Dalam ilmu fonetik, konsonan dwibibir adalah salah satu jenis konsonan bibir yang diartikulasikan (atau diucapkan) dengan kedua belah bibir.

Frekuensi

sunting

Konsonan dwibibir adalah konsonan yang umum ditemui dalam bahasa-bahasa yang ada di dunia. Hanya sekitar 0.7% bahasa-bahasa yang ada di dunia tak memiliki konsonan dwibibir, misalnya bahasa Tlingit, Chipewyan, Oneida, dan bahasa Wichita.[1]

Variasi

sunting

Konsonan-konsonan dwibibir yang diidentifikasi oleh Alfabet Fonetik Internasional (IPA) adalah:

IPA Deskripsi Contoh
Bahasa Ortografi IPA Arti
m konsonan sengau dwibibir bersuara Indonesia mi [mi] mi
konsonan sengau dwibibir nirsuara Hmong Hmoob [m̥ɔ̃́] Hmong
p konsonan letup dwibibir nirsuara Inggris spin [spɪn] putaran
b konsonan letup dwibibir bersuara Arab أب [ʔab] ayah
ɸ konsonan geser dwibibir nirsuara Jepang 富士山 (fujisan) [ɸɯᵝʑisaɴ] Gunung Fuji
β konsonan geser dwibibir bersuara Ewe ɛʋɛ [ɛ̀βɛ̀] Ewe
β̞ konsonan hampiran dwibibir Spanyol lobo [loβ̞o] serigala
ⱱ̟ konsonan kepakan dwibibir Mono vwa [ⱱ̟a] mengirim
ʙ konsonan getar dwibibir bersuara Nias simbi [siʙi] rahang bawah
ʙ̥ konsonan getar dwibibir nirsuara Sercquiais fritt [ʙ̥rɪt] tanaman
konsonan sembur dwibibir henti Adyghe пӀэ [a] daging
ɓ konsonan letup-balik dwibibir bersuara Vietnam bon ɓɔn˧˧] menggulung
ɓ̥ konsonan letup-balik dwibibir nirsuara Serer [apa contohnya?]
k͡ʘ q͡ʘ
ɡ͡ʘ ɢ͡ʘ
ŋ͡ʘ ɴ͡ʘ
konsonan decak dwibibir (banyak variasinya) Nǁng ʘoe [k͡ʘoe] daging

Variasi lainnya

sunting

Ekstensi IPA menyediakan simbol untuk bunyi perkusif dwibibir ([ʬ]), yaitu bunyi yang dihasilkan dengan mendecak kedua bibir, namun tanpa adanya mekanisme aliran udara. Jika bunyi tersebut diartikulasian (atau diucapkan) dengan adanya setengah mekanisme udara, maka simbolnya adalah [ʬ↓].[2]

tabel Alfabet Fonetik Internasional (IPA) tidak menyediakan simbol konsonan sisi dwibibir. Konsonan geser dwibibir [ɸ] dan [β] bisa saja diucapkan dengan sisi, tetapi tidak ada bahasa yang membedakan posisi tengah dan sisi dari konsonan tersebut.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Kutipan

sunting
  1. ^ "WALS Online - Chapter Absence of Common Consonants". wals.info. Diakses tanggal 2022-12-31.
  2. ^ Heselwood (2013: 121)Templat:Citation not found

Sumber

sunting
Referensi Umum

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konsonan letup dwibibir bersuara

merupakan konsonan letup atau hentian. Tempat artikulasinya adalah dwibibir (bilabial), yang berarti diartikulasikan dengan kedua bibir. Fonasinya yakni bersuara

Konsonan sengau dwibibir bersuara

artikulator diarahkan ke hidung Tempat artikulasinya adalah dwibibir (bilabial), yang berarti diartikulasikan dengan kedua bibir. Fonasinya yakni bersuara

B

dwibibir bersuara. Adanya bentuk variasi huruf b yang menandakan konsonan bilabial berkaitan, seperti konsonan letup-balik dwibibir bersuara dan konsonan

Konsonan geser dwibibir bersuara

menghasilkan aliran udara turbulensi. Tempat artikulasinya adalah dwibibir (bilabial), yang berarti diartikulasikan dengan kedua bibir. Fonasinya yakni bersuara

Konsonan getar dwibibir bersuara

13(1):133-170. Taipei: Academia Sinica. Coupe, Alexander (2016), "Prestopped bilabial trills in Sangtam", Proceedings of the 18th International Congress of Phonetic

P (Kiril)

biasanya melambangkan suara konsonan letup dwibibir nirsuara atau voiceless bilabial plosive dengan tampa aspirasi suara /p/, pengucapan ini hampir sama dengan

Bahasa Muna

[ʋ] sebelum vokal takbulat (seperti /i/ dan /e/), dan sebagai aproksiman bilabial [β̞] sebelum vokal bulat (seperti /u/ dan /o/). Dalam ujaran yang cepat

Konsonan letup dwibibir nirsuara

merupakan konsonan letup atau hentian. Tempat artikulasinya adalah dwibibir (bilabial), yang berarti diartikulasikan dengan kedua bibir. Fonasinya tidak bersuara