Diklorometana
Nama
Nama IUPAC
Diklorometana
Nama lain
Metilena klorida, metilena diklorida, Solmethine, Narkotil, Solaesthin, Di-clo, Freon 30, R-30, DCM, UN 1593, MDC
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/CH2Cl2/c2-1-3/h1H2 checkY
    Key: YMWUJEATGCHHMB-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/CH2Cl2/c2-1-3/h1H2
    Key: YMWUJEATGCHHMB-UHFFFAOYAG
  • ClCCl
Sifat
CH2Cl2
Massa molar 84.93 g/mol
Penampilan cairan tak berwarna
Densitas 1.33 g/cm3, liquid
Titik lebur −967 °C (−1.709 °F; −694 K)
Titik didih 396 °C (745 °F; 669 K)
13 g/L at 20 °C
Tekanan uap 47 kPa at 20 °C
Bahaya
Bahaya utama Harmful (Xn), Carc. Cat. 2B
Frasa-R R40
Frasa-S S23 S24/25 S36/37
Titik nyala None
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Near IR absorption spectrum of dichloromethane showing complicated overlapping overtones of mid IR absorption features.

Diklorometana (DCM)—atau metilena klorida adalah senyawa organik dengan rumus kimia CH2Cl2. Senyawa ini merupakan senyawa tak berwarna beraroma manis yang banyak digunakan sebagai pelarut. Diklorometana tidak larut sempurna dengan air, tetapi dapat larut dengan pelarut organik lainnya.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ M. Rossberg et al. "Chlorinated Hydrocarbons" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2006, Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a06_233.pub2

Pranala luar

sunting
  • Fatal Exposure to Methylene Chloride Among Bathtub Refinishers
  • International Chemical Safety Card 0058
  • "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0414". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  • National Pollutant Inventory - Dichloromethane Fact Sheet
  • Dichloromethane at National Toxicology Program
  • IARC Summaries & Evaluations Vol. 71 (1999)
  • Canadian Environmental Protection Act Priority Substances List Assessment Report
  • Organic Compounds Database
  • Properties of Dichloromethane

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pelarut

hidrogen. Air termasuk pelarut protik polar. Pelarut seperti aseton atau diklorometana cenderung memiliki momen dipol yang besar (pemisahan muatan parsial

Metana

dan membentuk metil klorida (CH3Cl). Reaksi lainnya akan menghasilkan diklorometana (CH2Cl2), kloroform (CHCl3), dan karbon tetraklorida (CCl4). Energi

Metilena

Istilah ini dapat merujuk pada: gugus −CH2−, sebagai contohnya pada diklorometana, gugsu =CH2, yang terdapat pada metilenasiklopropena, dan molekul:CH2

Kromatografi lapis tipis

(paling lemah), heksana, pentana, karbon tetraklorida, benzena/toluena, diklorometana, dietil eter, etil asetat, asetonitril, aseton, 2-propanol/n-butanol

Klorida

sedangkan contoh sederhana senyawa organik (suatu organoklorida) adalah klorometana (CH3Cl), atau sering disebut metil klorida. Ion klorida (diameter 167 pm)

Tragedi Bhopal

laboratorium, awan gas kemungkinan besar juga mengandung kloroform, diklorometana, hidrogen klorida, metilamina, dimetilamina, trimetilamina dan karbon

Kloroform

mendapatkan kafeina tersebut, dalam pemisahannya perlu ditambahkan diklorometana untuk menarik senyawa pengotor. Lapisan kloroform diambil, lalu diuji

Karbosulfan

air rendah, tetapi dapat bercampur dengan xilena, heksana, kloroform, diklorometana, metanol, dan aseton. Karbosulfan digunakan sebagai insektisida. Uni