stratifikasi sosial dan etika dalam mengurusi masyarakat. Dalam politik, anti-konsumerisme berkaitan dengan aktivisme lingkungan hidup, anti-globalisasi, dan aktivisme hak asasi hewan; selain itu, ragam dari anti-konsumerisme adalah pasca-konsumerisme, gaya hidup dengan cara tumpang tindih dengan konsumerisme.[1]

Anti-konsumerisme berkembang dalam menanggapi masalah-masalah yang disebabkan oleh penyalahgunaan jangka panjang dari konsumen manusia dann hewan-hewan yang dikonsumsi, dan dari pencantuman pendidikan konsumen pada kurikulum sekolah; contoh-contoh dari anti-konsumerisme adalah buku No Logo (2000) karya Naomi Klein, dan film-film dokumenter seperti The Corporation (2003), karya Mark Achbar dan Jennifer Abbott, dan Surplus: Terrorized into Being Consumers (2003), karya Erik Gandini; yang masing-masing membuat aktivisme anti-korporat populer sebagai bentuk aksi sipil dan politik yang dapat diakses secara ideologi.

Catatan

sunting
  1. ^ http://www.postconsumers.com

Referensi

sunting
  • Bakan, Joel (2004) The Corporation.
  • Elizabeth Chin (2001) Purchasing Power: Black Kids and American Consumer Culture University of Minnesota Press ISBN 978-0-8166-3511-5
  • Hertz, N (2002) Silent Takeover: Global Capitalism and the Death of Democracy. Arrow.
  • Klein, Naomi (2000). No Logo. Vintage Canada. ISBNย 0-676-97282-9.
  • Luedicke, Marius K, Craig J. Thompson and Markus Giesler. 2010. "'Consumption as Moral Protagonism:' How Myth and Ideology Animate a Brand-Mediated Moral Conflict." Journal of Consumer Research. 36 (April).
  • Monbiot, G (2001) Captive State: The Corporate Takeover of Britain. Pan.
  • Schor, J. (2010) Plenitude Diarsipkan 2012-12-25 di Wayback Machine., Penguin Press HC.
  • Zehner, O (2012) Green Illusions, University of Nebraska Press.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Globalisasi

kesenjangan, anti-konsumerisme, anti-pemerintahan global, dan penolakan pencinta lingkungan. Setiap ideologi tersebut dapat disertakan dalam gerakan anti-globalisasi

Antikapitalisme

Bagian dari seri tentang Anti-konsumerisme Teori dan gagasan Afluenza Budaya alternatif Anti-kapitalisme Bangunan otonom Peretasan papan reklame Bioekonomi

Anarkisme

pada kemampuan mereka untuk mencapai karier atau berpartisipasi dalam konsumerisme sebagai bagian dari masyarakat konsumen.ย Anarkis kontemporer seperti

Hidup sederhana

Bagian dari seri tentang Anti-konsumerisme Teori dan gagasan Afluenza Budaya alternatif Anti-kapitalisme Bangunan otonom Peretasan papan reklame Bioekonomi

Sukatani (grup musik)

hutan masa kecil yang digusur untuk pembangunan bandara, dan โ€œRealitas Konsumerismeโ€ menyindir budaya konsumtif yang membelenggu masyarakat kelas bawah.

Anarko-naturisme

memasukkan karya "Excursions" (1863) oleh Thoreau ke dalam kompilasi tulisan anti-peradaban yang berjudul: Against civilization: Readings and reflections yang

The Venus Project

Bagian dari seri tentang Anti-konsumerisme Teori dan gagasan Afluenza Budaya alternatif Anti-kapitalisme Bangunan otonom Peretasan papan reklame Bioekonomi

Crass

landasan dari peperangan, kekerasan, sexisme, kemunafikan agama dan konsumerisme yang berlebihan. Mereka juga melawan bersama para orang-orang anarko-pasifis